New Moon

15 Okt

Following by Coagulation FF

NEW MOON

Author : missGYU

Jantungku serasa berhenti detik itu juga. Gelas teh yang kupegang untuk kuberikan pada appa terjatuh memecahkan kesunyian di ruang dapur.

Jinjja?! Otthoke?!! Othhoke?!!

”Mei,gwenchanayo?”appa & eomma masuk ke dapur saat mendengar gelas yang pecah.

Aku hanya diam terpaku,masih menatap layar kaca & mengumpulkan sisa kesadaranku akan kenyataan yang baru saja aku dapat.

Eomma memelukku langsung saat melihat arah tatapanku. Sebuah berita bahwa Cho Kyuhyun,idola kesayangan anak semata wayangnya sekaligus kakak sekaligus cinta pertamanya meninggal ditempat saat kecelakaan.

Tidak ada yang mengabariku,Eunhyuk oppa pun tidak menelepon.

”OTTHOKE?!!!!!!!”teriakku histeris sampak terduduk dilantai.

Eomma & appa sibuk menenangkanku dengan memelukku.

***

Langkah kaki Hyunmei dipercepat saat dia baru saja turun dari mobil. Di depan RS,semoa orang sudah banyak berkumpul. Mereka adalah ELF semua & mereka menangis sesegukan tidak terima idolanya meninggal. Hyunmei pun juga,dia masih belum percaya walau matanya sudah bengkak karena menangis. Langkah kaki yeoja imut itu tegas namun ragu,tangannya gemetaran & dingin.

”Hyunmei-ah!”Minyoung,sahabatku & Rigi onnie memelukku saat melihatku masuk. Aku menangis dipelukannya.

Eunhyuk oppa bahkan tidak mempedulikanku,kulihat dia begitu hancur. Semua tenggelam dalam kesedihannya masing-masing.

Aku memasuki ruangan yang penuh dengan bau obat & alkohol serta peralatan kesehatan lainnya. Rigi onnie masih belum sadarkan diri dari syok yang dia dapat. Sebuah facemask menutupi hidung & mulutnya. Wajahnya yang mulus sekarang dipenuhi luka besetan & lebam.

”Onnie,otthoke? Katakan ini Cuma mimpi. Onnie juga berharap begitu kan?”aku memegang tangan Rigi onnie,airmataku menetes begitu saja saat kurasakan tak ada kekuatan sedikit pun dari yeoja ini. aku merasa cemas,takut dia akan menghilang dari hadapanku.

”Onnie! Bangun! Onnie?!”panggilku lebih keras.

Hening.

Donghae oppa masuk dengan Kibum oppa & hanya bisa menatap kami dalam diam.

”Onnie,aku rela Kyu oppa memilih onnie. Aku rela kalian bertunangan,aku rela melihat orang yang kucintai dapat bahagia dengan onnie yang kusayangi. Walau hatiku terkadang sakit melihat kemesraan kalian,tapi asal bisa melihat senyumnya saja aku sudah puas. Sekarang dia sudah tidak ada,bagaimana bisa aku menerima semua ini?”isakku.

Donghae oppa meremas pundakku,aku menatapnya. Dia tidak tersenyum,tidak juga memberi isyarat,tapi aku yakin oppa bersedia meminjamkan tubuhnya untuk kupeluk. Aku memeluk pinggang Donghae oppa,dia hanya membelai-belai rambutku yang panjang.

”Hyunmei-ah,kau sudah tenang? Rigi pasti butuh istirahat. Kalian keluarlah,”kata Eunhyuk yang masuk memperingati waktu besuk kami telah habis.

”Ne oppa,”ucapku.

Aku lalu menatap Rigi onnie lagi. Melihat keadaannya membuat hatiku pedih. Ini bukan mimpi! Aku tau,walau aku begitu kehilangan cinta pertamaku,satu-satunya matahari dalam hidupku,tapi Rigi onnie lebih menderita lagi. Mereka baru saja memutuskan untuk bertunangan & akan menikah setahun lagi,tapi Kyuhyun oppa sudah tiada.

Donghae oppa lalu menepuk pundakku,memberi isyarat untuk keluar.

“Onnie,cepat sembuh. Semoga luka dihati kita juga cepat sembuh,”lirihku. Aku lalu mencium kening Rigi onnie & beranjak keluar.

Eunhyuk oppa tiba-tiba menarik tanganku. Aku menatapnya bengong.

”Ikut aku,”ucapnya.

Aku lalu hanya mengikuti ucapannya. Tangannya menarik tangan kananku.

”Wae?”tanyaku saat kami sudah berada di atap RS.

”Kau lihat dibawah?”dia melongokkan kepalanya kebawah.

”Ne,waeyo?’tanyaku bingung.

”Ada ratusan,bahkan ribuan orang yang menangisi kepergiannya. Tidak hanya menangis,mereka begitu hancur …sama seperti kita. Kau mau berjanji satu hal padaku?”tanya Eunhyuk oppa.

”Mwo?”tanyaku.

”Tolong lepaskan beban Kyu setidaknya satu tangan saja,”jawabnya. Dia lalu mendesah panjang.

”Hhhh …aku tadinya bingung harus berbuat apa. Aku teringat ucapan Kyu dulu. Kami pernah saling menanyakan,bagaimana  jika kami dihadapkan pada 2 pilihan. Meninggalkan orang yang kita sayangi,atau ditinggalkan. Saat itu banyak yang memilih meninggalkan. Tapi Kyu malah memilih pilihan ke-3. dia tidak memilih satu diantara 2 pilihan itu. Dia hanya menjawab …

*flashback*

”Woy Kyu kan Cuma 2 pilihan! Dasar maruk,”seru Heechul.

”Tenang hyung tenang …aku punya alasannya,”Kyu bersembunyi dibelakang Eeteuk.

”Ya sudah Chul,tenang dulu. Kita dengar dulu alasannya,”kata Eeteuk.

”Baik meninggalkan atau ditinggalkan…keduanya memiliki masing-masing kewajiban yang harus ditepati,”ucap Kyu.

“Apa itu? Mulai deh kau ini berfilosofi -___-,”celetuk Kangin.

“Sudah hyung,dengar dulu saja,”tegur Ryeowook.

Kyu lalu hanya tersenyum menanggapinya.

”Karena aku pernah hidup 2 kali. Aku dapat merasakan hati orang yang meninggalkan,”ucapnya.

Kami akan menjadi sangat serius jika dia sudah menyinggung soal kecelakaan itu.

”Aku merasa,betapa ringannya jika saat aku pergi semua orang dapat mengikhlaskanku agar aku yang meninggalkan dapat melakukan perjalananku dengan tenang. Jadi bagiku,kewajiban buat yang ditinggalkan adalah melapangkan dadanya agar yang meninggalkan dapat berjalan tenang. Dan bagi yang meninggalkan wajib untuk mendoakan kebahagiaan buat orang yang ditinggalkan,”terangnya.

*end of flashback*

”Mengingat itu aku rasa dia cukup menderita mendengar teriakan orang-orang yang menyayanginya memanggilnya saat dia masih koma. Jadi walau airmataku masih ingin menetes,hatiku masih belum kering,aku harus bisa mengikhlaskannya. Membuat dia berjalan dengan ringan…kau mengerti Hyunmei-ah? Kau mencintainya kan? Kau ingin dia melakukan perjalanannya dengan tenang kan?”

Mendengar itu,tanpa basa-basi aku langsung memeluk Eunhyuk oppa. Menumpahkan tangisanku padanya.

”HUAAAAAAAAAAAAAAAA!!!”

”Menangislah hari ini. besok kau harus bisa tersenyum lagi dengan tegar. Arraso?”Eunhyuk opp mengacak-acak rambutku.

***

”Annyeong Kyuhyun oppa,apa kau senang diperjalananmu ke rumah Tuhan? Aku disini akan menghandle semuanya. Aku akan membuat oppa-oppa ceria kembali. Aku akan menjaga Rigi onnie untukmu. Walau sampai sekarang dia masih belum sadarkan diri …hhhh …oppa,Rigi onnie tidak sekarat kan? Dokter bilang begitu …dia Cuma tertidur lama karena syok. Maukah oppa masuk ke mimpinya? Bangunkan dia oppa,aku kangen senyum cerahnya,aku kangen guyonannya…. semoga Rigi onnie dapat lebih kuat menjalani hidup. Aku kuat kan oppa? Sudah patah hati,aku masih kuat! Sudah ditinggal oppa,aku mencoba untuk kuat & aku kuat! Ne,aku kuat oppa…semua demi oppa. Walau aku sangat rindu pada senyummu,suaramu,tawamu,tapi aku harus ikhlas. Doakan kebahagiaanku,arraso? Itu kewajiban oppa bukan?”

”Hyunmei-ah?”Eunhyuk oppa sudah memanggilku.

”Nah oppa,aku pulang dulu ya. Semoga hari pertama di rumah barumu ini menyenangkan. Saranghae,jeongmal saranghaeyo oppa,”aku mengusap nisan yang baru dibuat itu.

Aku lalu meninggalkan tempat peristirahatan terakhir namja yang sangat kucintai,Cho Kyuhyun :’).

***

“Mwo?! Super Junior disband?! Andwae! Kata siapa?!”seruku heboh sendiri saat membaca artikel disebuah majalah.

Aku memang sudah lama tidak bertemu oppa-oppa Super Junior karena aku sengaja menenagkan diriku dulu di Pulau Bali. Aku sangat kaget membaca berita ini. besok aku harus segera kembali ke Korea! Oppa-oppa harus menjelaskan semua ini padaku!

***

Esoknya di dorm…

”Oppa!”aku masuk ke dalam.

Hening.

Tidak ada siapa-siapa? Padahal tadi pintu tidak dikunci?

”Oppa?”aku membuka kamar Eeteuk oppa.

Kulihat ada Donghae oppa sedang duduk termenung dilantai sambil menyandar ditempat tidurnya. Dia seperti melihat sebuah foto. Fotonya dengan Kyuhyun oppa!

”Oppa…,”aku mendekat,duduk disampingnya. Dia tidak mempedulikanku,dia memandang foto itu dengan tatapan sedih. Di Super Junior,hati Donghae oppa sangatlah lembut,dia adalah crybaby. Apa sampai sekarang dia masih bersedih?

Entah apa yang kupikirkan,untuk memenangkannya atau mungkin untuk menenangkan diriku sendiri,aku memeluk bahunya.

”Oppa,Kyuhyun oppa pasti sedang melihat kita dari sana…,”ucapku.

Tidak ada jawaban darinya,aku lalu menegakkan kepalaku & melihat foto itu. Foto orang yang sangat kurindukan.

”Senyumnya begitu manis… Kurasa senyum oppa lebih manis lagi,bukankah begitu?”aku mencoba lebih ceria. Dia malah mengehela nafas panjang.

”Kyuhyun oppa sangat senang melihat senyum hyung-hyungnya walau dia hobi mengerjai kalian. Kalau dia melihat kita saat ini,bukankah dia akan senang jika melihat oppa tersenyum manis untuknya?kataku lagi sembari tersenyum.

Dia menatapku kali ini.

”Kau sudah kembali,Hyunmei-ah,”ucapnya.

”Aigooooo! Oppa,daritadi  aku disini kau tidak sadar ada yeoja cantik sedang duduk & memeluk pundakmu?”candaku.

Dia tidak tertawa mendengar candaanku.

”Aku sadar. Tapi aku benar-benar tidak bisa tersenyum saat ini,”ucapnya lirih.

Donghae oppa…tahukah oppa? Hatiku sakit jika melihat wajahmu terlihat begitu menyedihkan saat ini.

”Oppa lupa caranya tersenyum?”tanyaku heran.

”Ani,ah…mungkin iya juga…,”ucapnya.

”Mau aku ajarkan oppa? Tarik kedua ujung bibirmu 2cm,agak dinaikkan seperti ini,”aku memperagakan caraku tersenyum padanya. Dia malah bengong melihatku.

”Begini oppa nih…,”aku melebarkan senyumku dengan gigi agak kuperlihatkan. Apa ini aneh?

”Hihihi…,”

Eh? Dia tertawa?! Apa aku aneh? Aku jelek? Ah masa bodoh yang penting dia tertawa!

“Ya! Kok oppa ketawa?! Apa aku aneh? Senyumku manis kan?”aku memperagakannya lagi. Dia tertawa geli melihatku.

”Kau nyengir dengan mata melotot padaku. lagian kau pakai lipstick ya? Jadi kayak badut! Agak belepotan pula -___- Dasar …kecil-kecil sudah ganjen,”tawanya.

”Jinjja?! Aih aku dipakaikan ahjuma-ahjuma penjual lipstick dipesawat tadi! Sudah kutolak eh dia tetap kekeuh! Aku lupa menghapusnya! Aish menyebalkan!”aku merangkak sedikit mengambil tissue di meja kecil dekat tempat tidur Donghae oppa.

”Gomawo Hyunmei-ah,”ucapnya tiba-tiba.

Aku yang sibuk menghapus lipstick norak itu terkejut mendengarnya. Aku menoleh,dia tersenyum padaku. manis sekali! Aku jadi tenang menerima senyumnya itu.

”Cheonmaneyo oppa. Gomawo sudah menertawakan kejelekanku hari ini,”kataku sebal.

Dia tertawa lagi.

”Kau ini benar-benar kembaran Eunhyuk ya? Lucu sekali,”tawanya.

”Oppa! Aku beda dengan dia! Aku tidak yadong & aku tidak pelit!”protesku.

Dia makin tertawa geli.

”Ne ne ..aku tau …tapi kalau kau yadong emang kenapa? Tidak apa-apa kan? Malah bagus untukku. Apalagi saat ini kita Cuma berdua di dorm,”

Dia mulai normal (?) ! asyik! Eh? Kok asyik! Kyaaaa apa yang dikatakan Donghae oppa?!

Aku langsung mundur menjauhinya,dia mendekat,aku mundur lagi,dia tertawa geli.

“Perasaan tadi ada yeoja cantik duduk disebelahku & memelukku ya? Kok sekarang dia malah menjauh? Hmmm apa aku sedih lagi saja ya?”katanya berpura-pura pada dirinya sendiri.

“Oppa,aku kan Cuma menghibur oppa -___-,”kataku.

”Haha! Gomawo Hyunmei-ah…saat kau datang aku bisa melupakan kesedihanku. Hei,kenapa tidak dari dulu menghiburku seperti ini?”tanyanya.

”Takdir? Aku mencari-cari oppa yang lain eh dapatnya Donghae oppa. Lagi sedih pula,ya aku hibur saja,”jawabku.

”Dasar kau ini…hmmm…Hyunmei-ah,maukah kau mulai hari ini berada disisiku? Saat kau ada aku benar-benar melupakan kesedihanku. Perasaan yang tidak mengenakkan itu hilang entah kemana. Aku sangat berterimakasih jika kau bersedia,”pintanya.

”Roger bos! Mau bayar berapa?! Hehehehe,”aku memeberi hormat padanya layaknya seorang tentara.

”Bagaimana jika kubayar dengan cinta? Hahahaha,”candanya.

”Ahh oppa pintar juga bercanda,”aku mencolek-colek bahu Donghae oppa dengan genitnya.

Tidak apalah,asalkan dia tersenyum. Jadi badut pun aku rela,benar kan Kyu oppa? :’)

***

Sejak hari itu aku jadi tambah dekat dengan Donghae oppa.

Dulu aku Cuma akrab dengan Eunhyuk oppa,Ryeowook oppa & Kyuhyun oppa saja. Sebenarnya sejak dulu aku ingin sekali akrab dengan Donghae oppa. Karena kulihat dia orangnya asyik diajak main (?).

O iya! Soal Super Junior disband itu tidak benar. Super Junior Cuma cuti selama beberapa waktu sampai mereka bisa kembali lagi dengan semangat yang baru. Tidak mudah kan menerima kenyataan bahwa magnae sudah  tiada? Saat ini Sungmin oppa,Heechul oppa bahkan Donghae oppa sendiri pulang ke rumahnya. Mereka tidak tinggal  di dorm sejak barang-barang Kyu dibawa pulang oleh keluarganya.

Aku sendiri?

Aku lagi di Mokpo! ^^

*falshback*

“Mwo?! Oppa mau pulkam?!”tanyaku saat aku masuk ke kamarnya & mendapati dia sedang berberes-beres.

”Ne,suasanya dorm makin sepi. Karena kami cuti banyak yang berlibur & pulang ke rumah. Cuma Eeteuk,Siwon,Yesung,Eunhyuk,Kibum & Shindong saja yang masih ada kegiatan masing-masing. Lebih baik aku pulang,”katanya.

Aku terdiam. Jika Donghae oppa pulang berarti aku tidak bisa bertemu dia untuk beberapa waktu dong? Ahhh masa  aku main dengan Eunhyuk oppa saja sih? >,<

”Andwae! Jangan pergi!”ceplosku.

Omo! Apa yang kukatakan?! Sekarang dia melihatku dengan tatapan mematikan itu!

”Mwo?”tanyanya heran.

”Hmm…,”

”Ayo apa?”godanya.

Aish masa kubilang?

”Aniyo…kan oppa sudah janji mau mengajariku main gitar,”ucapku ngeles.

”Ya belajar dong. Susah amat,”katanya sambil mengepak lagi.

Aigooo orang ini! ihh gemes! >,<

”Tapi kan kalau oppa pergi tidak bisa…,”kataku.

”Siapa bilang tidak bisa?”tanyanya santai.

”Ya oppa! Kan aku disini,gimana sih?”

”Siapa bilang kamu tinggal disini? Kau akan ikut aku. Aku sudah pesan 2 tiket,”ucapnya. Aku membatu mendengarnya.

”Jangan bercanda oppa,”kataku.

Dia memperlihatkan tiket yang sudah dibelinya,ada namaku.

Plak! Aku menjitak kepalanya.

”Aw! Waeyoooo???”tanyanya kaget.

”Oppa ini asal banget sih! Siapa yang mau ikut oppa?!”protesku.

”Ya! Kau kan sudah janji akan selalu ada disisiku,jadi kau harus ikut juga,”katanya.

”Oppa pikir aku istri oppa apa?”

”Belum sekarang…tapi nanti kujadikan,tenang saja,”katanya santai.

Mwo?!

”Eh?”

”Sudahlaaah ayo cepat pulang,beres-beres sana! Kau sudah pernah berjanji akan selalu ada disisiku,aku tunggu besok jam 7 di airport,aku tidak bisa menjemputmu,”katanya sok merintah.

Pletak! Aku melemparkan mainan boneka monyet ke kepalanya.

”Umma & appaku bagaimana oppa??!!!”

”Bilang kau akan have a nice trip dengan member Super Junior ya…dia pasti setuju,”jawab Donghae oppa tenang.

”Kata siapaaaa?”

”Kata Eunhyuk,”jawabnya.

Grrrr Eunhyuk oppa belajar dari pengalaman waktu mengajakku ke Jepang untuk pdkt dengan Kyuhyun oppa dulu!

”Arraso?”tanyanya.

”Akan kupikirkan deh,”jawabku lalu meninggalkan dia.

Aish aku pusing memikirkan namja satu ini. harusnya aku hari itu tidak bertemu ikan satu ini. sekarang aku berasa jadi baby sitternya -______-.

*end of flashback*

”Hyunmei-ah!”kepala Donghae oppa melongok dari pintu.

“Ne?”

“Sudah siap? Ayo kita mancing!”dia masuk ke kamarku dengan pakaian ala nelayan,tak lupa topi jeraminya.

Aku tertawa geli.

“Oppa seperti Luffy,”

“Muahahaha! Cocok kan? Donghae! Ayo Nami,kita berburu harta karun!”dia menarik tanganku.

”Harta karun dari Hongkong -____-,”

”Bukan! Dari Mokpo,”ucapnya.

”Hati-hati jangan jatuh ke laut ya,”pesan ummanya Donghae oppa.

”Ne ahjuma,”ucapku.

”Umma,”tegurnya.

“Eh,ne umma,kami pergi dulu ya,”ralatku.

Ne,ummanya Donghae sangat senang saat aku datang. Dia malah memintaku memanggilnya dengan panggilan ”umma,”.

”Uwaaaah indah sekali!”aku melihat pemandnagan di depanku. Laut terbentang indah. Donghae oppa membentangkan kursi lipat yang kami bawa.

”Ahh! Udara disini segar sekali! Sejuk!”seruku senang sembari merentangakan kedua tanganku & menghirup udara laut yang segar.

”Panggung ini dibuat oleh appaku dengan pamanku,”ucap Donghae oppa sembari menatap laut. Dia tersenyum lirih,aku dapat melihat kerinduan yang dalam dimatanya.

”Oppa,aku bawa ini!”aku mengeluarkan 2 buah botol dengan gabusnya & selembar kertas.

”Apa itu?”tanyanya bingung.

”Bottle message. Tulis pesan dikertas ini lalu hanyutkan di laut,”kataku.

”Ohh seperti difilm-film?”

”Tepat sekali!”

”Ide bagus,nanti kita buat ya. Sekarang mancing dulu. Nih,”Donghae oppa memberikan padaku sebuah pancingan.

”Aku jago loh,kita lomba ya!”tantangku.

“Jinjja? Oke,”

“Ok,hana dul se! Hup!”aku dan Donghae oppa melemparkan pancingan kami.

Sore itu sungguh menyenangkan. Kami berhasil mendapatkan banyak ikan. Aku berhasil mendapatkan 7 ikan & dia 8 ikan. Walau aku kalah,dia malah Cuma menjentikkan jarinya didahiku sebagai hukuman. Padahal tadinya taruhan kami…

”Ya,kalau kau hukumannya akan kulempar ke bawah ya,”katanya.

”Eh? Oppa jahat!”

”Lah,katanya jago,”

”Oke kalau oppa kalah oppa harus mentraktirku selama sebulan kemana pun aku mau,”

”Sip,”

Kami lalu menuliskan pesan dikertas.

Dear whoever…

Im a beautiful & bright girl,i also a strong girl & there’s many great people around me. Though I lost my sun,now I feel I already found  a guy who can shining my life again. He’s not my new sun. but he’s my new moon. Me,I love the guy who’s standing by myself right now 🙂

For you my reader,I pray for your happiness too. Believe that after a big storm there will be a rainbow.

Pray for my happiness to okay,bye ^^

“Selesai!”seruku.

“Hmm aku juga selesai. Ayo kita hanyutkan,”katanya.

“Ne,”

Kami lalu menghanyutkan botol pesan kami. Aku hanya tersenyum lega,berarti perasaanku selama ini benar. Aku telah jatuh cinta pada namja ini🙂

”Apa senyum-senyum sendiri?”tanyanya.

”Yee oppa mau tau aja,huuu!”aku berjalan meninggalkannya.

Aigooo! Karena aku sudah jujur pada diri sendiri sekarang aku malah jadi gugup di depan dia! Kyu oppa,tolong aku! Aku harus gimana? >,<

Malamnya aku,Donghae,Yoorin (sepupu Donghae oppa) & Donghwa oppa pesta bakar ikan di halaman belakang rumah. Yoorin ternyata membawa kembang api. Aku yang notabene aktif & kreatif ini seperti anak tk ketemu mainan baru. Donghae oppa juga gak kalah kekanak-kanakannya sepertiku. Dia senang sekali bermain kembang api sementara Donghwa oppa & ummanya sibuk membakar ikan.

”Yoorin,Hyunmei,Donghae! Ikannya sudah matang,ayo kesini!”panggil umma.

”Hyunmei-ah ayo makan! Tinggalkan saja Donghae,”Yoorin menarik tanganku. Namun Donghae oppa menahan tanganku yang satunya.

”Kau saja kenapa? Kami mau pacaran dulu,”Donghae seperti sedang serius itu .

”Mwo?! Sejak kapan aku…,”

Belum selesai aku berkata dia membekap mulutku. Yoorin yang melihat kami jadi kesal sendiri & meninggalkan kami.

”Ya! Apaan sih oppa?!”omelku

”Ssssttt,saranghae,”

Cup!

Eh????

Cup?!

Cup?!

Cup?!

Apa itu tadi cup?!

Bibirnya masih menempel dibibirku. Aku mematung dibuatnya. Tapi entah kenapa aku nangis sendiri dibuatnya.

“Wae? Apa aku menyakitimu?”tanyanya.

Aku hanya diam,aku tidak tau harus berkata apa.

”Hyunmei-ah,waeyo?”tanya Donghae lagi.

”Hmmm arraso,mianhe…mungkin bukan aku yang kau inginkan. Mianhe,aku sudah menyalahgunakan kesepakatan,mianhe,”ucapnya.

Menyalahgunakan kesepakatan? Maksdunya? Selama ini oppa selalu bilang aku yeojachingu-nya,apa itu benar? Dia selalu begini,jadi aku tidak tau perasaannya yang sebenarnya.

”Donghae-ya! Kalian sedang apa sih? Ayo makan!”tiba-tiba Donghwa oppa datang & memecahkan suasanya yang kaku diantara kami.

”Ne!”Donghae lalu meninggalkanku.

Dia meninggalkanku…aku tidak mengerti!

Esoknya…

”Kau mau pulang? Pulanglah,aku sudah membelikanmu tiket,”kata Donghae tiba-tiba saat aku sedang duduk-duduk santai ditepi kolam.

”Mwo?”

”Ini tiketnya,mianhe aku selalu memaksamu. Sekarang kau bebas berbuat semaumu,aku sudah tidak apa-apa lagi,”katanya lalu meninggalkanku yang terpaku melihat tiket itu.

Aigo Donghae oppa,kenapa kau buat aku jadi muram begini? Kau tega!

***

”Kau benar mau pulang?”tanya Yoorin saat aku sibuk mengepak barangku.

”Ne,aku ada urusan di Seoul,”jawabku.

“Hyunmei-ah,padahal umma mau mengajakmu ke makam appanya Donghae sore ini,”kata umma.

Aku berhenti melipat bajuku. Aku memandang umma dengan senyum kecil.

”Umma,aku akan menemanimu lain kali. Mianhe,jeongmal mianhe…,”*bow*.

Umma Donghae mengelus rambutku.

”Gwenchana anak manis…umma senang sekali kau datang. Nanti kesini lagi ya,”kata umma. Aku hanya tersenyum pahit.

”Ne umma,jika waktu mengijinkan,”

Hhhhh dia tidak ada ya? Dia benar-benar membuatku galau. Kau kenapa oppa? Setelah menciumku kau malah begini,apa salahku? Yang salah kan oppa seenaknya menciumku!

Baru saja aku menyeret langkah keluar dari pekarangan rumah,sebuah tangan menahan lenganku. Aku menoleh,wajah Donghae oppa terlihat cemas menatapku.

”Mwo? Mau menahanku? Aku akan pulang,oppa membuatku kesal saja,”kataku dingin.

”Aku akan mengantarmu,”ucapnya,menarikku masuk ke mobil.

Aku jadi malu,aku pikir dia mau menahanku. Babo Hyunmei,kok aku terpikir hal seperti itu padahal dia sendiri yang mengirimku pulang. Arrghhh pria ini ingin kucakar-cakar rasanya!

Di airport bahkan sepanjang jalan tadi kami tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Sungguh suasana yang aneh mengingat selama ini kami selalu bercanda & bertengkar,aku benci suasana seperti ini!

”Annyeong,”ucapku sebelum kami berpisah,dia hanya mengangguk.

Ck! Dasar Donghae pabo! *luapan kemarahan Hyunmei,jurus seribu gigitan ke lengan,kaki,kepala,pipi dll (tentu saja dalam imajinasi ajaibnya Hyunmei-ingat Sakura Haruno)*

Saat ini aku sudah sampai di Seoul,aku merebahkan diriku di kasur.

Donghae oppa pabo,aku benci dia! Sekarang pun tidak menelepon. Aish! Uh aku ngantuk,ya sudahlah tidur saja…

Cip cip cip *bunyi burung*

Ahh sudah pagi lagi? Jam berapa ini?

Aku mengambil ponselku,melihat tanggal yang tertera di ponsel aku langsung bangun.

”Hari ini…,”

***

”Annyeong oppa…sudah setahun semenjak hari itu. Bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja kan? Apa kau bahagia disana? Apa ada bidadari yang lebih cantik daripada Rigi onnie? Walau sudah setahun,tapi keadaan Rigi onnie belum membaik. Untung ada Key oppa saat ini yang membantu Yesung oppa menemaninya. Hhhhh…Rigi onnie tidak akan begini terus selamanya kan? Aku merindukan tawanya…,”ucapku lirih.

”Ngomong-ngomong aku lagi kesal dengan Donghae oppa. Aku bingung harus berbuat apa,dia bahkan sama sekali tidak mencegaku untuk pulang tempo hari. Apa dia membenciku karena hal itu?”

Apa ini? kenapa airmataku tiba-tiba keluar saat membicarakan Donghae oppa?

”Oppa,apa dia menciumku karena menyukaiku? Dia memang suka sesumbar,makanya aku tidak percaya dia. Tapi kalau dia main-main,itu keterlaluan sekali L,”

Ahhh jeongmal,kenapa aku malah menangis mengingat dia? Bukan karena Kyu oppa.

Setelah mengunjungi makam Kyu oppa,aku melajukan mobilku ke rumah Rigi onnie untuk menjenguknya.

Namun ditengah jalan…

Oh baby say goodbye oh jamsiman goodbye annyeongiran mareun jamsi jeobeodulke

“Yoboseo? Nugu?”aku mengaktifkan headset wireless jadi tidak tau siapa yang telepon.

“Sudah selesai belum urusanmu? Balik lagi ke Mokpo!”teriak seseorang disana.

”Eeeeeeeeehhhh???”

”Ne,kau pikir aku membiarkanmu begitu saja? Ayo balik lagi kesini kau harus bantu aku mengerjakan ladang ubi milik umma,”ucap Donghae oppa.

”Dasar ikan! Kemarin mengusirku sekarang malah menyuruhku kesana lagi! Tidak mau!”seruku.

Dia ini makhluk apa sih sesukanya saja! Kemarin buat aku bingung sekarang buat aku tambah bingung lagi. Ahhh aku tau,dia beneran titisan ikan nih!

”Hehehe,aku Cuma bercanda. Aku di dorm,”ucapnya.

Aku langsung memutar mobilku ke dorm Super Junior. Mianhe onnie,ada yang lebih penting untuk kuurus,akan kugoreng ikan 1 ini lalu kubawa ke rumah onnie & kita makan sama-sama! *keluar gigi taring tersembunyinya hyunmei (?)*

Namja bernama Lee Donghae a.k.a fishy itu sudah duduk santai sambil ngemil kacang di depan tv saat aku sampai di dorm Super Junior.

”Eh,ada Hyunmei…darimana?”tanya Zhoumi oppa.

”Loh? Kok ada oppa -___-,”tanyaku kaget menemukan Cuma ada 2 makhluk ini di dorm.

”Hehe,aku lagi ada job disini,”jawab Mimi.

”Yang lain?”tanyaku.

”Yang lain pergi dengan urusan masing-masing,”jawabnya.

Apa mereka tidak mengunjungi makam Kyuhyun oppa ya?

”Hai,”panggil Donghae yang anteng duduk dari tadi & tidak mengalihkan perhatiannya sedikit pun dari tv.

”Dasar oppa babo!”

Pak puk pak puk pak puk buk! *bunyi gebukan*

”Awwww! Sakit! Ampuuun ><,”ringis Donghae oppa.

”Masa bodo! Aku sebel sama oppa! Grrrrr!”

Zhoumi : *tercengang,terdiam,terpaku,terpana,terbeku,tergugu* ”Hyu…Hyunmei..,”

”Sini deh,”Donghae oppa menarik tangan Hyunmei masuk ke kamar.

”Ee…eeeh?”aku terbengong-bengong karena Donghae oppa membawaku ke kamar begitu saja.

Sedikit cemas,oppa masih ingat kan kalo aku perawan & akan melepasnya setelah menikah saja? (ß1 pikiran dangkal Hyunmei).

Ahhh tapi aku malu jika dia akan begitu padaku >,< (jeritan hati Hyunmei : aku ngga keberatan juga sih hihihi #plakk) (ß pikiran yadong Hyunmei).

”Oppa…,”

Donghae oppa melempar tubuhku ke kasur.Dengan tatapan penuh nafsunya dia mendekatiku,aku hanya pura-pura malu tapi mau (ßparagraf ini boong kok hehe).

*author : oke,kembali ke cerita sebenarnya -___-*

Donghae oppa menutup pintu & aku duduk di kasur. Dia lalu duduk disebelahku.

“Awww sakit sekali pukulanmu,”*usap-usap kepala*

“Kenapa sih kau memukulku?”Tanya dia.

”Heummm…karena oppa pantas mendapatkannya,”jawabku santai sambil menggembungkan mulutku.

”Eh? Wae?”tanyanya kaget denga tampang akukanpolosdanbaikhatikenapadipukulsihakukancrybaby.

”Karena …oppa membuatku cemas,”jawabku.

”Haaah? Kenapa?”

Ck! Orang ini banyak tanya! Grrrr.

”Oppa memaksaku ke Mokpo lalu oppa mengirimku pulang begitu saja,padahal sebenarnya aku senang bersama oppa. Lagian oppa menciumku setelah itu oppa mengabaikanku! Aku benci! Bayar 5 juta won sudah menciumku!”luapku akhirnya.

”Hyu…Hyunmei-ah -_____-,”

Donghae oppa cengo melihatku ngamuk. Aigooo! Cengo aja tampan & rupawan begini >,<

”Mianhe,”dia tiba-tiba memelukku.

”Wae?”

”Aku Cuma mengira kau pasti ingin pulang dihari 1 tahunnya kepergian Kyuhyun. Makanya aku belikan kau tiket itu,aku tidak ikut karena aku ragu bisa sanggup menerima kenyataan kalau Kyuhyun sudah pergi selama 1 tahun,”ucapnya.

Eeeh? Jadi dia…

”Lalu…aku mengira kau benci karena sudah kucium seenaknya,”

”Hah?”

”Kau pasti,hanya ingin dicium oleh Kyuhyun kan…aku sedih melihat wajah kecewamu malam itu,aku malu & menyesal,”

”Bu…bukan…,”

”Harusnya aku tidak menciummu seenaknya saja,”ucapnya menyesal.

”Lalu…kenapa oppa menciumku?”tanyaku.

”Karena tepikir begitu saja olehku…mianhe…,”jawabnya.

Jawaban yang mengecewakan bagiku. Entah mengapa aku berpikir begitu. Rasanya menyebalkan.

”Karena setiap ada Hyunmei aku jadi gelisah,”ucapnya lagi.

”Hah? Wae?”tanyaku heran.

”Ya karena aku ingin menciummu terus!”jawabnya.

Aku tercengang dengan jawabannya itu. Ap…apa tampangku seperti Kristen Stewart makanya dia tergoda untuk menciumku terus? Apa oppa ini phedopil? (ß berasa anak smp nih bocah).

”Mianhe Hyunmei-ah,jawabanku mungkin agak vulgar,”

Betul sekali oppa! 1000 untuk oppa! Seribu pukulan…

”Tapi aku benar-benar…,” ucapnya.

Tuh kan umma,aku salah ketemu orang hari itu! Coba aku ketemu Yesung oppa saja deh,walau dia aneh tapi dia ga yadong begini T___T.

”Karena aku benar-benar menyayangimu…,”sambungnya pelan.

”EEEEEHHHHH?????!”teriakku kaget.

Dia terkejut & membelalakkan matanya kaget kearahku.

”N…ne …wae?”tanyanya.

”Ohh menyayangiku sebagai pembokatnya yah -___-,”jawabku.

Ne,pasti begitu! Dia kan senang membuatku kerja rodi di dorm ini.

“Aniyo! Aku serius…aku…,”

“Aku apa?”tanyaku.

“Saranghae! Jeongmal saranghaeyo Hyunmei-ah!”Donghae oppa memelukku begitu saja.

“Ehhh? O..oppa,”

“Mungkin kamu masih mencintai Kyuhyun. Walau kamu tidak mencintaiku sedikit pun tapi kupikir sekarang saatnya kau harus tau bahwa selama ini aku menyayangimu,”ucapnya.

Pletak!

“Awwww! Kok menjitak aku sih?”ringisnya.

”Aku sudah lama menunggu ucapan ini,”ucapku malu.

”Hah? Hyunmei-ah,kau…,”dia melotot kesenangan mendengarkan ucapanku. Aku tersenyum.

”Aku sayang dengan oppa ikan :3,”ucapku.

”Hiyaaaaaaaa!”tiba-tiba Donghae oppa melompat kesenangan.

”Ups!”dia sadar bahwa ada aku disana & duduk mantap lagi disampingku dengan pokerface.

”Jadi…,”ucapnya.

”Jadi apa?”tanyaku yang sibuk menahan tawa.

”Jadi kita pacaran benar-benar ya?”tanyanya senyam-senyum sendiri.

“Emang selama ini kita pacaran boong-boongan apa? Bukannya hubungan majikan-pembokat ya? -___-,”jawabku.

Dia hanya tertawa & aku pun ikut tertawa.

”Hyunmei-ah…boleh aku menciummu lagi?”tanyanya takut.

Yaaah ini sudah jadi resikoku pacaran dengan ikan otak yadong ini. Tapi asal itu ikan dari Mokpo bernama Lee Donghae,aku bahagia ^^.

”Ne,”aku menutup mataku karena masih agak takut.

”….,”

Uhh gugup deh,ini ciuman pertama setelah kami jadian begini >,<

Cup!

Eh? Cup?

Aku membuka mataku. Donghae oppa tersenyum begitu manis. Dia hanya mencium keningku.

”Saranghaeyo jagiya,”ucapnya.

Aku hanya tersenyum senang & agak malu dipanggil ’jagiya’ olehnya.

AFTER STORY:

”Nawa gyuhrnonhaejullae?”

”I do,”

Semua hadirin bertepuk tangan dengan sukacitanya saat Rigi mengucapkan ‘I do’ pada Key.

“Noona akhirnya menikah juga dengan hyung,”ucap Taemin terharu.

”Ne,giliran kau lagi dengan Taerin,”sahut Minho.

”Ahhh hyung sendiri saja belum menikah -___-,”timpal Taemin.

”Onew saja belum. Kan yang mendului kita semua itu si Key…dia memang hebat. Aku jadi pengen,”ucap Minho.

”Hei kalian ini,jangan mendului Ryeowook dulu napa? Key itu pengecualian,kesian si Wookie kalau didului dongsaengnya semua,”Donghae mencolek Minho & Taemin.

”Huuuu yang appa baru mentang deh,”seru mereka.

”Hehehe,”Donghae hanya nyengir kuda.

Ne,aku & Donghae oppa sudah menikah 2 tahun yang lalu. Dan sekarang kami dikaruniai seorang anak cewek yang imut. Sekarang hari berbahagianya Rigi onnie. Aku yakin yang disana juga lega saat ini J.

Sriiing!

Tiba-tiba Hyunmei tercekat melihat sesosok diantara Key-Rigi. Sosok itu melihat ke arah Hyunmei & tersenyum sambil menaruh telunjuknya di depan bibirnya. Melihat hal itu Hyunmei akhirnya tersenyum.

”Kyu oppa pasti ikut bahagia,”ucap Hyunmei.

”Eh?”Donghae yang sedang menggendong anak mereka bingung dengan ucapan istrinya itu. Namun Hyunmei hanya tersenyum kecil.

FIN

Sorry ya kalo FF-nya gaje. Hehe,semoga kalian suka. TOLONG KOMEN ya ^^ author doakan semoga bisa ketemu Super Junior suatu hari nanti,AMIN. Hoho ..btw ..

SAENGGIL CHUKKAE HAMNIDA DONGHAE OPPA ^^

WE LOVE YOU & PLEASE STAY HEALTHY & HAPPY ^^

4 Tanggapan to “New Moon”

  1. meliameimei 15 Oktober 2010 pada 2:03 PM #

    OMO~
    Apa Hae se-yadong itu? /plak
    Hahahahah..
    Bagus, hiks.. Trakhirnya aku ampir nangis..
    Gomawo ummaaaaaa *hug*
    Saeng-il chukkae my prince *chuuu~
    Umma seneng kan aku balik sama pasangan aku yang sebenernya? *wink*
    Hahahahaha~ xp

    • cagalli14 15 Oktober 2010 pada 3:21 PM #

      wahahahaha yadongnya yg kocak tp wkwkwk ..
      cheonmaneyo anakku ..
      yeaaah seneng banget! wkwkwk #Plakk

  2. Dee_Kyu_Latte 12 November 2010 pada 3:54 PM #

    eh.. Bagus *.*
    tapi bingung mau sedih apa ketawa.
    Masa kyu meninggal T,T
    tapi bnyk kata2 lucu nya.
    Wahahaha..
    Eh Minho blm ada pasangannya ya?
    Daftar dong😄

    • superjrshinee 15 November 2010 pada 11:33 AM #

      hahahaaha! seneng dong eon kan emang ff ini pengennya happy ending setelah badai yg kubuat di coagulation. ahahahaha
      iya boleh😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: