Golden Days (Chapter 1)

17 Okt

Golden Days

by : cagalli14

Cast       :

  1. Choi Sulli

tumblr_lj4y1yY3mq1qivitfo1_1280Tokoh utama di cerita ini. Dia adalah gadis yang cantik dan ramah namun memiliki karakter yang sederhana walau pun memiliki seorang pacar yang tampan, tergabung dalam geng paling terkenal di sekolah dan merupakan anak orang kaya.

  1. Oh Sehun

hunsehunPacar Sulli dan saudara jauh Krystal. Dia adalah cowok yang paling cool dan keren di sekolah, begitu kata cewek-cewek pendiri fansclub Sehun. Sangat jago bermain sepak bola dan pintar dalam pelajaran. Sifatnya sesuai penampilannya, sedikit dingin terutama dengan orang yang tidak dia kenal.

  1. Kim Jongin/ Kai

s3zhg2Sahabat Sulli dan Krystal sejak kecil. Sangat menyayangi keduanya dan merupakan penjaga keduanya. Diam-diam menyimpan perasaan lebih pada Krystal dan terkadang bernyali kecil untuk mendekatinya dengan tujuan romantis, karena itu dia selalu kalah langkah dari yang lainnya. Kapten klub sepak bola dan merupakan saingan berat Sehun sekaligus sahabatnya sejak Sulli jadian dengan Sehun.

  1. Krystal Jung

Sahabat dari kecil Sulli dan Krystal. Cewek paling cool, versi ceweknya Sehun di sekolah. Dia sangat modis dan atletik karena itu tidak sedikit laki-laki yang tergila-gila dengannya. Tidak jelas apakah dia menyukai Kai lebih dari sekedar sahabat, karena diantara cowok yang lainnya Krystal paling nyaman bersama Kai. Namun sebuah masalah membuat Krystal berubah 180 derajat kepada Kai dan Sulli.

  1. Suho

Cinta pertama Krystal. Dia adalah guru piano Krystal dan Sulli. Saat Krystal masuk SMA dia memberanikan diri mendekati Suho dan mereka jadian. Namun disaat cinta mereka bersemi, Suho terlibat masalah keluarga dan mereka berpisah.

  1. Chanyeol

Salah satu sahabat Sulli, Krystal, Kai dan Sehun. Dia mood booster di kelompok mereka dan satu-satunya cowok yang benar-benar jomblo (walau Kai jomblo, tapi dia menyukai Krystal). Bagi Chanyeol keutuhan persahabatan mereka adalah hal yang paling penting dibanding apa pun.

Summary :

Sulli, Krystal, Kai, Sehun dan Chanyeol adalah 5 orang sahabat yang sangat kompak dan harmonis. Diantara mereka Sulli dan Sehun berpacaran dan ketiga sahabat mereka sangat mendukung pasangan ini. Namun suatu hari setelah Sulli cukup lama tidak masuk sekolah karena sakit, tiba-tiba saat masuk sekolah dia mendapati pemandangan yang membuatnya shock. Keempat sahabatnya yang biasanya selalu bersama itu kini terlihat saling dingin, terlebih Kai dan Krystal. Disana Sulli menerima kenyataan pahit saat Sehun yang mencoba mendampingi Krystal di dalam keadaan terberatnya terlihat memiliki perasaan lebih dari sekedar keluarga dan sahabat.

golden days

GOLDEN DAYS (CHAPTER 1) 

Alunan piano yang memainkan lagu Deemo, Mirror Night, membangunkan Sulli dari tidurnya yang panjang. Sulli mengerjap-ngerjapkan matanya untuk dapat melihat cahaya matahari yang mencoba menyesak masuk melalui celah tirai kamarnya. Perasaannya begitu ringan setelah beristirahat lama dan tubuhnya mulai enakan. Radang lambung yang cukup mengganggu telah membuat gadis itu tidak bisa keluar kemana pun selain tiduran dan membaca buku saja dikamarnya. Bahkan untuk memainkan piano kesayangannya saja Sulli tidak diijinkan demi kesembuhannya.

Boneka rillakuma pemberian Sehun tepat saat mengetahui Sulli sakit bertengger manis di pelataran jendela yang biasa dia gunakan untuk duduk sambil membaca buku kesukaannya. Melihat rillakuma ke-3 yang diberikan Sehun itu membuat Sulli tersenyum lirih karena kerinduan yang besar untuk bertemu kekasihnya itu.  Karena orangtua Sulli menginginkan anaknya untuk istirahat total, Sehun tidak pernah berkunjung lagi, terlebih dia mulai disibukkan oleh persiapan turnamen akhir tahun ini. Membuat Sulli benar-benar tidak sabar untuk masuk sekolah dan bertemu pujaan hatinya itu.

“Sulli-ah kau hari ini mulai masuk sekolah?”tanya Minho yang masih sibuk memainkan ponselnya di sofa ruang tengah sambil mendengarkan ibu mereka memainkan piano pagi itu.

“Ne Oppa. Kau antar aku ya, jadi mandinya cepat,”jawab Sulli.

“Tenang saja…ini juga sebentar lagi mandi,”ucap Minho.

“Buru ya, awas loh aku telat,”kata Sulli mengancam melihat oppanya masih anteng dan kelihatannya belum akan beranjak dalam waktu dekat ini.

“Kalau sekiranya telat minta antar supir appa saja Sulli-ah,”ucap umma setelah selesai memainkan sebuah lagu.

“Ne umma. Aku benar-benar tidak sabar masuk sekolah lagi. Aku tidak mau sakit-sakit lagi. Rasanya kangen banget sama teman-temanku,”ucap Sulli.

“Kangen teman-teman atau kangen pacar?”goda Minho.

“Ish oppa! Ya semuanya lah! Buru sana mandi!”Sulli mengibaskan handuk kecilnya kearah Minho yang tergelak. Sulli tertawa melihat oppanya itu dan sebelum mandi mereka bergelut dulu sebentar dan membuang-buang waktu selama 30 menit.

***

“Aish! Oppa kan, gara-gara menggodaku akhirnya aku tidak bisa masuk lebih pagi lagi! Padahal aku pengen ngobrol sama yang lainnya dulu lebih lama pagi ini,”Sulli berlari melintasi lapangan sekolahnya untuk mencapai gedung kelas 3.

“Annyeong!”seru Sulli bersemangat saat masuk kelas. Kebetulan dia dan sahabat-sahabatnya itu satu kelas sejak kelas 1 karena peringkat mereka yang berurutan terus menerus. Sehun pacarnya selalu berada di peringkat satu dan juara umum, Chanyeol walau terlihat ogah-ogahan dan kerjaannya main terus tapi selalu balap-balapan dengan Sehun soal nilai, Krystal, Sulli dan Kai juga sering berputar tempat dari peringkat 3 sampai 6.

Sulli tercengang melihat atmosfer kelasnya yang tidak biasanya dia temui. Terlihat tidak ceria sama sekali dan lebih serius. Sulli lebih kaget lagi saat melihat Kai, Krystal, dan Sehun mengobrol di belakang kelas dan tidak memperhatikan kehadiran Sulli. Sulli sedikit kecewa dengan tidak adanya sambutan itu padahal semalam dia sudah bilang akan masuk sekolah di group chat mereka, namun Sulli tetap berpositive thinking karena dia sangat senang hari itu bisa masuk sekolah lagi bertemu keempat orang kesayangannya itu dan mendekati mereka.

“Annyeong Krystal, Kai, Sehun,”sapa Sulli dengan wajah sumringah. Namun bukan sapaan balik yang dia dapatkan malah Krystal yang kelihatannya kesal meninggalkan tempatnya.

“Eh? Krystal-ah?”tanya Sulli kaget. Dia lebih kaget lagi saat mau bertanya dengan Sehun, namun pacarnya itu seakan tidak melihatnya dan dengan tatapan lurus kedepan mengejar Krystal. Senyum Sulli yang dilalui begitu saja oleh Sehun pun membeku.

“Sulli-ah?! Kapan kau datang?!”tanya Kai kaget saat menoleh mendapati Sulli. Sulli yang kaget dengan sikap Sehun dan Krystal mencoba tersenyum walau berat baginya. Kai menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan bergumam kesal.

“Kai-ah, apa kehadiranku tidak tepat?”tanya Sulli.

“Anieyo Sulli-ah…tadi aku dan Krystal terlibat percekcokan sedikit. Sehun mungkin cemas dengan Krystal, dia kan masih keluarganya, kau jangan cemas,”jawab Kai menepuk pundak Sulli. Sulli yang masih shock hanya bisa tersenyum kaku.

“Begitu ya…,”Sulli lalu duduk di bangkunya dan memangku tangannya. Mungkin sebentar lagi Sehun dan Krystal akan kembali, pikirnya.

Namun harapan Sulli itu tidak terkabulkan. Sampai pelajaran kedua, Sehun dan Krystal belum kembali juga ke kelasnya. Sulli menatap bangku Sehun dengan perasaan sedih. Kai yang menyadari kesepian Sulli hanya bisa menghela nafas panjang dan berharap istirahat akan cepat datang. Chanyeol yang duduk di belakang Sulli mencoba menghiburnya dengan usil mengepang rambut panjang Sulli. Namun percuma, Sulli yang larut dalam pikirannya tidak menyadari kelakuan Chanyeol.

Istirahat….

“Kai, Chanyeol-ah, kenapa Sehun dan Krystal tidak kembali?”tanya Sulli langsung menghampiri mereka berdua.

“Aku tidak tau Ssul,”jawab Kai.

“Eh Ssul, kamu kan sudah lama nggak masuk sekolah, pasti kangen sama roti melon dan susu pisang. Yuk ke kantin!”Chanyeol merenggut tangan Sulli dan menariknya pergi.

“Chanyeol-ah!”

“Ayolah, aku lapar banget nih. Aku juga kangen jajan sama kamu. Ya ya ya?”Chanyeol mengeluarkan aegyonya yang membuat Sulli tidak bisa berkeras padanya. Akhirnya Sulli berjalan mendampingi Chanyeol menuju kantin.

“Sulli-ah, kau tau gak Kangin seongsaenim dibuatin poster sama anak-anak kelas B lagi pegang dan elus-elus semangka. Itu loh, dari foto pas kita berkebun waktu itu! Lucu banget sampe dibuatin parodynya sama anak-anak. Bahkan ada yang bikini jadi video gambar gerak gitu! Hahahaha aku gak kuat liatnya!” kata Chanyeol sepanjang jalan mencoba mengalihkan perhatian Sulli yang sedari tadi diam.

“Jinjja? Yang waktu itu foto kocak banget dia sambil merem jadi keliatannya kayak dia sayang-sayangin banget itu semangka ya? Hahahaha! Aku mau liat Chanyeol-ah!”kata Sulli menanggapi.

“Ne! Di mading kita ditempel selama 1 minggu full dan anak-anak sengaja membuat Kangin seongsaenim tidak lewat mading terus selama 1 minggu ini. Hahahaha! Ntar kita lewat mading ya! Kau pasti sakit perut melihatnya. Secara, guru killer kita jadi ahjuma pedagang semangka,”tawa Chanyeol.

“Hah?! Masa sampai diedit jadi ahjuma gitu? Hahahaha!”tawa Sulli yang menikmati perbincangannya dengan Chanyeol. Untuk beberapa saat dia lupa akan Sehun dan Krystal. Itulah yang dia senangi dari sahabatnya satu ini, selalu bisa menaikan moodnya. Dia memang mood booster kelompok mereka.

“Chanyeol-ah…Sehun dan Krystal meninggalkan sekolah?”tanya Sulli sambil menarik jas Chanyeol saat mereka melewati parkiran. Saat itu akhirnya Chanyeol bertampang serius dan menatap Sulli lirih.

“Mianhe Sulli-ah, sudah saatnya kau tau keadaan kita saat ini. Tapi untuk lebih jelasnya kau harus tanya sendiri pada Sehun,”ucap Chanyeol.

“Kenapa? Cepat katakan Chanyeol-ah!”Sulli yang tidak sabaran memegang kedua pundak Chanyeol.

“2 hari setelah kau tidak masuk, Krystal juga sempat tidak masuk sekolah cukup lama. Setelah Krystal masuk yang aku tau, Sehun sudah seperti anjing penjaganya dan selalu berada disamping Krystal. Mereka selalu berdua kemana-mana dan saat berkumpul dengan kami, mereka tidak banyak bicara bahkan Krystal kebanyakan bad mood dan berujung Sehun mengejarnya untuk menenangkannya,”ucap Chanyeol.

“Anieyo Sulli-ah…tadi aku dan Krystal terlibat percekcokan sedikit. Sehun mungkin cemas dengan Krystal, dia kan masih keluarganya, kau jangan cemas,”

Ucapan Kai terbesit lagi di dalam kepala Sulli. Memang benar Sehun adalah keluarga jauh Krystal. Tapi kan jauh, mereka bukan saudara kandung atau pun sepupu. Tapi mungkin karena Krystal adalah sahabatnya, satu-satunya gadis yang membuat dia nyaman dan dekat dengannya selain Sulli. Tapi perasaan Sulli sangat tidak tentram setelah kejadian Sehun mengabaikannya dan meninggalkannya begitu saja. Bahkan semalam, Krystal dan Sehun memang tidak membalas chat Sulli di group. Tapi Sulli sudah meyakinkan bahwa Sehun sudah tau dia masuk hari ini lewat telepon.

“Kata Kai sepertinya mereka memiliki masalah keluarga. Jadi kau jangan cemas, mungkin Sehun  sedikit sibuk dan pusing juga,”ucap Chanyeol sambil merangkul sahabat kesayangannya itu. Sulli menghargai sikap Chanyeol dengan memberinya senyuman yang cukup lebar.

“Ne, tidak apa-apa. Aku Cuma cemas dengan Krystal,”ucap Sulli.

***

Sulli, Kai dan Chanyeol berjalan sambil bercanda ria saat mendengar beberapa siswi bergosip dengan suara yang keras.

“Kau tau nggak, semalam saat menjemput oppaku di rumah sakit aku melihat Krystal dan Sehun keluar dari klinik kandungan! Mereka Cuma berdua loh gak ada yang lainnya dan Sehun merangkul Krystal sepanjang jalan!”

“Eh?! Emang Sehun dan Sulli sudah putus?! Kok jalan sama Krystal?!”

“Kabarnya sih mereka saudara jauh, tapi masa sampai mesra begitu dan keluar dari klinik kandungan loh! Ngapain coba?! Krystal hamil?! Sama Sehun?!”

Sulli tidak bisa mendengar pembicaraan mereka lagi saat Kai menutup kedua telinga Sulli. Saat itu juga Chanyeol mendekati mereka dan entah apa yang dikatakan oleh Chanyeol, anak-anak itu lalu terlihat malu dan bubar. Chanyeol kembali pada Kai dan Sulli dan terdiam saat melihat airmata Sulli menetes ke pipi apelnya.

“Sulli-ah…,”lirih Chanyeol.

“Teman-teman…apa yang dikatakan mereka benar?”tanya Sulli dengan linangan airmatanya. Chanyeol membelai rambut Sulli dan tersenyum lirih.

“Sulli-ah, jangan percaya gossip. Yang mereka gosipkan itu berada sangat dekat denganmu. Harusnya kau bisa melihat dan merasakan sendiri,”ucap Chanyeol. Namun ucapannya itu nampaknya tidak ampuh sehingga akhirnya Chanyeol membenamkan kepala Sulli didadanya agar gadis itu dapat menangis dengan leluasa sementara Kai menjaga di belakang punggung Sulli.

*tbc*

“Kau sudah keterlaluan kali ini Oh Sehun! Kau tega membuat Sulli menangis?! Kalau kau pria hadapi dia dengan jantan! Jangan jadi pengecut dan melarikan diri!”

“Aku mengganggu kalian berdua? Maafkan aku…teruskan saja apa yang mau kalian lakukan tadi,”

“Jauh-jauh dari Sulli! Kau bukan siapa-siapa! Kalau bukan karena kau namjachingu Sulli aku tidak pernah menganggapmu!”

5 Tanggapan to “Golden Days (Chapter 1)”

  1. ulfahalimatus 17 Oktober 2014 pada 4:24 PM #

    Kenapa sehun ma kristal jadi kayak gitu yah kasian sulli diemin mulu sampai2 gak di anggap kehadiran nya, untung sulli bisa ketawa kran ada happy virus ma kai.
    Apa kristal ma sehingga dari dokter kandungan, what? !
    Apa kristal ma sehun ada hubungannya, kasian sulli harus sedih udah di diemi karang dapet berita tentang pacarnya ma sahabatnya.lanjut chingu

    • cagalli14 17 Oktober 2014 pada 4:45 PM #

      siap chingu! makasih udah baca ^^ part 2 udah publish, part 3 menyusul yaaa aku lagi mau belajar dulu buat tes besok ^^

  2. berliyana 17 Oktober 2014 pada 11:45 PM #

    aiish.. Bgus bnget

    • cagalli14 18 Oktober 2014 pada 10:10 AM #

      makasih udah komen ^^

  3. tiyabaekkie 20 Oktober 2014 pada 10:11 AM #

    Daebakkkkkkkk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: