I Wrote Your Name In My Guitar 2

5 Apr

I WROTE YOU NAME IN MY GUITAR

Cast     : Sulli,Taemin,Donghae

Genre : Romance

Chapter two,We’re Meant Together

BGM : You’re My Destiny – Luna & Krystal

SILENT READER ARE NOT ALLOWED!!!!

ENJOY ;)

It’s been 2 years after Sulli leave Seoul.

“Luna! Kita kencan ya hari ini!”Jjong sibuk mengganggu Luna yang sedang mengarasement lagu dengan seriusnya.

“Ssssstttt,”Luna menyuruh Jjong untuk diam. Jjong merengut karenanya.

“Hahaha! Sini kencan dengan aku saja Jjong!”Jonghun memeluk Jjong dari belakang.

“Aishhhh! Keep your hands off me!”seru Jjong.

“Haha siapa tau Luna sudah menerima bocah Jinki itu,”goda Henry.

”Ya! Itu tidak mungkin!”seru Jjong dan Luna bersamaan.

”Ah!! Jagiya! Kau sudah bangun?”seru Jjong senang.

Pletak!!! Luna menjitak kepala Jjong. Jjong meringis.

”Sssssttt…,”Henry memberi aba-aba pada yang lainnya. Mereka lalu memperhatikan Taemin yang menatap layar ponselnya dengan senyum mengembang.

”Yang ini kayanya mau kencan dengan Jiyoung nih nanti malam,”goda Luna. Taemin lalu menoleh dan tertawa.

”Hey sudah lama si pengantin baru tidak ada kabarnya,”ucap Jjong tiba-tiba.

”Krystal dan Minho kan bulan madunya keliling dunia,”tanggap Luna.

”Ehhh?!!!”yang lain kaget karena kedua pasangan baru itu bulan madu keliling dunia sementara Taemin terdiam saat mendengar ”keliling dunia”.

”Karena konsernya sudah terlaksana…aku akan keliling dunia dan memilih rumahku sendiri,”

Saat itu pikiran Taemin langsung terbang ke entah dimana itu dan dia membayangkan senyum Sulli yang sudah 2 tahun tidak dilihatnya. Anak itu benar-benar tidak ada kabar. Tidak menghubungi mereka sama sekali. Bahkan Krystal tidak tau harus bagaimana mengundang Sulli dipernikahannya musim semi lalu.

Luna memperhatikan Taemin yang tenggelam dalam pikirannya sendiri. Luna adalah satu-satunya wanita disana dan dia sangat sensitif.

”Taemin,kau sudah menyiapkan kado ulang tahun buat Jiyoung?”tanya Luna mendekati Taemin. Taemin tersadar dari lamunannya.

”Ah belum. Rencanaya hari ini. Tapi aku bingung sekali. Ini pertama kalinya aku membelikan sesuatu pada seorang yeoja,kau harus mengajariku,”jawab Taemin gugup.

”Hmm yeoja itu suka…apa yah?”Luna berpikir. Taemin & Jjong menghela nafas karenanya.

”Ah! Ice cream! Ya Jiyoung pasti suka!”seru Luna dengan polosnya. Taemin tiba-tiba terdiam. Ice cream hanya akan mengingatkannya pada Sulli.

Plak!!!

”Ya!!! Apho!!!”seru Luna kesal sambil mengusap-usap kepalanya yang dijitak Jjong. Jjong cuek saja dan mendekati Taemin sambil merangkulnya.

”Kau beri saja Jiyoung sebuah kalung yang menurutmu cantik. Dia pasti akan menyukainya,”nasihat Jjong.

”Ah ne Jjongie-ah,gomawo,”ucap Taemin yang langsung bangun dari lamunannya. Jjong hanya menggeleng-gelengkkan kepalanya ke arah Luna yang merengut melihatnya. Luna sepertinya masih belum mengerti,Jjong terpaksa merangkul Luna masuk untuk mengajarinya. Bahwa Luna tidak harus mengatakan hal yang mengingatkan Taemin pada Sulli.

***

Taemin membuka pintu belakang dan menyeret sekantung besar sampah untuk dibuang. Dia masih fokus pada kegiatannya sampai akhirnya dia melihat sesuatu yang mencolok dibibir lorong kecil itu. Taemin bergidik melihat seseorang memakai jubah hitam-hitam lengkap dengan tudung kepalanya & cadar. Dia sibuk membaca sebuah bola krystal. Apakah itu stand peramal? Tapi kenapa dijaman sekarang apalagi dimusim seperti ini ada peramal? Taemin terus membatin sampai dia tersadar bahwa dia sudah berada dihadapan peramal itu.

”Samudera. Pulau. Bahkan kutub & gurun pasir,”ucap peramal itu. Taemin terkejut.

”Apa?”tanya Taemin heran.

”Kau memikirkan tempat-tempat itu. Tanpa tau arah. Gadis itu…yang ada dipikiranmu,”ucap peramal itu lagi sambil tetap menundukkan kepalanya. Taemin tercegat,dia berusaha menepis kebenaran pada peramal itu tapi sepertinya apa yang dibaca peramal ini benar.

”Jika kau memilih jalan sebelah kanan,kau akan menemukan matahari. Kalau kau memilih jalan yang tetap lurus,kau akan menemukan air. Tergantung padamu. Kau lebih suka air atau matahari. Pikirkan makna keduanya dengan baik dalam hidupmu,”kata peramal itu.

Taemin masih belum bisa mempercayai peramal itu,namun dia mengeluarkan uangnya tanpa sadar dan memberikan pada peramal itu lalu pergi.

Matahari & air…apa maksudnya? Yang mana yang paling kusuka? Aish molla~! Aku harus cepat membeli hadiah untuk Jiyoung,pikir Taemin.

Setelah berhasil mendapatkan sebuah kalung berliontin kelinci yang lucu untuk Jiyoung,Taemin bergegas ke universitas tempat Jiyoung kuliah untuk menjemputnya. Taemin menatap kado manis yang terletak dijok sebelahnya yang akan dia berikan pada gadis manis berambut panjang itu. Taemin tersenyum puas lalu menekan pedal gas mobilnya. Tidak ada pikiran tentang peramal itu. Tidak juga ingin memikirkan masa lalu. Hari ini,tepat diulang tahun Jiyoung,Taemin akan mengutarakan perasaannya untuk menjalin hubungan yang formal sebagai sepasang kekasih,tidak lagi sekedar teman dekat yang belum jelas tujuannya kemana. 1 tahun yang lalu Jiyoung berhasil memasuki hari-hari Taemin. Dia adalah adik kelas Taemin di sekolahnya yang lama dan sudah menyukai Taemin sebelumnya. Taemin tau itu tapi karena masih terikat dengan bayang-bayang Sulli,Taemin belum bisa menerima Jiyoung sepenuhnya. Namun tahun ini dia yakin bahwa masa lalu itu harus ditinggalkan. Dia harus melangkah maju ke depan dan mendapatkan sesuatu yang menyegarkan seperti air.

”Ah!”Taemin mengerem mobilnya tepat diperempatan lampu merah. Sambil menunggu lampu hijau,Taemin teringat peramal itu tadi. Karena buah pikirannya Taemin jadi sedikit mengerti maksud peramal itu. Air…ya,Jiyoung bagaikan air bagi Taemin. Lebih tepatnya oase disaat Taemin haus karena kehilangan cintanya. Jiyoung adalah air yang menyegarkan kembali hidup Taemin yang kering setelah ditinggal Sulli. Tapi apa ini benar? Hanya butuh waktu setahun Taemin bisa menemukan kesegaran kembali dalam hidupnya sementara Sulli butuh waktu bertahun-tahun,bahkan mungkin sampai saat ini dia belum menemukan airnya. Saat itu Taemin merasa dirinya tidak fair. Lampu hijau menyala. Kaki Taemin terasa berat untuk menjalankan mobilnya maju ke depan.

TIIIIIIN!!!!!!!!!!!!! TIIIIIIIIIIIIIIN!!!!!!!!!!

Taemin tersentak karena klakson kendaraan dibelakangnya. Tanpa pikir panjang dia membelokkan mobilnya ke arah kanan.

”Mianhe!!!”teriak Taemin sambil terus menjalankan mobilnya.

”Hhhh apa yang kupikirkan? Kenapa disaat seperti ini malah muncul pikiran seperti itu?”lirih Taemin. Tidak bisa dipungkiri lagi,dia masih sangat peduli pada Sulli. Dia merasa semuanya tidak adil jika Sulli masih stuck dimasa lalunya sementara dia sudah mendapatkan air kesegaran kembali.

TIIIIIIIIIIIIIIN!!!

Lagi-lagi Taemin mendapat klakson kemarahan dari penggendara karena dia menyetir sambil melamun. Taemin tersadar dan memutuskan untuk berhenti disebuah kedai kopi untuk menenangkan pikirannya.

”Black American Coffe 1,”kata Taemin. Writes situ langsung mencatatnya dan permisi pergi. Taemin membuka kotak kecil berisi kalung untuk Jiyoung. Dia memperhatikannya dengan tatapan sendu.

Ini tidak mungkin. Aku tidak bisa menyakiti Jiyoung. Bagaimana pun Sulli tidak akan kembali,dia bahkan tidak tau Sulli sekarang ada dimana,bahkan apakah Sulli masih hidup atau tidak. Dia harus mengambil tindakan tegas pada Jiyoung,dia yakin Jiyoung bisa membuatnya melupakan Sulli.

Ya…Sulli benar-benar sudah menghilang dari kehidupannya…

Mata Taemin membulat saat kebetulan dia menoleh ke arah kiri depannya. Tepat ke seorang gadis dengan rambut panjang berwarna cokelat bermantel merah jambu yang sedang menatap jauh ke luar jendela. Taemin tanpa sadar berdiri dan sedikit gemetar karena gugup.

” Jika kau memilih jalan sebelah kanan,kau akan menemukan matahari,”

Ya. Kenapa dia tidak menyadari ucapan peramal tadi? Matahari itu adalah dia.

My sunshine that always accompany my shining day

Become the only flower in my heart

When you need me please go to the same place we ever came

And you can meet me in the sea

I can see you everyday when I look into the sky

My sunshine that pictured as you

Please don’t cry,I always be beside you

Tought you can’t reach me but believe me,im there

If that’s not enough you can meet me in the sea

Just don’t erase your pretty smile my sweetheart,”

Itu yang disebutkan oleh Donghae dalam lirik lagunya. Sunshine,matahari,Sulli memiliki senyum terindah yang bisa mencerahkan hati orang yang melihatnya. Sulli adalah matahari yang dimaksud peramal itu tadi! Sejak kapan Taemin melupakan bahwa matahari dalam hidupnya hanya satu,karena pada dasarnya kita memang hanya memiliki 1 matahari di bumi ini kan? Begitu juga dihidup Taemin dan Donghae. Matahari mereka satu-satunya adalah Sulli.

”Ya! Sudah lama tidak ketemu ternyata sudah ada yeojachingu. Bukankah kau bilang cinta itu bukan hal penting sebelum kau meraih impianmu?”tanya Taemin sambil menepuk bahu Donghae yang sedang menyenderkan tubuhnya dipagar atap sekolah. Donghae tersenyum penuh arti.

”Aku menemukan matahariku lebih cepat dari perkiraan,”ucapnya.

”Apa? Matahari?”tanya Taemin heran.

”Ne…bukankah matahari adalah hal yang sangat penting untuk kehidupan dibumi? Apakah kau senang hidup dalam kegelapan & kedinginan? Kalau aku sih tidak. Setelah aku pikir-pikir aku butuh cahaya untuk menuntunku berjalan menuju mimpiku,”jawabnya sambil tersenyum manis. Donghae lalu menepis lengan Taemin dengan punggung tangannya.

”Ya~,kau juga harus menemukan mataharimu sendiri,”

Tanpa terasa setetes permata cair turun begitu saja dari mata kanan Taemin. Saat itu,gadis yang dipandanginya menoleh dan mendapati sosoknya.

Chapter two,We’re Meant Together end.

PS : Hello!! Ini adalah FF utama dari FF Don’t Leave Me. Maaf yah udah bikin Donghaenya died *sujud sungkem sama Donghae oppa* semoga diFF berikutnya Donghae sehat walafiat amin…hehehe…Gimana ceritanya? Kali ini author kasih saran buat BGMnya supaya semuanya bisa menghayati FF ini kkkk~ End? Molla~ Tergantung pemirsa. Wkwkwkwk

Komen? *todong pake kalung Jiyoung*

 

7 Tanggapan to “I Wrote Your Name In My Guitar 2”

  1. richannyda 5 April 2011 pada 8:29 AM #

    allaah si ayank mikirnya ko lama amiit jd gx dpet dua2’y kan
    eh ka tp aq bingung knpa sull ngilang trus tiba2 ama hae
    seru deh ditunggu yg happy choi #ditabok

    • cagalli14 5 April 2011 pada 9:21 AM #

      kan ada part satunya de ..cb baca sebelumnya deh hehehe
      hahaha iyah nter yaaa :p

  2. Nuri 5 April 2011 pada 11:02 AM #

    Aaaaaaaaaaaa part 3 ayo cepet aku udah gak sabar hhe kenapa donghae pake mati sih kasian kan -_- ditunggu lanjutannya ya😀

    • cagalli14 5 April 2011 pada 12:11 PM #

      wah minta maaf karena donghaenya dimatiin huhuhu ..
      oh mau after story ya? hehehe oke deh

  3. linda 5 April 2011 pada 1:06 PM #

    Wes iya dong ini lanjut masa cuman memandang gadis itu doang siapa tau itu aku bukan sulli gmn kak kan bahaya haha lanjut yooooo ^^

    • cagalli14 5 April 2011 pada 3:18 PM #

      hahaha gadis itu adl ..jeng jeng jeeeeng~ nenek lampir!! lho?

  4. MayPus 9 April 2011 pada 8:34 AM #

    waiting for next.. hahahaha keren bangeet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: