BABO

22 Jan

BABO

Cast       : Cho Kyuhyun,Lee Donghae,Shin Taerin (yourself),Lee Sungmin.

Genre   : romantic

Aku bertemu dia setelah 6 tahun malang melintang di dunia selebritis ini. Saat pertama kali bertemu dia,aku berpikir bahwa penantianku sudah berakhir,inilah puncak dari kebahagiaan yang aku terima namun apa yang aku pikirkan menjadi tidak semudah itu. Kenapa? Karena inilah hidup. Seseorang akan mencintaimu,lalu kau mencintai orang lain dan orang lain itu mencintai orang lain juga.

***

“Kau tidak mau ikut ke pesta ulang tahunnya Donghae?”Tanya Sungmin yang sibuk memberes-bereskan pakaiannya.

“Aku tidak bisa,”jawab Kyuhyun sambil sibuk bermain game.

“Ah…karena Taerin ya,”ucap Sungmin dengan senyum nakalnya.

“Diamlah hyung,”kata Kyu malas. Sungmin mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tetap tersenyum nakal.

“Tapi Kyu…,”

“Mmm?”

“Kalau kau datang,kemungkinan kau bisa membatalkan rencana Donghae,”ucap Sungmin.

“Mworago?”Tanya Kyuhyun. Sungmin tidak langsung menjawab,Kyu akhirnya melirik Sungmin.

“Akh…sudahlah…Taerin itu hanya satu dari banyak gadis yang bisa aku kencani,”ucap Kyu sok cuek dan kembali ke gamenya.

“Aish! Jadi kalah kan!”seru Kyu kesal.

“Ne…tapi masalahnya,dia adalah satu-satunya gadis yang menolak untuk kau kencani,”ucap Sungmin lalu masuk ke wc.

Kyu langsung meletakkan stick laptopnya dan berpikir sejenak. Tak lama setelah itu dia langsung menepis semuanya dan kembali focus ke game.

~~~

“Oppa,apa kau sudah mengundang Sulli?”Tanya Taerin excited sambil mengikuti Donghae yang memilih makanan di supermarket. Donghae mengangguk.

“Dia bisa datang kan?”Tanya Taerin ikut memilih saus sambal di etalase.

“Tentu saja. Kau tidak perlu khawatir,”jawab Donghae.

“Aigo,aku sudah tidak sabar. Sudah lama tidak bertemu dia,”ucap Taerin. Donghae berhenti dan menatap Taerin.

“Taerin-a…oppa sedih sekali,”ucap Donghae dengan wajah kecewa.

“Hah? Wae?”Tanya Taerin bingung.

“Kau sepertinya Cuma excited karena Sulli,”jawab Donghae sambil ngambek.

“Ahahaha. Oppa lucu sekali…lalu selain karena oppa dan Sulli,aku akan excited karena apa lagi? Dasar babo…hmmm apa kita memerlukan mayonnaise?”ucap Taerin sambil memilih botol mayonnaise. Donghae menatap Taerin yang sibuk sendiri lalu tersenyum dan mengusap-usap rambut Taerin dengan tiba-tiba.

“Ah?”Taerin kaget saat Donghae melakukan itu tapi Donghae pura-pura cuek dan memilih makanan lain. Taerin tersenyum senang dengan tingkah Donghae tersebut lalu memeluk Donghae dari belakang.

“Wae?”Tanya Donghae sambil tersenyum.

“Anieyo…saranghae,”ucap Taerin.

“Nanti ada yang datang,”kata Donghae yang menyembunyikan wajah bahagianya.

“Hehehe,”Taerin tertawa sambil menatap Donghae lalu kembali ke kesibukannya memilih bahan makanan.

Brak!

“Wah,aku tidak menyangka belanja segitu saja sampai 50 ribu won!”ucap Taerin setelah memasang seatbeltnya.

“Itu harga yang pas,malah lumayan berhemat…dasar ratu hemat,”Donghae mengacak-acak rambut Taerin dengan lembut.

“Ahhh~ hentikan!”gerutu Taerin sambil melepaskan tangan Donghae.

“Wae? Bukankah kau suka?”Tanya Donghae.

“Ne. Karena suka jadi hentikan! Jika tidak aku akan melakukan hal-hal yang aneh lagi,”jawab Taerin sambil menatap keluar jendela. Donghae tertawa.

“Seperti tiba-tiba memelukku dari belakang?”tawa Donghae.

“Ukhhh…sudah cepat jalankan saja mobilnya,”perintah Taerin.

“Tidak sebelum kau memelukku,”ucap Donghae.

“Eiy,yeah…di depan tukang parkir itu? Shiro,”ucap Taerin.

“Arraso…kau punya hutang kalau begitu,”Donghae lalu melajukan mobilnya.

“Huuu apanya yang hutang,”dumel Taerin.

Donghae tersenyum melihat tingkah yeoja chingunya itu. Sudah setengah tahun dia menjalani hubungan dengan gadis easy going yang menurutnya lucu namun memiliki pribadi yang kuat itu. Donghae sangat senang karena pada akhirnya bisa memenangkan hati Taerin setelah mendekatinya selama berbulan-bulan. Taerin memang menyukai Donghae sejak awal namun karena status yang dimiliki Donghae,mereka butuh waktu yang cukup lama untuk meyakinkan diri satu sama lain bahwa saat itu sudah sanggup menjalani hubungan.

“Kalau begitu sampai besok ya,jangan telat,”ucap Taerin sebelum turun dari mobil Donghae.

“Ne…,”jawab Donghae. Taerin hampir membuka pintunya.

“Aish…kau lupa hutangmu,bayar dulu,”Donghae menahan tangan Taerin.

“Eh? Mwoya?”Tanya Taerin bingung. Tiba-tiba dia teringat dan wajahnya memerah.

“S…sudah malam hehe,besok lagi ya,”kata Taerin berkelit.

“Besok lain cerita,”kata Donghae.

“Ah…kita bisa menambahnya kok,ehehe…dah ya,”ucap Taerin. Donghae menarik tubuh Taerin mendekat kearahnya.

“Kau ini tidak pernah berubah,”kata Donghae.

“Tentu saja…aku tidak bisa melakukan hal-hal romantis kalau aku memikirkannya duluan,”ucap Taerin salah tingkah.

“Ssssttt…,”Donghae meletakkan jari telunjuk dan jari tengahnya dibibir Taerin. Taerin sekarang mematung. Donghae mendekatkan wajahnya ke wajah Taerin ingin menciumnya.

Tok tok tok!!!

Donghae dan Taerin langsung berpisah dari posisi tadi. Donghae menggerutu dengan kesal dan Taerin berwajah merah merona.

“Hah? Kyuhyun oppa?”Taerin kaget saat sadar yang mengagetkan mereka dengan mengetuk kaca mobil adalah Kyuhyun. Taerin langsung menurunkan kacanya.

“Yah! Apa yang kau lakukan hah?”Tanya Donghae kesal.

“Aku kebetulan lewat dan rasanya tidak enak melihat sepasang kekasih berciuman di dalam mobil jadi aku ganggu. Sorry,”jawab Kyu.

“Lalu kenapa tidak langsung masuk ke dalam saja? Atau tutup matamu saja,”protes Donghae yang merasa kesempatannya sudah diambil Kyuhyun habis-habisan.

“Ah oppa sudahlah…ya sudah sampai ketemu besok lagi saja kalau begitu,”kata Taerin.

“Ne…besok saja,”sambung Kyu.

“Ne ne…jalja,”ucap Donghae.

“Jal…,”

Taerin terkejut saat dengan beraninya Donghae mencium bibir Taerin di depan Kyuhyun. Kyu langsung memalingkan wajahnya dengan perasaan sakit.

“Bye,”Donghae melepaskan Taerin yang merasa sangat gugup dan tidak enak di depan Kyuhyun.

“Bye,”Taerin lalu turun dari mobil Donghae. Donghae kemudian pergi dan tinggallah Taerin dengan Kyuhyun yang masih berdiri dengan kakunya.

“Kau tampak bahagia,”ucap Kyu. Taerin tersadar dan menoleh ke arah Kyu namun namja itu langsung berbalik masuk. Entah kenapa saat melihat punggung Kyuhyun,Taerin merasakan sesuatu yang dingin mengganjal didadanya.

*flashback*

Kyuhyun yang merasa suntuk dan belum mengantuk keluar dari kamar hotelnya ingin ke kamar member lain untuk membunuh waktu namun langkahnya terhenti saat melihat seorang gadis menyender di samping pintu kamar Donghae dan Kibum. Kyu memperhatikan gadis yang juga memperhatikan Kyuhyun. Hal yang terlintas dibenak Kyu saat itu adalah apakah gadis ini Cuma tamu hotel karena ekspresinya yang datar saat melihat Kyu. Biasanya jika orang itu adalah penggemar salah satu member Super Junior walau melihat member lain yang bukan biasnya tapi dia akan heboh dan excited saat melihat member lain namun tidak ada tanda-tanda seperti itu pada gadis ini. Dia menatap Kyu dengan datar dan seperti tidak tertarik.

“Nuguseyo?”Tanya Kyuhyun pada gadis itu.

“ELF,”jawabnya.

Kyu sampai tidak percaya dengan jawaban gadis itu. Dia mengatakannya dengan datar pada salah satu member Super Junior bahwa dia adalah seorang ELF. Apa orang itu bercanda atau memang tidak waras.

“Jinjjayo? Tapi…,”Kyu ingin mengatakan kenapa dia terlihat biasa saja melihatnya.

“Aku ingin bertemu Donghae oppa,”jawab gadis itu.

Lalu entah kenapa Kyu sampai membawa gadis itu ke tepi kolam renang dan mengajaknya bicara.

“Aku sangat suka Donghae oppa. Aku ingin mengatakan ‘Hey hottie,will you marry me?’ walau hanya sekali dan tidak ditanggapi oleh dia. Tapi mulutku gatal! Aku punya keinginan yang terlalu kuat,”ucap gadis yang bernama Shin Taerin. Kyu yang mendengarnya langsung merasa geli dan berpikir anak ini cukup lucu.

“Haha…ucapanmu terlalu pervert,”tawa Kyu.

“Mwo? Kau bilang apa? Pervert? Enak saja,aku ini tulus tau! Aku sangat suka Donghae oppa. Aku serius!”protes Taerin.

“Ne ne…arraso…tapi kenapa saat melihatku kau terlihat biasa saja?”tanyaku penasaran. Dia menatapku dengan datar dan penuh misteri lagi. Entah apa yang dipikirkannya.

“Aku tadinya ingin berteriak kencang saking kagetnya tapi aku tahan karena aku takut kau akan takut,”jawabnya.

Saat itu Kyu langsung berpikir kalau anak ini sangat lucu dan unik,dia mulai tertarik.

“Hahaha,ya mungkin aku akan lari atau panggil satpam,”

“Ehh?? Panggil satpam?!”

“Hahaha anieyo…bercanda. Tapi kau benar-benar sempat membuatku kaget karena kupikir kau tidak menyukaiku sebagai member Super Junior. Benar-benar fan yang unik dan yah…pintar,”ucap Kyu.

“Pintar?”

“Ne…kau pikir saja kenapa sampai bisa berada disini dan berbicara denganku,”ucap Kyu.

“Ah…ne ne…aku rasanya sedang bermimpi. Bisa cubit aku?”Tanya Taerin sambil menyodorkan lengannya.

“Aku tidak mau mencubitmu,”ucap Kyu.

Baru saja Taerin merasa kecewa karena ditolak Kyu seperti itu,Kyu sudah mendaratkan bibirnya ke pipi Taerin. Taerin terkejut setengah mati dan mematung.

“Terasa nyata tidak?”Tanya Kyu setelah mencium Taerin. Taerin masih mematung lalu tak lama kemudian dia memegang bekas ciuman Kyu yang masih basah dipipinya.

“Cho Kyuhyun,”ucap Taerin yang masih shock.

“Ne? Waeyo?”Tanya Kyu puas.

“Aku jadi lemas sekali…,”Taerin terduduk lemas. Kyu tertawa terbahak-bahak melihat Taerin. Sejak saat itu Kyu merasa Taerin adalah hadiah teraneh yang dia dapatkan setelah menunggu selama 6 tahun. Ya,Kyu sudah jatuh cinta sejak pertama kali bertemu Taerin.

*end of flashback*

“Kalau begitu aku duluan ya,”ucap Taerin saat pintu lift ke lantai kamarnya terbuka. Kyu tersadar dan dengan cepat menahan lengan Taerin. Pintu lift langsung tertutup.

“Waeyo?”Tanya Taerin bingung.

“Kajima…,”ucap Kyu sambil menunduk.

“Kajima?”Tanya Taerin.

“Jangan pergi ke pesta besok…,”pinta Kyu.

“Setelah hampir 6 bulan tidak saling bicara ini yang kau katakan?”Taerin melepaskan tangan Kyu namun Kyu langsung mendorong Taerin ke dinding lift. Dia mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan wajah Taerin.

“Arra…permintaanku tidak pantas untukmu,naddo arra. Tapi bisakah besok saja tidak pergi? Aku mohon…aku…ternyata belum bisa rela jika kau jadi milik dia sepenuhnya,”ucap Kyu lirih. Taerin merasa sedikit terpukul mendengar nada bicara Kyu dan tatapannya.

“Yah,Cho Kyuhyun…berbulan-bulan kita tidak bertemu seperti saat ini dan bicara empat mata seperti ini kau langsung bisa mengatakan hal itu? Apa yang ada dipikiranmu? Semua yang kau lakukan sangat tidak masuk akal!”ucap Taerin kesal.

“Mau tau yang aku pikirkan? Aku menyesal,”ucap Kyu dengan tampang yang sangat serius.

“Seharusnya sampai akhir aku tidak menyerah. Aku yakin aku bisa membuatmu menyu…,”

“Kyuhyun-ssi…,”ucap Taerin sambil membekap mulut Kyu. Kyu terdiam dan Taerin melepaskan tangannya dari mulut Kyu.

“Mianhe…,”Taerin lalu mendorong Kyu dan keluar dari lift meninggalkan Kyu yang berdiri seperti orang bodoh.

Ya,saat ini dia merasa seperti orang bodoh. Setelah sekian lama sudah melepaskan Taerin ke pelukan Donghae,Kyu mencoba masuk lagi ke dalam lingkaran itu? Siapa pun pasti merasa Kyu adalah orang bodoh dalam cerita ini.

***

“Kenapa kau diam saja?”Tanya Donghae mendekati Taerin yang sedang duduk menatap kolam dari belakang.

“Ah…anieyo…karena perjalanan dengan kapal ke pulau ini aku jadi sedikit lemas. Aku butuh ion! Ne,ion! Hehehe,”Taerin meminum air kelapanya.

“Bukan ion…kau butuh obat kalau begitu,”Donghae meletakkan kelapa Taerin dan ingin mengajak Taerin mencari obat di dalam cottage.

“Anieyo…aku bisa pulih kalau beristirahat dan minum saja,gwenchana…oppa main saja dulu dengan oppa yang lain,”ucap Taerin.

“Benar kau tidak apa-apa? Katanya mau main dengan Sulli,ya sudah kalau mau istirahat dulu,kalau ada apa-apa bilang saja ya,”Donghae mengusap-usap kepala Taerin dengan lembut lagi. Taerin tersenyum dan menatap Donghae yang sudah meninggalkannya. Perasaan Taerin terasa sangat hangat juga sangat sesak setiap kali Donghae melakukan itu. Taerin memperhatikan tubuh Donghae yang cukup berotot dan postur yang tidak begitu tinggi daripada oppa yang lainnya,penampilan pakaiannya,gaya rambutnya serta wajahnya yang menawan,seksi namun lembut yang sangat memancarkan sisi romantis darinya. Entah sejak kapan Taerin tidak sadar bahwa namja mempesona ini sudah bersama dia selama berbulan-bulan. Entah sejak kapan Taerin tidak sadar bahwa hal yang paling dia sukai adalah wajah dan penampilan Donghae yang memikat. Taerin sekarang merasa dirinya jauh dengan Donghae dan membuat ingin menangis namun disisi lain ada sesuatu yang mengganjal hatinya.

*flashback*

“Bagaimana ketemuannya dengan Donghae?”Tanya Kyu setelah duduk dihadapan Taerin di kafe tempat biasa mereka  bertemu.

“Aku senang sekali! Saking senangnya aku langsung mengucapkan kata-kata yang aku ingin ucapkan,”jawab Taerin excited.

“Pfttt…lalu?”Kyu tidak bisa menahan tawanya setiap kali mengingat kata yang ingin diucapkan Taerin ke Donghae.

“Dia tertawa seperti kau pertama kali mendengarnya. Menyebalkan sekali,”ekspresi Taerin langsung berubah namun hal itulah yang disukai Kyu.

“Kalau menyebalkan jadi kau menyerah dong?”Tanya Kyu.

“Shin Taerin! Tidak akan pernah menyerah dalam hal percintaan! Apalagi berkat dukungan Cho Kyuhyun,aku akan berjuang mati-matian!”jawab Taerin dengan semangat membara. Kyu tersenyum,senyum yang saat itu tidak bisa diungkapkan dengan jelas apa artinya oleh Taerin.

Sejak saat itu Kyu dan Taerin makin dekat. Taerin bahkan pindah ke apartemen yang sama dengan apartemen Kyu dengan Sungmin karena Donghae dan Eunhyuk sering main kesana. Taerin juga makin sering bertemu Donghae dan jalan berdua dengannya. Semua berjalan seperti yang Taerin inginkan sampai suatu hari…

“Menyerah saja,”ucap Kyu.

“Hah? Apaan? Tentu saja tidak mungkin! Ini demi pengorbananmu yang sudah bersusah payah mengenalkanku dengan Donghae oppa juga loh!”ucap Taerin.

“Tidak bersusah payah kok. Aku Cuma bilang ‘Ada gadis oke yang mungkin tipe-mu ingin berkenalan’ itu saja,”ucap Kyu.

“Woaaah…kekuatan Cho Kyuhyun memang hebat. Aku salut…aku menghormatimu,”kata Taerin takjub. Kyu menghela nafasnya.

“Aku serius. Aku ingin kau menyerah saja,”kata Kyu lalu meninggalkan meja di kafe tempat mereka sering makan siang bareng.

“Eh? Wae? Akh mau kemana? Yah! Tunggu!”Taerin berlari menyusul Kyu.

“Kyuhyun-a! Tunggu! Akh…yah!!! Tunggu! Aku tidak bisa berlari cepat nih!”teriak Taerin frustasi. Kyu akhirnya berhenti.

“Kau tau…kau itu lucu sekali. Setiap saat ingin membuatku tertawa,”

“Aku bukan badut,”ucap Taerin menanggapi Kyu.

“Tapi saat ini aku ingin serius denganmu,”Kyu lalu mendekati Taerin.

“Sejujurnya,aku tidak berniat mengenalkanmu dengan hyung. Aku juga tidak ingin kau bertemu lagi dengannya. Dan aku ingin kau menyerah dengan perasaanmu padanya,”ucap Kyu.

“Kau egois kalau begitu,”tanggap Taerin agak kesal.

“Ne. Aku egois. Aku berubah jadi lebih evil dengan hyungku karena kau Shin Taerin. Apa kau tidak sadar? Kenapa aku mudah sekali berteman denganmu dan menuruti permintaanmu sampai menyuruhmu pindah ke apartemen yang sama denganku? Apa kau tidak tau sifat asliku bagaimana? Aku mulai jadi aneh sejak mengenalmu! Egois,jahat,serakah,keras kepala ne…semua yang jahat,katakan saja. Tapi penyebabnya adalah kau!”ucap Kyu dengan serius.

“Kau…benar-benar egois. Menyalahkan semuanya padaku…,”Taerin hampir ingin menangis karena kesal dengan ucapan Kyu.

“Shin Taerin,apa hal lain yang tidak bersangkutan dengan Donghae kau tidak bisa merasakannya dengan lebih peka?”Kyu menggenggam kedua tangan Taerin.

“Aku menyukaimu! Bisa kau rasakan tidak? Aku benar-benar merasa gila karena sudah menyukaimu!”teriak Kyu. Taerin terdiam. Shock.

“Bisa kau ulangi?”Tanya Taerin setelah berkedip dua kali dan mencubit lengannya sendiri. Kyu melepaskan cubitannya dan malah mencium bibir Taerin.

“Saranghae,”ucap Kyu pelan. Taerin terdiam setelah dicium Kyu dan langsung mendorongnya setelah itu dia pergi. Kyu merasa seperti orang bodoh yang ditinggal seorang gadis setelah mencium gadis itu.

Esoknya Kyu menemui Taerin lagi namun dia sangat terkejut saat melihat Taerin berada dipelukan Donghae. Dia menahan diri untuk tidak menemui Taerin sampai Donghae pergi.

“Aku suka Donghae oppa…aku Cuma ingin menikah dengan dia saja. Mianhe…jeongmal mianhe…,”isak Taerin hari itu.

“Ne…arraso…uljima Taerin-ah…uljima,aku akan melupakan semuanya,”ucap Kyu dengan getir.

*end of flashback* *Taerin pov*

Bodohnya aku saat itu. Setelah beberapa hari mengucapkannya aku baru sadar bahwa aku sudah kehilangan sesuatu yang sangat besar dalam hidupku. Aku mengucapkan hal itu karena sedang dalam keadaan bimbang dan tidak ingin kehilangan Donghae yang sudah lama kusukai yang juga menyambut perasaanku. Aku baru sadar setelah berpikir sekali lagi….

Aku juga menyukai Kyuhyun….

Alasan kenapa aku tidak pernah memanggil dia dengan ‘oppa’ walau dia lebih tua 3 tahun diatasku adalah karena aku menyukainya.

Aku sadar,aku sangat menyukainya.

Ya,aku menyukai kedua orang ini dan sempat merasa semuanya berakhir setelah Kyu benar-benar tidak mengganggu hidupku lagi dan aku bisa fokus untuk menjalani hubunganku dengan Donghae oppa sampai kemarin saat dia mengatakan agar aku jangan pergi,aku merasa ruang yang sudah kututup terbuka kembali. Perasaanku jadi sakit jika dipikir ulang. Aku mungkin sudah banyak melukai Kyuhyun.

Namun dilain sisi aku juga sangat menyukai Donghae oppa dan bahagia dengannya. Mimpiku jadi kenyataan. Aku bisa memeluknya,bercanda dengannya,berada disampingnya,makan dengannya,berkeluh kesah dengannya dan memegang tangannya itu semua adalah keinginanku sejak dulu. Kyuhyun hanyalah orang yang kutemui ditengah perjalananku dan aku merasa suka. Ya,itu saja…pada akhirnya Donghae oppa memang yang paling utama.

Yang utama….

Tapi kenapa hatiku jadi makin sakit ya?

“Taerin-a?”Tanya Donghae saat aku mengajak dia berbicara empat mata saja di tepi pantai.

“Oppa…aku sangat menyukai oppa. Aku ingin menikah hanya dengan oppa. Aku bahagia bisa bersama namun ternyata…ada satu hal yang lebih penting yang sulit sekali aku sadari. Sekarang aku sadar…perasaanku dengan oppa hanyalah perasaan suka yang ingin memiliki saja. Sangat suka. Tapi selama ini aku tidak sadar…ada perasaan yang lebih istimewa dibanding rasa suka. Aku sudah jatuh cinta…,”ucapku. Kurasakan airmataku tumpah begitu saja saat mengatakan aku sudah jatuh cinta,ya aku baru sadar sekarang.

“Jatuh cinta dengan dia…bukanlah hal yang aku senangi. Aku menyesal bertemu dia tapi aku bersyukur,karena dia aku bisa kenal oppa dan berada disini. Tapi jatuh cinta dengan dia adalah hal yang paling ajaib,itu yang aku rasakan. Mianhe oppa…semoga oppa bisa bertemu dengan yeoja yang lebih pantas buat oppa daripada aku,”ucapku dengan perasaan yang sakit. Aku tidak sanggup menatap wajahnya,mungkin aku akan menyerah dan tetap berada disini. Karena itu aku harus meninggalkannya dan berlari kearah orang itu.

“Jadi itu yang kau rasakan?”Tanya Donghae yang sangat shock.

“Aku ingin mengerti semuanya Taerin-a…keunyang…kajimarayo,”ucap Donghae.

Inilah yang tidak ingin aku dengar. Tolong jangan tahan aku.

“Mianhe…jeongmal mianhe,”ucapku dengan berat. Aku masih belum bisa menatap matanya.

“Aku ingin kau tetap tinggal…jika aku masih punya kesempatan…,”

Andwae…jangan katakan apa-apa lagi oppa!

Tep!

Aku kaget. Tiba-tiba ucapan Donghae oppa tidak terdengar ditelingaku. Saat aku sadar,Kyuhyun sudah berada dibelakangku dan sedang menutup kedua telingaku.

“Mianhe hyung…tapi tolong jangan berkata apa-apa lagi. Itu akan membuatnya susah,”ucap Kyu setelah melonggarkan kedua telapak tangannya ditelingaku.

Saat mendengar suaranya,saat dia datang…aku mulai berani menatap wajah Donghae oppa. Wajahnya memerah menahan tangis,hidungnya sangat memerah dan matanya mulai berair.

“Jadi begitu…Kyuhyun-ah kau tau apa yang ingin aku lakukan?”Tanya Donghae.

“Ne. Lakukanlah,”Kyuhyun melepaskanku dan mendorongku menjauh. Saat itu Donghae buru-buru mendekati Kyuhyun dan membuatku sangat terkejut serta takut. Kyuhyun pasrah dengan apa yang akan Donghae lakukan sementara aku menutup mataku.

“Aku seperti orang bodoh saja. Kau harus ingat ini Kyuhyun-ah,aku selalu siap mengambilnya kembali jika kau menyakitinya,”

Saat aku mendengarnya dan membuka mataku,apa yang dilakukan Donghae oppa membuatku sangat kaget. Bukan pukulan seperti yang aku bayangkan yang diterima Kyuhyun melainkan sebuah pelukan.

“Kau…napeun yeoja…,”ucap Donghae padaku.

“Pergilah dengannya sekarang juga. Aku sudah tidak tahan lagi,”ucap Donghae oppa.

“Ne…a…aku permisi,”ucapku bingung harus melakukan apa lagi.

Saat Kyuhyun menggandengku pergi,aku melihat Donghae oppa yang tertawa kecil.

“A…dia bercanda ya?! Kenapa dia tertawa setelah aku putuskan?!”ributku setelah diluar cottage.

“Pffftttt…hahaha!!! Mana ada orang yang bilang ‘ne…aku permisi,’ setelah diusir seperti tadi? Walau ada di televisi tapi tidak akan ada yang menyangka dikenyataan bisa mengatakan hal seperti itu! Hahahaha! Kau benar-benar lawak!”tawa Kyuhyun.

“Eugh!”aku meninju lengannya.

“Kau sendiri,kenapa tiba-tiba ada disini?”tanyaku penasaran.

“Tadinya aku mau mengacaukan acara ini. Karena kata Sungmin hyung,kau akan dilamar. Aku Cuma berpikir tidak bisa membiarkannya begitu saja eh tidak taunya sampai disini malah mendengar hal yang menggelikan,”jawab Kyu setengah meledekku.

“Menggelikan? Apanya yang menggelikan?!”tanyaku kesal.

“Anieyo…hehehe…tapi aku senang sekali. Taerin-ah…aku senang sekali,kau dengar kan? Aku pikir ini mimpi. Bisa cubit lenganku?”dia menunjukkan lengannya padaku.

“Tunggu dulu…memang,aku melakukan apa ya kok kau senang sekali dan dengan pd-nya membawaku kabur?”Tanya Taerin pura-pura bingung.

“Hahaha,aku sudah tau sejak hari itu di lift,kau juga menyukaiku kan…ngaku saja,”tawa Kyu.

“Hah? Jangan pd!”aku pura-pura jual mahal.

“Tapi…kurasa kali ini kau benar. Hhhh…menyebalkan sekali,Cho Kyuhyun menang,”dumelku. Kyu tertawa puas.

“Coba katakan dengan jelas,”Kyu mendekatiku dan menyesuaikan langkahku.

“Apanya?”tanyaku pura-pura bego.

“Saranghae,”ucapnya. Aku tersenyum. Dia memang seperti anak kecil kalau seperti ini. Aku lalu berhenti dan menatapnya.

“Saranghae,”ucapku tulus. Kyu berkedip dua kali dengan posisi mematung.

“Bisa cubit lenganku kali ini?”dia memberikan lengannya.

Cup!

“Terasa nyata tidak?”tanyaku yang malah mencium bibirnya. Dia langsung membatu karena kucium,aku puas sekali lalu berjalan dengan langkah ringan.

Sekarang semua sudah jelas dan terasa ringan setelah lebih jujur dengan perasaanku. Donghae oppa…mianhe,aku memang napeun yeoja…aku harap oppa bisa bahagia dengan gadis yang lebih baik lagi daripada aku.

“Hei,kajja!”panggilku saat sadar Kyu masih membatu ditempatnya lalu berjalan dengan riang lagi.

Sekarang…semuanya dimulai!

THE END


6 Tanggapan to “BABO”

  1. elf_love 24 Januari 2012 pada 12:39 AM #

    Onnie!!!!
    Mau dong jdi Taerin!!!!!!!!
    Udah Cintanya d bales ma Donghae, Kyu jga ska lgi!!!!!!!
    Ah, jdi ngiri deh…….
    Lnjut Onn!!!!!!!!

    • cagalli14 25 Januari 2012 pada 11:43 AM #

      hahaha ..bahagia ya taerin😄
      ini one shoot syg🙂

      • elf_love 30 Januari 2012 pada 6:36 AM #

        ya mksudny yg lainny d lnjutin……….
        hehehe……….

      • cagalli14 2 Februari 2012 pada 12:21 AM #

        siiiiip udah dilanjutin tuh APTH ^^

  2. eunhaeshipper 24 Maret 2012 pada 1:15 AM #

    aaaa sirik sama taerin!! :((
    ya udah donghae diambil nih :(((

    • cagalli14 24 Maret 2012 pada 12:59 PM #

      haha iya ambil aja ^^ btw thanks udah baca ya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: