STRATAGEM (3)

18 Jun

Cagalli berlari dengan kecepatan penuh. Dia harus berterimakasih berkali lipat dengan Gerogeo yang sudah memberinya kopi dan donat sebagai tambahan tenaga untuk lari-lari hari ini.

“Hey!”Cagalli berbalik sejenak.

“Kalau kalian berhasil menangkapku hari ini aku akan memberikan bonus untuk kalian!”teriak Cagalli dengan santai dan tertawa seolah mempermainkan mereka. Dia lari lagi saat sebuah tembakan mengarah padanya.

“Wooo~ dibilang mau dikasih bonus tidak sabaran sekali mereka,”Cagalli berlari lagi dan menjatuhkan kardus-kardus,kotak serta tempat sampah untuk menghalangi orang-orang berjas hitam yang mengejarnya.

Akhirnya! Tikungan bunda!

Cagalli merasa lega dan dengan gesit menghilang di tikungan itu.

Sebelum dia beranjak dari tempatnya saat ini,dia memastikan orang-orang itu masuk ke tikungan dan melewati tempatnya seperti biasa. Cagalli tersenyum penuh kemenangan saat orang-orang yang menurutnya bodoh itu melewatinya begitu saja. Dia menamakan tempat ini tikungan bunda karena tepat setelah tikungan ada jendela tinggi yang kecil namun bisa dia naiki dan masuki. Tidak ada yang sadar karena jendela itu terhalang papan nama yang sudah usang. Cagalli menemukannya saat tidak sengaja membentur papan itu sehingga bergeser dan memperlihatkan celah jendela. Benar-benar tikungan bunda yang mampu menyelamatkan nyawanya.

Cagalli berjalan keluar dari ruangan dibalik jendela tempat dia masuk. Tempat itu adalah bekas gudang yang tidak pernah dimasuki orang-orang lagi karena kasus pembantaian disini. Orang-orang takut dan bilang disini ada hantunya tapi Cagalli sama sekali tidak percaya. Namun….

“Akh!!!!!!!!!!”

Chapter 3 : Pertemuan Pertama

“Kau pungut dimana orang ini?”tanya Georgeo sambil menggendong pria mencurigakan yang dibawa Cagalli ke dalam kamar.

“Aku menemukan dia sudah pingsan di tempat aku biasa bersembunyi,”jawab Cagalli.

“Sial. Aku pikir dia hantu,aku sampai terjatuh karena ketakutan tapi setelah aku sadari ternyata dia manusia dan sedang sekarat,”ucap Cagalli lagi.

“Dia tertembak,”kata Georgeo.

“Ya,aku tau. Mau aku bawa dan taruh di depan klinik tapi aku ragu. Siapa tau posisi orang ini sama sepertiku…,”Cagalli menatap pria yang tergeletak tak sadarkan diri itu.

“Aku bisa mengeluarkan pelurunya,tolong ambilkan air panas,pinset,jarum,benang,disinfektan,kasa & kain secukupnya. Ah,jangan lupa ambilkan air minum dengan sedotan. Orang ini dehidrasi sedang,”perintah Georgeo. Cagalli menurutinya dan turun ke bawah mengambil semua yang disebutkan Georgeo tadi.

“Georgeo…aku berterimakasih sekali padamu. Besok pagi-pagi sekali aku akan pergi dari sini. Aku yakin orang-orang itu akan datang kesini lagi mencariku aku tidak bisa mereportkanmu lebih dari ini…,”ujar Cagalli selama Georgeo merawat luka pasien dadakannya.

“Pria ini…aku titip padamu sampai dia sembuh. Jika dia sudah sembuh,pekerjakan saja dia untuk membalas budi,”sambung Cagalli.

***

Kyuhyun membuka kedua matanya dengan perlahan. Cahaya matahari masuk dari jendela yang terbuka lebar,menyilaukan matanya yang baru terbuka.

“Kalau kena cahaya matahari penyembuhan luka akan lebih cepat,”ucap Georgeo sambil membawakan semangkuk bubur dan susu.

“Siapa kau?”tanya Kyuhyun kaget.

“Tenang saja…aku bukan orang yang mengejar-ngejarmu. Aku Georgeo. Semalam kau ditemukan sekarat oleh temanku untung kau masih hidup,”jawab Georgeo.

“Mana orang yang menyelamatkanku?”tanya Kyuhyun.

“Ah…dia baru saja pergi,”

***

Kyuhyun berjalan dengan cepat mencari orang yang menolongnya semalam. Walau sudah dicegah Georgeo karena dia masih terluka tapi Kyuhyun benar-benar ingin berterimakasih. Mungkin saja dia sudah mati jika tidak ditemukan dan dibawa ke tempat Georgeo.

“Dia memakai topi baret berwarna hitam dan mantel cokelat. Rambutnya hitam sebahu,”

“Hey!”teriak Kyuhyun saat orang yang digambarkan Georgeo berhasil dia temukan. Langkah kaki orang yang dipanggilnya berhenti. Kyuhyun mendekat dan menghadap orang itu.

“Kau yang menyelamatkanku kan?”tanya Kyuhyun.

Orang itu,Cagalli,dia tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun. Lebih dari itu,respon yang ditunjukkan oleh Cagalli membuat Kyuhyun kebingungan.

Dia tiba-tiba menangis!

***

“Kau yakin tidak pernah bertemu denganku?”tanya Kyuhyun.

“…,”

“Mungkin kau mengenalku di sekolah. Atau aku mirip seseorang atau kau pernah naksir aku?”tanya Kyuhyun asal-asalan.

“Aku tidak pernah bertemu denganmu maupun orang sepertimu. Kau tidak mirip siapa-siapa,wajahmu baru kulihat seumur aku hidup dan aku tidak tertarik denganmu,”jawab Cagalli.

“Aneh sekali kau tiba-tiba menangis saat melihatku,”ujar Kyuhyun yang masih penasaran. Cagalli beranjak dari tempatnya,ingin meninggalkan Kyuhyun.

“Hey,kau mau kemana?!”tanya Kyuhyun.

“Pergi. Kau sudah kan berterimakasihnya? Aku terima ucapan terimakasihmu. Bye,”Cagalli lalu  masuk ke dalam untuk menuruni tangga dari atap tempat mereka bicara. Kyuhyun menatap punggung Cagalli yang menjauh.

Suara itu…entah kenapa hatiku tiba-tiba terasa sakit sampai membuatku menangis. Seolah ada sesuatu yang memanggil saat mendengar suaranya. Seolah membangunkan sesuatu. Tapi aku tidak tau apa. Kenapa aku menangis?! Setauku sudah lama sekali aku tidak pernah menangis walau orang-orang yang dekat denganku pergi dan meninggal. 5 tahun? Atau lebih? Seingatku 5 tahun belakangan ini aku tidak pernah menangis.

Cagalli menghentikan langkahnya. Dia merasakan seseorang menahan lengannya.

“Jangan turun!”ucap Kyuhyun dengan nada pelan namun tegas. Dia lalu menarik Cagalli naik keatas lagi dan menutup pintu.

“Ada apa?”tanya Cagalli.

“Ada orang-orang berkacamata hitam itu…,”jawab Kyuhyun.

“Hah? Siapa?”tanya Cagalli tidak mengerti.

“Aku ini buronan…,”ucap Kyuhyun.

“Jika kau turun keberadaanku akan diketahui karena itu tolong diam disini dulu sampai mereka menjauh,”Kyuhyun mencoba mengintip dari atas.

“Hey,lalu kau mau melibatkanku dalam kasusmu?”tanya Cagalli galak.

***

“Pria itu sepertinya sudah keluar dari perbatasan Jerman. Kami rasa dia menuju Jerman,kami sudah menyebar anak buah,”seorang pria berjas hitam dengan kacamata hitam duduk bersimpuh di atas tatami. Dihadapannya ada seorang gadis dengan kimono bercorak bunga sakura berwarna merah. Gadis yang berusia sekitar 20-an itu tersenyum dingin.

“Hentikan saja perburuan dia. Selesaikan urusan dengan mantan penasehat itu,”perintah sang gadis sangat dituruti oleh pria berbadan besar yang terlihat sangat kuat itu.

“Saya mengerti,Chouchou-sama,”

TBC

5 Tanggapan to “STRATAGEM (3)”

  1. elf_love 18 Juni 2012 pada 5:07 PM #

    Wah, udah update!!! *loncat loncat*
    Cagalli knpa nangis wktu ktmu Kyu? jangan jangan… #soktau
    Untung aja Kyu nggak jdi mati…
    Chou Chou? spa tuh??? Penasaran nih!!!
    Lanjutin Onnie!!!

    • cagalli14 26 Juni 2012 pada 3:49 PM #

      hallo!!😀
      itu aku udah update lagi ..maaf ya lama balesnya soalnya aku kmrn ke palembang >.< kkk~
      selamat membaca😉

    • elf_love 30 Juni 2012 pada 12:39 PM #

      Wah, seru nih habis liburan…..
      Ak sbenerny jga mo k Palembang bsk tgl 4, tapi gk jadi cz bsk tgl 6 udh masuk, pra-mos TT.TT #curcol

      • cagalli14 30 Juni 2012 pada 2:05 PM #

        wihh ke palembang tempat siapa?

      • elf_love 2 Juli 2012 pada 5:56 AM #

        Ada sodara sih disana, kan nenek asli palembang….
        Tpi ga tau d mna, cz blm pernah kesana #plak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: