[FREELANCE] Don’t Know

9 Mei

Don’t know

Author : @nyssanyssa

Genre : romance

Cast : park rigi,cho kyuhyun, lee sungmin, lee heera

“hya…. Kyuhyun-ah  kau ini apa-apan?” ucap rigi sambil menyentuh pipinya yang di dilumuri ice cream oleh kyuhyun

“sungguh rigi kau terlihat sangat cantik dengan ice cream itu’’ kyu tertawa , rigi pun berlari mengejar kyu.

Di bukit kecil itu mereka sering menghabiskan waktu bersama, biasanya heera dan sungmin juga ikut bersama namun karena ada kepentingan hari itu hanya rigi dan kyu saja yang duduk-duduk di bukit itu.

Bruukkk

Tubuh rigi terjatuh saat mengejar kyu.

“rigi-ah kau tidak apa2” kyu berlari menghampiri rigi

Rigi masih terduduk dan memegangi lututnya.

“rigi-ah kau baik-baik saja?” kyu membungkukan badannya . rigi pun mendorong kyu lalu melumuri wajah kyu dengan eskrim yang ada di tangannya

“haha kena kau kyu” rigi tersenyum. Kyu membalas senyum rigi, kyu bangkit dari duduknya dia mendekatkan wajahnya pada rigi.Muka rigi memerah. Lalu kyu pun hanya tertawa

“hyaa!!kau ini sedang apa sih” ucap rigi sambil mendorong kyu.

“aku sangat senang melihatmu tersenyum , apakah di saat aku pergi nanti kau masih bisa tersenyum seperti ini ” kyu menatap rigi dalam.

“kau ini seperti mau kemana saja? Kau masih di korea bukan? Lagi pula selama trainee apa kau tidak bisa mengunjungi aku?” rigi tersenyum.

“kapan kau memulai trainee mu?” sambung  rigi.

“akhir bulan ini, mungkin akan sulit untuk kita berkumpul bersama seperti sekarang”

“ya aku mengerti” rigi menunduk, hari itu rigi merasakan hal yg tidak biasa di dalam hatinya.

“tapi aku janji , kita akan sering bertemu disini” kyuhyun tersenyum.

 

****

“apa kau tahu rigi, sepertinya aku mulai menyukai sungmin” ucap heera sambil memutar-mutar pulpen yang sedang di pegangnya

Rigi tersenyum menatap langit2 kamarnya, dia sedang bingung dengan perasaannya terhadap kyu.

Kyu dan rigi telah bersahabat sejak lama, tidak mungkin kan jika rigi menaruh suatu perasaan yang lebih kepada kyu, jika memang harus menaruh perasaan kepada kyu kenapa baru saat ini dia harus rasakan ketika kyu akan menjalani trainee untuk memulai debutnya untuk menjadi seorang penyanyi.

“rigi-ah apa kau mendengarkanku” heera menepuk bahu rigi yg tertidur di sebalahnya.

“ne , kau bercanda bukan” rigi berusaha memfokuskan pembicaraannya pada heera.

“ya aku rasa perasaan yang aku rasakan pada sungmin adalah perasaan cinta”

“nyatakan saja sebelum kau menyesal heera”

“aku tidak bisa terlalu sulit untuk mengucapkannya lewat kata-kata aku terlalu malu rigi-ah” heera menurunkan tangannya yg sejak tadi memutar2 pulpen di udara.

“apa kau mau aku membantumu?”

“tidak..ahhh”

“kau yakin” rigi tersenyum nakal .

“hyaa rigi-ah jangan seperti itu”. mereka berdua tersenyum.

~~~~

Rigi berjalan di bawah sinar bulan , berjalan ke tempat yang menyimpan banyak memory tentang masa-masa indah dengan kyu.rigi duduk di bawah pohon menatap rembulan yg setengah menyabit. Bintang tak tampak malam itu satu pun. Sepertinya langit merasakan perasaan rigi malam itu.

Besok hari dimana kyuhyun mulai menjalani masa traineenya, berat hati rigi untuk melepas kyu.

“Ttrruuttt ttrruutttt ttrruuttt”

iPhone rigi berbunyi dan ternyata kyu yang menelfon.

“hallo rigi sedang apa kau?”

“kenapa kau menelfonku ?” jawab rigi sambil memainkan rumput di dekat tangannya.

“hyaa!!… kau tidak menjawab? Sedang apa kau? “

“aku sedang duduk kyu,ada apa kau menelfonku malam-malam begini aku sudah sangat mengantuk,”rigi berpura-pura menguap.

“benarkah , maaf kalau aku mengganggumu , aku hanya ingin mengatakan sesuatu sebelum aku berangkat besok ada yang ingin aku katakan kepadamu . aku tunggu kau di bukit  jam 10 ya, kau harus datang dan jangan sampai lupa“

“baiklah “ jawab rigi singkat dia lalu mematikan sambungan telfonnya.

Rigi masih duduk terdiam menatap rembulan yg menyabit, tiba-tiba sungmin datang mengejutkannya

“rigi-ah” panggil sungmin.

“kenapa kau disini?” sambung sungmin.

“hhee aku hanya mencari udara segar, kau sendiri?”

“kebetulan  aku lewat sini dan aku melihat kau, kau tidak bersama heera?”

“ani… dia mungkin sudah tertidur “ jawab rigi sambil melihat jam tangannya.

Mereka berdua terdiam cukup lama, hingga sungmin pun memulai percakapan kembali.

“kau baik2 saja ?”

“ne, apa aku terlihat sakit?” rigi tersenyum.

“syukurlah  aku pikir terjadi sesuatu padamu , tentang kyu benar dia akan mulai menjalani traineenya besok?”tanya sungmin.

“ya begitulah,”rigi  menatap langit kembali.

“mungkin kita tidak akan bisa lagi bersama-sama disini sungmin-ah, ini akhir kebersamaan kita berempat”

“kau berpikir seperti itu? Apa hanya karena kyu menjalani trainee kita tidak bisa berkumpul bersama lagi? Sepertinya bagimu ini akhir dari kebersamaanmu dengan kyuhyun bukan kita berempat”

Rigi menatap sungmin dingin, lalu dia beranjak dari duduknya.

“sudah malam aku pulang dulu”

Sungmin menarik tangan rigi, langkah rigi pun terhenti.

“apa ada yg terjadi antara kau dengan kyuhyun ” Tanya sungmin, rigi mengerutkan dahinya.

“maksudmu? Aku tidak mengerti.Sudahlah lepaskan tanganmu aku ingin pulang”ucap rigi sambil menarik tangannya.

Sungmin terdiam , dia menatap rigi yang mulai berjalan menjauh hingga tak terlihat lagi.

~~

Malam ini masih aku lewati dengan perasaan yang tak menentu, aku terus bertarung dengan perasaan yang ada di dalam hatiku saat ini. Aku tak tahu harus memenangkan yang mana , bahkan aku tidak tahu perasaan macam apa yg ada di dalam hatiku saat ini.

Rigi mengambil secarik kertas lalu menuliskan sesuatu diatasnya.

~~~~

Lebih dari sepuluh kali kyuhyun melihat jam hitam di tangannya, hatinya cemas karena sosok yg di nantinya sejak tadi tak muncul juga. Jam sudah menunjukan pukul 10.30.

“rigi-ah apakah kau tidak akan datang menemuiku”

Kyuhyun kembali duduk menunggu rigi, tapi setengah jam berlalu rigi pun tak kunjung datang.Kyuhyun pun meninggalkan bukit itu dengan berat hati, menatap kenangan yg berlarian di pikirannya di tempat itu dulu bersama rigi.

Aku pergi rigi, tetaplah tersenyum saat aku tak di sampingmu, tetaplah menjadi rigi yg ceria .aku berjanji akan kembali untuk mengatakan suatu hal padamu. Jika waktunya tiba akan aku pastikan kau akan menjadi yeoja yg paling bahagia di dunia Park Rigi.

 

“assshhhh , knp aku begitu bodoh dan bisa telat seperti ini” Rigi berlari sekuat yang dia bisa sambil mengenggam sepucuk surak di tangannya.

Ketika tiba di bukit itu rigi tertegun sosok yang dia harapkan ternya tidak ada disana , surat itu terjatuh dari tangannya.

“aku terlambatkah cho kyuhyun? Mengapa kau pergi begitu cepat tak bisakah kau menungguku sedikit lebih lama”

Bulir air mata membasahi pipi Rigi membuat parit yang berakhir di bibir rigi.Rigi berjalan mendekati pohon di bukit itu, dia lalu bersandar di pohon itu.

 

Apakah langit mengetahaui  lagi perasaan ku, kenapa kau menumpahkan lagi air mu langit?Apakah kau ingin melindungiku dari air mata ini?Apakah kau ingin menutupi dukaku langit? Wahai langit apakah tidak ada kesempatan lagi untukku memberitahu kyuhyun tentang perasaan yang beberapa bulan ini mengguncang hatiku, jawablah langit…. Aku butuh jawabanmu bukan tangismu.

 

“kau akan sakit Rigi-ah jika hujan-hujanan seperti ini”sungmin datang dan menutupi kepala rigi dengan payung yang di bawanya, sungmin pun ikut duduk di samping rigi.

“aku sangat mengerti apa yg kau rasakan Rigi. Aku sangat mengerti… kau mencintai kyuhyun kan”

“hhaa apa kau bercanda? Dia itu sahabatku mana mungkin aku mencintainya” elak Rigi.

“lalu apa arti air matamu rigi?”sungmin mengusap air mata rigi.

tangan yang aku harapkan menyentuh pipi ini tanganmu kyu, tangis yang ku harapkan keluar dari mataku adalah tangis bahagia karena dapat memberitahumu isi hatiku sesungguhnya. Tapi… mengapa seperti ini.

Air mata rigi tak dapat terbendung lagi, dia pun menangis sejadi-jadinya dihadapan sungmin.

“tahukah kau sungmin, aku hanya ingin mengucapkan beberapa kata pada kyuhyun tapi sepertinya langit tak mengizinkannya” rigi menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Sungmin mendekat dia memeluk rigi, mengusap rambut rigi dengan lembut.

“menangislah jika itu membuatmu merasa lebih nyaman, tidak akan ada yang bisa melihat air matamu karena aku dan hujan akan menutupinya” sungmin menghapus air mata yang kini bercampur dengan tetes hujan yang membasahi pipi rigi.

~Di sudut lain bukit itu, ada sepasang mata yg memperhatikan Rigi dan Sungmin sejak beberapa waktu yang lalu. Sepasang mata itu pun mulai mengeluarkan air mata, melihat pemandangan yang berada beberapa meter dari hadapannya , payung di tangan si pemilik sepasang mata itu pun terjatuh. Dia berlari sambil menahan sakit hatinya dan air mata yg ingin terus membanjiri pipinya.~

Sungmin melepaskan pelukannya dari tubuh rigi.

“terimakasih telah meminjamkan pelukannmu untuk menyembunyikanku saat aku menangis, aku hanya berharap bisa bertemu kyu sebelum debutnya.”

“pasti kau bisa Rigi” ucap sungmin.

Rigi tahukah engkau jika sejak pertama kali aku bertemu denganmu dua tahun lalu rasa itu mulai tumbuh di hatiku, entah kenapa rasa itu semakin lama semakin nyata di dalam hatiku.Namun tak pernah satu patah kata pun berani terucap dari bibirku ini Park Rigi. Aku tidak tahu apakah aku masih punya  kesempatan atau tidak untuk memberitahukannya kepadamu.

****

“Plakk”

Pipi Rigi memerah oleh tamparan yang di berikan Heera.

“hya apa yang kau lakukan? Apa salahku Lee Heera!!!” Rigi memegangi pipinya yang memerah

Heera menatap Rigi tajam tanpa mengatakan sepatah kata pun. Sudah dua minggu ini sikap heera sangat aneh pada Rigi, heera slalu menghindar setiap bertemu Rigi.

“sepertinya persahabatan kita harus berakhir Park Rigi” ucap Heera sambil berjalan menjauh.

“yaaa Heera…” rigi mengejar heera menarik tangnnya memaksanya untuk berhenti.

“kau kenapa, apa salahku…? Setelah kyu meninggalkanku apakah kau juga akan meninggalkanku?”

“mungkin kau akan lebih baik jika hanya berdua dengan Sungmin, aku tak akan mengganggumu dengannya Rigi” Heera meneteskan air matanya.

“aku tak mengerti maksud perkataanmu Heera, aku dan Sungmin tidak ada hubungan apa-apa” jelas Rigi sambil memegang erat  tangan Heera.

Heera melepaskan pegangan tangan Rigi dengan keras, “sudah cukup Rigi aku tidak ingin mendengar kata apapun dari bibirmu” Hera pergi meninggalkan Rigi sendirian terduduk di bukit kecil di samping pohon itu.

Rigi mengambil iPhone putih dari tasnya, berharap ada sebuah panggilan atau pesan dari kyuhyun.Tapi tak ada satupun telephone bahkan pesan dari Kyuhyun.

“apakah kau sesibuk itu sekarang Kyu” Rigi bersandar di pohon itu sendiri.

Taukah kau sekarang Heera pun pergi meninggalkanku seperti dirimu, siapa yg akan mengingatkanku jika aku lupa melakukan sesuatu, siapa yg akan menemaniku saat aku takut dengan suara petir,siapa yg akan memelukku ketika aku menangis…aku sendiri disini kyu, kau bisa mendengarku? Jawablah walau hanya sepatah kata aku menunggumu slalu jika sang waktu masih mengizinkan.

Lagi… air mata itu membuat parit di pipi Rigi mengalir kali ini berakhir terjatuh di dagu rigi.

Tangan itu kembali menghapus sisa air mata di pipi Rigi, Sungmin telah ada di sampingnya entah sejak kapan dia ada di sini.

Rigi melepaskan tangan sungmin dari wajahnya.

“jangan seperti ini, kau tahu? Aku telah menyakiti sahabatku sendiri Sungmin. Kau tahu kan heera mencintaimu tapi kenapa kau melakukannya? Bahkan kau tahu kan siapa yang aku cintai sekarang ini Sungmin?” ucap Rigi , air matanya masih mengalir.

Sungmin terdiam dia tertunduk ,

“tahukah engkau Rigi, tidak ada persahabatan antara seorang namja dan yeoja kecuali mereka memiliki perasaan, selama ini aku berusaha mencari tahu perasaan apa yang aku rasakan padamu rigi, aku terus melihat kedalam hatiku saat kita bersama apakah getar perasaan itu sebagai sahabat atau lebih… sepertinya hatiku telah salah mengartikan kedekatan kita… hatiku tidak menggapmu sahabat Rigi” jelas Sungmin. Sungmin menatap Rigi dalam.

“aku hanya ingin mengatakan ini Rigi, aku takut jika aku tak sempat mengatakannya karena mungkin saja sang waktu tak mengizinkan… Park Rigi saranghaeyo” Sungmin mencium bibir Rigi lembut, Rigi mendorong sungmin hingga tubuh sungmin terjatuh.

“aku tidak akan mengecewakan Heera sahabatku, aku tidak mungkin menerima cintamu… bahkan jika nanti aku tahu Kyu tidak memiliki perasaan pada ku, aku tidak akan pernah menerima cintamu sungmin.” Rigi pergi meninggalkan Sungmin yg masih dalam posisi duduk.

~~~

Aku hanya menunggu waktu itu tiba , ketika waktunya datang aku akan mengungkapkan yang ada di dalam hatiku padamu Kyuhyun, tak lama lagi bukan aku yakin itu, kau tahu sungmin masih terus mempertahankan cintanya padaku tapi aku tetap menolak karena di ruang hatiku hanya tersedia tempat untukmu. Heera aku tahu kau kecewa padaku mungkin dengan kau menghindar kau akan merasa lebih baik aku tak akan memaksa kau sahabatku.

Rigi hanya mengaduk terus cangkir kopi yg ada di depannya itu, uap panasnya telah hilang dari beberapa menit yang lalu tapi tak setegukpun Rigi meminumnya. Sore itu Rigi duduk di sebuah café sendiri biasanya dia pergi bersama heera namun karena masalah Sungmin dia hanya duduk sendiri di cafe itu.

“kau tidak mau meminumnya?” suara seorang pria yg dia kenal.

“yaaa! Kau mengikutiku?”ucap rigi kepada pria yg tak lain adalah Sungmin.

“ani… kebetulan lewat” ucap sungmin sambil memandang keluar jendela.

“Heera baik-baik saja,apa dia masih menjauhi mu?” Sambung sungmin .

Tangan rigi berhenti mengaduk kopi.

“ya dia masih menjauhi ku, dan terimakasih ini semua karenamu”

“kau bisa menjauhiku. Aku tak ingin Heera menganggap ada yang special diantara kita berdua” ucap Rigi tegas.

Sungmin tersenyum wajah tampannnya semakin terlihat.

“arraso, aku akan menjauhimu, tapi sampai kapanpun rasa yg ada di hatiku ini tak akan berubah, ketika kau nanti memutuskan menghapus rasa cintamu pada Kyuhyun, aku bersedia menggantikan posisinya di hatimu” Sungmin  memegang tangan rig.i

Kejadian itu pun kembali di saksikan oleh Heera, namun kali ini rigi mengetahuinya.

“Heera” Rigi beranjak dari kursinya dia mengejar Heera yang lari, diikuti Sungmin yang mengejar Rigi.

“Heera tunggu aku bisa jalaskan”

Air mata Heera jatuh lagi, pikirnya ini untuk yang kedua kali dia melihat kejadian yg membuat hatinya sakit. Heera tak menghiraukan Rigi,dia mempercepat langkahnya, untuk menghindari Rigi dia memutuskan untuk menyebrang jalan tanpa disadari Heera sebuah mobil berkecepatan tinggi melaju.

“Heeraaaaaaaa awass!!!” teriak rigi lalu mendorong tubuh Heera hingga terlempar ketepi jalan.

“Brakkkkkk”

Suara tubuh Rigi tertabrak mobil itu, tubuhnya tergeletak di tanah dengan darah yg mengucur dari hampir sebagian wajahnya .sweater putih rigi pun kini berlumuran darah.

Heera berlari menghampiri Rigi yg tergeletak.

“hyaaa Rigi-ah bangunnn, Rigi-ah bangun”air mata Heera kini tercampur dengan darah di wajah rigi.

Tubuh itu tak bergerak,  tapi Heera masih mendapati sedikit kehangatan di jemari Rigi. Sungmin yg baru melihat kondisi rigi pun shock dia menghampiri tubuh rigi dengan langkah pelan, air matanya turun perlahan membasahi pipinya.Dia mengangkat Rigi memasukan ke mobil ambulance tanpa berkata sepatah katapun, hanya tangisnya yang mewakili perasaannya saat itu.

 

~~~~

Di asrama tempat kyuhyun.

Plakk suara senar senar gitar kyu terputus jari manis kyu pun terluka dan mengeluarkan darah.

“kau baik-baik saja? jarimu terluka” Tanya yesung hyung padanya (yesung adalah teman asrama nya mereka sama2 sedang menjalani trinee).

“yaa, aku baik2 saja, tapi perasaanku sedikit tidak enak hyung”

“apakah kau sakit?”

“anii, hanya saja aku tiba-tiba teringat tentang seseorang hyung” kyu menatap lurus ke luar jendela.

“yeojamu kah?” yesung tersenyum. Kyu membalas senyum itu.

“dia belum menjadi yeojaku hyung, tapi aku akan segera  memberitahunya tentang perasaanku padanya, aku tak ingin terlambat mengakuinya” kyu menatap yesung.

“bagus lah sebaiknya perasaan diungkapkan segera kepada orang yang kita suka, jangan sampai kita menyesal karena tak bisa menyampaikannya. Sang waktu bukanlah hal yang bisa di ajak berkopromi kyuhyun-ah “ jelas yesung.

“mungkin besok aku akan menemuinya, akhir2 ini aku sibuk, aku bahkan tidak pernah mengiriminya pesan” sesal kyu.

“baguslah sebaiknya segera kau katakan semuanya kepadanya”

“tentu hyung” kyu tersenyum.

Trutttt truttt truttt

Iphone  itu berdering di layar nya terlihat tulisan Sungmin, pikir Kyu ada apa Sungmin menelfonnya.

“sebentar hyung aku permisi ada telfon”

“arraso”

“hya sungmin-ah apa kabar” ucap Kyu tersenyum.

Namun setelah mendengar suara sungmin,senyum itu hilang , berganti dengan raut wajah yang takut, kyuhyun berlari keluar asrama dan bergegas mencari taxi. Dia pergi kesuatu tempat dan harus tiba secepatnya.

Yesung yang melihat Kyu dr jendela tempat mereka duduk tadi bingung apa yang membuat kyu berlari.

~~~

Wajah kyu terlihat cemas, tangannya memukul-mukul kursi yang dia duduki.

“ayolahhh cepat sedikit jalannya” pikir kyu.

Perasaan kyu saat ini sedang kacau , setelah mendengar apa yg di katakan sungmin di telefon tadi.

*flashback*

““hya sungmin-ah apa kabar” ucap kyu tersenyum.

Suara isak tangis sungmin terdengar, dan suara tangis heera samar terdengar dari belakang sungmin.

“kau baik-baik saja? Apa yg terjadi?”

“kemana saja kau tidak menghubungi kami, apa kau tidak rindu pada kami terutama rigi” masih terisak.

“aku sangat merindukan kalian, namun aku sedikit sibuk. Tapi aku sudah merencanakan besok akan menemui kalian , dan aku juga akan menyampaikan sesuatu pada rigi.” Kyu tersenyum.

“kerumah sakit lah sekarang kyu , jika kau ingin mengatakan sesuatu kepada rigi… aku hanya takut kau tidak mempunya kesempatan lagi”

“apa maksudmu?” kyu mulai khawatir.

“rigi-ah mengalami kecelakaan , dia sekarang sedang di ruang tindakan. Kami belum tau keadaannya”

Tanpa menjawab perkataan sungmin kyu menutup telfonnya dia segera berlari keluar asrama dan mencari taxi.

*end of flashback*

“ajjhussi bisakah kau cepat sedikit” ucap kyu dengan nada agak naik.

“arrasso”

Taxi itu berhenti di loby rumah sakit dia menuju kamar tindakan. Di depan pintu ruang tindakan kyu mendapati sungmin sedang memeluk heera yang menangis. Kyu mendekati mereka berdua.

“apakah aku terlambat” ucap kyu menahan air mata yg kini telah bertumpuk di pelupuk matanya.

Heera menoleh kepada kyu.

“maaf kan aku Kyuhyun-ah ini salahku, maaf kan aku” Heera histeris , Sungmin mencoba menenangkan heera dia memeluk Heera dengan kuat.

“ini bukan salahmu , sudah saatnya Rigi beristirahat dengan tenang Heera” Sungmin meneteskan air mata.

Deg. Jantung Kyu seakan berhenti berdetak.Tubuhnya ambruk air mata yang sedari tadi telah memenuhi pelupuk matanya kini tidak sanggup untuk di tahan lagi.Tangan kyuhyun memukul lantai.

“argggghhhhhhhh bodohh, kenapa aku bisa terlambat Rigi-ah…. Kenapa aku begitu bodoh tidak menghubungi mu….” Sesal kyu. Sungmin menghampiri kyu.

“sabarlah, aku tahu kau sangat menyesal tapi Rigi sekarang telah pergi untuk selamanya Kyu, relakanlah dia” sungmin menepuk pundak Kyu. Kyu masih menangis penyesalan yang sangat dalam dia rasakan.Dia ingin memukul dirinya sendiri atas kebodohan yg dia lakukan.

Ending story

Komplek pemakaman itu telah sepi hanya Kyu yang masih duduk di samping makam Rigi matanya tertuju pada pusara Rigi yang tertupi bunga, air matanya lagi-lagi jatuh , kini langsung menembus tanah.

“Kyuhyun-an” Sungmin menyentuh pundak Kyuhyun.

“kau tidak pulang hari semakin sore” sambung Sungmin.

“mungkin sebentar lagi aku akan kembali ke asrama” ucap Kyu. Pandangannya masih tertuju ke pusara itu.

“Rigi juga menyukaimu Kyuhyun-ah” Sungmin tersenyum pandangannya kini juga tertuju pada pusara rigi. Kyuhyun memandang sungmin heran.

“di hari kau memulai trainee mu, aku mengetahui rigi menyukaimu. Kau dan Rigi akan bertemu di bukit bukan? Beberapa saat setalah kau pergi Rigi sampai di bukit itu, namun dia kecewa karena sesampainya dia disana dia tak menemukan sosok yang di carinya. Aku lihat dia membawa sesuatu,” sungmin menarik nafasnya.

“rigi membawa sepucuk surat, aku tau surat itu untukmu Kyu tapi surat itu terjatuh saat Rigi tau kau sudah pergi . aku memungut surat itu, mianhae aku membacanya” Sungmin mengeluarkan secarik kertas bewarna pink dari saku celananya. Kyu menerima surat itu.

“tahukah kau ,di hari yg sama aku juga melakukan suatu pengakuan pada Rigi. Sepertinya sang waktu lebih memihakku dari pada kau untuk mengakui perasaan ku kepada Rigi, namun sayang ternyata di hati Rigi hanya ada kau, walaupun dalam prakteknya aku lah pemenangnya , aku lah yg berhasil menyatakan perasaanku pada Rigi tapi kenyatannya hanya kau pemenang yang sebenarnya di hati Rigi” Sungmin menyeka ujung matanya yang berair. Sungmin bangkit dari duduknya.

“bacalah surat itu Kyu di situ tertulis perasaan Rigi kepadamu”sungmin tersenyum , lalu berjalan meninggalkan Kyuhyun.

Tangan Kyu gemetar membuka surat itu, dia menyeka air mata yg masih tersisa di pipinya. Dia membuka kertas berwarna pink itu.Dia menarik nafas panjang dan mulai membaca.

 

               

                Dear cho kyuhyun,

Sebenarnya entah dari mana aku harus memulai untuk menulis surat ini. Aku bahkan tak pandai merangkai kata indah untuk di baca, ya di bandingkan denganmu , mungkin kau akan tertawa membaca surat ku ini.

Cho kyuhyun mungkin ketika kau membaca surat ini kau sudah nyaman berada di asramamu, sebenarnya aku ingin mengatakan ini sejak lama kyuhyun-ah.

Awalnya aku tidak tahu perasaan apa yang sebenarnya ada di dalam hatiku ini, aku kira ini perasaan yang wajar di rasakan kepada sahabat. Namun setelah kutelusuri lagi perasaan ini ada yg berbeda .kau tahu itu, ingat ketika kau memainkan sebuah lagu dengan gitar untukku, tahukah kau hatiku saat itu bergetar kyuhyun-an dan aku tau getar itu bukan getar sayang kepada seorang sahabat melainkan getar cinta antara seorang yeoja yang mencintai seorang namja.

Aku yakin mungkin kau akan tertawa mendengar hal ini, tapi sejujurnya hal ini yang aku rasakan kyuhyun-ah….

Kyuhyun-ah sebenarnya aku sangat menyesal tidak dapat menyampaikan ini secara langsung kepadamu, seandainya saja aku begitu berani aku akan mengatakan “saranghaeyo cho kyuhyun” sebelum kau pergi menjalani trainingmu, agar aku bisa memanggilmu oppa dengan lebih lama dan kau bisa menyanyikan lagu cinta dengan tatapan hangat dari seorang namja yg mencintai yeoja nya , bukan tatapan untuk seorang sahabat.mungkin jika itu terjadi aku akan menjadi yeoja yg paling bahagia di dunia ini, Namun itu terlambat…. Tapi aku berpikir lebih baik aku terlambat dari pada tidak sama sekali, aku hanya takut jika aku harus mengatakan hal ini secara langsung waktu tak mengizinkan, kau tahu bukan sang waktu tidak pernah mengenal kata kompromi.

Karena itu aku memberanikan diri menulis surat ini tepat satu malam sebelum berangkat, aku harap ketika kau membaca surat ini kau akan membalas rasa cintaku.

Maafkan aku kyuhyun-ah aku hanya berani menuliskan kata cintaku pada secarik kertas ini, tapi aku harap kau dapat merasakn rasa cintaku padamu yang begitu besar melalui kata-kataku ini…

Kyuhyun oppa , aku harap setelah kau membaca surat ini segeralah beritahu pada ku perasaanmu yg sesungguhnya. Aku akan terus menantimu.

Saranghaeyo oppa ^^

Park Rigi

 

Air mata kyu kini menetes lagi, perasaan menyesal itu kini semakin kuat dia rasakan.

“kenapa rigi-ah kau tidak mengatakan padaku, aku pasti…. Aku pasti akan membalas cintamu..kau boleh selalu memanggilku oppa, aku akan selalu menyanyikan lagu cinta dan menatap matamu saat kau mau… kenap kau membuatku menjadi orang yang paling tidak berguna seperti ini… Rigi-ah aku mohon aku ingin mengatakannya kepadamu, saranghaeyo Rigi… kembalilah … ku mohon” Kyu bersimpuh di hadapan tanah pusara Rigi, air matanya kini bersatu dengan rintik hujan yang turun, menembus tanah menyentuh jasad gadis yang tertidur lelap dengan senyum yang manis.

 

                Jika aku bisa aku ingin membalasnya mengatakan aku juga mencintaimu , namun sang waktu tak mengizinkannya , jangankan untuk mengucapkan satu patah kata bahkan untuk tersenyum pun aku tak sanggup. Aku sangat mencintaimu, saranghaeyo.

 

END

 

 

3 Tanggapan to “[FREELANCE] Don’t Know”

  1. elf_love 10 Mei 2012 pada 4:57 AM #

    Hyaa!!! Kok sad ending sih???
    Pengen nangis bcany, tpi rsanya alurnya kecepetandeh…
    Tpi keren kok onn!!! ^^

    • cagalli14 10 Mei 2012 pada 6:52 AM #

      iya hhuhu ;; aku jg hampir nangis bacanya ><

  2. gold price 15 Mei 2012 pada 4:12 PM #

    Ya, leeteuk hyung, heechul hyung, hangeng hyung, yesung hyung, kangin hyung, sindong hyung, sungmin hyung, eunhyuk hyung, donghae hyung, siwon hyung, wookie hyung, kibum hyung, kyuhyun hyung dan zhoumi hyung. Aku menyayangi kalian. Sungguh. Kalian hyung-hyung kesayanganku. Dan kalian telah memberikan begitu banyak perhatian padaku. Jadi tidak mungkin dengan egoisnya aku membuat kalian merasa susah dengan apa yang aku rasakan. Aku tidak mau… meski ku tau, kalian tau. Terlihat dari cara kalian menjaga ku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: