PEMPEK NYASAR KE SEOUL (part.2-end)

30 Sep

Setelah menunggu cukup lama didepan pintu sebuah dorm boy band terkenal, ku beranikan memencet belnya, ternyata yesung oppa yang membukakan pintu, akupun diajak masuk dan bertemu beberapa member lain seperti ryewook oppa, donghae oppa, eunhyuk oppa dan siwon oppa. Aku memberikan mereka pempek dan mereka menyukainya, pempek itu habis dalam sekejap, untung aku dan wookie oppa sudah menyisakan pempek untuk yang lain dikulkas. Setelah itu kami pun berbicara panjang lebar termasuk tentang super show 3 di Indonesia.

“Oh pasti oppa! Kami (ELF indonesia) akan terus mendukung kalian.. dan menunggu kalian datang ke negara kami” tegas ku. mereka mengangguk-angguk dan berterima kasih.

“Terima kasih sudah mendukung kami putri, sampaikan salam kami untuk ELF indonesia” tambah Siwon oppa.

“hmm ne oppa.. mm, tapi oppa, aku sedikit khawatir kini” tiba2 aku murung, menunduk dan berpikir.

“loh kenapa? Apa ada perkataan kami yang salah??” donghae oppa bertanya khawatir.

Aku menggeleng pelan masih menunduk “tidak oppa, bukan itu. hmm, aku berpikir, apa yang akan terjadi bila ELF tau aku kesini dan menerima sambutan baik dari kalian”

“loh? Kenapa putri?” tanya eunhyuk tambah bingung.

Aku masih menunduk diam. Sampai siwon menebaknya, “maksudmu kau takut ELF yang lain meneror mu karena ini? Benarkah begitu?” tanyanya pelan.

Aku menunduk, “ne oppa. Kalian tau kan beberapa ELF diluar sana sering meneror ELF lainnya. Aku takut mereka iri dan meneror ku. aku tidak ingin seperti fans kalian yang mati bunuh diri dulu itu oppa, bagaimana ya?” aku menjelaskan khawatir. Aisshh kenapa aku baru memikirkannya sekarang ya??

“apa ada yang melihatmu kesini pagi ini?” tanya wookie.

“ku rasa tidak, diluar sana benar-benar sepi hari ini”

“ya, rasanya begitu, soalnya diluar dingin sekali. Orang pasti berada dirumah” jelas donghae oppa.

“ne, aku harap tidak ada yang melihatmu kesini putri. Kau tenang saja, tidak akan ada yang tau kecuali kita. Ini hanya menjadi rahasia kita. Bagaimanapun kami akan melindungi mu” tambah yesung oppa membuatku kaget.

“ne putri, kami akan menjaga mu. Bagaimanapun kami menghargai keberanian mu. Ada baiknya kamu tidak bilang pada yang lain bahwa kau berhasil menemui kami. Itu demi kebaikan mu sendiri” tambah siwon oppa. Aku mengangguk mengerti.

“putri, kami tidak ingin kau menjadi korban ELF yang terlalu protect terhadap kami. Kami juga tidak nyaman. Kami tidak ingin kejadian masa lalu kembali terulang. Sudah berapa banyak artis dan ELF yang diteror oleh sesama ELF karena kami. Padahal kami tidak ingin begitu, tapi kami juga tidak bisa menghandelnya. Mereka banyak sekali dan tidak bisa dikendalikan meski kami sudah berulang kali memintanya” jelas siwon oppa bijak.

“ne aku mengerti. Beberapa ELF yang ku tau memang bersikap seperti memiliki kalian, dan tidak ingin membaginya dengan yang lain. Jadi mereka bisa melakukan apa saja yang mereka mau, seperti meneror ELF yang beruntung bertemu kalian, atau meneror artis wanita yang dekat dengan kalian. Mereka merasa melindungi kalian. Padahal itu mengekang kalian” mereka mengangguk mendengarkan penjelasanku.

“menurutku itu prilaku yang salah oppa. Sebagai fans yang baik, seharusnya ELF menjaga kalian dengan cara menghormati semua hal yang membuat kalian nyaman. Siapa teman kalian, kalian ingin dekat dengan siapa, kalian ingin melakukan apa, seharusnya mereka menghormati itu” lanjutku.

Tiba2 siwon memeluk ku, “aihhh putri-ah, pemikiran mu dewasa dan bijak sekali… terima kasih”

Wookie pun berbinar “aihh andai semua ELF berpikiran seperti mu, aku pasti bahagia sekali”

“ahh oppa, jangan begitu. Kalian membuatku malu saja” >< sungguh aku malu.

“loh sungguh kami tidak bohong. Coba semuanya bisa berpikiran seperti itu ya.. hmm putri, trima kasih ya. kami akan menjaga rahasia ini untuk kebaikan kita bersama” janji donghae oppa.  Aku mengangguk tegas sambil tersenyum.

“mm putri” eunhyuk oppa yang dari tadi melirik ke kaca. Tiba2 memanggil dengan nada serius.

Aku melihat ke arahnya “ne, apa oppa?”

“maaf bukan aku mengusirmu, sungguh bukan maksud ku. aku sangat senang kau kemari, aku senang berkenalan dengan mu, aku pun sangat berterima kasih atas dukunganmu dan pempeknya” eunhyuk menjelaskan perlahan. Aku dan yang lain serius mendengarkannya.

“tapi sungguh, ada baiknya kau segera pulang. Tadinya aku ingin kau menunggu member lainnya pulang. Tapi saat aku mendengarkan ketakutanmu tadi, aku pun jadi ikut takut. Karena aku sangat tidak ingin itu terjadi, ada baiknya kau segera pulang. Sungguh, ini demi kebaikanmu. Semakin siang semakin banyak ELF korea yang berkeliaran disekitar dorm..” jelas eunhyuk. Sungguh aku tidak tersinggung. Karena raut wajahnya benar-benar mengkhawatirkan ku dan tulus. Aku mengerti.

“betul, ne putri. Eunhyuk hyung benar. Haduhh, gimana ya?” wookie terlihat ikut bingung.

“ne oppa, ada benarnya juga. Sebaiknya aku pulang saja, sebelum hari makin siang dan panas” akhirnya aku memutuskan.

“tapi putri, sayang bila kau tidak bertemu member lain sedangkan kau sudah jauh kesini” donghae oppa memotong perkataanku.

Yesung hyung mengangguk sambil berpikir. “ne benar putri… mm bagaimana kalau kau kami antar pulang dan turun di suatu tempat yang aman, diluar sudah banyak orang putri” aku menangguk setuju. Siwon oppa terlihat berbisik pada yesung oppa. Yesung oppa pun mengangguk. Dan berbisik kepada donghae, eunhyuk dan wookie oppa.

“oke putri, tunggulah disini. Kami putuskan kami akan mengantarkan mu kesuatu tempat” aku mengangguk lagi. mereka pun masuk kedalam dan keluar sudah dengan pakaian rapi. Eunhyuk oppa segera keluar bersama donghae, entah kemana.

Siwon oppa yang melihatku bingung menjelaskan, “eunhyuk dan donghae menyiapkan mobil. Kita tidak mungkin naik van, van itu akan cepat menarik perhatian ELF” aku mengangguk mengerti.

Kemudian yesung wookie dan siwon oppa mengajak ku kesebuah pintu yang langsung menuju parkiran. Dan sebuah mobil cukup besar sporty dengan kaca yang hitam gelap menghadang tepat didepan pintu. Wookie oppa membuka pintunya dan menyuruh ku masuk duluan. Kami pun pergi meski aku tidak tau aku dibawa kemana. Aku ikut saja, mereka tau yang terbaik.

“putri-ah, kau menginap dihotel apa?”

“aku belum ke hotel. Aku baru tiba tadi pagi”

“mwo? Jadi dari bandara kau langsung ke dorm?” siwon oppa terlihat kaget.

“ne oppa..”

“oh kalau gitu kita ke **** dulu baru ke hotel” Yesung oppa menyebutkan nama tempat kepada eunhyuk oppa yang menyetir.

Diperjalanan yang cukup jauh itu kami kembali berbincang. Untungnya kaca mobil ini gelap sekali, jadi tidak begitu menarik perhatian orang diluar. Katanya sih itu salah satu mobilnya Siwon oppa. Sejenis fortuner tapi lebih besar, sporty dan mewah.

Tak lama kami memasuki parkiran sebuah gedung yang besar. Yesung hyung terlihat menelpon dan menyuruh eunhyuk hyung ke lantai 8 gedung parkiran itu. aku deg-degan, bukannya takut diculik, ga mungkin mereka menculik ku. tapi penasaran aja, aku mau dibawa kemana.

Ga lama di suatu tempat yang sepi dan sepertinya sudah dijanjikan kami berhenti dan menunggu. Yesung dan donghae oppa berpamitan turun. Sedangkan eunhyuk, wookie dan siwon oppa menemaniku dimobil.

“putri, kau bingung ya?” eunhyuk oppa bertanya padaku.

“heheee, ne oppa. Kita dimana sih?” tanya ku.

“nanti kau tau. Yang jelas disini aman” jelas siwon oppa di ikuti anggukan yang lain. Aku menurut saja.

Yesung dan donghae oppa pergi cukup lama. Kami pun ngobrol ngolor ngidul ga karuan. Siwon oppa juga memberikan ku daftar tempat yang wajib dikunjungi dikorea.

“aku ingin menemanimu keliling korea putri, tapi kau tau, kami tidak bisa” wookie oppa berkata pelan.

“ne, tidak apa oppa. Bertemu kalian saja aku sudah beruntung sekali. Mana sekarang aku malah merepotkan kalian, mianhe oppa” aku berkata tidak enak.

“ohh tidak apa-apa. ini untuk kebaikan kita bersama. Kami sungguh senang dengan kedatangan mu”

“jinja oppa?” tanya ku menegaskan disambut senyuman tulus mereka. aihh aku tidak tau mereka akting, berbasa-basi atau gimana. Yang pasti mereka baik sekali.

“annyeyeonghaseyo…!!” aku kaget dan menoleh saat beberapa kepala datang ke arah mobil kami dan membuka pintu.

OMG, kyuhyun oppa, kangin oppa, kibum oppa, leeteuk oppa, heechul oppa, dan sungmin oppa!!! Aishhh, kenapa mereka disini?? Aku terkaget-kaget.

“loh?? Oppa??” aku bingung dan meminta penjelasan donghae oppa dibelakangnya. Donghae tersenyum, “ne putri. Sayang bila kau kesini tidak bertemu mereka”

“putri senang kami berjumpa dengan mu. Yesung hyung sudah menjelaskannya pada kami” kyuhyun oppa membungkuk 90 derajat. Aku pun mengucapkan salam dan melakukan hal yang sama.

“putri dari Indonesia?” tanya leeteuk oppa pada ku.

“ne oppa, Putri imnida dari Indonesia” aku memperkenalkan diri.

“mana pempeknya putri?” tanya kangin oppa padaku, membuat yesung oppa meninju bahunya sambil tergelak. Membuat aku dan yang lain ikut tertawa.

“hyung.. kau ini cepat sekali kalau makanan!” ujar sungmin geli sambil memegang perutnya.

“lah kata hyung ada makanan enak namanya pempek dari Indonesia!?” jelas kangin menunjuk yesung hyung.

“sudah habis kami makan hyung!” tegas wookie.

“mwo!?” kibum kyuhyun dan kangin teriak berbarengan.

“kau tidak sisakan kami?” lanjut kibum pada wookie.

“tidak! Habis habis” teriak eunhyuk heboh.

“aghhh… putriiii.. kami juga mau” eteuk hyung berteriak manja padaku. Membuat ku sedikit shock.

“putri katakan, kau bawa banyak kan? Masih ada kan?” tambah heechul oppa. Aku tersenyum tidak bisa menjawab karena perut ku sakit melihat tingkah mereka.

“pabo hyung! jelas masih ada kami tinggalkan dikulkas” Siwon oppa menowel jidat heecul oppa.

“Aisshhh, sopan sekali kau” heechul oppa mengelus-elus jidatnya. Yang lain bersorak girang.

“yes kyu, masih ada buat kita kyu” kibum berkata girang pada kyuhyun.

“loh putri, kau ini diam saja, ketawa-ketawa aja, hayo berkatalah sesuatu” Yesung oppa menegurku.

Aku tersadar dari gelak ku, “ahh.. heee.. aku capek ketawa melihat tingkah kalian oppa” gerutu ku.

“putri putri, kau mau ikut kami kedalam? Disana ada shindong dan hangeng hyung juga loh” jelas sungmin menawarkan.

“ahh, tidak usah repot oppa, aku disini saja.tidak apa tidak bertemu, bertemu kalian saja aku sudah bahagia sekali. Rasanya aku mimpi”

“mau ku bantu sadarkan putri?” kyuhyun oppa menegur nakal.

“eh??” belum sempat aku bertanya kyuhyun oppa sudah mencubit pipiku pelan.

“aww!” aku mengelus pipiku yang sesungguhnya tidak sakit itu, hanya…. Hanya kaget. ohoo kyuhyun oppa mencubit pipiku??

Sungmin oppa, menowel kepala kyuhyun, “ya, kau bandel sekali kyu” kyuhyun tertawa riang.

“putri putri, bicaralah…” tiba-tiba leeteuk oppa menyodorkan handphone nya padaku. Aku bingung namun ku ambil saja handphone nya.

“anyyeyonghaseo” kataku pelan.

“anyyeyonghaseo putri?” tanya seseorang disebrang sana.

“hmm? Shindong oppa?” tanya ku padanya sambil memandang yang lain. Yang lain mengangguk meniyakan.

“ne shindong imnida”

“ne, dan hangeng imnida..” lanjut seseorang dibelakangnya.

“ohhh, oppa!??” tanya ku minta ketegasan.

“ne putri, maaf kami tidak bisa keluar bersama yang lain, karena ini bagian kami”

“oh tidak apa oppa, mendengar suara kalian saja aku sudah senang sekali”

“ahh, trimakasih putri. Kau sudah main ke dorm bukan?”

“ne oppa, aku dari dorm, eunhyuk oppa dan yang lain membawa ku kemari sekalian mencarikan hotel untuk ku” jelasku.

“ohoo baguslah, katakan pada mereka, bawa kau ke hotel langganan ku saja. Nanti aku menelpon managernya”

“haa??” aku bingung. Namun siwon oppa menjawab. (telpon itu di speaker, jadi semua bisa mendengarnya)

“hotel milik temanmu itu hyung?” tegas siwon oppa.

“ne siwonie, kau tau kan!?”

“ne hyung aku tau”

“ohhh, ne kami tau” yang lain ikut menjawab.

“ne kesana saja, nanti aku telpon managernya”

“tapi hyung disana rame tidak?” tanya donghae ragu.

“hmm, lewat pintu belakang seperti biasa, disana ada pintu khusus, jadi kalian bisa mengantarkannya sampai sana” jelas shindong oppa lagi.

“mm putri, kau disana saja ya, disana dipusat kota, tidak sembarangan orang bisa kehotel itu. hotel itu hotel terbagus dikorea. Jadi kau aman disana”

“OPPA!?? Aku tidak punya uang sebanyak itu!” aku kaget dan berusaha protes.

“aihh, lupakan masalah itu. kau tinggal masuk dan beristirahat” tegasnya lagi.

“oppa??” aku masih tidak enak hati. Sudah terlalu banyak yang aku terima dari mereka hari ini. Aku tidak ingin menyusahkan mereka lagi.

“putri, jangan dipikirkan. Ini hadiah dari kami” jelas leeteuk oppa.

“lagian kau sudah bawakan kami pempek putri” cetus wookie senang.

“ah oppa, harga pempek tidak semahal itu. aku bisa membawakan puluhan kotak pempek dengan harga sebuah kamar dihotel berbintang” aku masih protes tidak enak.

“aishh putri, lupakanlah. Pokoknya kau terima beres. Oke!” shondong oppa kembali memutuskan.

Aku memandang member lainnya disekitarku satu per satu, mereka tersenyum tulus, tidak ada paksaan sama sekali, membuat ku luluh.

“ahh ne oppa, terima kasih” ujar ku kemudian.

Setelah berbincang cukup lama dengan mereka. aku siwon donghae yesung eunhyuk dan wookie oppa berpamitan. Kami sempat berfoto bersama dengan DSLR yang selalu ku bawa di tas. Mereka pun memeluk ku satu per satu saat aku pamit dan mengucapkan terima kasih.

Kami berjalan ke hotel yang dimaksud shindong oppa. Kami masuk lewat pintu belakang. Ternyata hotel ini sedikit sepi, beberapa yang lalu lalang sepertinya pebisnis, yang ber-jas mahal dan menenteng koper. Aku rasa tidak akan ada ELF di sini. Kami pun turun, siwon oppa pun segera check-in atas nama ku. dan memberikan sebuah credit card pada resepsionist.

Mereka memberikan sebuah kunci kamar padaku. Dan berpamitan.

“putri-ah, sungguh maaf kami hanya bisa menemanimu sampai disini. Kau bisa menginap dihotel ini selama 3 hari, bila kurang kau tinggal suruh pelayan itu menelpon shindong hyung. dia akan menambahkan waktu bermalam mu”

“oh ne oppa, aku hanya 2 malam disini. Tujuan utama ku kan hanya untuk bertemu kalian. Sudah bertemu begini saja aku sudah puas”

“oohh, ya putri. Pokoknya maafin kami tidak bisa menemanimu lagi. dan aku pastikan tidak ada yang tau tentang hal ini. Ini rahasia ya” yesung oppa tersenyum.

“ne oppa, ini rahasia kita” yang lain ikut tersenyum. Donghae oppa mendekat dan meraih tangan ku, menyelipkan sebuah kertas panjang ditangan ku.

Aku melihat kertas itu, “ini??”

“ne putri, besok kami konser di ****, kami harap kau datang. Meski kita tidak bisa bertemu langsung”

“oh ne oppa, aku pasti datang sebagai penonton yang baik. Terima kasih oppa, aku berhutang budi. Aku tidak menyangka kalian sebaik ini padaku” mata ku mulai berlinang senang. Aku terharu oleh perlakuan mereka.

“tidak putri, kami yang seharusnya berterima kasih, tetap dukung kami ya. semoga nanti bila kami ke Indonesia kita bisa bertemu lagi” jelas eunhyuk oppa. Disertai anggukan lainnya.

“ne putri, kalau kami ke Indonesia datanglah membawa pempek, kami pasti akan mengingat mu. Heehee mengertilah putri, tidak mudah bagi kami mengingat orang sebanyak itu” wookie cengengesan.

“ah ne aku mengerti oppa. Sekali lagi mianhe” aku membungkuk dan mengucapkan salam. Kemudian memeluk mereka satu per satu. lalu mereka pergi, aku menatap mereka yang membelakangiku dan menjauh.

OMG, sungguh hari ini aku bahagia. sekian lama aku ngefans dengan mereka. hari ini Tuhan membalas kesetiaan ku dengan perlakuan mereka yang baik. Sungguh tidak sia-sia aku mengagumi mereka.

Aku ingat mereka pernah berkata ‘kami akan menjaga dan menghormati ELF yang selalu menjaga dan menghormati kami”

Ternyata benar, begitu besar perhatian mereka pada ELF. Bahkan mereka juga memikirkan segalanya. Termasuk keselamatan ELF-nya. oleh karena itu beberapa pertemuan ELF dirahasiakan dari publik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Aku pun naik ke lift mencari kamar ku.. aku harus beristirahat sekarang. Agar besok aku bisa jalan-jalan ke tempat yang ditunjuk Siwon oppa dan menonton konser mereka.

“aihhhh, aku janji, bila kalian konser di Indonesia aku akan membawakan banyak pempek. Agar kalian mengenaliku” janji ku dalam hati.

*** THE AND ***

Author : chana2min

“maaf ya, sambungannya malah makin gaje. Hehee,.”

2 Tanggapan to “PEMPEK NYASAR KE SEOUL (part.2-end)”

  1. melialasmana 2 Oktober 2010 pada 12:22 PM #

    aaaaaaa suka suka suka!!! bikin lanjutannya donk onn.. maksudnya after story ahahaha~~

  2. cagalli14 3 Oktober 2010 pada 8:40 AM #

    heh apa itu suamiku cubit2 pipi putri?! Kyaaaaaaa ..
    Iya yuk buat after storynya deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: