STRATAGEM (12)

6 Jul

Image

“Choucho-sama, rumah utama di Jepang telah dibakar. Semuanya musnah, mereka mengira anda ada disana,”

“Apa pria yang tertembak itu bisa menyelamatkan diri, Kris?”tanya Choucho sambil menatap keluar jendela mobil sport berwarna hitamnya.

“Ya, Hisashi bilang pria itu langsung meminta untuk pulang ke Korea,”jawab Kris.

Choucho tidak menanggapinya. Dia hanya berpikir, kemana takdir akan terus menjauhkan mereka, kemana takdir akan mendekatkan yang seharusnya bertemu, masa depan seperti apa yang dia inginkan, masa depan seperti apa yang akan datang. Untuk saat ini, asal dia tidak berada di dekat orang-orang itu, semua aman…pikir Choucho.

“Apa kita akan melapor kejadian ini pada pusat?”tanya Kris.

“Tidak perlu, jangan sampai mereka tau aku ada dimana,”jawab Choucho. Sebuah rasa sakit yang lain menggerogoti jiwanya. Rasa pahit sebuah pengkhianatan.

CHAPTER 12 : Orang yang Harus Dilindungi

CAST: STRATAGEM

Bruak!!!

Lutut Cagalli mendadak lemas, dia terduduk di jalan itu. Teriakan Donghae yang kesakitan juga membuat kepalanya menjadi sakit, terlebih perasaan yang sangat menakutkan menghantui dirinya secara mendadak. Kyuhyun hampir menghampiri Cagalli yang mendadak terjatuh lemas namun dia harus fokus pada gadis mengerikan yang ada di hadapannya itu. Seorang pria berteriak histeris didepannya, seorang gadis pun terduduk lemas dibelakangnya. Siapa gadis cantik yang telah membunuh orang di Wina ini?!

“Kenapa setakut itu, Cagalli?”tanya Choucho.

“Apa waktu telah mengubah sifat dasarmu, Cagalli?”tanya Choucho lagi.

“Apa maksudmu?! Kenapa kau tau namaku?!”tanya Cagalli yang berusaha kuat mengumpulkan keberaniannya.

“Sayang sekali kita bertemu dalam moment histeris seperti ini, namun memang pasti begini kan?”Choucho bergerak hendak menghampiri Cagalli namun Kyuhyun menarik pelatuk pistolnya.

“Jangan bergerak!”gertak Kyuhyun, membuat Choucho membatalkan niatnya.

“Donghae, sadarlah! Donghae!” Kyuhyun, dilain pihak juga berusaha menenangkan Donghae.

“Aku sadar Kyuhyun…tapi kepalaku sangat sakit. Aku mengingatnya…mengingat orang ini!”rintih Donghae.

Choucho tersenyum lirih.

“Apa kau mengingat masa kecilmu, Lee Donghae?”tanya Choucho, membungkuk, menghampiri Donghae. Kyuhyun hanya terus mengarahkan pistolnya pada Choucho.

“Tidak…aku tidak mengingatnya. Argh!!!! Kau…,”ringis Donghae.

“Kau….dia?”Donghae mendongakkan wajahnya, airmata mengalir begitu saja sambil menatap gadis itu. Ditengah rasa sakit luar biasa karena mengingat hal yang sudah dilupakan, dicampur dengan perasaan kerinduan yang luar biasa. Kyuhyun tercengang saat melihat senyum haru gadis mengerikan itu, saat ini bahkan dia tidak terlihat mengancam, gadis itu terlihat seperti gadis biasa pada umumnya. Apakah dia gadis yang ada dalam ingatan Donghae?

“Choucho-sama, apa kau tidak apa-apa? Aku mendengar teriakan dari sini!”Kris baru saja menghampiri tempat itu.

“Choucho?”tanya Donghae.

-Stratagem-

“Maafkan aku Donghae,”tiba-tiba Choucho memukul kepala Donghae dengan pistol yang dia sembunyikan dibajunya. Dengan gerakan cepat, gadis itu menembaki pistol Kyuhyun sehingga terlepas dari genggaman Kyuhyun yang terkejut akan tindakan tersebut. Choucho segera mengunci tangan Cagalli yang masih diliputi rasa ketakutan dan menempelkan mulut pistol itu di kepala Cagalli.

“Cagalli!!!”teriak Kyuhyun, namun Kris sudah menodong Kyuhyun dengan pistol dibelakangnya.

“Jika kau menyakitinya…,”baru saja Kyuhyun ingin mengancam Choucho namun Roni yang melihat semua kejadian itu menembak Kris dari jauh. Saat itulah Kyuhyun berlari ke arah Choucho dan Cagalli sehingga tembakan Choucho meleset ke langit dan Kyuhyun melindungi Cagalli hingga terjatuh. Dengan gerakan cepat Kyuhyun berbalik dan mengambil pistol disaku celana Cagalli dan mengarahkannya pada Choucho.

***

“Pion itu sudah digerakkan…,”desis Siwon sambil melihat papan catur miliknya.

“Kau tidak terbalik Siwon? Apakah kau…atau dia yang menggerakkanmu?”pria berwajah imut itu tertawa sinis pada Siwon.

“Bisakah kau lakukan saja pekerjaanmu, Lee Sungmin?”tanya Siwon dengan mata berkilat-kilat.

“Aku tau kau tidak sabar melihat akhir dari permainan ini kan, tolong jangan terburu-buru Choi Siwon, mungkin kau yang akan dibenci Cagalli nanti,”gertak Sungmin lalu melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu.

“Dan lagi…kau ingat perjanjian kita kan…Yuko…jangan sampai terlibat dengan salah satu diantaranya,jika tidak aku tidak akan mengampunimu Siwon,”ucap Sungmin dengan tampang seriusnya sebelum menutup pintu oak yang besar itu.

Siwon memperhatikan satu pion catur, seorang dayang, matanya terlihat sendu dan pemikiran yang berat memenuhi kepalanya. Kepalan tangannya menghantam tepi meja.

“Maafkan…maafkan aku Sungmin…,”

***

“Apa kau sudah memperoleh informasi dimana Tuan Putri berada sekarang?”tanya pria berkaca mata hitam dengan brewook tersebut.

“Maafkan aku Tuan, tapi kami kehilangan kontak dengan Kris. Dan lagi supir mereka tidak tau kemana mereka perginya,”

“Sudah aku bilang, biarkan aku turun tangan,”gerutu seorang gadis yang bersembunyi dibalik bayang-bayang.

“Si…siapa itu?!”tanya anak buah yang melapor tersebut ketakutan.

“Jangan khawatir…,”ucap pria berkaca mata hitam dan brewokan tersebut dengan senyum kecil dibibirnya. Gadis itu keluar dari bayang-bayang.

“Dia hanya seorang gadis muda yang cantik,”

Anak buah itu terpana melihat gadis yang mulai terlihat dibawah cahaya lampu yang terang benderang. Gadis berambut hitam yang lembut dan berkilauan dengan wajah lembut dan lugu.

“Hai! Aku Yuko Oshima! Tidak usah takut padaku ok? Aku hanya mencari cara yang cool untuk memperkenalkan diri, hehehe,”dia menunjukkan jari telunjuk dan tengah yang membentuk ‘V’ pada anak buah orang brewokan itu dengan senyum mengembang yang benar-benar menggambarkan bahwa dia adalah gadis muda biasa yang ceria.

“Dia adalah penyelidik kita yang baru,”ucap pria brewokan itu.

***

“Kita apakan orang yang sekarat ini?”tanya Cagalli dengan tatapan nanar.

“Dia bukan orang sekarat, Cagalli! Dia adalah temanku!”seru Kyuhyun yang masih diliputi rasa cemas akan keadaan sahabatnya itu.

“Hai hai…kau sensitif sekali ya kalau menyangkut orang yang kau kenal,”Cagalli meninggalkan Kyuhyun dengan rasa terluka. Dulu Victoria…sekarang Donghae…lalu kenapa Kyuhyun selalu masuk ke dalam kehidupannya?

Kriet…

Pintu kayu itu terbuka, membawa sedikit cahaya pada kegelapan di ruangan sempit itu. Rasa gemetaran yang tidak tertutupi menjalar diseluruh tubuh, hanya sebuah seringai untuk menutupinya. Cagalli menatap gadis yang duduk terikat di depannya, gadis itu perlahan membuka matanya karena refleks cahaya dan perasaan yang kuat, dia tersenyum misterius.

“Siapa namamu?”tanya Cagalli.

“Choucho,”jawabnya.

“Kenapa…,”lirih Cagalli.

Choucho tersenyum sinis.

“Kenapa aku merasa aneh saat didekatmu?!”tanya Cagalli.

“Apa kau merasa ingin membunuhku?”tanya Choucho dengan tatapan mata yang menghanyutkan. Mengerikan.

Cagalli menggeleng-gelengkan kepalanya, berusaha membuang kegelisahannya.

“Ya!!! Aku ingin! Ingin sekali membunuhmu! Perasaan itu…yang membuat bulu kudukku merinding! Membuat seluruh tubuhku bergidik,bereaksi terhadap tatapan mata dan suaramu! Kau…,”

“Itu wajar,”ucap Choucho.

“Cagalli!”

Kyuhyun masuk ke ruangan itu untuk menenangahi mereka.

“Apa maksudmu? Apa yang wajar?!”tanya Cagalli yang merasakan seluruh tubuhnya terbakar kemarahan.

“Cagalli!” Kyuhyun menghadang Cagalli.

“Itu wajar…dia adalah gadis yang membawaku dalam neraka ini. Ya kan?”tanya Kyuhyun dengan tatapan penuh kebencian.

“Dia yang membunuh Qian!”teriak Kyuhyun dengan penuh kemarahan, matanya memerah, menahan tangis.

“Bunuhlah Kyu…,”ucap Cagalli pelan.

“Bunuhlah orang itu…,”ucap Cagalli lagi.

“Aku bersedia kau bunuh Cho Kyuhyun. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri. Tapi…apa kau tidak ingin mengetahui kebenarannya? Cagalli?”tanya Choucho. Cagalli tersentak.

“Penelitian itu…,”

“Penelitian?!”

“Omong kosong!!!”Cagalli memotong pembicaraan mereka. Cagalli tidak ingin Kyuhyun tau kebenarannya.

“Apa yang kau katakan?!”tanya Kyuhyun, mendorong Cagalli ke sampingnya lagi. Cagalli melemparkan tatapan kemarahan pada Choucho dan seakan berkata ‘Jika kau katakan padanya akan kubunuh kau’

“Jangan bunuh dia Kyuhyun…,”pinta Cagalli akhirnya. Choucho tersenyum penuh kemenangan.

“Apa maksudmu Cagalli? Kenapa kau jadi melindungi orang yang sudah membunuh Qian?!”bentak Kyuhyun.

“Bukankah sudah jelas?”tanya Choucho, masih dengan senyum arogannya yang penuh kemenangan.

Sebuah langkah kaki pelan dan nafas berat mendekati ruangan itu. Saat tiba di daun pintu, dia menatap Choucho dengan mata berkaca-kaca.

“Aku adalah orang yang akan dilindungi sahabatmu sendiri…,”ucap Choucho sambil menatap kedatangan Donghae.

“Sulli…”

TBC

8 Tanggapan to “STRATAGEM (12)”

  1. elf_love 11 Juli 2013 pada 2:51 AM #

    Makin complicated nih onn!
    Jadi, orang yg di cari donghae itu orang yg sama kaya yg nge bunuh qian, juga yg bikin penelitian itu? Itu choucho?
    Lanjut pokoknya!!! ^^

    • cagalli14 12 Juli 2013 pada 4:40 AM #

      hehehe disini masih belum terlihat ya motifnya ..nanti deh, aku jg gak sabaran nerusinnya ..pantengin aja tiap weekend ya😉

    • elf_love 12 Juli 2013 pada 8:49 AM #

      Update ny tiap weekend onn???

      • cagalli14 18 Juli 2013 pada 4:09 PM #

        diusahakan say ..tapi maaf kemaren gak bisa update soalnya aku lg sibuk mempersiapkan yudisium (sibuk aja teruuusss ><) maaf yaaa insyaallah minggu depan🙂

  2. dini ELF love SullHae 8 Agustus 2013 pada 3:25 PM #

    Kapan dilanjutin eon?? penasaran lanjutannya

    • cagalli14 20 Oktober 2013 pada 6:27 AM #

      😦
      maaf yaaa ..aku pengen banget nyuri waktu buat ngeupload tp gak bisaaa ><
      soalnya skg lagi sibuk ko-profesi :"}
      tapi tetep dilanjut, nanti aku post klo udh di upload via twitter @sulliberty

  3. Dini Love SullHae 19 Oktober 2013 pada 5:09 AM #

    min lanjutin dong min plisss!! terus bikin lagi ff nya sullhae ya, aku ngeshipper banget sama merekaaa

    • cagalli14 20 Oktober 2013 pada 6:24 AM #

      iya dilanjutin tapi saya belum sempet upload krn sibuk ..giliran ke warnet malah lupa :””) maaf yaaa
      kalo ada apa2 kontak twitter saya aja @sulliberty🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: