Stop Walking By (special 2 chapters!)

16 Nov

Author :missGYU

Genre : Sad,Romance,Family,Friendship

Cast : Moon Geum Young as Shin Taeru,Kim Hyun Joong,Yoon Eun Hye,Choi Siwon,Im Yoon-ah

Disclaimer : it just a fiction! and Moon Geum Young as Shin Taeru . i don’t own the casts,i just own my plot! :)


CHAPTER 5 : YOONA


”Hei bego,Yoona masih di Eropa?”tanyaku iseng suatu hari saat aku,Taeru dan Eun Hye main.

”Ya,”jawabnya cuek.

”Kapan pulang ke sini? Atau tidak akan pernah?”tanyaku penasaran.

”Tidak akan pernah,”jawabnya seperlunya.

”Kau tidak pernah mengunjunginya?”tanyaku lagi.

”Sekali pun tidak,”jawabnya.

”Telefon?”

”Hanya dengan appa dan eoma,”

”Kau tidak peduli pada kakakmu?”tanyaku heran. Taeru lalu menatapku tajam.

”Bagiku dia sudah mati bersama Siwon hari itu,”jawabnya singkat.

Karena penasaran dengan Yoona,aku lalu mengunjungi kediaman keluarga Shin tanpa sepengetahuan Taeru.

”Shishime!”panggilku saat menemukan dia di bale.

”Ah,Tuan Muda Hyun Joong ..apa kabar? Sudah tampan sekali sekarang,”puji Shishime.

”Baik,emm gini Shime,ada yang ingin aku tanyakan,”ujarku.

”Ya apa?”tanya Shishime.

”Tentang Yoona saat ini. Apa benar dia tidak akan menginjakkan kaki di rumah ini lagi?”tanyaku ragu.

”Hmmm… Selama ada Nona Taeru,Yoona tidak akan menginjakkan kakinya di sini lagi,”jawab Shishime.

”Kenapa?”tanyaku.

”Aku mendengar dari Ginko,pengasuh Nona Yoona di sana,Tuan besar (kakek Shin Taeru) melarang Yoona kembali kerumah ini lagi. Yoona disekolahkan di sana,dia menjalani hidup seakan kejadian yang menimpa Tuan Siwon tidak pernah ada. Sejak hari itu Nona Yoona tetap menjadi lady yang anggun. Dia tenang,seakan tidak terjadi apa-apa. Sungguh serigala berbulu domba. Namun demi kebaikan Nona Taeru dan kestabilan keluarga ini,mereka sepakat untuk menjauhkan kedua putri ini. Karena sampai detik ini,tak sedikitpun nama Yoona terucap oleh bibir Nona Taeru. Seakan dia telah mengubur kakaknya dalam-dalam,Nona Taeru menjalani hidup tanpa Nona Yoona. Dunia mereka telah berbeda. Segini saja sudah cukup untuk kebaikan masing-masing. Sungguh persaudaraan yang ironis,”cerita Shishime.

”Lalu Taeru sendiri?”

”Aku yang merawat Taeru sejak bayi. Dia memang harus diselamatkan dari Nona Yoona. Karena aku tak pernah melihat dia sehancur ini,”jawab Shishime sembari tersenyum miris.

”Tidak ingin mengetahui penyebab kakaknya menusuk Siwon,tidak pernah menyebut nama Siwon lagi,tidak pernah menyebut nama Yoona,dan tidak menangis. Mungkin hatinya lebih membusuk lagi dibanding air mata yang keluar. Taeru tidak bersuara,dia tiba-tiba kembali mejadi anak yang beringas. Dia mencoba menyembuhkan luka hatinya sendiri,”Shishime mulai menangis.

”Shishime… Tenang saja,ada aku,”ucapku.

”Tolonglah Tuan Muda,selamatkan Taeru,”tangis Shishime.

~~~

“Aku ingin bertanya,”ujarku suatu sore pada Taeru yang sedang duduk sambil membaca komik erotisnya di kelas yang kosong.

“Kau ini merepotkan!”katanya ketus.

”Waeyo?”tanyaku kaget.

”Kenapa kamu ingin tahu banyak hal tentang aku?!”tanyanya meninggi. Perhatiannya mulai teralih dari komik itu dan menatap tajam padakku.

”I..itu…,”

”Heuumm ..,”Taeru mendekat padaku.

”M..mwo?”tanyaku. Tingkahnya mencurigakan.

”Kamu jangan-jangan suka aku ya? Oke Siwon,mumpung kita sedang berduaan di sini kenapa tidak melakukan seperti yang di dalam komikku?”

”Si…siwon??”tanyaku kaget.

”Hagh! Hyun…Hyun Joong?!”dia terkejut sendiri.

“Kau…masih memikirkan kakakku?”tanyaku penasaran.

”Percakapan kita seperti komik erotis yang berselingkuh dengan kakak pacar saja,”ujar Taeru datar.

”Kamu ini…,”hhh…memang susah ngomong serius dengan Taeru.

”Hahhh ..kamu ini memang merepotkan ya,”Taeru lalu duduk di sampingku sembari melipat kakinya yang panjang.

”Apa kau masih menyayanginya?”tanyaku serius.

”Tidak,”jawabnya datar.

”Apa selama ini kamu tidak pernah sungguh-sungguh mencintainya?”tanyaku.

”Ne…mungkin begitu…,”jawabnya sembari menghela nafas.

”Wae?”tanyaku.

”Dasar cerewet! Aku kira aku sayang padanya…Tapi saat dia meninggal bukannya sampai sekarang aku ngga menangis,ya kan?”ucapnya.

”Ne…benar juga…Haha! Hyung pasti kecewa jika tahu,”ujarku. Tapi kenapa nama Siwon tadi tersebut?

”Aku ngga sengaja tersebut namanya karena setiap liat kamu aku ingat dia,”kata Taeru.

”Begitu…,”

”Lalu kenapa kamu ngga mau tau penyebab Yoona menusuk Siwon?”

”Karena aku ngga peduli,”jawabnya singkat.

”Dan ngga mau berhubungan dengan Yoona?”

”Karena…,”

”Kenapa?” Tanyaku memastikan. Taeru tampak bingung.

”Aku benci dia…,”jawabnya.

”Kenapa?

”Sialan! Banyak tanya. Ini yang terakhir ya! Apa kamu ngga benci dengan orang yang membunuh calon istrimu walau kalian hanya dijodohkan???”Taeru lalu pergi meninggalkanku. Rambutnya tersibak ke belakang. Lurus…Panjang…Berwarna Cokelat…Kakinya panjang dan jenjang. Bahunya terlihat kuat tapi rentan. Dia memang cantik. Wajar kakak menyukainya daripada Yoona yang berambut sebahu namun melengkung ke dalam,terlihat lemah dan rapuh,benar-benar seorang putri yang layak menghuni sebuah puri.

Ginko… aku butuh bicara padanya. Apa sebenarnya yang terjadi pada Yoona. Jujur saja,aku hanya tahu bahwa Yoona menusuk Siwon karena dia cemburu dan begitu mencintai Siwon. Tapi tidak mungkin seorang kakak tega merenggut kebahagiaan adik kandungnya.

~~~

Tutt ..tutt ..

”Kediaman keluarga Ferdinand di sini,”ucap suara diseberang.

”Ini dengan Shishime dari kediaman Shin,”ucap Shishime.

”Ah Shishime! Apa kabar? Bagaimana keadaanmu? Masih kuat bekerja?”Tanya suara diseberang.

”Ini Ginko?”tanya Shishime antusias.

”Ya,ini saya,Ginko! Senang sekali mendengar suaramu Shime ..Sudah setahun kita nggak ketemu,”jawab Ginko.

”Oh bagaimana keadaan Nona Yoona?”tanya Shishime.

”Nona? Dia baik-baik saja. Saat ini sedang latihan bermain harpa di ruang musik Tuan Besar,”jawab Ginko.

”Jujur,saya khawatir pada Nona… Syukurlah jika dia baik-baik saja,”ujar Shishime.

”Iya,walau pun begitu Nona memang sudah rusak,Shime,”kata Ginko sedih.

”Rusak?!”tanya Shishme kaget.

”Ya,memang dia seperti biasa saja. Menjalani kehidupan seorang Nona bangsawan dengan sempurna. Bahkan ada banyak keluarga bangsawan yang mencalonkan anak mereka untuk dikenalkan pada Nona. Tapi Nona begitu sempurna,dia tersenyum sampai-sampai saya merasa senyumannya adalah senyuman serigala berbulu domba. Dia begitu tenang sehingga saya merasa khawatir sewaktu-waktu dia akan meledak dan mencelakai orang-orang di sekitarnya terlebih dirinya sendiri. Saking sempurnanya manusia itu,saya jadi takut. Padahal saya yang merawatnya sejak bayi,tidak pernah seasing ini saya bersama dia,”curhat Ginko.

”Ma …Maksudmu?!”

”Kau…Tuan Muda Hyun Joong?!”Ginko terkejut melihat aku yang kaget dan keluar dari balik Shishime (telefonnya melalui Skype).

”Tuan Muda…,”Ginko tampak hampir menangis.

”Tolong Nona Yoona… dia pasti sudah sakit jiwa,”isak Ginko.

”Ginko…,”

”Tolong petemukan dua putri itu…agar luka di hati Nona Yoona dapat sembuh,supaya jiwanya juga dapat sembuh. Dia begitu sempurna,sampai-sampai saya merasa dia adalah boneka manekin yang berjiwa iblis,”ujar Ginko.

”Aku tidak mau!”

”Hah?! Taeru?!”kami semua terkejut melihat Taeru yang entah sejak kapan sudah berada di daun pintu.

”Entah apa yang menimpa yeoja itu,aku tidak peduli. Dia,memang boneka yang berjiwa iblis. Kamu benar Ginko,sebaiknya jauhkan iblis cantik itu dariku!”ujar Taeru ketus lalu meninggalkan kami.

”Taeru!”Shishime marah lalu meminta maaf pada Ginko.

Percakapan kami pun berakhir sampai di situ.

Yoona ..boneka manekin nan cantik yang berjiwa iblis???!!!!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

“Annyeong bos,”

“Ayo kita main,”

“Taeru-ssi mianhe…tapi kan sebentar lagi seongsaemin akan masuk,”

“Ketua kelas,ini bukan urusanmu. Lebih baik kau urusi saja kacamata telormu itu! Hari ini aku tidak mood belajar,yang mau ikut silakan yang tidak siap terima konsekuensinya dariku!”

“Si…siap bos!!”

CHAPTER 6 : PERTEMUAN KEMBALI


Suatu hari Taeru datang ke sekolah dengan mood yang sangat jelek. Aku dan anak buah yang lainnya bingung ada apa dengan Taeru.

”Oppa,ada yang mau aku tanyakan,”kataku sewaktu istirahat siang menemui Hyun oppa di gedung kelas 3.

”Ada apa Eun Hye?”tanya Hyun oppa. Wajahnya begitu tampan. Secakep ini masih dibilang kalah polularitas dari orang yang bernama Siwon itu? Padahal Hyun oppa juga pintar dan ketua OSIS,kenapa Siwon lebih digemari? Seperti apa pangeran sekolah ini dulu?

”Hmm ..ikut aku!”aku lalu menarik Hyun oppa menuju tempat dimana Taeru berada.

Piip pip ..tiit!

”Ahh sialan kalah lagi! Hey Ono,minumku mana?!”gertak Taeru.

“I…ini Bos,”Ono tergesa-gesa dan memberi minum pada Taeru.

”Shou,kamu harus mengalah sedikit kenapa?!”bentak Taeru.

”Tapi Taeru,bukannya kamu sendiri benci kalau kami pura-pura kalah?”protes Shou.

”Kali ini aku ngga peduli!”kata Taeru.

”Sejak kapan ada playstation di sini?”kata hyun oppa kaget melihat ruang audiovisual jadi markas bermain game gengnya Taeru.

”Eh ..itu sejak tadi sih. Taeru tiba-tiba keluar dari pelajaran Matematika yang sangat dikuasainya dengan alasan mau main game. Entah dari mana PS ini sudah ada,”jawabku.

”Neneknya yang di Athena sakit keras. Semalam ibu Taeru meneleponku dan menyuruh aku menemani Taeru ke Yunani. Tapi ya seperti perkiraan,Taeru menolak dengan keras. Tapi nenek malah meminta langsung ingin bertemu cucu manisnya,Taeru jadi kesal sendiri karena tidak bisa menolak keinginan sang nenek yang sudah tua,”ujar Hyun oppa.

~~~

”Ehh?? Ke Yunani????!!!!”kataku kaget saat Taeru dan Hyun oppa mengajakku saat kami berkumpul di ruang OSIS.

”Ya,mungkin kalau ada kamu,aku akan baik-baik saja,”kata Taeru malu-malu.

”Ahh Taeru malu-malu! Aku suka deh!”aku lalu memeluk Taeru.

”Hey jangan peluk-peluk dong!”kata Taeru.

”Hehe mianhe,”

”Nah Eun Hye,kita berangkat Jum’at sore ini. Nanti Shishime akan meminta izin pada orang tuamu,”kata Hyun oppa.

Asyik! Ke Yunani negerinya para dewa bersama sahabat tersayang dan orang tercinta Hyun Joong oppa. Ahhh…surga dunia nampak diseberang sana. Terlebih akhirnya aku bisa melihat Yoona secara langsung. Aku penasaran.

Akhirnya kami berangkat ke Athena.

”Wuaaa ini rumahnya???”tanyaku takjub melihat rumah keluarga Ferdinand.

”Aku juga baru pertama kali ini ke sini. Kalau dulu sih kakak pernah,ya kan Taeru?”tanya Hyun oppa. Taeru hanya diam memandang ke jendela sementara mobil Jaguar yang menjemput kami ini  masuk ke pekarangan istana keluarga Ferdinand ini. Luas …Luas sekali. Taeru memang anak orang terpandang.

”Selamat datang,Nona Taeru,”sapa para pelayan yang berjejer menyambut kedatangan kami.

”Mana eomma?”tanya taeru cuek.

”Nona Besar ada di kamar Nyonya Besar,”jawab pelayan mereka.

”Perkenalkan,saya Sebastian,manajer rumah ini,”kata seorang pelayan yang sudah tua namun terlihat masih kuat itu padaku dan Hyun oppa. Kami lalu mengikuti Taeru ke lantai atas. Rumah ini betul-betul seperti istana. Berlantai marmer putih yang mengkilap,berdinding porseleine,di dominasi warna putih yang bersih.

Kami lalu tiba di sebuah pintu yang kelihatan berbeda dari pintu kamar yang lainnya. Saat Taeru membuka pintu itu,mataku silau karena warna putih yang begitu bersih mendominasi kamar itu.

”Nenek,”kata Taeru lalu mendekati neneknya yang berbaring di ranjang yang begitu besar dan seperti ranjang seorang permaisuri.

”Taeru,”ucap neneknya. Taeru lalu mencium neneknya. Nenek Taeru memang sudah tua,tapi terlihat masih cantik dengan warna rambutnya yang cokelat kekuningan dan di samping ranjang itu ada seorang wanita bule yang cantik. Wanita berambut sama seperti nenek Taeru itu begitu cantik dan anggun.

”Perkenalkan,ini ibu dan nenekku,”ucap Taeru padaku.

”Ah,ta …ta …,”ucapku gugup dan bingung bagaimana memanggil 2 orang putri yang begitu elit ini.

”Panggil saja Tante,”ucap ibu Taeru dengan lembut.

”Salam kenal Tante,Nenek …saya Yoon Eun Hye temannya Taeru,”kataku.

”Apa kabar Tante,Nenek?”tanya Hyun oppa.

”Ah Hyun Joong,apa kabar?”Tanya Nenek.

“Baik Nek,Nenek bagaimana?”Tanya Hyun oppa sopan.

“Sudah baikan setelah melihat cucu kesayangan,”jawab neneknya sembari tersenyum lembut pada Taeru. Taeru tampak cuek tapi dia terlihat malu-malu.

“Eomma,biarkan aku menginap di hotel malam ini,”kata Taeru setelah keluar dari kamar neneknya.

”….,”ibu Taeru hanya diam saja sembari berpikir.

”Aku tau,”ucapnya.

”Yoona sedang sekolah. Sebaiknya kalian makan dulu di sini,”ujar ibunya lagi.

”Baiklah,”kata Taeru tidak banyak protes.

Kami lalu makan di ruangan yang luas dengan hidangan yang mewah diiringi permainan biola dari para pelayan rumah ini.

Prek! Ah…aku gugup sampai salah memotong daging. Malunyaaa…

“Anggap saja makan di tempat yang tidak ada orangnya,Eun Hye,”kata Taeru santai.

”Taeru,cara makanmu itu!”ibu Taeru menegur cara makan Taeru yang asal-asalan.

”Aku tidak suka diatur-atur saat makan,”celoteh Taeru.

”Huh,anak ini …,”

Selesai makan yang begitu kolosal sepanjang hidupku,kami lalu diantar ke depan. Saat itulah,sebuah mobil limousin tiba. Dan seorang gadis yang begitu anggun bagaikan putri raja turun dari mobil itu. Bulu mata yang lentik,rambut sepanjang bahu yang melengkung dengan indahnya,kulit putih dan lembut,badan yang mungil dan montok,dengan pakaian sekolah ala putri turun dan terkejut melihat kami. Kulihat Taeru sudah melotot dan memasang tatapan waspada bagaikan hendak bertemu monster saja. Begitu juga dengan tante dan Sebastian.

”No…Nona Taeru?!”ucap seorang pelayan seperti Shishime yang juga turun dengan putri itu.

”Hai,lama tidak bertemu,Taeru-ah,”sapa cewek itu dengan senyum yang lembut dan manis.

”Yoona…,”gumam Taeru.

Yo…Yoona ?! Akhirnya aku melihatnya!

TBC

NB : Hai readers *waves bareng Kyu* hari ini author lagi sama Kyu loh (readers : kagak ada yang nanya thor! *lempar telor*) Ahahaha oke oke,ini bentuk kestressan author karena tidak bisa melanjutkan FF Twins,Daddy Long Legs & WGM dalam waktu dekat ini *jedot-jedotin kepala Kyu ke tembok*. Nah karena kemaren banyak keluhan partnya kependekan,sekarang chapternya saya gabung dalam 1 page! Jadi kalian ga mati penasaran (elah author lebai) karena sampai hari kamis mungkin author tidak akan mempublish FF apa pun (maklum,author lagi naik aji sm Kyu di Mekkah *ditimpukin readers pake sampah*). Okeee~ semoga kalian senang dengan chapter yang ini & jangan lupa komennya karena author haus pujian komen #plakk. Sebagai tambahan,itu foto rumah saya dengan Kyu yang baru kita beli loh #Promosi *digampar readers*. Ok ok,sampai ketemu nanti readers *bengep-bengep*

Komen? *todong pake surat undangan nikah author & Kyu*

5 Tanggapan to “Stop Walking By (special 2 chapters!)”

  1. kyuNietha 16 November 2010 pada 1:12 PM #

    haaa,aq masih pnasaran..tpi mksih author dah publish ni ff..hahaha

  2. Ahn Leena 17 November 2010 pada 4:14 AM #

    Haha…

    Akhirnya ktmu juga…
    Disini yoona antagonis bukan sih kak? ._.a

    lanjuuut….

  3. linda 17 November 2010 pada 10:24 AM #

    AAAAA Yoonaku dataaaang…. cantiknyeuuuuu…. (apadeh kayak yg liat aja) tp aku bs membayangkan bgmn cantiknyo diooo

  4. meliafishy 23 November 2010 pada 3:19 AM #

    Huaaaa seru!!! XDD

    Ferdinand? Nama mantan-ku tuh =.= /plak

    Hahahaha

  5. Dee_Kyu_Latte 29 November 2010 pada 6:22 PM #

    bener2 ni author minta ditimpuk, ditendang, diinjek2.
    Pake naek haji brg suami saya lg. Grr~

    btw, ko ga ad tulisan pov nya ya? Ap saya ga liat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: