LOVE letter for CHO KYUHYUN (6th aniv.)

8 Okt

04 08 2011

Dear oppa.. hari ini tepat 1 tahun 4 bulan kita berpisah..

Sesungguhnya aku masih ga nyangka klw oppa bukan milik ku lagi..

Oppa kekasih pertama yang meraih cinta yang aku punya.. oppa orang pertama yang beri seorang park yeoreum kebahagiaan.. sungguh…

Kyu oppa ku, kamu orang pertama yang benar2 berarti bagi hidup aku…

Bersama mu aku bisa jadi diri sendiri, aku merasa nyaman tanpa kepura2an…

Aku bahagia berbagi sama oppa, apapun itu, suka duka bersama, makan sepiring pun dulu aku menikmatinya oppa, meski kadang sifat kekanakan ku masih keluar dan itu membuat oppa marah…

Oppaaa…. Sungguh, salahkah bila aku kangen kamu..masih kah kau mencintai bahasa ku oppa? Masihkah kau mengingat kita oppa? ingatkah kau sering bilang “jagiya~, kamu tu makanan terus yang dipikirin..coba oppa kyu ini nih yang dipikirin”

Oppa.. sungguh saat bersama mu menjadi saat2 yang tak tergantikan seumur hidup aku.. kamu soulmate aku oppa, sayangnya park yeoreum ini bukan soulmate mu cho kyuhyun…

Oppa.. aku ga butuh apa2 sama kamu, aku ga jelesan lagi oppa, aku mulai banyak belajar dari semua itu oppa.. aku cuma pengen ada oppa, cho kyuhyun yang selalu disisi ku seperti dulu, cho kyuhyun yang setia mendengarkan ku bercerita tentang apa saja, dari hal kecil sampai hal besar, dari yang ga penting, sampai ke yang penting. aku pengen oppa bercerita sama aku lagi, tentang semua yang ingin oppa bagi sama aku, aku senang bisa dipercaya mendengarkan keluh kesah oppa terhadap semua hal dan menenangkan oppa..

Oppa… aku kangen pelukanmu… T.T

Aku kangen senyum n tawa seorang cho kyuhyun…

Aku paling ga suka liat oppa sedih karna aku (meski oppa sering sedih dan marah, aku ga suka liat oppa nangis… rasanya dada ku sesak oppa)

Aku mau ada di duka mu oppa, saat oppa jatuh aku akan setia bersama oppa, aku orang paling depan yang support oppa n ingin oppa bangkit… aku ikhlas, membersihkan dan mengecup darah oppa lagi klw oppa terluka.. aku ikhlas oppa marahin karna aku salah…

Aku kangen denger suara oppa, kadang aku telpon oppa diam2 hanya untuk mendengarkan suara oppa, setelahnya aku nangis oppa.. sungguh sulit terima kenyataan orang yang aku cintai kini bukan milik ku lagi…

Sungguh tidak pernah ku sangka, namjachingu ku yang selalu mencintaiku akhirnya bisa meninggalkan ku untuk wanita lain bernama choi sulli.

Sungguh saat itu aku tidak percaya meski diharuskan percaya. Sungguh perih mendengar oppa berkata “mian yoereum, saat ini aku lebih nyaman bersama sulli”

Dan ternyata kenyamanan yang kau banggakan didepan ku dulu hanya bertahan selama 9 bulan, tidak seperempatnya hubungan kita yang kau hancurkan dalam hitungan jam.

Oppa, memang benar jodoh ditangan Tuhan.. aku pun merasa, aku bukan kekasih yang layak untuk mendampingi, oppa seumur hidup.. untuk itu mungkin Tuhan memisahkan kita..

Tapi mengapa dengan cara menyakitiku oppa?? Sakit rasanya… dan mengapa sebelum hal itu terungkap, oppa ga mau aku putusin?? Kenapa sulit bagi oppa dulu melepas ku? sungguh rekor rasanya kehilangan oppa bisa menghilangkan nafsu makan ku (sedangkan yang aku tau bila aku marah, sedih, ada masalah malah makin banyak makan,karna emosinya dilampiasin kemakanan)

Sungguh rekor bisa membuat aku tak bisa tidur berhari2 sampai harus makan obat tidur…

Sungguh hebat sakit itu sampai membuat aku sakit dan ga bisa masuk kuliah…

Sungguh hancur seketika semua mimpi kita oppa, yang buat aku depresi dan sempat ingin mengakhiri hidup… sulit oppa membayangkan tanpamu..

Tapi kemudian oppa juga yang bikin aku bangkit… meski sebulan kemudian jatuh lagi, dan hingga kini… aku benar2 kehilangan oppa…

Oppa sungguh kehilanganmu membuat seluruh raga ku nyaris lepas.. tapi aku ingat klw kamu paling ga suka park yeoreum ini rewel, terlalu banyak mengeluh n lemah..

Jadi aku berusaha bangkit oppa, sesakitnya perasaan itu, aku mau oppa tau.. aku bangkit berdiri justru karna aku sayang kyu oppa ku n mau suatu saat oppa bisa bangga punya mantan seperti aku, park yeoreum…

Oppa… jangan lupakan aku.. mungkin kamu bisa hilangin aku dari hidup kamu, tapi aku mohon jaga kenangan kita dulu oppa…

Dimana suka duka benar2 kita hadapi bersama.. suka duka itu kita hadapi sambil berpegangan tangan oppa…

Dimana sakit, tangis, kesal, sulit kita jalani berdua… tak pernah aku dapatkan itu dari yang lain…

Oppa… tanpa disadari, ratusan malam sudah aku lewati dengan sakit ini oppa… semuanya lalu lalang datang dan pergi, tapi kamu tetap bertahan disudut hati aku, sudut yang bahkan memenuhi ruangnya…

Tak terhitung air mata yang mengalir saat aku mengingat dan merindukanmu oppa.. sungguh aku butuh pelukanmu…

Saat aku menangis aku tak beritahu pada siapapun oppa, aku cuma butuh sendiri, menangis sepuasnya sambil memeluk bantal/capi (boneka sapi yang kau berikan padaku dulu), menahan teriakan hati yang sesungguhnya menyesakkan dada… aku rindu kamu oppa, sungguh kadang ingin aku nekat mencari mu dimanapun kamu berada…

Aku bisa kemana saja untuk mencari mu oppa…

Tapi aku takut kamu semakin membenci ku oppa, cukup dengan kamu tidak ingin ada aku dikehidupanmu membuat ku mati berdiri… jangan kau tambah dengan kebencian itu…

Saat aku mulai merasakan aku harus tegak lagi… ku buang cincin kita yang tadinya masih setia dijari manisku… ku buang foto2 mu oppa… tak ku biarkan teman-teman ku bercerita tentang mu lagi, tak ingin ku perduli apapun yang terjadi padamu lagi… ku hapus namamu cho kyuhyun… bahkan dulu saat aku mengintip cyworld mu sehari 3 kali, kini tak pernah lagi oppa… entah bagaimana keadaan mu kini pun aku tak tau.. bukan tak ingin tau oppa, tapi aku mencoba berontak untuk terus dibayangi oleh mu…

Bahkan ketika ku buka wall teman ku, dan ternyata muncul nama cyworld mu ‘CHO KYUHYUN KY’ (kau masih tidak menghapus nama belakang mu itu,KY = kyuhyun yeoreum), membuat hati ku miris, dan aku terpaksa memblokir mu, agar aku tak pernah melihatmu lagi…

Begitu juga noona mu, umma, dan appa mu yang dulu selama 4 tahun dekat denganku… bukan aku lupa, kurang ajar, atau tidak sayang lagi… salah… aku sengaja tidak menghubungi lagi keluarga mu karna aku tau park rigi yang kini menjadi kekasih mu itu adalah tetangga mu, dan dekat dengan keluargamu (kini), jadi aku mencoba menghormati perasaan nya yang mungkin sakit hati bila aku (mantanmu) masih terus membayangi keluargamu.

Tapi sia-sia oppa.. meski tak ada lagi cerita tentang mu, tak pernah lagi ku intip cyworld mu, meski aku membuang foto, cincin dan lainnya… kamu tetap lekat diotak aku oppa, dimata aku, ditelingaku, dipelukanku, dimalam2ku.. disemua tempat, setiap detik, kamu selalu ada…

Kini ku tanyakan sesuatu oppa.. kenapa Tuhan tak biarkan aku melupakanmu?? Kutanyakan apa pentingnya kamu?? Ku tanyakan oppa, kenapa aku tak juga bisa membencimu sekalipun kau terus membunuh perasaanku dengan sakit ini???

Kenapa Tuhan masih percayakan aku untuk menjaga cinta ku oppa?? Kenapa?? Sungguh pertanyaan yang tak bisa aku, kamu atau  pun semua orang jawab.. hanya Dia yang tau oppa…

Aku tau kau pasti marah melihatku rapuh seperti ini oppa.. baik lah, kalau begitu aku akan menjadi KUAT…

Aku pun tau, kau pasti kesal melihat airmata ku… oke, aku tak akan menangis oppa… dan tak kan ku biar kan orang tau aku lemah oppa.. aku akan selalu bermuka 2, berpura2 kuat dan ceria di depan semua orang untuk menutupi kelemahan ku.

Aku pun tau, kau pasti benci melihat ku terus sedih… baik oppa, aku akan mencari kebahagiaan ku oppa…

Aku hanya berharap jangan pernah lupakan bahwa ada aku PARK YEOREUM yang pernah dan akan terus mencintaimu meski tak memilikimu.. ada aku yang berusaha berubah menjadi lebih baik setelah semua pelajaran sakit itu… meski aku tak mengerti, untuk siapa perubahan ini, yang aku tau, aku ingin lebih baik dan tak ingin dipandang sebelah mata lagi…

Ada aku oppa, park yeoreum yang selalu setia menjaga janji mu dulu oppa, meski aku pun tidak mengerti untuk apa kebodohan itu… kamu harus tau oppa, ada aku yang berterima kasih telah sempat sangat dicintai oleh mu, meski aku bukan siapa2, sempat benar2 kau sayangi dan kau harapkan (dulu), terima kasih karna selama 4 tahun menjaga ku…

Oppa, aku tak ingin memaksakan apa yang kau benci oppa, karna aku mencintaimu, bukan sekedar menyayangi, mengagumi, atau suka dan obsesi padamu…

Aku mencintai mu, sehingga aku ikhlas kan kau mencari kebahagiaan mu oppa…

Aku mencintaimu, sehingga aku tetap tulus menghargaimu meski kau terus sakiti aku oppa…

Aku mencintai mu.. karna itulah aku tak pernah bisa membencimu…

Aku sungguh mencintaimu oppa… sehingga ku berani pastikan, cinta itu kan ku jaga hingga tua nanti…

Aku mencintaimu oppa, dan tak perduli kekurangan mu… aku hanya ingat kebaikanmu…

Aku mencintaimu oppa, meski kau bukan apa2 dan siapa2… dengan dirimu yang apa adanya…

Ingat cho kyuhyun, aku pernah berkata “bila bersama mu aku ingin mati duluan, karna aku tak bisa membayangkan hidup tanpamu, karna aku tak sanggup melihatmu pergi meninggalkanku…”

Tapi ternyata semua itu kini menjadi sebaliknya… aku melihatmu pergi jauh dari ku…

Dan aku tidak memiliki kesempatan lagi untuk menjagamu, menyayangimu, mendampingimu, memeluk mu, menjadi rumahmu, menjadi teman bicaramu…

Semua itu karna aku mencintaimu oppa… dan kamu tau itu, meski ternyata yang kamu tau hanya seperempat dari kenyataannya…

Aku mencintaimu oppa… karna itulah ku pinta, berbahagialah, sukses lah, jangan bersedih, jangan pernah menangis lagi, kuat, sehat dan seringlah kegereja untuk berdoa…

Aku mencintaimu oppa… karna itu tolong kabulkan permintaanku itu…

Aku mencintaimu oppa, dan aku ingin kau tau segalanya…

Aku sungguh mencintaimu oppa, hingga aku tak ingin melihat kau sakit hati dan susah.. aku sedih… biar aku saja yang merasakan semua ini oppa, dan kau berbahagialah selamanya…

Aku mencintai mu oppa.. dan cinta itu ternyata menghormati…

Aku sungguh mencintaimu oppa…

Untuk itu, tanpa memberiku harapan… bisakah ku minta berikan aku penjelasan mengapa semua (dulu) terjadi?? Maafkan semua salah dan kekuranganku, maafkan aku karna tak pernah bisa kau banggakan… dan beri tau aku, bagaimana agar aku bisa melupakan mu seperti kamu bisa melupakan ku dan anggap aku tak ada??

Aku sangat mencintai mu oppa, sungguhhh…

Karna kamu CHINGU terbaik, OPPA yang menjaga, APPA yang membimbingku, sekaligus DONGSAENG yang manja bagi ku…

Aku mencintai mu, namun kamu terlalu baik untuk ku yang mencintai mu, sehingga Tuhan memisahkan kita… J

“TERUS LAH TERSENYUM DENGAN TULUS OPPA”

(detik ini aku bisa membayangkan senyum mu itu kyu oppa.. senyum yang selalu kurindukan…)

Terima kasih oppa…

Surat ini ku kirimkan di hari yang seharusnya menjadi anniversarry kita yang ke-6, bukan maksud ku untuk mengusik mu. Sekali lagi, aku hanya ingin kau tau semuanya. Dan mungkin kau bingung mengapa aku bisa tau semua tentang mu. Itulah kelebihan ku, aku tau semuanya namun tidak mengganggumu kecuali hari ini dengan kedatangan surat ku. Tapi tenanglah oppa, kini aku tidak akan mengusik mu.. aku hanya ingin kau tau..

*** 04 08 2010 kyuhyun pov ***

Rasanya sudah 3 kali aku membaca surat yang kini ada digenggaman ku, dan aku terus terdiam sejak 1 jam yang lalu, saat aku membaca sebuah nama di belakang amplop saphire blue (warna kesukaan ku) didalam kotak yang ku temukan didepan pintu rumahku ‘from.PARK YEOREUM’

Aku masih menatap surat itu, namun tatapan ku kosong. Pikiran ku tidak disurat itu lagi. Ku letak kan surat itu diatas meja, ku ambil sebuah frame foto di dalam kotak,

Foto ku…

Dibelakang frame itu tertulis sebuah tulisan tangan

Kyuhyun love Yeoreum

KY, Seoul 040804

Hati ku sesak dan perih…

484, itu tanggal jadian kami dulu, aku begitu mencintai tanggal keramat kami itu, atm, credit card dan pasword cyworld ku pun menggunakan kode itu. bahkan… mm baru-baru ini aku mendaftar i-banking masih dengan pasword 484. Entah karena aku terbiasa, atau karena aku memang belum bisa melupakan gadis ini, gadis yang berbeda, yang mendampingiku selama 4 tahun, 2 tahun yang lalu..

Tiritiiitt…. Tiritiiiittt….

1 message

From : rigi jagiya~

Honey, bisa menjemputku? jam 4 ya, jangan telat. Tidak ada alasan. Oke!

Park rigi, dia anak tunggal tetangga rumah ku, aku mengenalnya sejak kecil. Dan 6 bulan belakangan ini dia menjadi pacar ku. aku sangat menyayanginya, dia sangat manja dan menggemaskan, meski kadang terlalu egois.

Replay. To : rigi jagiya~

Baiklah. Tunggu saja jagiya~

From : rigi jagiya~

Ahhh… masa aku menunggu? Kamu honey yang nungguin aku, pokoknya aku keluar kampus kamu udah disana ya? x)

Inilah dia, egois dan terlalu manja. Mungkin bila ini yeoreum akan seperti ini smsnya “oppa, apa kau sibuk? Bisakah menjemputku nanti sore?” ku balas, “oke. Tunggu saja, mungkin aku sedikit terlambat”, yeoreum “ne oppa, selesaikan dulu urusan mu, aku akan menunggumu ditempat biasa ya..” J dia, begitu pengertian, namun tetap apa adanya.

Aku kembali memandang kotak itu, disana ada sebuah kaset ‘SHINee’ kaset yang ku belikan untuknya di anniversary kami yang ke-2.

“oppa!? Ini album SHINee yang baru?” yeoreum menatap kaset itu tidak percaya, aku benar2 ingat raut wajah bahagianya saat itu, “dari mana oppa tau aku menginginkannya?” tanyanya dengan tatapan berbinar. Ohh yeoreum, ternyata benar feeling ku, kau menginginkan kaset itu ya.

“hmm… ada deh. Hehee” aku menjawab sok misterius sambil tertawa. Tentu saja aku tau, beberapa kali diam2 aku membaca buku harian yeoreum yang membosankan itu, bagaimana tidak bosan, isinya tidak jauh dari tentang aku, aku aku, SHINee dan membernya yang bernama onew itu… awalnya aku risih, mengetahui kekasih ku memiliki seorang bias. Namun setelah ku baca tulisannya. Aku sadar, onew bukan siapa2, dia hanya seorang artis yang dikagumi karyanya oleh kekasih ku yeoreum. Jadi, tidak masalah dengan itu.

PARK YEOREUM, mungkin sebelum membaca surat ini, kau hanya sebuah nama yang pernah ada dimasa lalu ku. tapi kini aku sadar, kau bukan sebuah nama. Kau lebih dari yang ku kira…

Aku ingat juga, 2 tahun yang lalu, dia datang dengan tenang dan tersenyum tengah malam ke rumah ku.

“Loh!? Yeoreum??” aku melirik jam diruang tamu, “kenapa malam2 begini? Ini sudah larut malam jagiya, sudah jam 11!”

Yeoreum tidak menjawab ku, dia malah mengambil tangan kanan ku dan menjabatnya. “selamat ya, kini aku tau semua jawaban dari pertanyaan ku. aku tau kenapa kau mulai mengacuhkan ku, aku tau kenapa kau mulai berbohong padaku, dan menjauhi ku..”

“yeoreum..”

“shutthhh” dia melepaskan tangan ku dan menempelkan telunjuk kanannya dibibir ku dan tersenyum.

“tidak perlu menjelaskan apapun, aku sudah tau semuanya…. Mmm… ini” dia meraih sebuah album dengan tulisan KY berwarna saphire blue disampulnya (album foto kami) dan menyerahkannya padaku, “simpan lah.. aku takut aku tidak sanggup lagi menyimpannya. Mulai hari ini, lupakan aku, jangan mencari ku, jangan kerumah ku, jangan temui umma appa atau dongsaeng ku, bila bertemu, berpura-puralah tidak melihat atau mengenalku”

Aku terdiam. Apa2an ini? Beberapa menit yang lalu bukankah kami masih sms-an dan sayang2an??

“oppa, jaga dirimu baik2 ya. terima kasih atas semuanya” aku memandanginya yang terus tersenyum. Kemudian dia berbalik danperlahan pergi meninggalkan ku yang terpatung didepan pintu.

“yoereum!!” yoereum berhenti tanpa berpaling. “katakan pada ku apa ini? Apa maksudmu? Apa yang kau tau?”

“….. aku tau oppa, aku tau tentang wanita itu. choi sulli kan? Adik tingkat mu dikampus bukan? bukankah kalian dekat sejak 3 bulan yang lalu. Dan kalian kenal sejak akhir tahun lalu, sejak aku menyadari perubahan mu, tapi kau terus balik menyalahkan ku yang selalu bernegatif thinking padamu atau berlebihan. Bukan kah feeling ku selalu benar. Namun dulu aku percaya padamu, aku bahkan menyalahkan diriku sendiri yang selalu menuduhmu telah berubah, mungkin benar… aku berlebihan. Tapi beberapa menit yang lalu, sebuah telpon dari nomor tidak dikenal menyadarkan ku. aku tidak begitu saja mempercayainya, jadi ku putuskan untuk bertanya pada sahabatmu… dan ternyata itu benar bukan?” dia terus berkata tanpa menoleh padaku. Suaranya mulai terlihat gentar dan terbata.

“yeoreum… mianhe…” entah kenapa cuma itu yang keluar dari mulut ku.

“lupakan itu. kita bukan apa2 lagi”

“mianhe yeoreum… mianhe….. saat ini aku hanya merasa lebih nyaman bersamanya…”

“…..”

“yeoreum?”

Tiba2 yeoreum berbalik dan berlari memeluk ku erat. Tiba2 dia menangis sesegukan tanpa suara.

Ohh Tuhan, maafkan aku… aku telah melukainya…

Aku mengusap kepalanya lembut. Dia terus menunduk, air matanya membasahi lengan bajuku. Dia masih menunduk, sampai tiba2 mendorong ku pelan dan berlari pergi.

***

Sahabat2nya menghubungiku, mencaciku dan menyampaikan kekecewaan mereka padaku. Aku hanya bisa berkata, “aku tidak bisa bohong lagi, aku lebih nyaman bersama sulli-ah. Maafkan aku, jaga yeoreum”

Dari mereka pula aku tau, sudah 3 hari yeoreum tidak masuk kuliah. Dari mereka pula aku tau yeoreum tidak makan sedikit pun dan sakit. Bahkan hanya dalam 3 hari berat badannya turun dengan drastis. Lebih dari itu, yeoreum tidak pernah bisa tidur.

Kenapa ini? Tidak masuk kuliah? Tidak tidur? tidak makan? Apa-apaan ini, ini bukan yeoreum yang aku kenal. Aku tetap tidak ingin yeoreum begini!

Aku pun menghubunginya… untungnya dia mau mendengarkan ku, “aku mohon, jangan ga makan. Ini bukan yeoreum yang ku kenal. Yeoreum bahkan lebih sering mengingat makanan dari pada aku. Jaga kesehatan mu, aku tidak ingin kau begini, kita masih bisa berteman bukan? aku tau, kau selalu kuat bukan?”

“makasih oppa, aku tidak apa-apa, aku hanya belum terbiasa dengan kenyataan ini. Aku masih terkejut dengan semua ini. Oppa, kau tau aku begitu menyayangi mu, a.. aku mencintai mu oppa, aku tau kau tau itu. aku tidak tau aku bisa atau tidak. Tapi ku mohon izinkan aku tetap menjaga semua ini…”

“ne yeoreum, sekarang jangan begini lagi ya”

“ne oppa”

Kami memang tidak pernah bertemu lagi, tapi aku masih sering menghubunginya untuk saling bercerita, ku akui, aku masih menyayanginya. Mungkin sebagai dongsaeng ku…

Namun ternyata sulli tidak menyukai nya. aku pun langsung menghilangkan jejak dan membuang sim card lama ku.

Dia datang ke rumah ku, dia terlihat sangat kecewa dengan sikap ku. tapi aku harus bagaimana? Apa aku harus mengorbankan perasaan sulli?

“yeoreum, kini kita sudah sendiri2, aku punya hidup ku sendiri, begitu juga kamu. Tolong, mulai sekarang. Kita tidak usah saling mengganggu lagi” aku lihat dia terkejut dengan perkataan ku. aku juga tidak tau dari mana aku bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu padanya. Dia marah dan meminta cincin yang masih ku pakai hingga saat itu. cincin itu cincin couple kami. Yang kami pakai sejak tahun p1 hubungan kami.

“biar aku yang simpan, aku takut setelah ini bukan hanya sim card mu kau buang. Tapi cincin ini..” selesai mengatakannya dia langsung pergi dari rumah ku.

Sejak itu, kami tidak pernah berkomunikasi bahkan bertemu lagi. Dan itu sampai kini.

***

Ternyata hubungan ku dengan sulli hanya bertahan 9 bulan. Pada masa-masa kekosongan ku, aku menemukan cyworld yeoreum. Aku melihat di datanya status relationshipnya…

Aku memperhatikan layar laptopku dengan seksama

“oh, dia sudah melupakan ku ternyata. Baguslah…” aku berusaha cuek. Namun entah kenapa aku ingin membuka wall cyworld pacarnya itu. “siapa pria ini? Apa lebih baik dari ku?”

Dokter, dari universitas ternama dikota seoul, bahkan dengan lulusan terbaik. Dan sedang menjalani pendidikan spesialis di London.

Tinggi 180 berat 67

Anak pertama dari 3 bersaudara pemilik factory outlet yang sudah memiliki 3 cabang di Taiwan dan china.

Pintar menyanyi dan bermain piano.

Suka olah raga, photograpy basket, outbond dan berenang…

Aku memandangi profil picture cyworld pria bernama ‘Choi Siwon’ ini kemudian mendengus kesal..

“aghh.. apa dia??ga bagus ahh.. uh kenapa aku? Sudahlah, sepertinya aku mengantuk” tiba-tiba mood ku menjadi buruk. Ku matikan laptop ku dan bergegas tidur.

Mata ku terpejam, tapi aku belum tertidur. Otak ku terus berpikir.

“baguslah kini dia dapat yang jauh lebih baik dari ku, jadi dia bisa melupakan ku. ya sepertinya dia memang sudah melupakan ku sejak dulu. Aku benar-benar telah membuatnya marah. Dia pasti sudah membenci ku.. aghh.. tidur ahh.. kenapa susah sekali untuk tidur”

***

Didalam kesendirian ku, aku kembali bertemu dengan teman kecilku yang tidak lain tetangga ku. dialah park rigi. Umma dan appa menyukainya, didepan mereka dia memang begitu manis dan lembut. Dia juga cantik. Rambutnya bagus. Tidak heran dia cepat mencuri perhatian keluarga ku.

Aku kembali mengambil surat, amplop, frame foto dan kaset SHINee dan meletak kan nya kembali didalam kotak.

Aku membuka laci meja ku yang paling bawah, disana kusimpan sebuah album, dengan sampul KY. Ku buka perlahar halaman demi halaman.

Foto ku fotonya, foto kami saat sma, saat liburan, disetiap moment, dinner, lari pagi, semua lengkap disusunnya dengan rapi dialbum ini, dari foto terjadul sampai terbaru. Di 1 foto, dia terlihat berlepotan dengan cream kue dengan raut wajah yang ngambek, dan aku terlihat tertawa memegangi kepalanya dengan gemas. Ini ulang tahunnya ke 20th. Aku senyum-senyum melihatnya…

“yeoreum… aku pikir kau sudah melupakan ku… ternyata…”

*** 04082011, kampus rigi ***

“oppa!!” rigi terlihat berlari menghampiri ku yang duduk bersandar didepan mobil ku, “lama ya?”

Aku melihat jam tangan ku, “tidak. Hanya 1 jam 20 menit”

“ahh, belum 2 jam kan oppa. Habisnya aku tadi diajakin kekantin dulu sama teman, eh malah keasikan ngerumpi. Jadi lama deh”

Aku tersenyum, “no problem. Masuk lah” aku dan dia masuk kedalam mobil dan berlalu menuju rumah.

***

“makasih ya, aku masuk dulu” sesampainya didepan rumahnya, dia langsung berpamitan turun. Tapi buru-buru ku tari tangannya.

“tunggu sebentar, aku ingin bicara”

“haa? Apa oppa?”

“aku ingin kita putus”

“MWO!?” rigi tidak bisa menyembunyikan kekagetannya.

“aku… selama ini aku salah mengartikan perasaan ku padamu itu cinta. Tidak, itu bukan cinta, mungkin aku hanya mengagumi mu, kemanisan mu, atau mungkin kecantikan mu, tapi kini aku sadar, itu bukan cinta”

“KAUU!! Oppa!! Apa yang kau katakan?? Kekonyolan macam apa ini!?” rigi membelalakan matanya, seakan matanya bisa menelanku.

“tidak, ini tidak bercanda. Aku serius, kita sudah dewasa, ini bukan saatnya bermain-main. Aku ingin meluruskan sebuah kekeliruan dimasa lalu… mungkin kau tidak mengerti. Kau memang tidak harus mengerti, ini tidak ada hubungannya dengan mu. Maafkan aku…”

“CHO KYUHYUN..!!!?” rigi nyaris menamparku, namun aku menangkap tangannya.

“dengan memukulku, hati mu tidak akan merasa lebih baik. jangan khawatir, selama ini aku tidak pernah berselingkuh dari mu. Sesungguhnya aku ingin berteman dengan mu. Tapi keputusan itu ditanganmu, sekali lagi maafkan aku, aku bukan yang terbaik bagi mu.. kau bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dari ku”

*** rumah yeoreum ***

Lama aku memandang rumah bertingkat 2 dengan gaya eropa klasik itu, sudah lama aku tidak kesini, 2 tahun?? Itu waktu yang tidak sebentar.

Aku turun membawa kotak yang dikirimkan yeoreum padaku. Setelah memencet bel, seorang ajumma membuka pintu, aku tau dia bukan umma yeoreum.

“annyeonghaseo.. bisa saya bertemu dengan yeoreum ajumma?” aku berusaha tersenyum menutupi kegugupan ku. Ajumma itu terlihat terkejut.

“nyonya park yeoreum??” tanyanya pelan.

“ne ajumma”

“kauuu…??”

“ahh.. mianhe, aku lupa. Cho kyuhyun imnida..” ajumma itu membelalakan matanya. Kenapa sih? Apa aku terlihat seperti hantu? Kenapa kaget sekali?

Ajumma itu tidak berkata apa-apa, dia langsung membawa ku masuk ke dalam, tidak diruang tamu itu, dia membimbing ku ke atas, ke kamar yeoreum kah?? Kenapa tidak dipanggil kebawah saja?

Ajumma membuka pintu kamar itu, mempersilahkan ku masuk, aku melangkah masuk perlahan tanpa memalingkan muka ku dari sebuah ranjang.

“yeoreum..??” aku semakin mendekatinya. Park yeoreum terbaling lemah dan pucat diatas ranjangnya, beberapa selang menempel ditubuhnya, entah apa itu. beberapa peralatan kedokteran yang sering ku lihat di kamar sebuah rumah sakit juga ada di kamar itu.

“sudah seminggu nyonya koma, tuan… dia menderita radang di otak nya dan itu sudah semakin parah, seminggu yang lalu nyonya ditemukan sudah terjatuh dan tidak sadarkan diri, saat ditemukan disampingnya terdapat sebuah kotak, disana ada nama dan alamat rumah anda. Saya melihat tanggal di surat itu, jadi saya pikir nyonya ingin mengirimkannya kepada anda di tanggal itu, makanya saya menyuruh supir mengantarkan kotak itu kepada tuan…” ajumma itu menjelaskan perlahan.

“se..sejak kapan yeoreum sakit?”

“sejak 8 bulan yang lalu…”

Aku menatap yeoreum, matanya tertutup rapat, wajahnya putih bersih, namun tulang pipinya yang dulu chubby semakin terlihat. Dia sangat kurus…

“yeoreum~… aku datang” aku membungkuk dan berbisik didekat telinganya.

Ajumma mengambilkan sebuah kursi untuk ku, dan berpamitan keluar.

Aku meletak kan kotak diatas sebuah meja dan duduk disisi ranjangnya, menggenggam tangannya perlahan. Sangat lemas terkulai.

“yeoreum~ aku datang… cho kyuhyun…” bibir ku bergetar mengatakannya.

“yeoreum, apa kau mendengar ku? maafkan aku… maafkan aku… aku telah membuat kesalahan terbesar 2 tahun yang lalu. Aku salah mengenali keegoisan ku.. rasa nyaman itu kamu, sayang itu kamu, cinta itu kamu, bukan yang lain… aku menyadarinya sejak dulu, namun tersirat dan aku mengabaikannya. Aku takut mengganggu kebahagiaan mu, aku takut kau membenci ku karena perbuatan ku, saat kehilangan mu aku mencari sosok mu, sosokmu yang apa adanya dan pengertian…

Benarkah kau menuliskan surat itu untuk ku? kenapa baru sekarang saat kau begini? Kenapa kau harus sakit yeoreum-ah?? Kenapa harus kau? Aku saja, jangan kamu…” dada ku terasa sesak, aku terus berbicara tanpa kehabisan kata. Berharap yeoreum dapat mendengarkan ku.

“yeoreum… bangun lah, ku mohon.. aku tidak akan pergi lagi. aku akan memeluk mu seperti dulu. Kita akan keliling lagi mencari makanan yang kau ingin kan, kau harus banyak makan seperti dulu, sekarang kau kurus sekali” aku terus menatapnya lembut.

“yeoreum… aku merindukan mu, sungguh…” aku menunduk kan kepalaku di kasur itu. tangan ku terus menggenggam tangannya erat.

Yeoreum ku mohon bangun lah… 2 tahun aku mencari, ternyata yang ku cari tetap sosok mu… 2 tahun aku merindukan, dan ternyata benar itu kamu… 2 tahun sejak kau benar2 marah padaku, dan aku berusaha melupakanmu, tapi sungguh tidak sedetik pun meski aku mengabaikannya.

Yeoreum… aku datang… aku merindukan mu, sungguh… aku benar-benar mencintai mu… karena itu juga Tuhan tidak membiarkan mu melupakanku..

Aku genggam tangannya dengan kedua tangan ku, aku kembali memandangnya lembut “saranghae yeoreum… saranghae..” air mata ku menetes perlahan..

***

Sudah 2 jam aku disini, menunggui yoereum berharap agar dia segera sadar sambil berbicara banyak. aku yakin, yeoreum mendengarkan ku.

Aku memandang sekeliling kamar ini, aku melihat sebuar frame di dekat tv flatnya,

“eh.. itu bukannya foto ku ya?” aku beranjak kearah meja televise dan mengambil foto itu, “ternyata kau masih banyak menyimpan foto ku yeoreum.. aku juga, foto mu kan ku simpan disebuah kotak yang kusimpan dilemari, tidak ada yang kubuang kecuali cincin yang kau ambil itu”

Aku memandang foto ku itu,

Foto ini.!! Ini kan foto waktu sma, saat aku berhasil menembaknya didepan kelasnya. Beberapa teman memang sengaja mengabadikan aku yang sedang mengangkat kertas dengan tulisan saranghaeyo park yeoreum, always n forever..

Hahaa, saat itu aku senang sekali karena cinta ku diterima, jadi aku terus tersenyum lebar sambil mengangkat2 papan tulisan ku itu. sedangkan yeoreum tersipu malu didepan ku dan berkata “kyuhyun pabo!” >//<

Ternyata dia masih menyimpan foto ini.. foto dimana semua ini berawal. Aku meletak kan kembali frame itu dan kembali duduk disamping ranjang yeoreum.

“nah… ku putuskan, mulai hari ini, aku akan menjaga mu seperti dulu. Aku tidak ingin sedih lagi didepan mu, bagaimana aku bisa menguatkan mu bila aku sendiri lemah. Iya kan?”

“Ingat yeoreum, kau jangan bandel ya, turuti semua perintah ku, itu untuk kebaikan mu loh, dan kau harus cepat sadar sebelum aku keburu tua dan tidak pede melamarmu karena keriput sudah menghiasi muka ku… bukan kah kau suka aku yang seperti ini? Kyu oppa mu yang ganteng?? Hehe…”

Aku mulai tersenyum2 memandang yeoreum seolah ia mendengarkan candaan ku.

“mulai detik ini, tidak ada sedih, tidak ada air mata. Kita harus bersama jagiya~ kita akan berusaha bersama untuk kesembuhan mu… kau cepat sadar ya, biar bisa menyandang nama ku..hehee, pede sekali ya aku..” aku geli sendiri mendengarkan ucapanku.

“tapi pasti akan bagus namamu, nyonya cho kyuhyun…” aku mengangguk, angguk…

“ne… kau akan menyandang nama ku seumur hidupmu, jadi terus lah berusaha agar bisa disamping ku lagi. aku akan terus berdoa dan menyemangati mu dari sini.. bukan kah ini selalu dan selamanya jagiya~??”

Tiba2 tangan yeoreum bergerak… “ahh… yeoreum! Kau…!!” J

*** THE AND ***

Author : chaontae_min

Cast : cho kyuhyun, park yeoreum

Genre : romance

“miannnn… kalau endingnya gantung..sengaja… biar readers ngelanjutin sendiri.. (loh!?) hehee… maaf kalau cerita ini gaje n jelek banget banget. Awalnya sedih parah, akhirnya bahagia.. tapi gpplah, artinya, untuk mendapatkan sesuatu, kita harus melewati banyak tantangan sebagai pendewasaan.. dari sanalah kita tau, mana yang terbaik. Iya kan iya kan?? Hehee.. tolong komen nya yahhh, bila ada kesalahan dimana2 maafin aku, aku juga lagi belajar nih.. tapi mudah2n readers menyukai jalan ceritanya (yang sungguh membingungkan ini)” x)

 

 

 

 

***AFTER STORY***

Aku mendorong ayunan ini dengan semangat.

“kurang tinggi!!” suara gadis ini terdengar nyaring, dia tertawa dengan sangat lepas.

“oke, nih didorong lagi loh.. hayoo pegangan yang kuat loh!” aku mengayun ayunan itu agak lebih kencang. Gadis ini terpekik-pekik kegirangan. Tapi teriakan nya itu tidak mengganggu telinga ku, aku malah semakin senang dan bersemangat.

“nampyon!! Jangan terlalu tinggi, nanti yuyeo jatuh loh. Udah ah udah mainnya” seorang yoeja cantik berambut panjang menghampiri kami. Menghentikan permainan kami.

Anak ku cho yuyeo (k_YUYEO_reum) melompat turun menghampiri umma nya dan menggenggam tangannya sambil melirik centil kearah ku.

“nah loo… apa lirik2?? Hayoo.. ketawan deh, anak appa ini naksir appa ya? appa ganteng ya??” dengan gemas aku meraih yuyeo yang baru berusia 4 tahun itu ke gendongan ku dan mengangkatnya tinggi, “duhh, appa gemes deh. Sini2 appa gigit pipi nya..” aku menggigit pelan ke dua pipi anak ku yang chubby. Dia menggeliat kegelian.. “appaaaa!! Geli ahh, apa bukan gigit tuh, tapi geli2in, hihii”

Di depan sampingnya, yeoreum tertawa melihat tingkah ke-2 orang yang dicintainya itu sambil mengelus rambut yuyeo lembut.

***

15 Tanggapan to “LOVE letter for CHO KYUHYUN (6th aniv.)”

  1. cagalli14 8 Oktober 2010 pada 12:02 PM #

    heh pasangan abadinya Cho Kyuhyun diblog ini adalah : Park Rigi ><

  2. beepbeep91 8 Oktober 2010 pada 12:32 PM #

    wuaaa onnie, kirain ngegantung aja akhirnya, eh ada after story nya hehe😀

    baguuus, 6thn.. harus bahagia dong ^^

    @Wenni0820

  3. linda 8 Oktober 2010 pada 12:52 PM #

    Kak suratnya panjang bgt tapi ceritanya bagus Kakkkkk😀
    itu si Riginya rese tampol ajalah sama aku heheheh

    • superjrshinee 11 Oktober 2010 pada 3:59 AM #

      hahaaa… sengaja de… sebenernya tokoh utamanya bukan kyu tapi park yoereum x)

      jadi lebih banya di surat..hehee

      iya tuh rigi emg urang ajar, egois dia. ga pantas sm kyuhyun

  4. chana2min 8 Oktober 2010 pada 1:11 PM #

    Yeee..park rigi hanya selingan..hohoo

    • cagalli14 8 Oktober 2010 pada 2:17 PM #

      asem aku jd antagonis DX
      aku ini bini kyu yg perngertian kok wlw suka nyiksa dia sedikit :p
      btw ..curhat niyeee wkwkwk

  5. chana2min 8 Oktober 2010 pada 1:14 PM #

    @wennie iya donk de..kan always n selamanya…hahaa x)
    Lebih dr 6th tuh,kyu oppa milik ku selamanya sampe kami menghasilan gadis mungil difoto itu *PLAK!!* Umin onyu mencak2 (??)

    • cagalli14 8 Oktober 2010 pada 2:20 PM #

      hoy!

  6. melialasmana 8 Oktober 2010 pada 1:51 PM #

    Onnie!! Aku nangis!! Huaaaaa~
    Umma, Kyu-nya dipinjem!! Ahahaha~
    Kirain aku akhirnya mati lho .__.
    Aaaaaa onnie bagus!!😄
    Tapi after story-nya kurang *banyak maunya*
    Wkwkwkw.. Canda.. Keren abis!😀

    • cagalli14 8 Oktober 2010 pada 2:04 PM #

      -_____- iyeeeh ceritanya main pilem sm appa sendiri ..ckckck

    • superjrshinee 11 Oktober 2010 pada 4:00 AM #

      wuihh de.. aku ga tanggung jawab loh klw km nangis.. hahaa

  7. melialasmana 8 Oktober 2010 pada 4:10 PM #

    Wkwkwk.. Abis, gitu deh kalo punya appa ganteng.. #DeritaAnakBias
    Wkwkwkwk xp

    • cagalli14 9 Oktober 2010 pada 12:55 PM #

      terimalah suratan takdir ini nak

  8. chana2min 10 Oktober 2010 pada 11:17 PM #

    Apa sih kalian ributin bias ke5 gw…hihii x)

  9. yeritha 9 November 2010 pada 6:38 PM #

    Sumpah sedih bangettt . T.T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: