Young Bride 3

14 Mei

Title     : Young Bride

Cast     : Cho Kyuhyun,Shin Hyesung,Shin Taerin (OC),Choi Sulli

Genre  : romance

 

Part 3:

“Sunbaenim?”Kyuhyun langsung membungkuk dan menyalami mereka. Hanya ada satu orang yang terpaku memandangku dan tidak mengidahkan Kyuhyun. Kyuhyun juga tidak mengganggunya,dia tau keadaan yang sedang terjadi. Hyesung oppa menatapku dengan kaget. Aku lebih kaget lagi,tidak menyangka akan bertemu dia disini dengan member Shinhwa lainnya.

“Yah Kyu tumben kau bawa cewek. Pacar barumu ya?”tanya Dongwan oppa. Ya,bahkan member Shinhwa tidak ada yang tau hubunganku dengan Hyesung oppa. Pernikahan kami sangat rahasia,hanya keluarga inti dan orang-orang yang sekiranya bersangkutan yang tau.

“Ah anieyo…kami…,”

“Ah jangan malu Kyu,siapa namanya? Cantik kok,”goda Eric oppa. Aku menatap Hyesung oppa dengan gugup,dia Cuma membalasnya dengan senyum yang tenang seakan mengatakan ‘gwenchana’ namun setelah itu dia pamit duluan dan saat berpapasan denganku,aku merasa aura yang dingin diantara kami. Membuat hati tidak enak.

“Hyesung payah,dia terlalu pemalu,”kata Jun Jin. Kyuhyun hanya tertawa lalu menatapku.

“Tapi dia Cuma sahabatku kok hyung,”Kyuhyun menarik tanganku lalu berpamitan. Kami masuk ke dalam setelah berpisah dengan member Shinhwa.

“Apa Hyesung hyung akan marah?”tanya Kyuhyun.

“Molla…senyumnya sangat misterius,”jawabku lelah.

“Aku bersedia mengatakan padanya kalau kita Cuma sahabat,”

“Anieyo…tidak bisa. Nanti bisa gawat jika dia tau ada orang yang tau hubungan kami,”ucapku.

“Aku Cuma…aku kangen sekali dengannya. Tapi tadi bertemu seperti itu seolah kami orang asing. Rasanya dingin sekali,”lirihku. Kyuhyun Cuma mengusap-usap kepalaku lalu melihat daftar menu.

***

Aku tersenyum lemah saat Hyesung oppa masuk dan dia membalas senyumku. Setelah aku minta dia pulang sebentar akhirnya dia bersedia meluangkan waktunya dan menemuiku. Gugup sekali rasanya,aku tidak tau apa yang ada dipikirannya dan aku tidak berani memulai percakapan.

“Aku sudah memesan tiket ke Saipan,hotel dan semuanya sudah beres,”hanya itu yang dia katakan sambil merebahkan tubuhnya di sofa.

“Ne…aku tidak sabar lagi,”tanggapku. Dia tersenyum dan menyuruhku duduk disampingnya aku lalu menurutinya.

“Wae?”tanyanya.

“Tadi siang…,”

“Ahhh kau kepikiran aku akan menganggapmu selingkuh dengan Kyuhyun?”tebaknya langsung. Aku cengo menatap namja ini,kenapa dia santai ya? Tapi malah bikin merinding,caranya yang seperti ini,misterius ini benar-benar bikin gugup.

“Eum…,”jawabku.

“Lalu,apa hubunganmu dengan Kyuhyun? Aku baru tau kau dekat dengannya,”tanya Hyesung oppa.

“Dia sahabatku oppa,”ucapku,tidak sanggup mengangkat wajahku. Tapi tak lama kemudian aku merasakan kedua tangannya menyentuh pipiku.

“Kalau dia sahabatmu kenapa kau takut?”dia menatapku dengan tatapan yang teduh itu.

“Soalnya oppa tidak menanyakan apa-apa setelah bertemu direstoran tadi. Lalu saat disana aku merasa ada jarak diantara kita. Aku sedih sekali,”jawabku.

“Begitu ya…yah aku tadi juga sempat berpikir yang tidak-tidak tapi setelah dipikir-pikir aku lebih percaya pada Taerin. Lagian aku senang karena Taerin tidak kesepian,”ujarnya.

Entah ini perasaan lega atau senang tapi ada perasaan yang lebih dingin lagi merasuk dihatiku. Dia sadar bahwa aku kesepian,lalu kenapa dia tidak mengusahakan meluangkan waktunya lebih banyak lagi untukku? Ah sudahlah Taerin,kau tidak boleh egois!

“Jangan pergi dulu sampai aku tidur…,”aku memeluknya dengan erat.

“Kalau mau tidur dikamar dong jangan disini,”dia lalu membantuku berdiri dan menggandengku masuk ke kamar.

Aku tersenyum sambil merebahkan tubuhku dikasur,dia hanya duduk disampingku.

“Berapa menit lagi?”tanyaku.

“Hmmm…telat 30 menit juga tidak apa-apa,”dia menatap arloji dilengannya.

“Aku akan menidurkan putri tidurku dulu,”dia membelai rambutku,senang sekali rasanya. Hyesung oppa memang segalanya bagiku. Dia adalah kekasihku,suamiku terkadang bisa menjadi seorang ibu juga ayah maupun kakak. Seandainya setiap hari orang ini bisa aku miliki,dalam artian yang nyata,bukan hanya sekedar status yang mengikat.

***

Aku membuka mataku dan yang kulihat pertama kali adalah ponsel yang layarnya menyala.

“Ne?”tanyaku sambil mengangkat telepon.

“Taerin-ah,apa kau baik-baik saja dengan Hyesung hyung?”tanya suara diseberang,siapa lagi kalau bukan Kyuhyun.

“Ne…wae? Pagi-pagi telepon Cuma nanya ini,”jawabku.

“Entahlah,aku juga pagi-pagi kepikiran kamu,”ujarnya. Aku bisa merasakan wajahku mendadak panas dingin mendengar ucapan Kyuhyun. Andai saja aku dan dia dalam keadaan yang berbeda,ya kau taulah maksudku,jika kami sedang dalam pendekatan atau sesuatu yang menyangkut cinta seperti itu kata-kata seperti itu bisa membuat hidungmu kembang kempis kan?

“Terimakasih kau perhatian sekali. Tidak ada maksud lain kan?”balasku ketus.

“Bodoh. Aku tidak enak dengan Hyesung hyung saja tau. Dia adalah sunbae yang sangat aku hormati,”jawab Kyuhyun tak kalah ketusnya.

“Ih tadi ngomongnya kepikiran aku kenapa jadi menyangkutkan hal ini dengan kau respect dia segala macam?”

“Ah berisik,ya sudah ya!”

Tiiiit tiiiiit!

Aku terpaku menatap layar ponselku. Anak iniiiiiii! Pagi-pagi malah cari ribut. Awas ya aku tidak mau ketemu dia hari ini maupun besok! Masa bodoh dia mau mengancam-ngancam karena aku menentangnya.

Aku lalu bangkit dari tempat tidur dan melihat baju Hyesung oppa yang dipakainya semalam masih terletak begitu saja di atas kursi. Aku lalu mengambilnya dan mencium aroma tubuhnya dari sana. Seperti maniak ya? Hahaha. Tapi ini kan baju suami sendiri,emang salah?

Aku sebenarnya bahagia,walau kesepian tidak ada alasan yang membuatku tidak bahagia. Rumahku dan Hyesung oppa adalah disini. Walau jarang tapi dia akan pulang dan mengambil pakaiannya dirumah ini. Walau orangnya jarang pulang tapi barang-barangnya ada disini. Dia juga selalu berusaha semaksimal mungkin jika aku ingin bertemu dengannya,karena aku melihat dirinya yang seperti itu tentu saja aku tidak boleh melonjak dan sangat manja. Kasihan dia. Dia sangat pengertian denganku,aku harus membalas itu. Walau beda usia kami 10 tahun tapi aku ingin menunjukkan bahwa aku pantas untuknya.

Haaaah hari ini ngapain ya? Aku sedang mood untuk memasak,mungkin bisa membuat sesuatu untuk Sulli? Kudengar Victoria onnie ke China pasti anak itu kelaparan sekali. Atau membuat sesuatu untuk Hyesung oppa lalu mengantarnya dengan delivery?

Aku lalu membuka kulkas. Bahan-bahan yang ada di dalamnya cukup mengejutkanku. Kenapa? Bukan karena sayur-sayuran itu tiba-tiba berubah jadi emas atau mereka mendadak mengatakan”surpriseeee!” saat aku membukanya tapi karena bahan yang ada di dalam kulkas malah mengingatkanku pada Kyuhyun. Eh bukan karena sayur-sayuran itu seperti Kyu atau tidak tapi karena bahan yang tersisa cocok sekali untuk membuat mapo tofu,ya,makanan kesukaan Kyuhyun. Aku lalu mengambil tofu dan sayur-sayuran yang diperlukan keluar dari kulkas.

“Baiklah…saatnya membuat mapo tofu!”aku menyingsingkan lengan bajuku.

Tak lama kemudian,tepatnya setelah mapo tofu selesai dan aku sibuk mengagumi hasil karyaku sendiri aku jadi lebih terkejut. Kenapa aku malah masak buat Kyuhyun? Emang dia siapaku? Bisa-bisa aku makin dibabuinya karena hal ini. Aish…tidak jadi saja kasih dia ya,makan sendiri saja!

Trrrrttt…trrrrtttt….

“Yoboseo?”tanyaku tanpa memperhatikan siapa yang menelepon.

“Aku luang sampai sore nih,mau ketemuan? Di tempat biasa,”tanya suara diseberang,siapalagi kalo bukan Kyuhyun.

Aku terdiam,melihat mapo tofu yang sudah aku masak. Kenapa kebetulan sekali? Anak ini cenanyang ya? Baru saja aku mengurungkan niat memberikannya masakan ini dia malah menelepon.

“Aku punya sesuatu. Ketemu di taman bukit saja ya,”ucapku. Taman bukit adalah tempat yang cukup sepi dan jauh dari orang-orang. Disana ada gazebo yang cukup aman jika kau ingin berkencan dengan selebritis atau bertemu dengan mereka seperti yang sering aku lakukan dengan Hyesung oppa dulu. Ups,ini bukan kencan,jelas saja! Tapi karena aku janjian dengan selebritis ya harus lebih privat ceritanya.

“Oke!”suaranya terdengar sangat ceria dari sana.

~~~

“Hmmm…aku kaget kau bisa membuat makanan seenak ini!”Kyu melahap masakanku dengan semangat. Bodoh,seperti anak kecil saja orang ini. Tapi aku memang tidak salah,dia paling cute diantara semua member Super Junior,dia benar-benar seperti anak kecil.

“Yah,aku ngomong denganmu tau. Aku memujimu loh!”tegur Kyu,membuatku sadar.

“Dasar anak kecil,”balasku.

“Mwo? Yang anak kecil itu kau tau,”ucapnya. Aku tertawa.

“Melihatmu seperti itu,seperti anak kecil. Lucu sekali…,”kataku. Kyuhyun tertegun dan berhenti mengunyah.

“Taerin…,”

“Ne?”

“Ini coba ini,”

Aku terkejut saat dia malah menyuapiku sepotong tofu. Dia lalu tertawa.

“Hahaha. Ekspresimu lucu sekali. Seperti anak kecil,”tawanya. Aku menatapnya heran.

“Yang anak kecil itu kamu tau…kau lebih muda dariku. Kau juga…kau juga…,”

“Ne?”tanyaku.

“Ah anieyo…kau juga benar-benar anak kecil,”dia memalingkan wajahnya.

“Apaan sih? Nggak jelas,”olokku.

“Kau masih kecil…kenapa sudah menikah…dengan pria sedewasa itu pula,”gumam Kyuhyun. Aku menangkap gumaman itu dan tertegun melihatnya. Ada perasaan sesak dalam hatiku,dia terlihat gelisah,walau membuatku kesal tapi aku tidak bisa marah karena melihat ekspresinya itu. Apa maksudnya?

“Kyu?”tanyaku. Kyuhyun tersadar dan mengubah raut wajahnya menjadi sok santai lagi.

“Kyu apa menurutmu aku tidak secocok itu dengan Hyesung oppa?”tanyaku dengan perasaan yang sekuat tenaga aku tahan. Kenapa sesesak ini?

“Taerin…,”

“Jawab…,”pintaku. Kyuhyun menunduk dan menarik nafas.

“Anieyo…,”dia menatapku.

“Cocok kok,”dia lalu tersenyum lebar. Namun entah kenapa senyum itu malah membuatku tidak enak hati. Perasaan sesak itu terus bekelanjutan. Kami lalu memutuskan untuk beranjak dari tempat itu dan saat berjalan dengannya aku bisa merasa sosok Kyuhyun yang lebih dewasa dariku. Aku bisa merasa dia adalah pria yang sangat gagah dan memiliki aura pelindung dibalik sifat dan sikapnya yang seperti itu. Orang ini…entah kenapa mendadak membuatku merasakan perasaan yang begitu berat. Aku merasa ada batu tertinggal dihatiku dan membuatku tidak dapat beranjak sehingga mengharuskanku berjalan dengan susah payah.

“Kyu…habis ini kita keliling Seoul yuk,”aku menarik baju Kyuhyun yang berjalan lebih cepat dariku. Kyuhyun menoleh dan menatapku.

“Kau kenapa?”

“Eh?”

“Kok mendadak lemas dan sedih?”tanyanya. Aku terdiam. Aku juga tidak tau,ucapan dia yang bilang aku tidak cocok dengan Hyesung oppa juga tidak begitu membuatku terpuruk lalu apa sebenarnya yang membuatku seperti ini?

“Molla…,”ucapku. Aku lalu teringat teleponnya tadi pagi yang mengatakan dia kepikiran padaku lalu entah kenapa aku malah memiliki perasaan yang begitu hangat dan bergetar sampai ke seluruh tubuhku.

Aku menatap Kyuhyun. Wajahnya. Rambutnya. Warna kulitnya. Bentuk badannya. Baju yang dia pakai. Semuanya. Orang ini membawa aura yang sama sekali berbada dalam kehidupanku. Ada rasa yang begitu besar untuk berterimakasih padanya,ada rasa syukur yang besar sudah bertemu dengannya namun yang paling besar adalah rasa terkejut yang luar biasa. Aku kaget betapa besar penting dan bermaknanya kehadiran dia saat ini.

Trrrrrtttt…trrrrttttt….

Aku kaget dengan iPhoneku yang mendadak bergetar. Aku menatap layarnya,Hyesung oppa meneleponku.

“Yoboseo?”tanyaku langsung mengangkat telepon itu.

“Taerin,siang ini aku punya waktu luang. Kita makan yuk,”ajak Hyesung oppa. Aku tertegun dan segera menatap Kyuhyun. Kyu tersenyum,dia tersenyum dengan cukup lirih namun tidak menyisakan pertanyaan dalam benakku karena aku langsung terfokus lagi dengan Hyesung oppa.

~~~

“Wae?”tanya Hyesung oppa sambil memperhatikanku.

“Eh?”

“Kau kenyang?”tanya Hyesung. Aku tersadar,dari tadi aku Cuma mengaduk-aduk makanan. Ya aku sudah kenyang sih tadi makan berdua dengan Kyuhyun.

“Ah…iya sedikit tapi masih agak lapar,”aku menyuap makanan itu.

Hyesung oppa masih memperhatikanku.

“Aku tadi memang makan sedikit dengan Kyuhyun sebelumnya tapi masih belum begitu kenyang kok,”aku langsung memasang senyumku padanya.

“Ah…Kyuhyun…kau tadi pergi dengannya?”tanya Hyesung. Aku mengangguk dan menatapnya dengan tegang,apa dia marah?

“Kenapa tidak bilang-bilang?”tanyanya.

“Eh?”

“Taerin-ah…aku ini suamimu. Jika kau pergi dengan pria lain aku akan sedih jika kau tidak memberitahuku atau meminta izin dariku dulu,”terangnya. Aku tertegun,aku salah dan baru sadar akan kesalahanku. Cuma karena tau dia sibuk,berpikir apa pun yang dilakukan olehku diluar dia tidak peduli,aku tidak pernah mengatakan setiap kali aku keluar dengan Kyuhyun.

“Mi…mianhe!”seruku gugup.

“Gwenchana…lain kali jangan begitu ya…,”Hyesung oppa Cuma tersenyum seperti biasa. Benar,tidak apa-apa aku dekat dengan Kyuhyun seperti ini?

“Apa aku boleh keluar lagi dengannya?”tanyaku hati-hati.

“Kalian bersahabatan kan? Asal Taerin tidak kesepian saat aku tidak ada. Tapi…,”tatapan mata Hyesung oppa agak sedikit kosong.

“Jika bisa mulai saat ini jangan pergi berdua saja dengannya,”ucap Hyesung oppa tanpa menatapku.

Apa itu? Ekspresi macam apa itu? Kenapa dia terlihat tidak bahagia?

Saat menuju mobil,sebelum aku masuk ke dalam,Hyesung oppa menahan tanganku. Aku kaget dan menatapnya heran.

“Taerin-ah…,”dia menatapku dengan penuh makna,yang aku tidak tau apa itu. Dia lalu melepaskan genggamannya.

“Gwenchana…masuklah…,”dia membuka pintu untukku dan menuju ke sisi sebelahnya lalu naik ke dalam mobil.

“Oppa,benar kau baik-baik saja?”tanyaku. Tentu saja ada sedikit kegelisahan yang kurasakan dari dirinya.

“Ne…aku baik-baik saja,”Hyesung oppa tersenyum dan mengacak-acak pucuk kepalaku. Aku lalu menyender dibahunya selama perjalanan menuju apartemen. Mungkin hal ini bisa membuat dia lebih rileks dan tenang,aku bisa merasakan sesuatu dikhawatirkan olehnya.

Setelah aku berpisah dengan Hyesung oppa di depan apartemen,aku sangat kaget mendapati mobil Kyuhyun terparkir di dekat apartemenku. Aku menghampirinya dan kaca mobil itu langsung diturunkan.

“Yah,kau ini luang sekali ya,”ucapku.

“Aku benar-benar luang kalau kau mau tau. Setelah tur konser kan waktunya libur. Tidak suka?”tanyanya.

“Hiiiih sensi amat. Ya sudah aku naik ke atas ya,”

“Eiiit tunggu!”

“Wae?”tanyaku lalu kembali mendekati jendela mobilnya.

“Taerin,ada yang ingin kuceritakan padamu,”jawabnya.

TBC

4 Tanggapan to “Young Bride 3”

  1. elf_love 17 Mei 2012 pada 10:42 AM #

    Hah, lga trnyta Hyesung oppa gak marah sma Taerin!!!
    Tpi, Hyesung oppa gak cemburu ma Kyu kan? Yg mau d omongin Hyesung ma Taerin tdi tu apa? Kyu mo ngomongin apa ma Taerin? Jgan”…… #soktau
    Aish, onnie! Lanjutin! Penasaran nih! #maksa
    Hwaiting onnie!!! *kibar” bndra Korea*

    • cagalli14 18 Mei 2012 pada 5:23 AM #

      wkwk oke oke maaf ya klo agak lama soalnya minggu2 ini (mungkin smpe minggu depan) aku sibuuuk banget ..fanbase aja gak keurus,jiwa fangiriling aja ga tersalurkan dgn baik dan benar ..huhuhuuuu nasib mahasiswa tingkat tua ;;

  2. deekyulatte 17 Mei 2012 pada 3:53 PM #

    Aduh kyu.. Stop!! ><

  3. Nar Pyon 4 November 2012 pada 7:51 AM #

    ahh curiga nih gw, hyesung oppa kaga marah. mngkin aja dia juga ada main ato deket gitu sm cewek lain. bisaa aja kan.. hehehe *ilmu sotoy*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: