Crystal Ball Part 1

11 Apr

CRYSTAL BALL

Cast       : Lee Donghae,Cho Kyuhyun,Park Rigi,Lee Sungmin,Yesung

Genre   : romance

Rating   : 17+

Lenght : 2 shoot

“Hidupku seperti bola kristal ini. Aku Cuma berputar-putar didalamnya. Mungkin kita sempat bersimpangan jalan dan sulit untuk kembali. Tapi sebenarnya kita berada diruangan yang sama,sekarang pun kita bertemu. Aku tidak mau melepaskanmu lagi dan ingin mengarungi bola kaca itu bersamamu,”

Rigi membuka matanya perlahan. Tubuhnya belum merasa rileks namun hatinya terasa begitu hangat. Nyaman. Dia tersenyum dan menggeser tubuhnya agar lebih dekat dengan namja yang tidur disampingnya itu. Wajah tampan yang tenang itu masih dengan nyamannya terlelap. Orang yang sangat dicintai Rigi.

“Pagi,”ucap Rigi sambil tersenyum manis saat namja itu membuka matanya dan mendapati Rigi sudah memperhatikannya dari tadi.

“Yah,apa kerjaanmu dari semalam Cuma memperhatikan wajahku saja?”tanyanya.

“Hehe,”Rigi hanya tertawa kecil.

Donghae,namjachingunya itu,mengacak-acak rambutnya dengan lembut dan mencium keningnya. Tersenyum lalu mencium bibirnya.

“Kau begitu menyukaiku ya?”tanya Donghae setelah mencium yeojanya itu lalu memeluknya dengan erat.

“Ne…maaf ya,”jawab Rigi.

“Hahaha. Apa sih,aku senang sekali tau,”Donghae mencium kening Rigi lagi. Mereka tertawa dan masih saling berpelukan di pagi yang indah yang lagi-lagi menyambut mereka berdua. Ya,ini ke-3 kalinya sejak kali pertama mereka menghabiskan malam hanya berdua. Setlah 2 tahun bersama mereka memutuskan untuk lebih serius dan masuk ke hubungan yang lebih dewasa. Tepat di ulang tahun Rigi yang ke-20 mereka resmi memasuki tahap yang lebih intim.

“Aku akan menyelesaikan kontrakku disini dulu lalu mengambil S2 di Jepang saat itu aku akan melamarmu dan kita menikah lalu kau temani aku di Jepang,”

Itulah yang selalu diimpikan Donghae dan diucapkannya pada Rigi.

“Lalu kuliahku?”

“Istri seorang arsitek sukses tidak perlu bekerja. Tapi jika kau mau meneruskan kuliah aku akan mencarikan universitas yang cocok disana,”jawab Donghae.

“Aku pasti akan bekerja. Kau tau aku kan,”

“Hahaha. Sudah kuduga,”

Hubungan Donghae dan Rigi sangat harmonis. Siapa yang tidak mau memiliki kekasih seperti Donghae yang tampan,pengertian,lembut dan memperlakukan gadisnya bagaikan tuan putri. Donghae juga sukses dalam karirnya,walau masih sebagai arsitek muda tapi karyanya sudah diakui oleh senior dan tidak sedikit gadis mengincarnya. Donghae punya segala yang baik namja maupun yeoja inginkan. Rigi mengakui bahwa dia harus bersyukur mendapatkannya.

Kisah percintaanku lancar. Aku sangat mencintainya. Tapi tidak setelah aku kembali bertemu dia….

“Yang ini lebih bagus,”ujar Yesung seraya mengambil buku bahasa inggris bergambar tokoh kartun Disney.

“Tapi ini lebih lengkap,”balas Rigi sambil menunjuk buku bahasa inggris lainnya.

Duk!

“Akh,”Rigi menyernyit kesal pada orang yang tidak sengaja menyenggolnya. Orang itu juga meringis dan terdiam saat melihat Rigi.

“Yah! Hati-hati dong!”omel Rigi. Orang itu tidak menjawab dan tetap terdiam,matanya membulat seakan sedang melihat setan saja,membuat Rigi makin kesal.

“Bukannya minta maaf malah memperhatikan orang,sudah yuk oppa kita ke tempat lain saja,”Rigi menarik lengan Yesung dan pergi dari tempat itu namun orang yang menabraknya tadi malah mengikuti mereka.

“Rigi-ah,orang itu mengikuti kita loh. Jangan-jangan dia orang mesum,”bisik Yesung.

“Ehhhh?! Andwae! Oppa,kita harus jalan cepat-cepat,keluarkan kunci mobil oppa biar kita langsung naik siapa tau orang itu teroris dan membawa pistol habis kacamatanya itu mencurigakan banget,”Rigi menarik Yesung.

“A,jangkaman!”ucap pria itu saat Rigid an Yesung sudah naik ke mobil.

“Haaaah~ untung. Aku takut sekali. Semoga tidak ketemu orang itu lagi deh,”ucap Rigi lega saat mereka sudah meninggalkan pelataran parkir.

“Mwo? Bertemu teroris?”tanya Donghae kaget saat Rigi dan Yesung menjemputnya.

“Ne. Seram sekali. Kurasa dia sengaja menabrakku dan ingin mencelakai kami,”jawab Rigi.

“Rigi ngomongnya berlebihan deh. Teroris itu kerjanya diam-diam,”sahut Yesung yang sibuk menyetir.

“Anieyo oppa! Oppa liat sendiri kan dia mengejar kita sampai ke mobil. Dia itu mau membunuh kita!”

“Sudah jangan didengar. Nggak separah itu kok,”bisik Yesung pada Donghae. Donghae hanya menatap yeojanya itu dengan khawatir walau dia yakin orang itu bukan teroris.

***

“Yah Yesung-ssi,aku tadi sudah diabsenin belum?”Rigi menepuk pundak Yesung yang sedang sibuk menulis dengang teman-teman lainnya.

“Yah,tidak sopan sekali manggil aku Yesung-ssi. Yesung-ah kek paling banter kalau bukan oppa,”sahut Yesung masih focus dengan kertas-kertasnya.

“Ne Yesung-ssi,”Rigi duduk disamping Yesung,sahabatnya sejak masuk kuliah itu. Dia memang lebih tua karena Rigi yang kecepatan satu tahun saat masuk sekolah.

“Permisi,apa kau…Park Rigi?”

Tiba-tiba seseorang menepuk pundak Rigi. Rigi menoleh ke belakang dan matanya membulat saat melihat siapa yang menegurnya.

“K…kau…,”

“Ah kau betul Rigi. Aku sempat bingung saat di toko buku. Kau malah lari,”dia tertawa lega.

“Mwo? Aku yang bingung tau. Aku ketakutan. Kau seperti teroris!”balas Yesung.

“Eh? Kau siapanya?”tanya orang itu.

“Aku Yesung,sahabat kentalnya dia,”jawab Yesung pede. Rigi masih terdiam,membuat Yesung bingung.

“Rigi-ah?”

“Rigi-ssi. Kau ingat aku kan?”tanya orang itu.

“Aku,Cho Kyuhyun,”ucapnya lagi. Rigi akhirnya tersadar dan wajahnya tampak serius.

“Aku tidak ingat!”Rigi mengambil tasnya dan meninggalkan mereka.

Aku menatap bola kristal berisi rumah dan sepasang boneka yang letaknya berjauhan. Salju buatan yang berputar-putar didalamnya membuatku sadar bagaimana kehidupan ini. Kenapa dia muncul? Itu yang kupertanyakan.

“Jagiya,gwenchanayo?”tanya Donghae lembut.

“Ah? Ne. Aku Cuma kelelahan,”jawab Rigi.

“Kalau begitu langsung tidur saja,aku juga harus mengerjakan sketsa. Bola itu…masih ada?”Donghae menunjuk bola kristal yang dipegang Rigi.

“Ah…ne. Aku juga heran kenapa masih menyimpannya,”Rigi menatap bola itu.

“Memang kenapa? Wajar saja kan. Itu benda yang sudah ada sejak kau SMP kan? Apa ada sejarahnya?”tanya Donghae curiga.

“Ah. Anieyo. Aku Cuma suka memperhatikannya,”jawab Rigi. Donghae tersenyum simpul dan mengacak-acak rambut Rigi dengan lembut.

“Tidur sana,”ucap Donghae sambil mencium kening Rigi. Rigi menahan lengan Donghae dan menatapnya dengan nanar.

“Wae? Kenapa kau terlihat sedih?”tanya Donghae.

“Kau disini saja,jangan kemana-mana dulu sebelum aku tidur,”Rigi memeluk Donghae dengan erat. Entah kenapa dia ingin menangis namun dia berusaha keras menyembunyikannya dari Donghae.

“Rigi-ah?”Donghae yakin sesuatu terjadi pada Rigi.

“Sssttt…saranghae,”ucap Rigi. Donghae menatap wajah Rigi,gadis itu tersenyum lembut seolah mengatakan ‘aku tidak apa-apa. Tenang saja,’.

“Naddo,”akhirnya Donghae menyerah dan Rigi menutup matanya,menunggu namja itu menciumnya sehingga mereka bisa mengakhiri malam itu dengan satu ciuman manis yang sering dilakukan seperti biasanya. Dengan itu Rigi yakin,semua tetap normal. Tetap seperti biasanya.

***

“Ne. Aku sekarang kuliah disini. Sebenarnya aku kembali untuk mencari seseorang,”cerita Kyuhyun.

“Siapa?”tanya Yesung. Kyuhyun tidak menjawab dan hanya menatap Rigi.

“Oppa,aku pulang duluan ya,”Rigi beranjak dari tempatnya.

“Eh? Kok cepat sekali?”tanya Yesung.

“Karena…,”Rigi melirik Kyuhyun.

“Karena aku akan makan siang dengan Donghae oppa,”ucap Rigi lalu meninggalkan mereka.

“Eh? Kyuhyun?”Yesung kaget karena Kyuhyun juga beranjak dan meninggalkannya.

Kyuhyun mengejar Rigi yang buru-buru ke gerbang kampus.

“Rigi!”

“Lepaskan,”pinta Rigi sambil menatap lengannya yang ditahan Kyuhyun.

“Tidak karena kau akan lari,”ucap Kyuhyun.

“Aku benci kamu. Sudah jelas kan?”desis Rigi.

“Aku sudah tau dan aku ingat jelas,”jawab Kyuhyun.

“Tapi 7 tahun yang lalu…sebelum aku pergi. Aku tau kau mencariku. Kau menyukaiku kan saat itu?”tanya Kyuhyun. Rigi tersentak kaget.

“Siapa yang mengatakan hal konyol seperti itu? Aku tidak pernah menyukaimu. Aku membencimu,”

“Sungmin. Kau diberitahu Sungmin kalau aku pindah ke Aussie hari itu dan dia bilang kau mengejarku sampai ke bandara. Kau tidak bisa mengelak,”

“Lalu apa maumu?!!!!”Rigi mendorong Kyuhyun dengan penuh kebencian.

“Aku Cuma ingin memastikan kejadian 7 tahun yang lalu itu benar. Itu saja. Cuma ingin memastikan kalau memang dulu kau pernah menyukaiku,”Kyuhyun menatap Rigi dengan sendu. Rigi masih terlihat kesal dan berbalik meninggalkan Kyuhyun tanpa sepatah kata pun. Saat itu terlihat mobil sport berwarna hitam solid berhenti di depan gerbang dan Rigi naik ke dalamnya.

Kyuhyun terdiam saat dengan jelas melihat Rigi berciuman dengan namja yang menjemputnya itu. Sebuah perasaan sakit yang lebih menjurus ke perih menjalar sampai ke jantungnya. Ada kemarahan tidak beralasan keluar dari lubuk hatinya.

Tepat saat kau mengajakku berbicara. Hatiku sudah kacau. Aku benci padamu! Dulu dan sekarang!

Rigi menatap bola Kristal yang selalu dibawanya sambil berendam dibathtub dengan perasaan yang lelah. Kemarahan,kekesalan dan…kesedihan membuat dirinya menjadi lebih lelah hari itu. Bola Kristal yang sudah lama tidak dia tatap sekarang berada ditangannya sehari beberapa kali.

Perasaan yang menjauh itu teruslah menjauh…menjauh dan menghilang….

*flashback*

Plak!!!

Rigi menampar pipi seorang anak cowok dengan keras. Matanya memerah dan airmata sudah menggenang,menunggu untuk ditumpahkan pada detik selanjutnya. Rigi menatap orang itu tidak percaya dan penuh kebencian serta kemarahan.

Baru beberapa detik yang lalu dia merasakan sebuah ciuman dibibirnya. Yang dia tau ciuman itu adalah sesuatu yang menyenangkan yang diberikan oleh seseorang. Seseorang yang kita sukai tentunya. Tapi bagaimana bisa Rigi merasakan hal itu menyenangkan,indah dan penuh kasih sayang seperti yang orang lain katakan kalau ciuman pertamanya berhasil direnggut oleh anak cowok di kelasnya yang paling bandel dan pembangkang? Sementara Rigi adalah siswi perempuan yang biasa-biasa saja dan tidak menonjol. Terlalu biasa.

“Tidak perlu menampar juga bisa kan. Dicium saja marah,”ucap anak itu.

Plak!!

Rigi menamparnya lagi.

“Aw…oke oke aku tidak akan ngomong lagi. Tapi kau harus ingat ini. Aku tidak mau membuatmu menyesal,maaf kalau aku merebut ciuman pertamamu deh. Itu karena aku menyukaimu Park Rigi,”ucapnya.

“Aku tidak akan pernah menyukaimu Cho Kyuhyun. Aku benci padamu dan jangan muncul dihadapanku lagi!!”

Penuh kebencian. Permusuhan dan cinta yang pertepuk sebelah tangan. Siapa sangka anak cowok brutal yang pintar dan tampan itu menyukai gadis biasa-biasa saja yang tidak menonjol yang pernah menegurnya dengan lugas saat dia bolos di hari upacara penerimaan murid baru? Namun siapa sangka juga cinta monyet itu ternyata lebih serius ketimbang yang bisa dilihat karena Kyuhyun tidak pernah menyerah mengejar Rigi.

Aku minta maaf. Tolong jangan benci padaku.

Rigi menatap surat yang diberikan Ahra,kakak kandung Kyuhyun yang juga kakak kelasnya. Bersamaan surat itu Rigi mendapat sebuah hadiah yaitu bola Kristal yang baru akan diterima olehnya sepenuh hati beberapa bulan setelah itu. Ya,beberapa bulan setelah perjuangan Kyuhyun yang sangat dibencinya akhirnya terbayar. Rigi secara diam-diam dan perlahan mulai jatuh cinta juga pada Kyuhyun.

“Kau Park Rigi kan?”tanya Lee Sungmin,kakak kelasnya yang merupakan sepupu Kyuhyun.

“Ne. Waeyo?”tanya Rigi.

“Aku Cuma mau menyampaikan pesan dari Kyuhyun. Ini…baca surat ini. Saat ini mungkin dia sudah berada dibandara,pesawatnya akan pergi sebentar lagi,”jawab Sungmin sambil memberikan surat pada Rigi.

“Bandara?”

“Ne. Dia pindah ke Aussie,”jawab Sungmin. Rigi langsung merebut amplop yang diberikan Sungmin dan berlari meninggalkannya. Sungmin tertegun. Yang dia tau selama ini Kyuhyun mati-matian mengejarnya dan selalu mendapat balasan pahit dari Rigi namun saat ini di depan matanya,dia melihat betul betapa paniknya Rigi saat mendengar Kyuhyun pindah.

Rigi berlari mengitari bandara dan mencari keberangkatan ke Aussie. Dia tidak beristirahat barang sedikitpun sejak turun dari taxi yang mengatarnya ke bandara. Namun usahanya sia-sia saja.

“Maaf,pesawat menuju Aussie sudah berangkat 10 menit yang lalu,”

Rigi terduduk lemas disalah satu bangku. Menutup wajahnya yang menangis kesakitan karena tidak pernah bisa meluruskan perasaannya pada Kyuhyun.

“Aku akan selalu mengejarmu,”

“Aku janji akan selalu didekatmu walau kau bosan dan benci sekalipun,”

“Aku suka padamu!”

Bohong…semuanya bohong….

Buktinya kau pergi dan meninggalkanku.

*end of flashback*

Ciuman pertama. Cinta pertama.

Apa benar cinta pertama memang tidak bisa dilupakan?

Apa Rigi masih mencintai Kyuhyun?

Tidak. Rigi mencintai Donghae dan dia merasakannya betul. Merasakan perasaan itu sepenuh hati dan dia yakin cinta sejatinya ada pada Donghae. Kehadiran Kyuhyun memang sedikit mengguncang perasaannya. Jelas saja,karena setelah hari itu Rigi membenci Kyuhyun lagi karena tidak menepati janjinya dan meninggalkannya.

Prang!!!!!!

Bola Kristal itu pecah berkeping-keping setelah dilempar Rigi ke sudut kamar mandinya. Gadis itu menangis tersedu-sedu.

“Rigi?! Rigi-ah?!!!”

Donghae masuk ke kamar mandi setelah mendengar pecahan bola Kristal yang dilempar Rigi. Dia mendapati Rigi menangis sambil menungkupkan wajahnya.

“Jagiya,ada apa?!”tanya Donghae panik. Rigi masih menangis seakan tidak menyadari kehadiran Donghae. Donghae memutuskan untuk membiarkan Rigi menangis sepuasnya dulu agar dia tenang sambil memeluknya dengan erat.

***

“Aku tidak pulang ke apartemennya lagi sejak itu. Walau dia sudah tanya ini itu tapi aku diam saja.  Akh…aku bingung oppa. Aku tidak bisa menghadapi keduanya,”

Hari itu Rigi memutuskan untuk menceritakan semuanya pada Yesung,dari ceritanya saat masih SMP sampai kedatangan kembali Kyuhyun dan Donghae yang masih bingung ada apa dengan Rigi.

“Aku juga tidak bisa pulang ke rumahku karena Donghae pasti mencariku sampai disana. Mungkin aku akan keluar kota dulu. Pergi ke tempat teman,”ucap Rigi.

“Kau tidak perlu ke luar kota. Tinggal saja di rumah nenekku. Dia tidak akan tau,”saran Yesung.

“Oppa…aku ini kenapa sih. Harusnya aku tenang-tenang saja dan menjalani hubunganku dengan Donghae seperti biasa. Tapi aku tau Kyuhyun tidak akan menyerah. Dia itu orang yang paling keras kepala,”lirih Rigi.

“Kau yakin tidak mencintai Kyuhyun lagi?”tanya Yesung. Rigi menggeleng.

“Aku Cuma mencintai Donghae,”jawab Rigi tegas.

~~~

“Rigi-ah…,”

Rigi terdiam saat melihat Donghae menunggunya di gerbang kampus.

“Kau tidak kerja?”tanya Rigi bingung.

“Aku izin dulu hari ini. Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat,”jawab Donghae sambil tersenyum manis. Membuat hati Rigi luluh dan ingin berlari memeluknya. Namun saat bibir mereka saling bertautan,Rigi tidak sadar bahwa Kyuhyun berada tak jauh darinya dan melihat semuanya dengan perasaan bercampur aduk.

“Akhirnya kau kembali seperti semula. Hari ini kau pulang lagi ke apartemen ya?”pinta Donghae. Rigi tersenyum dan mengangguk namun detik kemudian dia baru sadar bahwa Kyuhyun memperhatikannya. Rigi mengambil keputusan cepat. Terang-terangan menyakiti Kyuhyun agar dia menyerah dan semuanya berakhir.

“Ne. Aku akan kembali ke apartemenmu lagi. Kalau bisa pulang ini langsung,aku tidak mau kemana-mana,”ucap Rigi dengan volume agak besar,sangaja agar Kyuhyun mendengar.

“Kajja,”Rigi menggandeng Donghae dan masuk ke mobil.

Berakhir. Semuanya berakhir saja. Aku ingin kau melupakanku dan pergi dengan yeoja lain sama seperti yang aku lakukan saat ini.

“Gwenchanayo?”tanya Donghae sambil mengusap wajah Rigi. Rigi tersenyum lirih.

“Perutku sakit. Rasanya berputar-putar,”jawab Rigi. Donghae berhenti mencumbui Rigi dan meletakkan tangannya didahi yeoja itu.

“Tidak panas,apa kau kecapean? Kalau begitu tidak usah melakukannya dulu,”tanya Donghae. Rigi tidak menjawab. Dia sendiri bingung dan mau menangis karena merasa tidak enak. Saat Donghae menyentuhnya dia merasa perutnya berputar-putar,hatinya terasa dingin dan ada perasaan ingin menangis. Apa itu karena dia tidak ingin melakukannya lagi? Apa itu karena….

“Anieyo! Teruskan saja,”Rigi menarik tubuh Donghae dan memeluknya dengan erat. Dia masih bisa merasakan cinta. Ya,bukan berarti kehadiran Kyuhyun membuat perasaannya pada Donghae menipis. Dia tetap paling mencintai Donghae.

***

Itu yang dipikirkan Rigi.

Tapi dia sendiri tidak mengerti kenapa setelah melakukannya dengan Donghae semalam dia membalikkan badannya dan menangis dalam diam.

“Apa kau sudah lama dengan namja itu?”

Rigi terkejut saat Kyuhyun mendekatinya yang sedang duduk sendirian. Dia memalingkan wajahnya,tidak ingin meladeni Kyuhyun lagi.

“Aku kecewa Park Rigi,”ucap Kyuhyun. Terdengar lirih namun penuh amarah.

“Mwoya?”tanya Rigi kesal.

“Apa kau tidak membaca suratku?! Surat sebelum aku pergi ke Aussie dulu?”tanya Kyuhyun.

Rigi terdiam. Sekarang dia baru ingat sesuatu. Sesuatu yang menahannya.

“Aku memintamu untuk percaya bahwa aku akan kembali dan kau jangan bersama orang lain! Aku akan terus mengejarmu. Aku tidak akan menyerah dan selama 7 tahun aku tidak pernah menyerah! Aku sangat senang saat tau kau juga menyukai saat itu. Tapi aku memang bodoh. Bisa-bisanya percaya kau akan memikirkan permintaanku itu dan mempertimbangkannya. Ya,aku marah. Aku juga egois. Tapi apa kau bisa betemu orang yang lebih bodoh daripada aku?”tanya Kyuhyun sambil mendorong Rigi ke tembok dengan penuh amarah. Rigi tertegun.

“Surat 7 tahun yang lalu? Tentu saja tidak berarti apa-apa bagiku,”Rigi langsung merubah ekspresi wajahnya dan mendorong Kyuhyun.

“Aku sudah 2 tahun bersama Donghae dan aku sangat mencintainya. Dia yang pertama dan terakhir bagiku. Aku mohon jangan ganggu aku lagi dan menghilanglah dari hadapanku,”Rigi meninggalkan Kyuhyun yang terduduk lemas. Menyesali perpisahan 7 tahun yang lalu.

***

Rigi berjalan dengan pelan sambil terus menatap ke lantai. Dia sudah bertekad melepaskan semua tentang Kyuhyun. Dia sudah mengatakan apa yang ingin dia katakan. Dia sudah memecahkan bola Kristal itu dan artinya semua sudah selesai.

Tidak ada cinta pertama yang tertunda. Tidak ada perasaan yang terbagi dua. Yang ada saat ini hanyalah tentang dia dan Donghae saja.

“Kau harus menjauhkan Rigi dari Kyuhyun. Aku percaya pada Rigi tapi aku tidak percaya pada Kyuhyun. Dia itu…hampir gila karena cinta,”

Langkah Rigi terhenti karena mendengar ucapan yang keluar dari bibir Sungmin saat sedang berbicara dengan Donghae di depan pintu apartemen mereka.

“Gila?”

“Kyuhyun tidak gila. Tapi soal Rigi dia bisa dikategorikan seperti itu. Tidak ada orang yang tidak pernah menyerah mendapatkan seseorang itu walau sudah dicaci maki,disakiti dan tau kenyataan bahwa orang yang dia cintai sudah mencintai orang lain. Tidak ada kata menyerah dalam kamusnya untuk yeojachingumu itu. Selama di Aussie dia sangat bermasalah. Dia dipaksa pindah oleh orang tuanya dan disana dia selalu menimbulkan masalah agar dipulangkan ke Korea lagi tapi tidak pernah dikabulkan oleh orang tuanya. Akhirnya dia berubah dan bekerja paruh waktu untuk mengumpulkan uang dan kembali kesini. Kyuhyun baru tau bahwa kau kekasih Rigi dan melihat perjuangannya itu…tentu saja dia tidak mau menyerah,”cerita Sungmin.

Rigi menutup mulutnya tak percaya.

“Sebenarnya aku menghadapi orang seperti apa sih?”tanya Donghae cemas.

“Orang yang tidak pernah menyerah akan gadis yang dia cintai. Dan gadis itu adalah yeojachingumu. Aku sarankan kau cepat-cepat pindah ke Jepang dan hapus jejak kalian disini,”jawab Sungmin.

 

TBC

8 Tanggapan to “Crystal Ball Part 1”

  1. elf_love 13 April 2012 pada 1:47 PM #

    Kyu oppa… bner bner keras kepala ya!!!
    bahkan udah 7 thn gk d lepas jga? ckckck…….
    Lanjut dong onn!!!

    • cagalli14 13 April 2012 pada 1:50 PM #

      oke oke pasti dilanjut kok ^^

    • cagalli14 13 April 2012 pada 1:51 PM #

      eh btw kamu 17+ kan? haha soalnya itu ff rada dewasa :p

  2. BabyJung 2 Mei 2012 pada 5:19 PM #

    Ini donghae demen banget ngacak2 rambut Rigi ya… btw Rigi… seems kalo pemenggalannya dibalik jadi naman saya nih… hahaha

    • cagalli14 2 Mei 2012 pada 5:22 PM #

      donghae sayang rigi hahaha😄
      iya ya giri😄

  3. elf_love 10 Mei 2012 pada 5:00 AM #

    Eh, onn, tu cewek yg d fto siapa sih? Ak penasaran nih!!! >.<

    • cagalli14 10 Mei 2012 pada 6:53 AM #

      sulli ..wkwk ..soalnya gak ada model lain sih yg bisa dijadiin buat poster😄

      • elf_love 25 Mei 2012 pada 12:14 AM #

        Oooo…..
        Pantes kyakny familiar gtu…
        Ak ska model rambutnya!!!! Lcu gtu!!! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: