Without You

18 Des

From author : Mian ya kalo kali ini tokoh utamanya member 2PM & MBLAQ. Ini FF req dari my dongsaeng ..semoga dia suka & buat reader sekali lagi walau ini blog FF tentang Super SHINee,tapi admin disini juga suka 2PM & kami ga mengikat main cast yang ada ..asal semua senang aja🙂 *bow*

 

Without You

Cast  : Park Hyunra,Lee Junho 2PM,Lee Joon MBLAQ

Genre : angst

Length : oneshoot

SILENT READER GO AWAY! 🙂

*Junho pov*

Sudah seminggu sejak Hyunra pergi dari apartemenku yang kecil ini. Setiap bangun tidur aku tidak lagi mendapati seseorang tidur disampingku sambil memelukku. Saat aku memasak sesuatu di dapur,aku tidak lagi diganggu oleh seseorang yang sibuk menanyakan ini untuk apa,itu untuk apa,diapakan dan lain-lain. Saat aku pulang kerja,tidak ada yang menyiapkan air panas & teh hangat.

Hyunra pergi.

Dia pergi dengan teganya meninggalkanku setelah 3 tahun kami bersama karena pria itu. Model dari agensi Hyunra bekerja,Lee Joon.

Aku bahkan tidak menyadari perselingkuhannya selama 3 bulan. Bodohnya aku karena kukira hubungan mereka hanya sebatas model & photographer saja.

Kenapa Hyunra?

Apa kurangnya aku dari pria itu?!

Dan Park Hyunra yang selama ini aku puja karena kupikir dia berbeda dengan wanita lain,sekarang bagiku dia sama saja seperti perempuan murahan yang kutemui dijalanan. Dia sama saja seperti bajingan Lee Joon itu. Kotor!

*author pov*

Hyunra baru saja menyelesaikan pekerjaannya dengan model bernama Choi Jinri sampai Joon meneleponnya.

”Jagiya,jika sudah selesai akan kujemput,”kata Joon diseberang.

”Aku sudah selesai. Tidak usah menjemputku. Aku masih ada urusan lain,”jawab Hyunra.

”Kalau begitu jam 7 aku jemput di Rainbow (nama cafe),”ucap Joon.

”Ne…sampai ketemu nanti,”ucap Hyunra.

Dia lalu permisi dengan kru yang lainnya & mengambil bus. Tak lama kemudian bus berhenti,dia turun & berjalan masuk ke sebuah apartemen yang cukup megah di daerah sana.

Ting tong!

”Annyeong Hyunra-ssi,”sapa seseorang melalui intercom.

”Annyeong Dokter Sungmin,”balas Hyunra.

Ckrek.

Tak lama dari situ pintu terbuka & Hyunra memberi salam pada Sungmin. Sungmin mempersilakan Hyunra masuk. Mereka membicarakan hal yang cukup serius & sejam kemudian Hyunra keluar dari apartemen Dokter Sungmin. Hyunra buru-buru masuk ke lift sebelum ada yang melihatnya & dia menangis sesegukan di dalam lift yang sepi.

Setelah menenangkan diri Hyunra pergi ke tempat perjanjiannya dengan Joon & disana namja tampan itu sudah menunggu dengan sabarnya. Joon langsung mengecup kening Hyunra dengan sayang & mengajaknya makan.

”Ani,aku lagi tidak nafsu,”tolak Hyunra.

”Waeyo?”tanya Joon heran.

”Gwenchana…Cuma lagi malas saja,”jawab Hyunra. Joon menantap Hyunra dengan menyelidik. Hyunra agak panik & membuang muka.

”Apa masalah Junho? Dia mengganggumu lagi?’tanya Joon curiga. Hyunra kaget. Memang,setelah dia ketahuan selingkuh & putus dengan Junho,namja itu pernah menyegat Hyunra ditempat kerja & menjudge Hyunra habis-habisan. Saat itu tidak ada Joon & Hyunra sukses dipermalukan di depan rekan kerjanya yang lain karena itu keadaan Hyunra agak sedikit tidak nyaman dilingkungan kerjanya.

”Aniyo…dia tidak pernah muncul dalam kehidupanku lagi,”jawab Hyunra. Joon menatap Hyunra dengan khawatir. Dia tidak ingin kejadian waktu itu terulang lagi sehingga membuat yeoja ini menangis semalaman. Joon menggenggam tangan Hyunra.

”Jika ada sesuatu,ceritakan saja padaku. Hyunra-ah…aku tidak ingin melihat kau menderita lagi. Saranghaeyo,”ucap Joon lembut. Hyunra merasa tersentuh & membalasnya dengan senyum yang lembut.

”Kau tidak perlu cemas yeobo,”balas Hyunra.

***

“Sudah kukatakan Junho-ssi,tidak usah datang kemari lagi. Kau harus istirahat yang banyak,”ucap seorang manager.

“Tapi aku…,”

“Junho-ssi. Saya mohon maaf…kami tidak bisa bertanggung jawab jika sewaktu-waktu kau pingsan ditempat kerja lagi seperti saat itu,”manager itu melepas topinya proyeknya & membungkuk 90 derajat. Junho langsung menangkat bahu manager itu.

“Aboji gwenchana. Tapi aku benar-benar baik-baik saja! Aku tidak punya penyakit berbahaya & saat itu aku hanya kelelahan,”bela Junho.

“Maka dari itu,istirahatlah yang cukup. Kau harus fokus terhadap kuliahmu. Carilah pekerjaan yang lebih ringan daripada ini,”kata manager itu dengan ekspresi peduli.

Junho pergi dengan kesalnya dari situ & meninju tumpukan semen.

“Arghhhh! Sial!!!!!”geram Junho. Junho merasa hidupnya benar-benar tidak adil saat ini. Bekerja sebagai kuli bangunan dimalam hari adalah alternatif lain untuk mendapatkan uang buat kehidupan & kuliahnya. Apa boleh buat,kuliahnya selalu selesai disore hari & pekerjaan yang menerimanya Cuma di pembangunan itu saja. Walau dulu selalu hidup serba kekurangan,tapi dengan kehadiran Hyunra Junho selalu merasa cukup. Mereka selalu berbagi,Hyunra selalu mendukung & menyemangati Junho. Tapi sekarang Junho sendirian bahkan dia sudah dipecat dari pekerjaannya.

Junho berhenti saat matanya menangkap sebuah pemandangan yang menyakitkan hatinya disalah satu cafe dekat sana. Hyunra & Joon!

Junho menatap mereka dengan lirih. Rasa sakit yang bertubi-tubi menimpa dirinya.

Sakit didada. Sakit dikepala. Sakit dihati.

Semua terasa sakit!

Junho mengepalkan tangannya & berjalan meninggalkan tempat itu dengan sakit hati. Dia naik bus yang jurusannya ke apartemen kecilnya. Junho mengatur nafasnya yang memburu karena marah & menggigit bibirnya untuk menenangkan diri.

’Hyunra-ah…secepat ini kau melupakanku? Kau benar-benar wanita paling rendah bagiku! Tapi kenapa aku tetap merasa sakit? Ne,aku sakit bukan karena kau. Aku sakit karena telah dikhianati seperti ini. Bagiku,didunia ini setelah appa & umma meninggal karena dijebak ahjussi yang menginginkan harta appa,tidak ada seorang pun yang kupercaya selain kau. Tadinya. Dan sekarang aku benar-benar tidak percaya dengan makhluk bernama manusia!’batin Junho yang hatinya kalut karena pengkhianatan.

Junho melangkahkan kakinya dengan berat kearah kamar apartemennya sampai dia melihat sebuah amplop cokelat terselip dibalik pintu kamarnya.

***

’Aku tau cepat atau lambat hari ini akan datang. Aku bahkan sudah mempersiapkan mentalku untuk hari ini!

Hari dimana Junho harus terkapar di CCU!’ (author : CCU adalah ruang perawatan sebelum atau pasca operasi untuk penderita penyakit cardiovascular,sama kaya ICU,tapi ini khusus unit Cardiac a.k.a jantung).

”Junho-ah!!!!”Hyunra mendobrak jendela pintu kamar CCU. Dari jendela kecil itu Hyunra melihat Junho terbaring lemah dengan berbagai macam alat yang berfungsi untuk membantu jantungnya bekerja dengan optimal. Hyunra menangis lirih melihatnya. Dia buru-buru sekali ke RS saat tetangga mereka diapartemen dulu menelepon Hyunra bahwa Junho pingsan lagi.

Junho menderita syndrom wpw yang dapat menyebabkan atrial fibrillation yaitu dimana kontraksi jantung hilang tiba-tiba dan dapat mengakibatkan penderita mati mendadak. Untuk mengatasinya Junho harus segera dioperasi namun dia selalu menolak karena diwaktu syndrom itu tidak menyerang,dia terlihat sehat-sehat saja.

”Junho-ah bertahanlah! Aku mohon…cepatlah sembuh! Aku ingin minta maaf!”isak Hyunra. Sebelum kesini tadi dia sudah teken surat operasi Junho dengan dokter Sungmin. Malam ini juga Junho akan dioperasi.

Listen to my heratbeat. It’s beating for you! Listen to my heartbeat it’s waiting for you!~

“Yoboseo,”ucap Hyunra pelan.

“Jagiya,kau dimana?”Tanya Joon.

“Joonie-ah…ada yang ingin aku katakan…,”jawab Hyunra.

***

“Jadi kau mendekatiku karena dia? Kau menerima uang dariku yang katamu untuk pengobatan ibumu itu untuk dia? Kau melakukan semuanya ini. Membuat dirimu dibencinya,membuat kau terlihat jahat dimata orang itu,membuat kau dipandang rendah rekan kerjamu karena dia? Semua karena dia?! Hyunra-ah!!” Joon emosi dan menyudutkan Hyunra ke tembok. Hyunra pasrah dan menatap kearah lain.

”Dia punya cita-cita. Menjadi pengacara agar dapat menuntut pamannya sendiri. Dia menjual rumanya & kuliah diuniversitas terbaik di Seoul. Saat pertama kali dia pingsan,aku begitu panik & berpikir dia akan pergi meninggalkanku. Lalu dokter yang mengatakan penyakitnya padaku. Aku tidak mau Junho tau & aku mencari uang untuk biaya operasinya. Namun melihat keadaannya dari hari kehari aku tau aku tidak punya waktu yang banyak untuk mengumpulkan uang hanya dengan memotret orang. Lalu kau datang…demi orang yang kau cintai,kau akan mampu menjadi iblis sekali pun …Mianhe Joonie-ah ..aku berjanji akan membayar semuanya. Aku janji akan mengganti semuanya,tapi aku sudah tidak punya waktu lagi. Aku & Junho yang hanya hidup seornag diri ini,tidak mempunyai jaminan untuk meminjam uang dari bank. Mianhe …jeongmal… setelah ini pun jika Junho sudah sembuh aku bersedia dijebloskan ke penjara,”Hyunra sampai berlutut dikaki Joon.

”Babo Hyunra-ah…,”tiba-tiba Joon menunduk & mengangkat tubuh Hyunra. Hyunra kaget & Joon memeluknya begitu erat.

”Kau itu wanita yang kucintai. Bukan wanita yang akan kujebloskan ke dalam penjara,”ucapnya.

”Joon! Kau tidak pantas mencintaiku!”seru Hyunra.

”Park Hyunra dengar ini! aku benar-benar menyayangimu. Kau tau artinya? Disaat kau mencintai seseorang,kau akan memberikan segalanya pada orang itu walau kau harus jatuh kelubang neraka sekali pun! Bukankah kau juga merasakannya?!!”bentak Joon. Hyunra menangis terisak. Joon memeluk Hyunra lagi.

”Kau sudah melukaiku Hyunra-ah. Kau membohongiku & memanfaatkanku. Tapi kau bukan seekor binatang yang bisa kupaksa…kau bukan pelacur yang bisa kubeli…aku akan melepaskanmu,”lirih Joon.

”Huks…Joonie…,”isak Hyunra.

*hari operasi*

”Junho-ah…Yeobo…hwaiting! kau harus berhasil…ada banyak hal yang ingin kujelaskan padamu. Aku ingin kau memaafkanku. Aku mencintaimu…dari awal aku mengenal cinta Cuma Lee Junho bagi Park Hyunra,”ucap Hyunra sambil menggenggam kedua tangan Junho.

”Nona Park Hyunra,pasien akan segera dibawa ke ruang operasi,”ucap seorang dokter muda bernama Jinki yang merupakan asisten dokter bedah. Hyunra mengangguk & membelai kepala Junho dengan sayang. Mereka lalu membawa Junho keluar.

”Dokter!”panggil Hyunra pada dokter Heera. Dokter muda itu menoleh.

”Aku mohon!”Hyunra membungkuk dalam-dalam.

”Selamatkan dia!!!!”pinta Hyunra.

Dokter itu menatap Hyunra dengan lirih. Operasi ini cukup sulit. Prognosisnya hanya sekitar 53% . Semua tergantung nasib & sebuah miracle.

”Kami akan berusaha sekuat tenaga,”ucap dokter Jinki. Hyunra masih membungkuk walau dokter itu sudah pergi. Airmata Hyunra terus mengalir dikedua pipinya.

Hyunra duduk diluar ’area biru’ rumah sakit. Dia mengeluarkan sebuah kalung berlian. Kalung pemberian Junho saat ultahnya tahun lalu.

*flashback*

”Saenggil chukkae hamnida jagiya,”Junho mengecup bibir Hyunra. Hyunra terbangun & membuka matanya lalu tersenyum.

”Sudah kau ucapkan semalam,”tawa Hyunra. Junho hanya membalasnya dengan cengiran.

”Ucapan selamat pagi,”katanya dengan senyum yang membuat matanya seakan menghilang. Hyunra masih berbaring dengan nyamannya menatap wajah kekasihnya.

”Request tempat,”kata Junho.

”Apartemen,”jawab Hyunra sambil tersenyum nakal.

”Ayolah…ini hari spesial…kita harus keluar,”kata Junho. Hyunra bangkit juga akhirnya & duduk berhadapan dengan Junho diatas tempat tidur.

”Yeobo,kita tidak boleh membuang uang,”kata Hyunra bijak. Junho mencubit kedua pipi Hyunra.

“Jagiya,sekali-sekali kita harus pergi bersenang-senang. Arraso? Kau tutup dulu matamu,”perintah Junho.

“Untuk?”tanya Hyunra bingung.

“Sudah,turuti saja,”kata Junho. Hyunra menghela nafas dan menutup matanya. Dia dapat merasakan kehangatan Junho dan dirasakan seolah hampir memeluknya. Tak lama kemudia Junho mengecup kening Hyunra .

”Buka matamu,”kata Junho. Hyunra menurutinya & dia kaget melihat lehernya sudah dipasangi sebuah kalung.

”Junho-ah! Ini kan asli?!”seru Hyuhra tidak percaya.

”Ne,”Junho tersenyum puas.

”Baboya! Kau mengorbankan uang kuliahmu?!”

”Tidak sama sekali. uang kehidupan kita aman. Ini hasil dari kerja kerasku menyanyi disebuah kafe,”kata Junho bangga.

”Yeobo…,”ucap Hyunra cemas. Junho menjentik kening Hyunra.

”Hyunra babo…jeongmal gomawo. Kau sudah mengurusku,hidup denganku,menghiburku & melakukan segalanya untukku. Barang ini tidak seberapa dengan yang sudah aku terima. Ini tidak akan pernah bisa membalas semua cintamu padaku,”ucap Junho.

”Junho-ah,kau mencintaiku & kita hidup dengan tenang seperti ini saja aku sudah bahagia…berada disisimu adalah hadiah yang berharga untukku,”ucap Hyunra dengan mata berkaca-kaca.

”Ini bukan hadiah…berada disisiku adalah kewajiban untukmu & berada disisimu juga adalah kewajiban untukku,”ucap Junho dengan wajahnya yang begitu menenangkan hati Hyunra.”Ujima,”ucap Junho sambil meraih dagu Hyunra & mengecup bibirnya dengan pelan.

*end of flashback*

”Junho-ah …kau bilang berada disisiku adalah kewajibanmu…walau aku pernah melanggar kewajibanku tapi aku mohon beri aku waktu untuk memperbaiki segalanya,”isak Hyunra.

5 jam setelah itu….

Brak!!!! Pintu ruang operasi terbuka. Hyunra menatap kearah ruangan itu dengan mata membulat.

***

”Apel?”

”….,”

”Tuan…tinggalkan dia dulu. Dia akan diperiksa rutin oleh dokter Leeteuk,”ucap seorang wanita paruhbaya kepada namja tampan yang penampilannya menunjukkan kekayaannya.

”Tuan Joon,serahkan padaku,”ucap dokter Leeteuk lirih. Melihat Joon yang daritadi berusaha membujuk seorang yeoja untuk makan walau yeoja itu tidak akan pernah menyadari keberadaan Joon lagi.

”Selamat siang Hyunra-ah…Junho menitip pesan padau untuk menyuruhmu makan siang ini,”ucap dokter itu sambil membawa sepiring nasi. Hyunra menunjukkan respon dan menatap piring nasi tersebut. Joon & pembantunya menatap Hyunra dari luar.

”Kapan…dia kembali?”tanya Hyunra.

”Jika pekerjaannya sudah selesai,”jawab Leeteuk dengan senyum pahit.

”Sampai kapan dia akan terus begini…ditutup dari kenyataan. Membuat Junho seolah-olah masih hidup & sedang melakukan pekerjaan yang tidak bisa diganggu & tidak ada habisnya…Hyunra-ah…sadarlah,”lirih Joon.

”Tuan…kuatkan hatimu,”ucap pembantunya.

Park Hyunra…semenjak hari dimana Junho menghembuskan nafas terakhirnya,dia menjadi frustasi dan mengganggu jiwanya. Tanpa Junho…dia bagaikan manusia yang sudah kehilangan nyawanya walau jantungnya masih berdetak & paru-parunya masih berkembang untuk bernafas.

FIN

8 Tanggapan to “Without You”

  1. yeritatha 18 Desember 2010 pada 11:24 AM #

    Ih asli ! Pengen nangis baca nya . JUNHO ! T.T makasih y ka ud di buatin . Cerita nya mengguncang (?) Perasaan . T.T

    • cagalli14 18 Desember 2010 pada 11:52 AM #

      hehehe ..iya de ..sm2 yaaah ..😀

  2. meliaFISHY 19 Desember 2010 pada 3:19 AM #

    Ihhh.. Kirain happy end.. Sedih😥
    After story?
    Hahahaha :p

    • cagalli14 19 Desember 2010 pada 6:20 AM #

      uwaah after story gmn lg baby? hehe ..itu kan hyunra udah jd crazy wkwkwk *ditabok yeritha*

  3. kyukeyuanitnit 22 Desember 2010 pada 11:57 PM #

    huaa..nangis gw bc’y, menyentuh hati perasaan jiwa dan raga *plakklebe*…nice ff onn..
    Junho bwt aq aj…hahaha

    • cagalli14 5 Januari 2011 pada 8:25 AM #

      boleh boleh boleh .. #plakk

  4. minhyunkey 29 Desember 2010 pada 1:06 PM #

    nice ff
    bener” kisah yang tragis….

    • cagalli14 5 Januari 2011 pada 8:31 AM #

      gomawo udah baca ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: