1 MOM 4 DADS (part.1)

30 Sep

Credit : one mom and three dads (serial korea)

Genre : humor,friendship,family

Cast : onew (25th) : namja ganteng yang pelit gila, kalau penampilan sih keliatan berwibawa dan keren (kemeja, jas, jeans/celana dasar dan sepatu pantopel) dan dia berobsesi punya istri tajir. Onew bekerja di perusahaan saham dengan kedudukan yang lumayan menjanjikan. Jadi ga heran setiap ada keperluan sahabatnya selalu meminta dia yang menanggung.


taemin (24th) : namja yang satu ini ga kalah ganteng, childish dan gaul (suka pake kaos oblong, skinny jeans and sepatu). Banyak banget yang naksir sama dia. Dia juga sangat pintar menggambar, tidak heran dia menjadi komikus. Taemin emang lebih muda dari yang lain, dia kecepetan masuk sekolah, hehe..

jonghyun (25th) : yang ini nih, seorang polisi tapi metal (alias melow total, pokoknya paling sensitif deh diantara sahabat2nya). boleh sih jago wushu, tapi tetep kalau ada yang mengharu biru, dia duluan yang nangis.

minho  (25th) : diantara 4 sahabat ini, baru dia yang menikah. Dia sangat setia dan menyayangi istrinya. Dia juga keren. Yaa… pada dasarnya mereka b4 emang bintang sekolah dan kampus sih (alias ganteng2 dan keren)

key (25th) : mm… dia keren, banget malah. Yang jelas dia… hmmmm, ahhh klw key rahasia dulu aghh, ga seru kalau diceritain sekarang.. hehee (author ditabok reader)

kim yunja (23th) : yeoja yang satu ini sangat cantik… hmm kayak siapa ya (ya bayangin aja anggota GB kesukaan kamu) berambut panjang tebal dan bergelombang kayak sunny, imut, meski badannya langsing, pipinya bulet chubby, ga tirus2 banget. Cantik deh pokoknya. Junior dikampus mereka dulu. Dia adalah sahabat yang baik bagi ontaemhyun dan istri yang sempurna untuk minho. Dia suka banget sama anak kecil ^^

“hiiii!! Chana2min datang lagi.. hehee setelah lama vakum, akhirnya FF ini dipublish juga *senengnyaa* buat semuanya, selamat membaca ya^^ akumohon komentarnya iah (kritik dan saran, tp jangan nge-bash iah, hehe) kalau banyak kesalahan aku minta maaf chingu #authortidaksempurna. Tapi aku harap FF ini bisa menghibur kalian” x)

Onew,taemin dan jjong sibuk memilih kado disebuah pusat perbelanjaan.

“hyung,cangkir kopi yang ini cantik loh!” taemin menunjuk seperangkat teko dan cangkir kopi antik.

“mane!??” Onew dan jjong langsung menghampirinya dan melihat 1 set cangkir yang ditunjuk taemin.

Onew mengambil sebuah cangkir dan melihatnya, “ne. ini bagus. yunja ama minho pasti suka”

“ya udah ambil yang ini ajalah. Pusing juga  gw dari tadi nyari ga ada yang bagus”

“ye bilang aja selera lo buruk hyung” taemin menggodanya.

“eit, enak aja lu ngatain gw” elaknya.

Onew melihat label harga seperangkat cangkir dan teko itu. Rp. 1.700.000,00 (won-in sendiri iah, haha)

“mwo!?? Mahal banget. Ga ada yang lain apa? gw lagi yang bayar!” onew membelalakan mata.

“aishh hyunggg!! Perhitungan banget buat sahabat sendiri. Udah lah itu aja, ga ada yang bagus lagi loh”

Aisshh hyung, mulai deh kau ini..

“ya udah deh.. huhh, masa cangkir gini doang sejuta tujuh ratus, ckck mending gw beli emas deh, lumayan dapet berapa gram buat tabungan” onew ngoceh sendiri ga karuan sebelum memanggil seorang pelayan. Taemin dan jonghyun geleng2 ngeliatnya.

“kami ambil yang ini ya. tolong dibungkusin pake kertas kado warna pink” pelayan itu mengangguk mengerti dan mengambil seperangkat cangkir kopi dan teko itu.

Kami berjalan menuju kasir, “eh taemin, lo jadi beli mawar putih kesukaan yunja??” Tanya jjong.

“ne hyung, kan ada dimobil. Gimana sih”

“oh iya ya, lupa gw” mereka berlalu.

***

Ting tong… #belberbunyi

“suami ku, buka pintu!” yunja yang sedang memasak berteriak.

“ne jagi” minho bergegas membuka pintu.

“congratulation congratulation nana nanaaa… syalalalaa sengil chukahamidaa!!!” ontaemhyun (author cape nulis nama mereka, jadi disingkat aja yah) nari2 gaje sambil bernyanyi.

Minho tertawa dan memeluk mereka.

“hahaa.. makasih..makasih… masuk oi masuk” minho mengajak mereka masuk. Yunja datang ikut menyapa mereka.

“eh kalian rupanya… duduk2, aku nyiapin makanan dulu ya, baru selesai masak nih”

Onew memberikan sebuket mawar putih kepada yunja, “met ulang tahun pernikahan yang pertama yunja. Ini nih bunga untuk mu” yunja menerimanya dan membungkuk mengucapkan terima kasih.

“aiihhh mawar putih!! bagus bangeett… makasih oppa” yunja mencium2 bunga itu sebelum meletakkannya disebuah vas kosong disebelah tv.

“hyung ini untuk kalian nih. Semoga bermanfaat. Semoga kalian terus bahagia iah” taemin memberikan kado itu kepada minho.

“makasih dongsaeng, haduh kalian ga perlu serepot ini kali” ujarnya tidak enak hati.

“ahh, kami senang melakukannya. Kita kan sahabat, kita saudara. Benar ga!?” tegas jjong.

“ne! bener banget tuh” mereka berteriak kompak dengan semangat. Yunja tersenyum melihatnya.

***

Kami ber-4 berteman sejak kecil, TK, SD, SMP, SMA bahkan kuliah selalu bersama, waktu mereka kuliah minho berpacaran dengan yunja (adik tingkatnya) dan mengenalkannya kepada ontaemhyun. Bagi mereka, pacar salah satu diantara mereka juga saudara mereka, jadi ga heran akhirnya mereka banyak melakukan kegiatan bersama.

Yunja pun diajak ketempat rahasia mereka, sebuah pohon besar yang rimbun ditengah taman (taman yang sudah lama ditinggalin, jadi khusus t4 main mereka). Dibawah pohon itu mereka suka bermain, belajar, bercanda, bahkan minho dan yunja sering pacaran disana.

Setelah selesai kuliah, minho berprofesi menjadi seorang arsitek dan dikontrak beberapa perusahaan. Onew bekerja di perusahaan saham, jonghyun dikepolisian, dan taemin menjadi komikus untuk sebuah penerbitan.

Penghasilan yang didapatkan minho dari desain2 rumah yang dia buat sangat memuaskan, oleh karena itu dia memutuskan untuk melamar yunja. Dia merasa sudah cukup mampu menghidupi yunja.

Ontaemhyun sangat senang mendengar berita itu, mereka sangat bersemangat membantu minho dan yunja mempersiapkan pernikahan itu, dan dihari H pernikahan itu, mereka semua tampak sangat bahagia. minho dan yunja memang pasangan yang serasi, yang satu ganteng tinggi, yang satu cantik mungil, rasanya kehidupan pernikahan mereka begitu sempurna,

Kecuali 1 hal…

*** 2 tahun kemudian, yunja ***

Aku mendekati minho yang sedang sibuk menggambar desain sebuah mall pesanan pelanggan.

“oppa…” panggil ku pelan.

Minho mendongak melihat ku.

“ne, kenapa jagiya?”

Aku mendekatinya dan memegang pipinya dengan kedua tanganku, “aku pengen punya anak”

Minho terdiam. Hal ini memang sangat sensitif bagi kami, sudah 2 tahun kami menikah tapi kami belum memiliki seorang anakpun. Padahal aku begitu menginginkannya. Aku suka anak2 ><

Perlahan minho melepaskan tanganku dari kedua pipinya dan menunduk, lalu menatapku lagi yang masih menunggu responnya.

“aku juga pengen jagi, pengeenn banget… suer! tapi kau tau kan, dokter bilang sperma ku lemah dan cair”

“kita akan melakukan pengobatan oppa, aku sabar menunggu koq”

“tapi aku…” kayaknya suamiku baru saja akan menyangkal, namun saat dia melihat raut wajahku yang penuh harap, dia cuma terdiam. Aku melihat raut sedih diwajahnya. Tapi gimana, aku ingin… aghh!!

***

“hallo, eh minho!! Dirumah kan!? Kita kerumah lo yah, pokoknya kita main mahyong malam ini! Gw lagi bersemangat nih”

“pake taruhan kaga’??”

“iye iye pakek?? lo berasa menang banget sih” celetuk onew.

“yaelah, emang gw menang terus kali” dengan pedenya minho menegaskan.

“ya udah hyung, buka pintu donk!! Buruan!! Diluar dingin tauk” taemin jerit-jerit dibelakangnya.

“ya! kalian didepan? Koq ga ngebel sih.. dong dong banget otak lu pada” aku bergegas menuju pintu dan membukanya. Ku matikan HP ku. dan menjitak kepala onew.

“dasar dodol! Bukannya masuk malah nelpon, kayak yang ga pernah kemari aja” ontaemhyun nyengar-nyengir ga karuan, dan langsung masuk. Taemin terus memasukkan tangannya di jaket woll birunya.

“huaaa… dingin hyungg!!” taemin berlari kecil langsung masuk kedalam mendekati meja pemanas.

“yunja!?? Yunjaaa?? Kami datang!!” jonghyun berteriak-teriak mencari yunja, yunja pun keluar dan mengambil plastik yang diserahkan jonghyun.

“ini makanan nih, dibuka yah, kita makan sama2” yunja mengambil plastic itu dan tersenyum. Dia langsung kembali ke dapur. Sedangkan onminhyun menyusul taemin ke meja pemanas. Dan mulai bermain mahyong sampai lupa waktu.

*** minho pov ***

“yunja?? Yunja???” aku berkeliling rumah mencari istriku. Kekamar, ga ada. Ke kamar mandi ga ada. Ke dapur ga ada. Di ruang tengah ga ada. Di bawah kolong meja, gada. Di dalam laci gada (loh!? Emang yunja apaan??). lalu minho menuju ke atas, diatas ada loteng terbuka, t4 yunja menjemur pakaian.

Disana dia melihat yunja yang duduk membelakangi, punggungnya terlihat naik turun, sepertinya dia menangis. Aku kaget dan mendekatinya.

“loh, jagiya, kenapa nangis??” yunja kaget melihat kedatanganku dan menghapus air matanya, ‘ahh, suamiku, aku tidak apa2”

“boong ah! Kenapa??”

Yunja memandang minho dalam, dan menangis lagi dipelukannya. Minho mengusap2 punggungnya lembut, “kenapa yunja..” tanyanya pelan.

“oppa, maaf… sudah 3 tahun aku menunggu. Aku benar2 ingin punya anak”

“ne.. aku mengerti.. cup cup, tenanglah jagiya~ aku akan melakukan segala cara, aku pasti kedokter lagi, sabar ya” aku terus mencoba menenangkan yunja. Bibirku bergetar mengatakan janji ku..

Mian jagiya~ aku akan melakukan apapun sekarang..

***

“rasanya tidak mungkin lagi tuan, kita sudah melakukan banyak cara..” dokter paruh baya didepan ku, menggeleng sambil melihat data kesehatan ku.

“tidak dok! Kita harus bisa, harus ada cara… aku tidak ingin istriku meninggalkan ku karena terlalu lelah menanti ini” aku panik dan memegang kepalaku yang terasa pusing. Aku nyaris putus asa.

“tenang tuan.. mm, ada 1 cara lagi…..”

Percakapan ku dengan dokter terus terngiang dikepala ku. aku mengambil minuman ku, aku duduk sendiri dikafe langganan, sambil terus merenung.

“minho!! Sudah lama?” ontaemhyun datang dan langsung duduk semeja dengan ku.

“maaf ya kita telat, ini nih si onew lama banget ngejemput taemin” jjong menjelaskan.

“tauk nih kalian, gw da karatan disini tauk!” aku menjawab ketus sok ngambek.

“eh koq aku.. aku tuh ada rapat tauk!” onew beralasan.

“ahh sudah2.. mm, ayo2 minum. Aku yang traktir” aku memanggil waitress lagi dan memesan lebih banyak minuman.

“eh dalam rangka apa lu traktir kita minum ho?” onew mengambil minumannya.

“ahh udah ga usah banyak tanya, minum aja minum.. ini nih tambah lagi.. aku mesen banyak nih” aku menuangkan soju ke gelas taemin.

Semua minum sambil terus bercerita dan bercanda..

“wah hyung, sering2 yah.. gw doyan nih klw kayak gini” taemin mulai mabuk, padahal dia baru minum 2 gelas, taemin memang cepet mabuk.

“hehee, iye nih. Gw juga suka yang gratisan gini.. lu lagi dapet rezeki ya ho? Desaign rumah lu dibayar mahal ya?” onew menambahkan dan dia tak kalah mabuknya.

“ahh lu emang pelit sih lu, jadi emang doyan gratisan.. eh, tapi gw juga suka denk. Ehh eh lo min, sering2 aja ya, lu emang sahabat terbaik nih. Mm, minum lagi aghh..” minho mulai menyeracau. Dia sudah mabuk, tapi masih terus minum. Dia memang kuat minum.

“ohh, tenang. Apa sih yang ga buat kalian. Ayo minum lagi” aku tersenyum memandangi mereka.

*** pagi esok harinya, rumah ontaemhyun ***

Taemin beranjak dari tempat tidurnya, antara sadar dan tidak dia langsung keluar kamar, berjalan seperti mayat hidup kea rah dapur dan membuka kulkas, mengambil sebotol air dan langsung meminumnya tanpa menutup kulkas agar badannya terasa dingin.

“aghhh… segarnya” taemin menaruh botol itu dan menutup kulkas. Kemudian dia duduk dimeja makan, melipat tangan dimeja, danmerebahkan kepala. Dia tertidur lagi.

Ya, selalu begitu kebiasaan taemin, dia tidur hanya memakai boxer. Bangun paling pagi, sempoyongan (matanya masih nutup2 gitu) berjalan kea rah kulkas dan minum dari botol tanpa menutup pintu agar badannya dingin. Kemudian dia duduk dimeja makan, meletakkan kepala diatas meja dan tertidur lagi. sampai kemudian onew yang sudah rapi (bangun tidur langsung mandi n memakai baju rapi) membangunkannya. Disusul jjong yang akan memasak sarapan.

Kini ontaemhyun sedang sarapan dimeja makan. Pagi ini jjong memasakkan ramen untuk mereka. mereka sibuk dengan makanan masing2 dan diam (sejujurnya mereka masih ngantuk..haha)

Ring ding dong ring ding dong~ (Ringtone HP jjong)

Loverholic robotconic loverholic~ (Ringtone HP onew)

Kolak kolak kolak kolak kolak so fantastic so elastic~ (Ringtone HP jonghyun)

1 message

Mereka membuka sms di hape masing2.. sms dari orang yang sama >> minho, dan isi yang sama >>

Jangan lupa banyak2 makan toge biar subur ya, wah aku senang sekali, semoga ini berhasil.. makasih ya, kalian benar2 sahabat ku yang baik..

Onew mengerutkan keningnya bingung “heh? Ni minho ngomong apa sih?? Gw ga ngerti, lu dapet sms yang sama juga??” onew melirik ke hape taemin yang duduk disampingnya.

“ne, sama. Apa sih ini, gw bingung. Aneh smsnya” taemin menutup flip handphonenya dan meletakkannya diatas meja. Dan meneruskan makannya. Sementara onew dan jjong masih bengong memandangi sms itu.

“toge?? Subur?? Apa hubungannya??” jonghyun bertanya, seolah bicara pada diri sendiri.

“eh goblok kau hyung! ada lah hubungannya, toge itu bagus buat kesuburan n kualitas sperma!”

“haa?? Sperma??” jjong dan onew terbelalak kaget melihat taemin, dan kemudian kembali melihat kalimat di sms itu lagi. Taemin ikut kaget, masih dengan mie ramen yang menjutai di mulutnya dia bergegas mengambil handphonenya dan kembali membaca sms minho.

*** semalam di kaffe ***

Ontaemhyun tersenyum gaje, mereka tampak riang dan tantunya mabuk.

“hyung, kau tadi bilang apa? minta bantuan? Ahh.. bilang saja hyung, apa sih yang ga kalau kami bisa.. ya ga?” onew dan jjong kompak menganggukan kepala.

“ne minho, bilang aja. Apa apa?”

“sungguh!? Mm, to the poin aja yah, sperma gua cair dan lemah, gw udah terapi kesana kemari, minum obat dan macam2 mitos kayak pake boxer yang dibelakangnya gambar pohon kesemeklah, meditasi lah, udah 3 tahun gituuuu terus, capek gw. Sedangkan bini gw udah ga sabar pengen punya anak. Lah gimana donk, gw ga bisa ini” minho yang agak mabuk enteng saja menjelaskan permasalahan sensitive itu pada sahabatnya.

“yee.. elu, payah ahh, masa itu lo cemen sih, lo ga subur ya? hahaa baru tau gw min” jonghyun nyeloteh mengomentari.

“ga nyangka gw, badan lo sehat gede tinggi gitu, ternyata.. udah min sabar aja lu” onew menambahi sambil tertawa kecil.

“iye, gw da sabar nih. Makanya gw dapet saran dari dokter, katanya gw harus cari donor sperma. Nah lu kan pada sehat tuh, gw minta tolong yah, kalian bantu gw.. sumbangin sperma kalian buat gw… kalian ber3 ya, gw kan ga tau lo subur apa kaga. Jadi lebih baik b3”

“ahh gampang itu, selama bisa bantu lu, apa sih yang kaga, kita kan sahabatan dari kecil, masa gitu doank ga bisa. Gampang dah pokoknya” kata jonghyun sambil menepuk2 pundak minho. Minho tersenyum lega mendengarnya.

“ne hyung, serahkan pada kami. Kami ini penjantan tangguh loh, klw itu bisa ngebantu, gw mah oke aja lah. Ya gak hyung?” taemin bertanya pada onew. Onew terlihat sedikit berpikir, namun kemudia dia langsung tertawa lagi, “yoa friend!! Rebes lah.. itu doank”

“bagus deh klw gitu, sekarang kalian persiapkan lah dulu sperma yang baik untuk ku, seminggu setelah ini baru kita menemui dokter langgananku. Oke!”

“oke deh!!” ontaemhyun menjawab dengan semangat.

“nah klw gitu ini, tanda tangani ini, aku sudah menyiapkannya dari kemaren” minho mengambil tasnya dan mengeluarkan 3 lembar kertas dan sebuah pena, masing2 diletakkan diatas meja dihadapan ke3 sahabatnya.

“itu perjanjian bahwa kalian udah bersedia bantuin gw buat nyumbangin sperma yang bagus dan merahasiakannya dari siapapun terlebih istri gw. Tanda tangan.. tu disitu”

“dimana? Disini?” jonghyun, menunjuk kekolom segi 4 di kiri bawah surat itu.

“ne, disitu” ontaem ikut bergiliran menanda tangani surat perjanjian mereka masing2.

“dan bila kalian melanggar janji itu, kalian adalah anjing pengecut, dan bukan sahabatku” minho mengambil ke-3 surat itu dan tersenyum puas. Sementara ontaemhyun mulai mengantuk dan lemas.

*** kembali ke meja makan ***

_______zinggg_______

Ontaemhyun terdiam menganga, mie yang menjuntai di mulut taemin jatuh lagi kedalam mangkok (yaikzz..) lama seperti itu sampai tiba2 dengan kompak mereka tegak dan berteriak heboh.

“TIDAK! INI TIDAK MUNGKIN! INI TIDAK BISA!” onew terlihat panic.

“NE! ITU TIDAK MUNGKIN! YANG BENAR SAJA!” jonghyun menimpali.

“ANDWEE!!! AKU TIDAK MAUUUU!!” taemin langsung melipat kedua tangan didepan boxernya. Dan berlari kekamar.

“POKOKNYA KITA HARUS BICARAKAN INI DENGAN MINHO!” onew masih berkata dengan nada tinggi.

“KITA HARUS BILANG BAHWA INI TIDAK MUNGKIN!” jonghyun menegaskan kemudian dia berjalan kearah kamar sambil terus ngomel, “aisshh, bagaimana ini? Dimana kesadaranku semalam? Aghh sepertinya aku dijebak nih”

“pokoknya tidak mungkin. Gw harus ngomong lagi ke minho.. ya ngomong lagi. mm EH TAEMIN, JONGHYUN, GW PERGI DULU YA, INI NIH MEJA MAKAN BERESIN, PULANG KANTOR KITA KERUMAH MINHO!!” onew berteriak kencang agar jongmin mendengarnya.

“ne hyung pergilah” samar terdengar suara taemin yang lemas.

Taemin terduduk dimeja gambarnya, dengan tatapan kosong,

Menyumbang sperma?? Yang bener aja,gimana bisa? Berarti kalau jadi itu nanti anak ku donk!?? Mana mungkin aku punya anak dari istri sahabatku?? Mana mungkin aku punya anak padahal aku belum menikah… ini tidak boleh terjadi. onew hyung benar, ini harus dibicarakan lagi!!

Taemin terus menyeracau didalam hati.

*** jonghyun, dikantor polisi***

Aku duduk manis didepan computer sambil membaca status seorang buronan.

“oppa, lagi sibuk ya?” seorang polisi wanita yang masih muda menyapa ku. dia kim rigi rekan kerja ku.

“ah, ga koq.. lagi baca status buronan aja nih” aku menoleh padanya.

“serius banget deh, mending kita makan siang yuk, rumah makan didepan ada menu baru, karedok toge oppa, kata orang enak loh!” tawar rigi.

“mwo!? Karedok toge?? To..ge??” tiba2 aku teringat tentang perjanjian itu.

***

Aku menemani rigi membeli makanan di supermarket dekat kantor. Saat sedang asik memilih, aku melihat sebuah bayi didalam kereta dorong… entah kenapa aku ingin mendekatinya.

“ehh.. bayi lucu, huaa… baaa!!” aku mencoba menghibur bayi itu, bayi itu mengangkat tangannya didepan wajahnya.

(Yeee.. ni bayi, gimana mo liat klw mukanya dihalangin tangan)

Aku menggeser tangan bayi itu perlahan dan terkejut.

Bayi itu tersenyum lebar padaku..

(LOH!! KOQ MUKANYA MIRIP MUKA GW!??)

“kenapa?” ibunya melihat kearah ku. aku menoleh padanya.

(LOH!!! YUNJA!??)

“eh ini kau jonghyun!?? Eh kau.. tanggung jawab ga lo!?? Ini anak lo tau.. ingat ini anak lo.. ANAK LO!!” tiba2 yunja mengangkat payungnya kearah ku, sambil marah2 dan berteriak.

Aku tegak, melihat yunja dan bayi yang mukanya sama dengan muka ku bergantian. Bayi itu menangis mendengar teriakan ibunya.

“oeekkk.. oeeekk.. OOOEEEKK~”

Aku berlari mengambil langkah seribu, kabur…!!!!

“OI JANGAN LARI JONG, INI ANAK LO! TANGGUNG JAWAB OI!!” yunja terus membabi buta mengejarku.

***

“oppa, oppa!??” sebuah tangan menggoyang pundak ku pelan.

“AHH!! Hahh.. hahh…..” aku bangun, napas ku tersengal2.

Gw dimana nih?? Aku melihat sekitar. Kantor??

Gw mimpi? Jadi yang tadi itu ga nyata?? Ahh… iya sepertinya itu mimpi… fuhhh, leganya…

Aku menghela napas panjang. Rigi masih memandangi ku.

“oppa? Kenapa kayak orang bingung gitu? Mimpi ya?” tanyanya heran. Aku pun terpaksa tersenyum.

“hehee… mian aku ketiduran rupanya, aku ga papa cuma mimpi. Hehee”

“ohh..” rigi kembali ketempat duduknya.

Huhh, untung saja mimpi. Gimana kalau beneran?? Aisshh.. pokoknya ini tidak bisa dibiarkan. Gw harus bicara pada minho.

Aku berdiri dan mengambil kunci mobil ku, “bilang pada bos,aku pulang duluan” aku berkata pada rigi sambil berjalan menuju pintu keluar.

*** onew, kantor saham ***

Loverholic robotconic loverholic~ (Ringtone HP onew)

“anyeyoung.. ne.. ah ne.. mwo? Ohh.. saham mandiri 1000, oke! kamsahamida” onew menutup telponnya, dan mulai sibuk dengan komputernya.

Loverholic robotconic~ (lagi2 berbunyi)

3 message

Aku langsung membaca sms2 itu dan kemudian kembali memantau stabilitas harga saham di computer.

Setelah menyelesaikan pekerjaan ku, aku berjalan sudut ruangan mengambil cangkir dan mengisinya dengan coffe. Aku tegak memandang jendela, dari gedung lantai 7 ini, kota terlihat indah. Aku memandangi jalan dibawah sana, mobil lalu lalang terlihat sangat kecil dan banyak seperti semut.

Tiba-tiba aku mendengar beberapa suara berbisik. Sepertinya mereka lagi bercerita.

“yon, serius wenna ga tau ayahnya yang mana!?”

“ne zen, dia bilang nyokapnya tidur dengan banyak namja saat itu”

“hah!? Dia ngomong gitu ke elo? ada ya orang sejujur itu mengatakan aib nya pada orang lain? Ihh menjijikan” gadis yang tinggi ramping bergidik.

“ne, dia sudah terlalu percaya sama gw, tapi ya.. sejujurnya gw jijik juga sih, ga kebayang ya nyokapnya itu.. Dia dari sperma teman kencan nyokapnya yang mana ya?? hahaa..” gadis yang agak pendek, tertawa mengejak.

Heh, kenapa gw ngerasa tersindir ya?? iya ya, klw kami ber-3 menyumbang sperma, siapa donk ayahnya? Aihh, gimana gw bisa dapat istri kaya kalau punya anak. Yang kere aja ga mau namja punya anak, apalagi yang kaya -_-

Walau gw masih perjaka, walau cuma nyumbangin sperma, walau nyium 1 orang gadis pun belum pernah, tapi kalau gadis2 tau gw punya anak, apa mereka percaya!? Tapi kan ga lucu… ahh, ini tidak bisa dibiarkan!! Lagian ni cew 2 ngapain sih, ngegosippp, aja.. huh

Aku meremukan gelas plastic ku, membuangnya ke kotak sampah dan langsung pergi menuju meja ku.

*** to be continue ***

“nah gimana? Berhasil ga ya ontaemhyun ngebujuk minho buat ngebatalin perjanjian?? Tunggu di part.2 iah” ^^

Author : chana2min

10 Tanggapan to “1 MOM 4 DADS (part.1)”

  1. cagalli14 30 September 2010 pada 6:36 AM #

    heh? kim rigi? kok saya merasa tersebut ya? -___- sama jjong pula -____- sama key kek taemin kek #kenadampratauthor

    lanjuuut! ga sabar euy

  2. KyuKyung_Hyunrin 30 September 2010 pada 11:29 AM #

    lanjuuutt chinguuu

    seruuuu . .
    hahaha

  3. chana2min 30 September 2010 pada 2:51 PM #

    ehh lu park rigi bkn kim rigi..
    Lagian pede amat minta dipasangin…
    tu ga kepikiran nm lain aja tuhh..haha

  4. KyuKyung_Hyunrin 30 September 2010 pada 3:28 PM #

    lanjuutt un . .
    seru . .
    menarik bgt crt’a

  5. chana2min 1 Oktober 2010 pada 1:38 AM #

    Haha..gomawo..ssaii ^^
    Part.2 dibuat secepetnya…
    Makasih yaa da baca x)

  6. melialasmana 2 Oktober 2010 pada 12:51 PM #

    kok Kim Rigi?? jadi ngga enak gitu nyebutnya wkwk
    ayooo onn lanjutkan, tapi agak-agak NC nih muahahahah~~ *evil’s laugh*
    lanjuttttttttt :DDD

    • cagalli14 5 Oktober 2010 pada 2:37 PM #

      bagusan park rigi gitu de ya? wkwkwk

  7. chana2min 6 Oktober 2010 pada 5:00 AM #

    Yeee…ya udah nama korea ku aja aghh….wkwk

  8. kyuNietha 17 Oktober 2010 pada 4:15 PM #

    aq bru prtma bka ini blog met kenal smua’y, jeoneun nitha imnida^^…crita’y lcu..wkwkwk lanjutan’y mana nie? Jgn lma2 y thor..huahahaha,. Pke boxer gmbr ksemek… Knpa gk pke gmbr mengkudu aj…
    Saia suka crita’y..hwaiting author.!

    • superjrshinee 18 Oktober 2010 pada 10:01 AM #

      hahaa…. ide bagus tuh… kayaknya kesemek lebih menarik.. heheee

      makasihh chinguuuu da mampir di blog kita x) part.2 publish besok, selasa… baca iahhh ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: