STRATAGEM (13)

15 Des

img-thing
CAST: STRATAGEM

“Ri!…Ri!!!!”
“Ri…..!!!!!!”

“Bukankah ini tontonan yang menarik?”

CHAPTER 13 : Rasa Takut

“Hah?! Hah hah hah hah hah hah hah hah hah….,”Cagalli mengelap keringat yang mengalir dengan deras di sekujur wajah dan lehernya. Dia menatap jam dinding yang memecah keheningan malam. Baru pukul 2 pagi. Cagalli menatap sofa disampingnya. Kyuhyun sedang tertidur lelap. Gadis itu memutuskan untuk turun dan dari tempat tidur dan membasuh wajahnya dengan air.
Mimpi apa tadi? Hanya itu yang ada dibenak Cagalli. Saat bermimpi dia merasakan panas yang seolah nyata, merasakan keriuhan yang mengerikan karena tidak jelas apa yang diributkan, merasa sangat familiar dengan keadaan itu. Lalu dia teringat kejadian tadi siang saat Donghae muncul dan mengancam agar dia dan Kyuhyun tidak menyentuh gadis misterius itu sama sekali. Cagalli tidak begitu mengerti, dia tidak mengenal Donghae temannya Kyuhyun maupun kisah laki-laki itu tapi sepertinya Kyuhyun mengerti dan memberi sedikit kelonggaran pada Sulli. Cagalli menatap cermin dan meneguhkan hatinya, dia harus ketat mengawasi gadis yang sangat misterius tersebut.
“Kau tidak tidur sama sekali?”tanya Kyuhyun saat subuh menjelang.
“Kau…,”Cagalli sedikit tersentak saat Kyuhyun terbangun dan kembali membaca bukunya.
“Apa kau begitu…merasa takut pada gadis itu?”tanya Kyuhyun.
“…,”
“Aku akan cek keadaannya,”ucap Kyuhyun lalu beranjak.
“Aku saja!”ucap Cagalli langsung meninggalkan kursinya dan kamar sempit itu.

-stratagem-

“Apa yang kau inginkan darinya?”tanya Donghae sambil bersandar dipintu kamar Sulli berada.
“Menyingkirlah,”ucap Cagalli tenang.
“Dia tanggungjawabku. Aku mengenalnya,”ucap Donghae tegas, dia menatap Cagalli dengan tatapan tajam.
“Dia ancaman,”ucap Cagalli.
“Aku yang akan mengurusnya. Kau maupun Kyuhyun tidak berhak mendekatinya!”nada bicara Donghae makin tinggi, membuat Cagalli mengela nafas dan berbalik menyerah.
“Ada apa?”tanya Kyuhyun sambil membuat kopi.
“Temanmu yang aneh itu sedang menjaga cewek aneh itu,”ucap Cagalli kesal. Cagalli hanya ingin memastikan sekali lagi perasaan apa yang dia rasakan pada gadis misterius itu.
Kyuhyun tidak menanggapi. Keduanya diam dan suasana menjadi sunyi. Hanya suara jarum jam yang berdetak terdengar diseluruh penjuru ruangan kecil itu.
“Donghae bukan orang yang tidak menarik. Dia juga bukan orang yang tidak istimewa. Sejak remaja dia sudah digandrungi gadis-gadis dan sampai pendidikan S2 dia masih sendiri. Walau uang ada, walau apartemen mewah ada, walau sudah berprestasi, tapi dia tetap sendiri. Hanya satu gadis kecil yang selalu ada dibenaknya. Aku pikir gadis kecil itu hanya khayalannya saat masih kecil tapi aku salah. Aku salah saat melihat wajah yang ingin menangis dari gadis itu…,”
“Cih, membosankan,”tanggap Cagalli yang apatis dengan rasa kasih sayang.
“Walau begitu…aku masih yakin dia yang telah membunuh Qian,”ucap Kyuhyun dengan mata yang berkilat-kilat.

***

“What would you do if I fall in love with you more than words…~,”
Cring!
“Terimakasih,”ucap pengamen jalanan.
“Sama-sama,”balas gadis berponi yang tersenyum manis. Dia lalu berjalan beberapa langkah ke depan sampai di tengah-tengah lapangan dan merentangkan kedua tangannya sambil menatap ke langit.
“Waaah! Sudah 2 tahun sejak terakhir kali ke Jerman!”serunya.
Tritririrtrirtrtrirtriitt~
“Moshi moshi! Yuko-tan disini,”ucapnya.
“Eh? Kapten Sungmin-san! Ya, saya sekarang sedang berlibur. Maaf ya saya bolos dari kerjaan. Anoo…aku tidak begitu tau sampai kapan. Ah sudah, kita kan sedang tidak diberi job apa-apa kapten juga harus berlibur dong. Ok? Yak, saya tutup dulu, sosis braswurst sudah menunggu! Bye bye!”
Yuko, gadis berusia 20 tahun yang ceria itu menutup teleponnya dan tersenyum mantap. Dia lalu menonaktifkan ponselnya itu dan membuka dompetnya. Selembar foto seorang gadis cantik berkimono hitam dengan mainan rambut kupu-kupu terpampang jelas disana.
“Nah…Chouchou-sama, saatnya main detektif-detektifan…,”ucapnya sambil tersenyum.

***

“Ri…!!!”
“Bukankah ini tontonan yang menarik”

“Hah….?”
“Kemarilah…,”

Cagalli terbangun dengan nafas ngos-ngosan. Makin hari mimpi-mimpi anehnya makin terasa nyata. Rasa panasnya pun begitu terasa, membuat kepala Cagalli sakit. Dia lalu beranjak dari tempat tidur dan keluar menuju dapur untuk minum. Sejenak berpikir dan makin penasaran dengan apa yang sedang terjadi dalam hidupnya.
Donghae tertidur lelap saat Cagalli masuk ke lorong dimana kamar Sulli berada. Pelan-pelan dia melewati Donghae yang sudah seperti sipir penjara dan membuka pintu kamar itu. Dari ujung kamar terdapat jendela kecil yang memancarkan cahaya tepat kearah Sulli terlelap.
Cagalli melihat Sulli yang tertidur lelap. Disaat seperti ini dia memang seperti gadis biasa yang cantik yang bahkan memegang pistol pun sangat diragukan dapat melakukannya dengan baik. Tubuh Cagalli benar-benar bergidik saat mata Sulli tiba-tiba membuka disatu detik dia lengah memperhatikannya.
“Kau tau…sebenarnya kita tidak boleh bertemu walau takdir selalu membawa kita kembali,”ucap Sulli dengan senyum yang mengerikan dimata Cagalli. Cagalli menatap Sulli dengan waspada dan curiga.
“Aku tau kau banyak pertanyaan. Apa kau siap, menerima semua jawabannya?”Sulli menoleh pada Cagalli, membuat Cagalli makin tersentak dan ketakutan.
“Apa maumu?!”desis Cagalli.
“Melihat caramu hidup,”jawab Sulli.
“Kenapa?!”tanya Cagalli dengan tegang.
“Karena kau akan berakhir,”jawab Sulli tenang.
“Kau!”
“Aku benar-benar akan memastikan…bahwa hidupmu akan segera berakhir…,”Sulli tersenyum kecil lalu menutup matanya dengan tenang.
“Hei! Apa sih maksudmu?!”
“Sulli?!”Donghae tiba-tiba masuk mendengar suara Cagalli.
“Apa yang kau lakukan disini?!”tanya Donghae penuh kewaspadaan.
“Donghae, Cagalli, ada apa?”tanya Kyuhyun yang juga terbangun dan menyusul mereka.
“Aku akan membawa Sulli pergi dari sini,”ucap Donghae tegas.
“Donghae?”
“Baik gadis kasar ini…maupun kau, aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti Sulli!” ujar Donghae tegas.

***

“Kenapa tidak ikut saja…dengan kedua orang bodoh itu?”tanya Cagalli sambil mengoles roti tawarnya.
“Kau ini bodoh sekali…,” Kyuhyun menyapu poninya kebelakang.
“Aku tidak peduli,”ucap Cagalli cuek.
“Cih!”
“Aku tidak punya urusan dengan gadis mengerikan itu. Jika kau ada, kenapa tidak ikut sahabatmu saja? Kalian bisa hidup bertiga dengan bahagia,”ucap Cagalli.
“Kau benar-benar bodoh!”bentak Kyuhyun.
“Apasih?!”
“Jika kau bisa sabar kita bisa menguak identitas gadis itu. Dia mungkin tidak berbahaya bagi Donghae tapi dia mencurigakan. Kau ketakutan kan dengannya? Dia mengancammu kan?! Apa kau ingat asal usulmu? Apa kau ingat siapa orangtuamu? Apa kau ingat apa orangtuamu masih hidup?!”
“Tidak mungkin…,”Cagalli mencoba menebak jalan pikiran Kyuhyun.
“Jika sangat ketakutan, merasa ingin sekali membunuhnya tidakkan dia punya campur tangan dengan masa lalumu? Dia sudah membunuh Qian, bukan tidak mungkin dia tidak membunuh orangtuamu,”ucap Kyuhyun sambil mengernyitkan dahinya.
“Maksudmu?”
“Aku diam-diam begini mengumpulkan informasi tentang sindikat yang membunuh Qian. Dia adalah ketua regional asosiasi Uni Eropa di Jepang. Aku bertemu dengannya di Wina saat pembunuhan orang Istana. Tidak salah lagi, dialah pembunuhnya. Jika dia sampai menjadi ketua regional di Jepang artinya diusia muda prestasinya sangat bagus. Jika aku tidak salah…dia adalah pembunuh berdarah dingin. Qian…juga dirimu…aku penasaran kenapa,”ucap Kyuhyun dengan mata berkilat-kilat.
Cagalli terdiam mendengar penjelasan Kyuhyun. Mendadak sebuah ingatan samar-samar terlintas dikepalanya. Membuat Cagalli berkeringat dingin dan pucat.
“Darahnya mengalir dengan indah…ya kan?”

-TBC-

3 Tanggapan to “STRATAGEM (13)”

  1. dini_SullHae 15 Desember 2013 pada 1:47 PM #

    Hyaaa eonni!!! akhirnya dipost juga ni chapter🙂 akhirnya rasa penasaranku terjawab sudah.Ni ff emang bikin penasaran,walau Sebenernya rada-rada gk tega baca ff yg Ssul sifatnya kasar gini,tapi gk apa-apalah semangat bikin ff Ssulhae ya,,,!i!

  2. vinaeff 30 April 2014 pada 5:51 PM #

    sebenernya otak aku gk terlalu connect sama ff genre action…. atau mungkin karena aku langsung baca part 13? kak minta link part 1 nya dong

    • cagalli14 5 Mei 2014 pada 5:28 PM #

      jiah ni anak -_-” hahaha iya gak connect lah lgsg baca part 13 hahaha, tar ditwitter dikasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: