Crystal Ball Part 2 (END)

14 Apr

CRYSTAL BALL

Cast       : Lee Donghae,Cho Kyuhyun,Park Rigi,Lee Sungmin

Genre   : romance

Rating   : 17+

Lenght : 2 shoot

Mendengar ucapan Sungmin semalam membuat Rigi bimbang.

Dia sekarang tau apa yang sudah dilewati Kyuhyun. Dia sekarang tau batas ‘kegilaan’ orang itu. Entah kenapa semua tidak membuat Rigi benci atau takut. Dia lebih pada simpati dan luluh.

Ya. Rigi sekarang belari mencari Kyuhyun. Dia sadar bahwa hidupnya tidak akan lepas dari namja bernama Cho Kyuhyun.

7 tahun yang lalu…sampai sekarang. Walau bersama Donghae sekalipun. Selalu ada perasaan benci dan menganggap orang yang mencuri ciuman pertamanya itu musuh sekaligus cinta pertamanya. Sampai sekarang dalam diam Rigi masih sering mengingat tentang Kyuhyun. Walau perasaannya pada Donghae memang tulus dan serius tapi tetap saja namja itu tidak tergantikan dihatinya.

“Hah! Hah!”Rigi mengatur nafasnya dan membuka kelas 2-1.

Kosong dan gelap. Hanya ada cahaya bulan yang menerangi sedikit bagian di kelas tersebut. Rigi mendekati bangku di ke-3 di dekat jendela. Disana dulu Kyuhyun selalu mendekatinya sambil duduk dibangku depannya milik Juhyun. Dibangku itu juga dulu diam-diam Rigi menatap ke bawah saat Kyuhyun sedang bermain sepak bola dengan yang lainnya di lapangan. Dibangku itu dia mendapat ciuman pertamanya dengan Kyuhyun. Dibangku itu semua kenangan di sekolah direkam dan memutar kembali ingatannya tentang 7 tahun yang lalu bersama Kyuhyun.

Satu-satunya orang yang dibencinya. Satu-satunya orang yang paling membekas dihatinya.

“Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah!!!!”Rigi menangis sepuasnya sambil menungkupkan wajahnya dimeja.

“Rigi?”

Rigi mengangkat kepalanya. Terdiam saat Kyuhyun mendekatinya dan memeluknya.

“Kenapa kau disini?”tanya Kyuhyun tak percaya.

“Karena kau mengirimkan telepati,dasar bodoh!”jawab Rigi menangis sepuasnya dipelukan Kyuhyun.

“Hidupku seperti bola kristal ini. Aku Cuma berputar-putar didalamnya. Mungkin kita sempat bersimpangan jalan dan sulit untuk kembali. Tapi sebenarnya kita berada diruangan yang sama,sekarang pun kita bertemu. Aku tidak mau melepaskanmu lagi dan ingin mengarungi bola kaca itu bersamamu,”terang Rigi yang duduk menyender dibahu Kyuhyun setelah dia tenang dari tangisan yang meluap-luapkan perasaannya.

“Tapi bola ini sudah pecah dan tidak sempurna,”tunjuk Kyuhyun.

“Ne…Donghae yang mengelemnya lagi,”jawab Rigi. Dia menghela nafas panjang. Perasaan bersalah yang begitu besar pada Donghae menyeruak keluar. Dia sadar sudah mengkhianati cintanya. Tapi dia sudah tidak ingin melepaskan Kyuhyun lagi.

“Apa kau masih akan kembali padanya?”tanya Kyuhyun. Rigi tidak menjawab. Kyuhyun dapat mengerti diamnya gadis itu.

“Aku mencintai Donghae Kyuhyun-ah…,”ucap Rigi.

“Kau tidak bisa menyalahkannya karena kau pernah pergi dariku. Tapi aku juga tidak mau penderitaan diantara kita berdua terus berlanjut,”lanjutnya.

“Lalu kau akan memilihku atau Donghae?”tanya Kyuhyun. Rigi menatap wajah Kyuhyun.

“Aku rela melepaskanmu untuknya karena aku sudah tau kenyataannya. Kau mencintaiku saja itu sudah cukup. Aku tidak mau egois dan membuatmu menderita lagi,”Kyuhyun tersenyum lirih.

“Mendengarmu seperti ini malah membuatku makin susah tau,”Rigi ingin menangis lagi namun Kyuhyun mencubit pipinya.

“Uljima. Aku akan memberimu waktu,”ucap Kyuhyun lembut. Rigi tersenyum haru.

“Rigi-ah…,”

“Ne?”

“Soal ciuman waktu itu…aku minta maaf ya,”

“Sudah,aku tidak marah lagi kok,”

“Rigi-ah…,”

“Ne?”

“Apa boleh aku mengganti ciuman yang buruk itu?”

“Eh?”

“Hari ini…disini…aku akan lebih lembut dan menunjukkan perasaanku. Semuanya. Seluruh perasaanku,”

“…,”

“Saranghae,”

“Ne,”

***

Rigi berdiri dihadapan Donghae,diambang pintu. Donghae langsung mempersilakan Rigi masuk namun dia tidak beranjak sedikitpun.

“Apa kau masih menerimaku?”tanya Rigi.

“Wae?”tanya Donghae.

“Semalam aku mencari Kyuhyun. Aku disekolah bersamanya. Aku tidak bisa membohongi perasaanku…aku mencintainya,”jawab Rigi dengan tatapan sendu.

“Arraso,”Donghae membalas tatapannya tak kalah lirihnya.

“Babo,”balas Rigi.

“Ne,aku tau,”jawab Donghae.

“Babo!!!!”Rigi memukul-mukul dada Donghae.

“Harusnya kau mencampakkanku. Membenciku! Bukan malah menerimaku kembali!”isak Rigi. Donghae malah memeluk Rigi dengan erat.

“Kalau begitu beritahu aku. Aku harus bagaimana Park Rigi,”lirih Donghae.

Karena aku juga mencintaimu. Saat bersamamu aku tidak ingin berpisah. Aku benar-benar jahat!

“Aku pergi dulu,”Rigi melepaskan seatbeltnya lalu mencium Donghae sebelum turun dari mobil.

“Jangkaman,”Donghae menahan lengan Rigi. Rigi menatap Donghae.

“Apa kau akan bertemu Kyuhyun hari ini?”tanya Donghae. Rigi tidak menjawab.

“Ja…jangan turun,”pinta Donghae. Rigi malah memeluk Donghae seolah tidak ingin melepaskannya.

“Aku bolos saja kalau begitu,”ucap Rigi. Donghae tertegun mendengarnya.

“Kalau begitu kau mau pergi ke Jepang bersamaku?”tanya Donghae. Rigi terdiam.

“Ah lupakan saja,sudah tidak usah bolos. Aku percaya padamu,”ucap Donghae.

Trrrttttt…trrrtttttt….

“Yoboseo?”tanya Rigi.

“Rigi-ah! Kyuhyun kecelakaan!”

“Mwo?!!!”

***

“Oppa,apa yang terjadi padanya?!!”tanya Rigi setelah sampai di rumah sakit.

“Motornya bersenggolan dengan mobil. Saat ini dia sedang dalam masa kritis,”jawab Yesung.

“Masa kritis? Mak…maksudnya…,”

“Dia koma…kemungkinan besar…,”

“Jangan teruskan!!”Rigi menutup kedua telinganya. Donghae melepaskan kedua lengan Rigi dengan lembut dan menyuruh Yesung diam.

“Tenanglah Rigi-ah. Kita tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu dan berdoa,”ucap Donghae.

“Andwae! Kyuhyun-ah,sadarlah!!!”Rigi mendekati pintu ruang ICU. Melihat Kyuhyun terkapar tidak berdaya dengan balutan perban dikepalanya dan berbagai selang serta masker menutupi mulut dan hidungnya. Membuat kaki Rigi lemas.

“Rigi-ah!!!”Donghae buru-buru menahan tubuh Rigi.

“Kyuhyun-ah…sadarlah…,”Rigi menangis lemah dalam pelukan Donghae.

Donghae tersenyum lirih. Pilu rasanya. Kekasih sendiri menangis dipelukannya karena pria lain. Kekasih sendiri menunjukkan cintanya pada orang lain dihadapannya. Donghae lebih ingin menangis lagi lebih dari yang Rigi rasakan.

~~~

“Aku mengatakan ini sebagai sahabatmu Donghae-ya…Jika kau tidak tegas pada Rigi kau sendiri yang akan tersiksa. Kyuhyun juga belum sadar dari komanya…kemungkinan besar…,”

“Jangan teruskan Sungmin-ah!”potong Donghae.

“Kau simpati pada Kyuhyun?”

“Anieyo. Tapi aku tidak sanggup melihat Rigi hancur karena…aku…ne…aku simpati juga merasa bodoh. Cinta namja itu gila-gilaan pada yeojaku. Aku merasa kalah. Tapi aku simpati karena 7 tahun yang dia lewati…akan kejam rasanya jika aku tidak melepaskan Rigi untuknya,”

“Donghae-ya jangan bilang kau…,”

“Aku mencintai Rigi. Sampai aku rasa ingin memberikan semua kebahagiaan untuknya. Segala jenis dan bentuk kebahagiaan. Jika saat ini yang bisa membuat dia bahagia adalah namja itu,aku harus mengalah,”Donghae menatap Sungmin dengan lirih. Dia mencoba tersenyum tegar,membuat Sungmin tidak kuat hati.

“Sejak kedatangan sepupumu itu,Rigi sudah tidak mencintaiku lagi…aku tau itu. Aku cukup tau. Airmatanya keluar karena namja bernama Cho Kyuhyun. Aku tidak sanggup melihat dia menangis dan tersiksa lagi,”Donghae tersenyum untuk terakhir kalinya dihadapan Sungmin dan mengusap ujung matanya,airmata keluar sedikit namun dia berhasil menyembunyikannya lalu dia pergi meninggalkan Sungmin yang ikut merasakan sakit dengan apa yang terjadi pada sahabatnya maupun sepupunya sendiri.

***

Rigi baru saja keluar dari lift yang menuju lantai 3 dan berjalan beberapa langkah sampai langkahnya terhenti karena kehadiran Donghae,Rigi tertegun. Dia tertegun karena entah sudah berapa hari dia melupakan namja itu. Sudah berapa hari dia mengabaikannya. Donghae hanya tersenyum kecil. Senyum yang menyimpan kesedihannya.

“Kau mencintaiku?”tanya Donghae. Mereka memutuskan untuk ngobrol di taman rumah sakit.

“…ne…,”jawab Rigi.

“Gomawo,”jawab Donghae. Kaku. Dia tidak tau harus bereaksi seperti apa atas jawaban tipis dari Rigi.

“Apa kau tidak apa-apa jika tanpa aku?”tanya Donghae. Rigi menatap Donghae bingung.

“Apa kau bisa melepaskanku?”tanya Donghae,tersenyum pilu. Rigi tidak menjawab,hanya airmata yang menjawab pertanyaan itu.

“Apa kau bisa berhenti menangis jika bersamanya?”tanya Donghae lagi.

“Hentikan…,”pinta Rigi,suaranya parau.

“Apa dia tau kau tidak bisa makan kentang yang dimasak dengan sup?”

“Hentikan…,”

“Apa kau bisa membuka tutup botol air mineral jika aku tidak ada?”

“Henti…,”

“Apa dia tau kau tidak bisa tidur jika lampu dipadamkan?”

“Hentikan!!!!”teriak Rigi. Menutup kedua telinganya dan menundukkan tubuhnya. Dia menangis tersedu-sedu.  Donghae menghapus airmatanya dan mengusap kepala Rigi.

“Aku…,”Donghae hampir tidak bisa mengucapkannya.

“Aku mencintaimu…,”ucap Donghae dengan suara parau. Dia menarik tubuh Rigi dan memeluknya.

“Tapi aku sadar bahwa yang kau butuhkan adalah dia,bukan aku. Pergilah…,”ucap Donghae,sangat pelan.

“Pergilah temui Kyuhyun. Aku rela melepaskanmu,”Donghae melepaskan pelukannya dan menatap Rigi dengan lembut,juga lirih.

“Aku…aku…,”

“Aku tau…kau mencintaiku. Tapi yang lebih besar…,”Donghae mencubit pipi Rigi dengan lembut.

“Adalah dia…,”Donghae tersenyum tegar. Rigi lagi-lagi memeluk Donghae. Memeluknya untuk terakhir kali.

Rigi sekarang berlari ke sebuah kamar dimana Kyuhyun berada. Selama beberapa hari ini dia memang setiap hari datang ke rumah sakit tempat Kyuhyun berada namun tidak pernah masuk ke ruangan itu. Alasannya adalah Donghae. Ya,secara tidak sengaja Donghae adalah gembok penghalang Rigi untuk bertemu Kyuhyun karena perasaannya. Namun sekarang sudah tidak ada lagi yang menjadi beban untuk menghalagi perasaannya berlari bebas menuju satu-satunya namja yang dia rindukan sejak 7 tahun yang lalu.

“Kyuhyun…,”Rigi mengusap punggung tangan Kyuhyun. Sudah 4 hari Kyuhyun tidak sadarkan diri dan ini untuk pertama kalinya Rigi menjenguk Kyuhyun dari dekat.

“Aku akan selalu mengejarmu,”

“Kali ini giliranku…,”ucap Rigi.

“Cho Kyuhyun…Aku merindukanmu…,”

“Bangunlah…,”pinta Rigi.

“Jika kau bangun kau bisa melihat sinar mataku. Aku serius. Aku mencintaimu…sejak SMP sampai sekarang. Sejak 7 tahun yang lalu…sama lamanya dengan yang kau rasakan kan?”

“Aku suka padamu!”

Rigi menahan nafasnya. Bertapa dia merindukan ucapan itu keluar dari mulut Kyuhyun. Bertapa dia ingin mendengarkannya lagi walau hanya untuk memuaskan hatinya saja. Kyuhyun yang dulu,terlihat keras kepala dan tidak mau menyerah. Jika dulu sangat dibencinya,sekarang dia sangat ingin mendengarnya.

“Aku membutuhkanmu. Aku ingin berada disisimu selamanya. Kau harus bangun. Jangan menyerah…kau tidak bisa pergi atau tetap seperti ini selamanya,”Rigi mulai terisak. Mengingat kemungkinan terburuk yang bisa terjadi pada Kyuhyun.

“Karena jika kau tetap seperti ini selamanya,aku akan meninggalkanmu dan kembali pada Donghae. Karena itu…kau harus bangun. Temukan suaraku dan bangunlah!”pinta Rigi.

Saat Rigi menangis sambil memeluk lengan Kyuhyun,dia tidak sadar bahwa jemari Kyuhyun bergerak.

“Aku akan terus disini sampai kau bangun…aku akan terus memanggilmu sampai kau menemukanku dan kembali…karena itu jangan menyerah Kyuhyun-ah…,”desah Rigi.

“Aku sudah menemukan suaramu…,”

Rigi tersentak saat mendengar sebuah suara yang sangat ingin dia dengar.

“Kyuhyun?!”

Kyuhyun tersenyum lemah.

“Aku kembali…,”

 

To : Park Rigi

Hari ini aku pindah ke Australia. Aku ingin mengatakannya langsung padamu dan berpamitan tapi aku tau aku Cuma akan seperti orang bodoh karena kau pasti akan mengatakan “Pergi saja. Itu bagus. Aku sudah menunggu moment ini,” ya kan?

Sejujurnya kau itu jahat Rigi-ssi. Tapi aku tau,aku yang membuatmu seperti itu. Karena itu sekali lagi aku minta maaf. Aku akan menggunakan waktuku seumur hidup untuk mengatakan ‘maaf’ sampai kau bosan,jika waktu itu masih ada.

Aku akan kembali! Aku janji! Karena aku berjanji akan selalu menyukaimu. Kau harus menungguku,walau kau tidak menungguku dimasa depan aku akan kembali dan menemuimu.

Ada satu hal yang aku pinta darimu. Aku mohon…kabulkan permintaanku karena aku yakin sebenci apa pun kau denganku tapi kau masih mau mendengar permintaanku kan? Aku tidak memintamu untuk menyukaiku juga. Aku tidak memintamu menungguku karena aku yang akan mencarimu jika kau tidak mau menungguku. Aku Cuma minta…tolong jangan beri hatimu pada siapa pun sebelum aku kembali. Karena aku lebih memilih untuk bersaing secara langsung dengan pria itu.

Ingat permintaanku itu Rigi-ssi. Gomawo…

By : Cho Kyuhyun.

 

FIN

 

2 Tanggapan to “Crystal Ball Part 2 (END)”

  1. elf_love 3 Mei 2012 pada 2:18 AM #

    Mmm….. Sbnerny ak msi 16 y.o. Kmaren tgl 4…. ^^
    Donghae oppa keren! Klo ak, mngkin gk bsa kyak dy gtu…..
    Sini oppa sma ak aj! *d kejar elfishy*
    Kyu oppa, Rigi onnie kan udah sma oppa, jga dy ya!!!
    Bkin sekuelny dong, onn! Critany Donghae gtu!

    • cagalli14 5 Mei 2012 pada 5:07 AM #

      heiii haha gpp lah udah diatas 15 udah lumayan dewasa🙂
      hhihiii aduh aku punya cerita lain soalnya ga kepikiran sekuel ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: