Mirror Part 4

16 Sep

Genre: horror
By : missGYU

*Hyunmei,Donghae,Wookie*
”Dimana kita bisa menemukannya?”Hyunmei membuka ruangan-ruangan yang selama ini jarang dipakai,sebuah perpustakaan kecil.
”Ini punya ahjuma?”tanya Donghae pada Hyunmei,dia takjub melihat rak buku yang tinggi menjulang. Wookie juga ikutan takjub melihat ruangan itu,dia menyusuri setiap rak & buku,dia juga tidak lupa membuka lemari & laci besar namun yang dia temukan Cuma buku & tumpukan kertas lainnya.
”Aku tidak tau. Ini sudah lama sekali,mungkin ini peninggalan orang barat itu. Kami juga jarang ke sini,terakhir kali Cuma untuk membersihkan rumah seperti biasanya,”jawab Hyunmei yang membuntuti Donghae.
Wookie berjalan ke syaf rak berikutnya,saat dia melewati tengah lorong kecil itu tiba-tiba…
BRAK!
”Yesung hyung!!”Wookie melompat ke belakang. Donghae & Hyunmei berlari menyusul Wookie.
”Waeyo Wookie-ah?!”tanya Donghae mendekat. Wookie menghela nafas panjang,dia membungkuk & mengambil sebuah buku yang kira-kira tebalnya lebih dari 5 cm & sangat berdebu.
”Fyuuuh…untung buku ini tidak terjatuh tepat di atas kepalaku,”ucap Wookie pucat.
”Ah kau,kukira Yesung hyungmu kenapa…pake latahin nama Yesung hyung segala -.-,”ucap Donghae. Saat dia menunduk untuk mengecek buku itu bersama Wookie,tiba-tiba mata Donghae menangkap sesosok yang mengerikan di ujung lorong itu. Donghae memblok Hyunmei dengan spontan.
”Wae?”tanya Hyunmei,dia mengintip dari balik bahu Donghae.
”Kyaaaaaaaaaa!”Hyunmei terkejut dengan apa yang dilihatnya. Seorang pria tak bertangan dan tak berkaki sedang menatap mereka dengan tatapan hampa di ujung lorong sana. Wookie juga terkejut,Donghae bersiap membawa lari Hyunmei namun…
Pyash!!!
”Oppa!”Hyunmei berlari ke pelukan Donghae dengan sangat ketakutan. Tiba-tiba lampu mati begitu saja.
”Donghae hyung!”Wookie ikut berlari ke belakang Donghae. Mereka tetap melihat ke depan,ke arah penampakan tadi walau mereka tidak bisa melihat apa-apa. Wookie merasa sesuatu berhembus di sampingnya,bulu kuduknya berdiri.
”Oppa,bawa aku keluar!”isak Hyunmei putus asa. Donghae meremas telapak tangan Hyunmei untuk menenangkannya.
”Ayo,kita melangkah pelan-pelan,”Donghae lalu menarik tangan Hyunmei. Wookie mengikuti di sampingnya.
Mereka memutuskan untuk keluar & mereka sangat menyesal tidak membawa senter. Wookie terus merasa sesuatu meniupi lehernya,Donghae yang memimpin perjalanan terus meraba untuk keluar.
”Hyunmei-ah,jangan melihat kemana-mana,”pesan Donghae. Hyunmei tidak menjawab.
Krieeet…
Tiba-tiba pintu perpustakaan kecil itu terbuka dengan sendirinya. Donghae yang kaget mengencangkan genggamannya.
”Hyung,sakit!”teriak Wookie. Donghae kaget,dia menoleh ke belakang dan saat dia menoleh lampu hidup dengan sendirinya.
”Ryeowook?!”tanya Donghae kaget.
”Hyunmei mana?!”teriak Donghae.

*Hyunmei POV*
’Tuhan,kenapa harus mati lampu? Kenapa aku bisa melihat hantu?! Selama ini yang bisa melihat kan Cuma Rigi onnie,kenapa mereka berani memunculkan diri di depan kami? Apa bahaya semakin dekat?!’
Tiba-tiba seseorang menarik tangannya di kegelapan.
”Op..!”
Hyunmei hilang & tersesat di sebuah hutan!

*Hyeri,Minyoung,Eunhyuk,Dee*
”Ruangan apa ini?”tanya Dee melihat sebuah ruangan yang besar di balik pintu antik di lantai atas.
”Ini ruangan koleksi pemilik rumah yang lama,”jawab Hyeri.
”Kenapa pemilik rumah yang lama tidak membawa pergi barang-barang antik ini?”tanya Eunhyuk sembari memperhatikan guci-guci & patung-patung yang terpajang.
”Aku tidak tau Nyuk,tanya sendiri sama ahjuma,”jawab Hyeri.
Mereka lalu berpencar di ruangan yang cukup luas itu. Tiba-tiba Dee tertarik dengan sebuah guci kecil di atas meja,dia mendekat. Guci itu berwarna merah darah,berukir tak jelas namun dia seperti melihat guci setan yang tak berbentuk,Dee iseng memasukkan tangannya ke dalam dan dia sangat terkejut mendapati sesuatu.
”Kunci?!”gumamnya,dia melihat sebuah kunci antik yang dia temukan di dalam sana,dia tidak sadar bahwa saat tangannya masuk ke dalam guci tadi,ada sebuah tangan yang keriput nyaris mencengkeram lengannya. Dee lalu menyimpan kunci itu di dalam sakunya dan meneruskan pencarian.
Hyeri memperhatikan jendela ke luar. Dia cemas dengan keadaan Songhee dan yang lainnya. Tiba-tiba…
Pyash!!!
“Onnie!”teriak Minyoung. Dia berlari ke arah Hyeri saat lampu tiba-tiba padam.
“Gwenchana,Eunhyukkie,Dee,gwenchanayo?”tanya Hyeri.
“Hyeri!”Eunhyuk berlari dengan senter dari hpnya ke arah Hyeri,Dee berjalan dengan tegas ke arah Hyeri. Mereka semua berkumpul.
”Sepertinya mustahil kita lanjutkan sekarang. Kita keluar saja yuk,”ajak Hyeri.
”Ne,onn ayo!”Minyoung menarik tangan Hyeri. Saat Hyeri melewati sebuah patung seorang pria,matanya menangkap sosok hantu wanita bule yang menakuti Celina dulu. Langkah kakinya terhenti.
”Waeyo?”tanya yang lainnya. Hyeri menunjuk ke arah patung itu.
”Ada apa onn? Kenapa patung itu?”tanya Minyoung.
”Ne,ada apa?”tanya Eunhyuk & Dee berbarengan. Hyeri kaget mereka tidak melihatnya. Hyeri mengucek-ucek matanya,hantu itu tetap berdiri di sana dengan tatapan penuh kebencian. Semua orang tidak dapat melihatnya,Hyeri memutuskan untuk meninggalkan tempat itu secepatnya. Wanita itu melotot pada Hyeri dan mereka sepanjang mereka berjalan.
Minyoung merasakan hawa di ruangan itu tiba-tiba dingin. Matanya menangkap sebuah lukisan yang tak sengaja tersorot lampu hp Eunhyuk,sebuah lukisan seorang wanita tua dengan mata melotot & bergerak mengikuti langkah mereka.
”Kyaaaa!”Minyoung tidak sengaja melompat ke pelukan Eunhyuk.
”Hyaaaa!”Eunhyuk bukannya melindungi malah ikutan ketakutan -.-” walau dia tidak merasakan apa-apa. Minyoung kaget dan saat sadar dia langsung mendorong Eunhyuk & menjauh.
Eunhyuk tidak sadar,ada seorang gadis memperhatikan dia dari kegelapan yang siap untuk mencekiknya jika Eunhyuk mendekat pada kegelapan.
Tiba-tiba…
”Unyuk-ah! Hidupkan lampunya!”seru Hyeri saat lampu hp Eunhyuk mati karena habis batre.
”Unyukkie!”seru Dee.
Pyash! Lampu hidup!
”Lee Hyuk Jae?!”teriak mereka serempak saat mereka hanya menemukan diri mereka bertiga di ruangan itu.

*Kyuhyun & Kibum*
”Rumah ini terlalu mengerikan,”kata Kibum saat mereka melakukan pencarian.
”Ne,aku juga sempat melarang Rigi untuk tinggal di sini,tapi dia kekeuh karena semua sahabatnya ingin tinggal di rumah mewah yang disewa murah ini,”tanggap Kyuhyun. Dia membuka sebuah lemari,namun lemari itu Cuma berisi tumpukan kain,dia lalu membongkarnya,tidak ada mayat di sana.
”Kalau ada mayat pasti bau,”kata Kibum.
”Ne,tapi dimana? Aku penasaran,”kata Kyuhyun capek. Tiba-tiba matanya menangkap sosok Rigi yang sedang berlari ketakutan di lorong kecil dekat sana.
“Rigi!”Kyuhyun kaget & mengejarnya,Kibum pun mengikutinya,”Kyu!”
“Rigi-ah!”langkah Kyuhyun berhenti saat di depan matanya dia melihat pemandangan mengerikan. Rigi dibacok seorang pria berjubah hitam & saat salah satu kaki Rigi ditebas putus oleh pria berjubah itu,Kyuhyun berteriak histeris,”ANDWAEEEEEEE!!!”dan sosok Rigi didepannya itu menghilang begitu saja.
Kyuhyun terduduk lemas,kakinya gemetaran,dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya,keringatnya bercucuran. Kibum memeluk Kyuhyun,”Gwenchana…gwenchana…,”kata Kibum walau dia tidak tau apa yang dilihat Kyuhyun tadi.
“Rigi-ah…kita harus segera menyelamatkannya! Dia harus segera aku temukan sebelum semuanya terlambat!!!”isak Kyuhyun putus asa. Kibum mengusap-usap punggung sahabatnya itu.
”BRENGSEK!”Kyuhyun tiba-tiba berdiri dengan marahnya & menghadap ke atap,dia berteriak kencang,”Kalau berani hadapi aku! Jangan ambil Rigi! Kembalikan dia! Sialan kalian! Aku bersumpah akan mengirim kalian ke neraka!!!”teriak Kyuhyun marah.
”Kyu,sudahlah…mereka tidak akan gentar dengan ancamanmu,”kata Kibum menenangkan Kyuhyun.
”Kibum-ah…Rigi…dia dia…apa dia baik-baik saja?”Kyuhyun terisak lagi di bahu Kibum. Tiba-tiba mata Kibum menangkap sesuatu yang berbeda di dinding. Seperti terkstur yang berbeda diwallpaper dinding itu. Kibum tersenyum misterius.

*Celina*
”Onnie! Oppa!”Celina berlari masuk ke ruang tengah dengan tertatih-tatih. Sungmin yang sedang memeluk Eunhee terkejut melihat Celina. Eunhee melepaskan pelukan Sungmin & mengusap tangan Celina.
”Wae?”tanya mereka berdua.
”Ada suara-suara teriakan yang samar-samar kudengar. Aku takut! Aku takut Onn!”Celina mulai menangis. Eunhee & Sungmin pun ikut panik & cemas. Mereka bertiga lalu memutuskan untuk masuk ke kamar,Sungmin menggendong Eunhee yang masih terluka.
Celina baru sadar,di kamar itu ada sebuah toples hitam yang aneh yang terpajang di dekat jendela. Celina mendekat sementara EunMin sedang duduk di kasur tidak memperhatikannya. Celina membuka toples itu.
”Ahh!!”Celina menghempaskan toples itu. Sepasang bola mata menggelinding di lantai.

*Heechul,Songhee,Leeteuk*
Songhee begitu putus asa karena dia tidak menemukan apa-apa di gudang. Bukannya harapan yang ditemukan,melainkan teror yang mereka hadapi.
”Eeteuk-ah awas!”Heechul tiba-tiba mendorong tubuh Eeteuk sehingga mereka bedua terjatuh dan bruuuk!
Sebuah kotak perkakas hampir saja membunuh Eeteuk yang berada di bawahnya.
”Eeteuk,kau harus hati-hati,”kata Heechul cemas. Dia tidak mau kehilangan sahabatnya itu,dalam hati dia merasa lega sendiri sempat menyelamatkan sahabatnya itu.
”Oppa,hati-hati,”Songhee mulai gelisah karena satu per satu kejadian aneh menimpa mereka malam itu. Songhee lalu menarik tangan Heechul & Leeteuk untuk berdiri. Mereka meneruskan mencari. Heechul merasa ada banyak mata yang memperhatikan dia,dia lalu tidak banyak bergerak,mata yang memperhatikannya itu seolah siap menyerangnya kapan pun dia lengah.
”Chagiya,”Heechul menarik lengan Songhee dengan gelisah.
”Ya,kau ini cowok harus berani. Sana jalan di depan!”perintah Songhee.
”Andwae,Eeteuk saja,biar aku mengawasi Eeteuk lagi kalau ada apa-apa. Hehe,”kata Heechul ngeles.
Songhee hanya mendengus kesal melihat tingkah Heechul yang mulai manja dengannya,namun dia juga memiliki kekhawatiran yang besar. Jam sudah menunjukkan pukul 23.30,Cuma 5 menit lagi namun pencariannya nihil.
”Oppa,sudah hampir jam 23.35,”kata Songhee pada Eeteuk.
”Hmm…sepertinya kita harus kembali,arraso?”tanya Eeteuk.
”Ne,kita pulang saja yuk!”Heechul yang sudah capek karena ketakutan sangat setuju dengan saran Eeteuk. Mereka lalu memutuskan untuk pulang dan melanjutkan pencarian besok.

*di rumah*
Songhee sangat syok melihat suasana teman-temannya saat dia masuk lagi ke dalam rumah itu.
”Wae?”tanya Heechul.
”Eunhyuk menghilang!”isak Minyoung dipelukan Wookie.
”Bukan itu saja…Hyunmei…,”ucap Wookie ragu.
”Mei kenapa?!”tanya Songhee panik.
”Dia hilang,”ucap Donghae dengan nada berat,dia hanya menunduk dari tadi,dia terlihat begitu sedih & syok. Eeteuk mendekat & mengusap bahu Donghae,walau begitu tidak ada yang harus mereka ucapkan saat itu. Mau berkata mereka akan mencarinya,itu tidak mungkin untuk saat ini. lagian mereka menghilang kemana itu tidak jelas.
”BRENGSEK!!!”Songhee menangis frustasi sembari memukul meja. Dia menangis dengan segala rasa putus asa,frustasi,capek,ketakutan dan marah. Semua terdiam dan larut dengan keadaan masing-masing. Heechul pun tidak bisa menenangkan pacarnya sendiri karena dia terlalu lelah & syok kehilangan banyak temannya hari itu.
Tuuut…tuuut…
”Mei,angkat!”Donghae dengan lelahnya terus mencoba menelepon Hyunmei karena tadi cewek oriental itu bawa hp,namun dia tidak tau bahwa hp itu terjatuh saat Hyunmei diseret masuk ke dalam kegelepan.
”Hyeri,aku akan kesana sekarang!”kata Siwon ditelepon.
”Percuma jagiya,sebelum pagi datang,rumah ini tidak akan aman,”kata Hyeri frustasi.
”Hyeri,kau jangan hilang…aku mohon,”Siwon sangat cemas.
”Babo,memang aku mau kemana? Kau tenang saja,arraso?”
”Besok aku langsung kesana!”kata Siwon tegas.
”Jangan…aku yang akan keluar. Kau tenang saja,”Hyeri terus mencoba menyakinkan Siwon semua baik-baik saja dan akan selesai secepat mungkin karena dia tidak mau Siwon ikut terlibat & nantinya celaka.
”Andwae! Aku akan kesana! Kau istirahat saja sekarang. Saranghae,”ucap Siwon. Hyeri menutup telepon dengan lemas,sedikit rasa menyesal telah menelepon & menceritakan semuanya pada Siwon terbesit dihatinya.

TBC

5 Tanggapan to “Mirror Part 4”

  1. leena 16 September 2010 pada 4:50 PM #

    Ga berani baca.. Skarang jam 11.48pm.. Takut kebawa mimpi.. Tapi aku komen dlu trus save page.. Haha #plakk

    • cagalli14 18 September 2010 pada 3:09 AM #

      wkwkwk ..baca dong minta temenin onyu ..wkwk

  2. melialasmana 17 September 2010 pada 3:27 PM #

    WHOAAAA~
    Serem!!!! Baca jem setengah 11 nih!!!!
    onnie daebak! Aku merinding setengah mati sambil melukin kyu (?) /plak

    • cagalli14 18 September 2010 pada 3:15 AM #

      heh apa itu meluk2 suami orang? apa guna hae? *dorong hae ke mei*

  3. MayPus 10 April 2011 pada 7:24 AM #

    Thanks God I read it at Noon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: