Young Bride (2)

9 Mei

Title     : Young Bride

Cast     : Shin Hyesung,Cho Kyuhyun,Shin Taerin(OC),Choi Sulli

Genre  : romance

Part 2:

“Kau mulai sekarang jadi tawananku. Hahaha…,”dia lalu berjalan santai meninggalkanku yang ternganga melihat tingkah laku anak itu.

“Bye,see ya!”dia mengangkat tangan kanannya tanpa menoleh dan terus berjalan santai. Aku ingin sekali menendang pantatnya yang bahenol itu! Grrrr!

***

“Aku tidak menyangka istri Hyesung sunbaenim sangat muda. Lebih muda darinya sampai 10 tahun,niat sekali ya dia,”Kyuhyun menatapku dari atas sampai kebawah. Aku menendang tulang keringnya,membuat dia menjerit kesakitan.

“Aku juga tidak menyangka bisa menendang tulang kering oppa yang dulu aku idolakan,”balasku.

“Kau ngefans denganku?!”tanya Kyuhyun kaget.

“Dulu. Ya. Sebelum aku kenal watakmu yang sebenarnya,huh,”jawabku kesal.

“Dasar tidak setia,”celanya.

“Ne. Ngapain setia dengan orang sepertimu,”balasku.

“Omo…galak sekali sih. Aku heran kenapa Hyesung sang ballad prince bisa dengan kamu yang segalak dan seliar ini? Eit!”Kyuhyun menghindar saat aku hendak menendang tulang keringnya lagi.

“Gawat,kalo biru-biru sampai odem kau tanggung jawab loh. Aku ini artis,”ucap Kyu.

“Biarin,”aku memelet lidahku. Kyuhyun tertawa,aku mendelik.

“Wae? Wae wae? Kau kenapa dingin dan galak sekali denganku sih? Walau sudah tidak mengidolakan aku lagi tapi aku ini mantan idolamu dan kau itu mantan penggemarku,kita harus rukun,”

“Habis kau memanggilku kesini karena mau membabu-babuiku kan?”ketusku. Kyuhyun tertawa.

“Hahaha tau aja,”

Sial!

“Tapi aku ini penawan yang baik hati loh. Nah mau makan apa,pesan saja,”Kyuhyun menyodorkan buku menu padaku. Aku menatapnya dengan lekat lalu mengambil buku itu.

Begitulah. Sejak hari itu aku melalui hari-hariku sebagai ‘tawanan’ maknae group yang paling aku cintai,Cho Kyuhyun yang terkenal evil dan benar-benar evil. Aku sering sekali diolok-olok olehnya. Dikatai aku terlalu anak-anak lah,terlalu childish lah (loh apa bedanya?) ya intinya aku dikatai tidak serasi dengan Hyesung oppaku tercinta. Sial kau Cho Kyuhyun! Kau pikir kau serasi dengan Victoria yang seperti dewi itu?!

“Malam ini kau tidak mau pulang lebih awal lagi?”tanya Kyuhyun disuatu hari yang menurutku lumayan indah. Yah…aku menghabiskan waktuku dari pagi main dengan Sulli nonton film bersama lalu pergi dengan Kyuhyun yang aku sudah terbiasa dengannya walau dia sangat menyebalkan.

“Ne…,”jawabku sambil memainkan PSP. PSP yang diberikan Kyuhyun tempo hari,dia beri Cuma-Cuma karena aku bilang bosan sekali kalau di apartemen tidak ada mainan. Dia sampai mengataiku bodoh karena aku tidak kepikiran menggunakan uang yang selama ini dihasilkan Hyesung oppa untukku untuk membeli PS atau PSP atau apa pun yang aku inginkan. Yah Kyu! Kau lebih bodoh karena langsung memberikan PSP itu padaku! Bweeee,ya tapi emang dia sempat menyesal. Eittt barang yang sudah diberikan tidak bisa diambil lagi,kataku padanya.

“Mwo?”tanyaku saat sadar Kyuhyun menatapku dengan prihatin. Aku benci sekali ditatap seperti itu.

“Uri nampyeon sangat sibuk,”ucapku cuek.

“Hhh…ya sudah aku temani kau sampai jam 11 malam lalu kita pulang,”ucapnya sambil menyeduh Americano.

“Sip,”balasku lalu kembali focus dengan samurai warriors.

“Shin Taerin,”ucap Kyuhyun saat kami berjalan menyusuri tepi jalan raya yang sudah cukup sepi malam itu. Janji pulang jam 11 tapi malah keasyikan dia main starcraft sampai jam setengah 2 pagi,aku juga sih tidak sadar karena sibuk dengan PSP.

“Ne?”tanyaku,mengeratkan kedua lenganku didada karena hari sangat dingin.

“Seoul itu indah ya,”ucapnya. Aku menoleh,matanya menatap ke gedung-gedung pencakar langit yang lampunya bercahaya,pohon-pohon yang dihiasi lampu,semua yang bercahaya dan memang terlihat indah.

“Ne…,”jawabku.

“Apa kau tidak menyesal melewatinya denganku?”tanya Kyuhyun.

“Mwo?”

“Malam ini. Malam kemarin. Setiap malam yang hampir kita lewati bersama. Jalan yang sama. Pemandangan yang sama. Tidakkah lebih indah jika kau melewatinya dengan Hyesung sunbaenim?”

Aku terdiam. Aku mengerti maksudnya. Dia mau menyinggung-nyinggungku soal Hyesung oppa yang hampir tidak pernah menemaniku.

“Lalu kenapa kau luang sekali? Hampir tiap malam bisa menemaniku?”tanyaku.

“Itu karena aku kasihan padamu,”Kyuhyun lalu berjalan lebih cepat meninggalkanku.

“Sial!”teriakku. Kyuhyun tidak berhenti dan tidak menoleh.

“Aku tidak butuh dikasihani!!!”

Langkahnya terhenti.

“Kau sebenarnya…tidak bahagia kan?!”

“…,”

“Lalu kenapa tidak kau ceraikan saja?!”

“Ngomong apa sih kamu! Aku dan Hyesung oppa saling mencintai! Kami…kami bahagia!”

“Statement pertamamu memang benar tapi statement keduamu salah,”celahnya.

“Kau siapa? Tau apa tentang kami?!”emosiku mendadak meluap-luap.

Ya benar. Malam yang indah dan berjalan berdua bersama seorang namja melewati jalan-jalan di Seoul yang indah harusnya dilakukan dengan orang yang kita cintai. Terlebih jika kau sudah mempunyai kekasih bahkan suami,kau harusnya melewatinya dengan orang itu. Bukan orang yang tiba-tiba masuk ke hidupmu dan seolah tau semua tentangmu. Aku berterimakasih. Aku berterimakasih walau dibudak-budaki oleh Kyuhyun tapi dia bersedia menemaniku. Menemani malam yang harusnya kulalui sendiri lagi di apartemen itu. Apartemen yang gelap yang dimana Hyesung oppa tidak akan pulang walau aku menangis meneleponnya. Malam yang dingin ini makin menusuk hatiku saja. Sesak dan pedih!

Greb!

Aku tidak sadar sampai Kyuhyun memelukku. Aku menangis sambil menundukkan wajahku dari tadi dan Kyuhyun berbaik hati meminjamkan dadanya untuk kutangisi.

“Maaf…,”ucapnya. Kurasakan tangannya yang besar itu mengusap-usap kepalaku.

“Maaf karena tiba-tiba menyinggung soal ini. Harusnya aku membuatmu tidak sedih tapi aku malah membuatmu menangis. Maaf,”ucapnya.

***

“Mengatakan pada public tentang hubungan kita?”tanya Hyesung oppa. Tentu saja ditelepon.

“Ne…,”jawabku lemah. Entah berapa liter airmataku habis semalaman menangis. Kyuhyun sampai pulang jam 4 subuh menemaniku menangis dimobilnya. Dia tidak mau membiarkanku menangis sendirian di apartemen. Tidak mungkin juga Kyuhyun menemaniku di apartemen dan menginap karena satpam apartemen ini juga salah satu orang kepercayaan Hyesung oppa,dia tau kami menikah. Selama ini Hyesung oppa bisa pulang dengan bebas juga disaat orang-orang tidak ada dan hanya satpam yang tau.

“Wae? Ada apa denganmu Taerin-ah? Kenapa lemas sekali?”tanyanya lembut. Suara yang  lembut itu malah membuatku makin merindukannya.

“Anieyo…aku Cuma lelah oppa. Sudah 1 tahun kita menikah. Aku merindukanmu setiap hari. Aku memang cengeng,aku minta maaf karena tidak bisa terlalu dewasa untukmu tapi…aku mohon…dengarkan permintaanku,demi hubungan kita. Aku ingin managemen tau,aku ingin orang-orang tau dan mengerti lalu kita bisa menjalani semuanya dengan tenang. Aku bisa pergi ketempatmu walau oppa tidak bisa pulang. Karena aku ingin selalu bersama oppa…,”

“Taerin,kau jangan kemana-mana. Aku akan kesana sekarang,”ucap Hyesung oppa. Dia lalu mematikan teleponnya. Aku meletakkan ponselku dengan lemas. Akhirnya dia mau mendengar. Dia mau mengerti….

Setengah jam lebih kemudian Hyesung oppa pulang,dia langsung memelukku dengan erat. Lama kami berpelukan tanpa kata-kata seakan melepaskan kerinduan yang sama besarnya yang tidak terbatas.

Aku sempat menyimpan harapan dan senang dengan perlakuannya itu jika saja dia tidak mengatakan hal itu.

“Maafkan aku jagiya tapi kurasa sekarang belum waktunya…aku masih terikat kontrak,kau mengerti kan? Sejak kita menikah aku ingin sekali hidup bersamamu dan setiap hari terbangun disamping istri yang kucintai tapi timing kita menikah juga tidak tepat,aku sudah terikat kontrak sudah kembali aktif ke dunia hiburan ini. Aku yang salah sudah terburu-buru,aku pikir aku tidak bisa melepaskanmu lagi makanya kau langsung kuikat. Jika saja aku bisa memilih,aku ingin sekali menjadi suami yang selayaknya untukmu lalu langsung menjadi seorang ayah. Tapi ini bukan saatnya. Dan aku sadar ini salahku yang terlalu terburu-buru,”terang Hyesung. Suaranya lirih dan berat,aku tidak puas mendengarnya tapi aku tetap memeluknya. Aku sebenarnya juga mengerti keadaannya tapi menurutku takdir yang kujalani sedikit keterlaluan. Walau tidak bisa memiliki anak sekarang,walau tidak bisa seperti pasangan suami istri selayaknya tapi setidaknya aku ingin bertemu dia setiap hari,melihat wajahnya,menyentuhnya seperti ini.

“Jadi jawaban oppa…,”

“Maaf. Aku pulang bukan untuk menjawab ‘ya,aku akan katakan’ tapi aku pulang karena sangat cemas mendengar suaramu ditelepon tadi,”Hyesung oppa menatapku dengan lembut. Kesal sih dengan jawabannya,tapi siapa yang tahan dengan tatapannya itu? Lagi-lagi aku memeluknya.

Hyesung oppa…aku tau sekarang juga dia tidak bisa berlama-lama denganku,aku bisa melihat pakaiannya yang masih lengkap,dia pasti bersiap-siap dengan talkshow yang akan dimulai 45 menit lagi. Aku kesal karena keadaan yang seperti ini. Aku ingin sekali dia kembali ke pelukanku aku tidak akan melepaskannya tapi aku harus melepaskannya. Aku harus mengerti. Aku bahagia karena dia masih sangat perhatian denganku dalam keadaannya yang super sibuk. Aku tau dia mengikat janji dengan shinhwa changjo terlebih dahulu daripada denganku karena itu aku tetap saja kalah dengan pasukan orange yang sangat setia dengan mereka. Seperti aku yang sangat setia dan berharap Super Junior hanya setia denganku,dengan kami.

“Akhir bulan ini aku bisa libur 3 hari. Mau pergi kesuatu tempat?”tanyanya sambil menggenggam tanganku,menghabiskan waktu 10 menit yang tersisa sebelum dia pergi lagi.

“Jinjja? Ayo kita pergi!”jawabku senang.

“Saipan?”tanyanya. Aku mengangguk cepat,”Kemana pun asal bersama oppa,”.

***

“Kenapa Hyesung sunbaenim tidak pernah terlihat memakai cincin pernikahan?”tanya Kyuhyun.

“Ya jelas saja tidak. Bisa jadi rumor tuh. Tapi dia selalu mengalungkan cincin kami,”jawabku.

“Ah…begitu ya kalau selebritis menyembunyikan hubungan,”

“Ih seperti kau tidak professional saja,”

“Aku belum menikah sih…,”

“Ya cepat-cepat lamar Victoria onnie dong,susah banget,”

Kyuhyun menatapku. Agak lama sampai membuatku salah tingkah. Seolah aku sudah salah ngomong.

“Aku sudah berhenti mengejar dia,”ucap Kyuhyun. Aku melotot kaget.

“Sudah lama babo…makanya update berita dong,”ucapnya.

“Ji…jinjja? Wae???”tanyaku kaget.

“Dia sudah punya namja lain dihatinya. Terlebih orang itu adalah hyungku sendiri,”jawab Kyuhyun.

“Nuguuu?”tanyaku benar-benar shock.

“Hangeng hyung,”jawab Kyuhyun santai. Aku terdiam.

“Tidak usah bersimpati. Aku sudah menebaknya. Aku juga sudah prepare hati karena tau yang naksir dia banyak tapi aku tidak tau yang ada dihatinya siapa,”ucap Kyuhyun.

“Pfftttt…,”

Kyuhyun membulatkan matanya melihatku. Aku cekikikan.

“Hahahahaha! Aduh nggak kuat! Hahahahahaha!”tawaku.

“Yah! Sialan kau! Aku sudah percaya padamu dan menceritakan semuanya kau malah mengetawaiku,tau sopan santun dalam curhat-mencurhat dong,setidaknya pura-pura menyesal kek. Dasar anak kecil kurang ajar!”omel Kyuhyun.

“Hahahahahahaha! Habisnya lucu sih. Hahahahaha! Seorang Cho Kyuhyun ditolak mentah-mentah. Hahahahaha!”tawaku,hampir menangis saking gelinya. Kyuhyun meraih tanganku dan pura-pura marah tapi aku terus tertawa. Akhirnya kami tertawa berdua.

“Sial…aku tidak bisa marah kalau denganmu,”ucap Kyuhyun akhirnya. Aku menatapnya setelah puas tertawa.

“Kyu…makasih ya,aku senang kau mau terbuka denganku. Padahal aku ini orang asing yang baru kau kenal dua bulan yang lalu. Aku senang sekali,”ucapku tulus.

“Bodoh…kau itu sahabat yang kusayangi tau,”sahutnya. Aku tersenyum mendengarnya. Tidak menyangka sudah dianggap sahabat dan orang yang bisa dipercayai olehnya.

Ne,walau sering berantem dan kesal dengannya itu karena aku menganggap dia sebagai teman bukan sebagai idola yang aku kagumi lagi. Aku sadar sekarang Kyuhyun sudah benar-benar menjadi salah satu orang yang penting dihidupku.

Eh? Bentar…kalau dia sudah tidak ada apa-apa lagi dengan Victoria lalu kenapa dia sepakat dengan ancaman awalku? Lalu bukannya kesepakatan awal aku adalah ‘tawanan’nya lalu kenapa jadi sahabat? Apa ini yang namanya seleksi alam? Hmmm baiklah selama ini positif. Tapi tetap saja,kenapa dia menuruti ancamanku saat itu padahal dia sudah berhenti mengejar Victoria onnie.

“Kyu…,”

“Ne?”tanyanya.

“…,”

“Mwo?”tanyanya lagi.

“Ah anieyo. Habis ini nonton yuk,”ajakku. Aku mengurungkan niatku menanyakan apa yang ada dibenakku. Aku takut nanti Kyuhyun memiliki pikiran kedua,payah juga kan jadinya.

Kami lalu pergi ke bioskop berdua. Tadinya ngajak Sulli dan Donghae juga tapi sayang Sulli sibuk pemotretan. Di bioskop ini artis yang susah payah memakai penyamaran tetap saja akan ketahuan karena itu Kyuhyun berdandan santai dan Cuma memakai topi sementara itu aku yang malah menyamar. Aku berusaha menjadi super tomboy supaya terlihat seperti cowok tapi Kyuhyun bilang aku malah seperti cewek yang mau ngamen aja,sial tuh anak. Sebenarnya kami cukup menghabiskan waktu 3 jam untuk nonton tapi kami disana sampai 5 jam karena 2 jam sibuk main puzzle bubble,kami bertanding buat makan malam.

“Ah sedikit lagi sedikit lagi! Ahhh!”

“Yah aku bilang jangan berisik aku tidak bisa konsetrasi nih dasar curang!”seruku.

“Siapa yang curang sih kau saja yang bego tidak bisa konsentrasi!”Kyuhyun focus pada game.

“Akh!!! Aku tidak akan kalah! Lihat saja kau akan kalah dari Cagalli!”

“Hah,jangan panggil aku GameKyu jika aku tidak bisa mengalahkan gadis ingusan sepertimu,”balas Kyuhyun.

Akhirnya pertarungan kami berakhir dengan kemenanganku. Hoho! Siapa pun itu,mau juara nasional atau internasional Starcraft,Starwars,Dota mau apa kek tetap tidak akan bisa mengalahkan expert yang sudah bermain selama 15 tahun ini. Aku,Shin Taerin,penggila puzzle bubble sekaligus the real profesionalis!

“Jadi mau makan apa nih?”tanya Kyu sambil memainkan setir mobilnya belok sini belok sana buat menghindari kemacetan.

“Sushi please…,”jawabku.

“Dasar. Mentang menang jadi maunya yang mahal-mahal,awas kau,”Kyuhyun sepertinya sudah merancang rencana balas dendam saja padaku. Bodo lah yang penting sekarang makan!

“Eh masih lama ya restorannya? Lapar tidak sih?”tanyaku melihat lalu lintas di depan yang tak berujung.

“Aku punya jarcake dibelakang coba liat,lumayan buat mengganjal perut,”jawab Kyuhyun. Aku lalu mengubek-ubek jok belakangnya dan menemukan jarcake dibelakang tumbukan baju. Dengan lempengnya aku menyendok jarcake itu dan menyuap ke mulutku sendiri.

“Ahhh enak sekali,”aku menjilat-jilati sendoknya.

“Gak sopan ya,itu punya siapa,siapa yang nawarin malah nggak nawarin yang punya dulu mentang aku nyetir,”Kyuhyun melirik-lirik kearahku.

“Oh kau lapar?”tanyaku kaget.

“Aku kenyang Shin Taerin tapi aku ngidam jarcake yang ada ditanganmu tuh,”jawab Kyuhyun kesal.

“Ahhh…ngomong dong oppa~ nih,”aku menyendok jarcake dan menyuapinya ke Kyuhyun. Berberapa suap sampai aku tersadar. Kok kami seperti sepasang kekasih yang sangat akrab saja ya? Cowoknya nyetir ceweknya nyuapin dari samping.

“Wae?”tanya Kyuhyun saat aku mendadak diam.

Aku sempat tidak mengidahkannya karena aku baru sadar. Benar-benar baru sadar. Bisa dibilang kami sepasang kekasih jika orang-orang lihat. Tadi saja di bioskop orang-orang pada heboh tapi untung identitasku tidak ketahuan. Lalu aku seharian dengan Kyuhyun,dengan santainya nonton dengannya,berbagi pop corn dan soft drink,main game sampai 2 jam lebih dan dimobil berdua aku menyuapinya ini…ini seperti yang aku impikan dengan Hyesung oppa!

“Wae Taerin-ah?”tanya Kyuhyun mengagetkanku lagi. Akhirnya aku memperhatikan dia.

“Kyu…,”

“Ne?”

“…,”

“Wae?”tanyanya.

“Anieyo. Aku lapar,”jawabku sambil mengelus-elus perutku. Entah kenapa…aku merasa Kyuhyun sangat penting untukku saat ini. Kehadirannya mampu membuatku mengisi kesepian yang aku rasakan. Kehadirannya benar-benar sangat kubutuhkan. Aku sekarang bisa tersenyum dan tertawa,melupakan bebanku dengan mudahnya karena bantuan Kyuhyun.

Aku menutup pintu mobil dan menunggu Kyuhyun dulu lalu kami berdua masuk ke restoran sushi bersama.

“Kyu hari ini aku makan sepuasnya ya,”ujarku sambil berjalan dengannya masuk ke restoran.

“Boleh. Nanti tanding lagi ya,aku balas dendam berkali-kali lipat,”balas Kyuhyun.

“Dasar jahat,”aku mendorong pundak Kyuhyun namun tertawa karena candaan ringan kami.

“Ne aku habis ini akan menelepon komposernya,”

Aku berhenti saat melihat siapa yang keluar dari restoran sushi bersama beberapa orang lainnya.

“Sunbaenim?”

TBC

11 Tanggapan to “Young Bride (2)”

  1. elf_love 10 Mei 2012 pada 4:40 AM #

    Akh!!! Tuh da Shinhwa ya!!!
    TIDAK!!! Jgan sampe Hyesung oppa salah paham!!! Kyu sih, pake jadiin Taerin tawanan, pabo Kyu!!! *getok kepala Kyu*
    Jngan” Kyu ska ma Taerin lgi???
    Lanjut onn!!! Kalo nggak, Kyu oppa ak culik!!! #maksa+ngancem

    • cagalli14 10 Mei 2012 pada 6:51 AM #

      wkwk oke say ~ hhi tunggu aja next part😉

  2. Dini 11 Mei 2012 pada 5:09 AM #

    kakak sprtnya seneng bgt sama nama Tae Rin. kira2 ulzzang yang mana yang mewakili karakter Taerin?

    • cagalli14 11 Mei 2012 pada 8:34 AM #

      karena taerin itu nama korea author ..lol! kalo yg mewakili karakter taerin di ulzzang ya? hmmm ji ho oppa? wkwk ..gatau,soalnya aku ga tau ulzzang2 cewe ..ahhh jooyeon onnie deh,jooyeon after school dia kan ulzzang ..bayangin aja taerin itu jooyeon ^^

  3. Dini 12 Mei 2012 pada 9:04 AM #

    good choice! ia emang imut bgt dan serasi sama cho Kyuhyun.ji ho bbf? temen aku juga yg nama blkg koreanya pake RIN suka sama kyuhyun😀

    • cagalli14 12 Mei 2012 pada 12:15 PM #

      bukan ..ji ho ulzzang ^^
      kkk~ iya aku pengen kyu ikutan wgm sm jooyeon (eh?)

  4. deekyulatte 17 Mei 2012 pada 3:38 PM #

    Gw curiga (–“)

    • cagalli14 18 Mei 2012 pada 5:22 AM #

      curiga apa eon?😄

      • deekyulatte 18 Mei 2012 pada 6:09 AM #

        curiga kyu bakalan naksir si taerin -,-

      • cagalli14 18 Mei 2012 pada 5:11 PM #

        ofc! hahaha😄 sama aku gitu .. (eh?)

  5. Nar Pyon 4 November 2012 pada 7:30 AM #

    andwaeyoooo.. jngn selingkuh dong TT.TT
    eehh tp emang hyesung oppa ngeselin deh. gw jg klo jg taerin mnding main aja deh sm kyu *maruk* haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: