Move On

3 Nov

MOVE ON

Cast       : Choi Sulli, Oh Sehun, Son Naeun, Lee Jonghyun, SM Town

Genre   : a little bit comedy, romance

 COMMENT JUSEYO *puppy eyes*grkyufhjfhj

Summary:

>>>> Putus dari pacar? Susah move on…terjebak masa lalu. Dia mantan terindah. Waktu Korea Bagian Galau. Dsb dst. Cih! Serius? Itu yang orang jaman sekarang rasakan setiap putus dari kekasihnya? Huh! Itu tidak berlaku padaku Choi Jinri <<<<

>>>> See? Oh Sehun yang tampan ini tidak ada kata galau! Putus dari pacar? Hanya sedetik juga bisa move on <<<<

Putus dari pacar? Susah move on…terjebak masa lalu. Dia mantan terindah. Waktu Korea Bagian Galau. Dsb dst.

Cih! Serius? Itu yang orang jaman sekarang rasakan setiap putus dari kekasihnya? Huh! Itu tidak berlaku padaku Choi Jinri.Aku yeoja yang memiliki harga diri dan tidak sulit bagiku menemukan pengganti yang lain. Seperti saat ini. Baru 1 minggu aku putus dengan pacarku, eh, mantan pacarku si maknae menyebalkan kayak mayat hidup itu, siapa lagi kalau bukan EXO’s Oh Sehun! Tapi tenang. Saat ini aku sudah menggandeng cowok lain. Memang susah bagiku -f(x)’s Sulli yang dari Sehun belum muncul ke permukaan saja sudah segudang cowok mengajakku kencan ini- menemukan penggantinya? Pftttt…si Sehun itu pasti shock dan menyesal sudah melepaskan yeoja penuh pesona sepertiku ini.

“Ne Jonghyun oppa, aku sudah di parkiran kafe,”ucapku saat Jonghyun, gitaris CN Blue yang penuh pesona dan seksi itu meneleponku. Aku menutup pintu mobilku setelah selesai menutup teleponku juga. Aku tersenyum puas karena bisa berkencan dengan Oppa yang mulai dekat denganku sejak syuting Running Man.

*Sehun POV*

Sialan si Jinri itu. Ah, bukan, Sulli. Sulli saja Sulli! Aku sudah tidak punya hubungan lagi dengannya dan tidak penting memanggilnya seolah aku ini orang terdekatnya. Sudah tidak lagi! Tidak akan lagi! Aku tidak sudi mengangguk setiap kali hyung-hyungku memuji kecantikannya. Banyak yeoja di luar sana yang tidak kalah menarik, Sulli itu memang bisa jadi yang tercantik tapi sikapnya membuatku muak! Apa huh? Tidak tahan denganku? Memang aku mau berubah demi dia? Mending aku melepaskannya. Itu mudah buatku! Aku sekarang sedang berada dipuncak. Banyak yang menginginkanku dan bisa lebih membuatku senang daripada dia. Lihat saja Sulli, sebentar lagi kau akan melihat artikel mantan pacarmu ini ngedate dengan si polos Son Naeun.

“Yoboseo Naeun, bagaimana tawaran kencanku?”ucapku saat mendengar suara Naeun diseberang. Senyum tersungging dibibirku setelah mendengar jawabannya. See? Oh Sehun yang tampan ini tidak ada kata galau! Putus dari pacar? Hanya sedetik juga bisa move on~

 

*Author POV*

Hari itu adalah konser SM Town di Seoul. Sehun berjalan menyeret langkahnya dengan malas. Luhan yang paling dekat dengannya memperhatikan maknae itu dengan ragu. Sejak pagi Sehun kelihatan bête dan makin banyak awan hitam diatas kepalanya. Luhan tau penyebabnya. Itu karena maknae mereka itu malas ketemu Sulli.

Sementara itu Sulli masih saja duduk di dalam vannya. Ragu-ragu untuk turun keluar.

“Sulli-ah kajja!”teriak Victoria umma. Sulli mendengus lemah lalu dengan berat melangkahkan kakinya keluar. Malas sekali dia jika bertemu Sehun nanti. Menyesal sudah dia menyadari bahwa mereka masih akan terus bertemu karena satu profesi dan satu agency. Apa perlu keluar dari SM saja? Pikir Sulli.

Buk buk buk!

Sulli berhenti saat mendengar hentakan kaki di belakangnya. Dia menoleh dan wajahnya makin masam. Sehun yang ternyata biang keroknya menatap Sulli dengan dingin. Sulli malas dan dalam hati mengutuk namja berambut pelangi itu.

“Bisakah kau jalan lebih cepat sunbae? Kau tidak tau yang akan perform duluan itu hoobae-mu ini?”sindir Sehun.

“Omo~ lihat makhluk berkepala pelangi ini. Kau ternyata ada dimana-mana ya,”sindir Sulli tak mau kalah.

“Tentu saja sunbae. Aku kan hoobae di agency yang sama denganmu,”balas Sehun lagi sambil memelet lidahnya pada Sulli.

Sulli sangat kesal mendengarnya dan hampir melayangkan pukulannya ke kepala pelangi itu namun dia segera menahannya. Memang f(x) adalah sunbae mereka dan memang Sulli lebih lama jadi trainee di SM tapi sejak dulu Sulli paling benci jika bersama Sehun ada kata sunbae-hoobae membelenggu mereka. Dan menurutnya tidak terkecuali sekarang, dia malah makin malas karena mendapati kenyataan bahwa mereka adalah musuh sekarang. Tidak ada musuh yang memiliki hubungan harmonis sunbae-hoobae!

“Tsk,”Sulli tidak ingin menurunkan harga dirinya dengan mengomel panjang lebar melihat banyak EXO oppadeul disekeliling alien berkepala warna-warni yang menyebalkan itu. Sulli lalu menyingkir tanpa sepatah kata membuat Sehun geregetan. Ya, Sehun sengaja selalu ingin membuat Sulli sebal dan bertengkar dengannya. Dia benci Sulli, dia ingin melihat Sulli kesal sepanjang hari.

“Sunbae, kau ternyata menggendut lagi ya,”ucap Sehun menahan tawanya sambil melalui Sulli.

Bruk!!!

“Aw!!!”Sehun meringis hampir terjatuh saat Sulli dengan keras menendang kakinya yang panjang itu. Semua anak EXO dan f(x) yang melihat pemandangan itu ternganga. Sulli sangat kuat eh?

“YAH! NEO?!!!!”tunjuk Sehun ke hidung Sulli. Sulli menatap Sehun dengan sangat menantang.

“Kenapa kau menendangku hah?! Suku barbar ya?!”bentak Sehun.

“Dasar alien planet Pluto!”balas Sulli tak mau kalah kali ini dia yang menjulurkan lidahnya. Itu adalah panggilan kesayangan Sulli pada Sehun setiap dia bertengkar dengan Sehun. Sehun yang mendengarnya tertegun dan mengingat dulu saat mereka bersama. Walau sering bertengkar tapi menurutnya itu adalah panggilan khusus Sulli hanya untuknya.

“Kau…! Eukh! Lupakanlah!”Sehun lalu berlalu meninggalkan Sulli yang tersenyum penuh kemenangan.

*Sehun POV*

Sial si Jinri itu! Eh, Sulli! Dia bisa-bisanya memanggil panggilan yang kusukai! Apa maksudnya?! Jangan membuatku seperti dipermainkan seperti ini deh. Bikin gak nyante aja! Lagian apa sih dia maksudnya sekarang ikut-ikutan menjulur-julurkan lidahnya padaku? Kalau dia masih pacarku saja sudah aku gigit langsung dengan gemas rasanya!

 

*Author POV*

“Yak Sehun kau dengar aku tidak?!!!”bentak Suho. Sehun yang tenggelam dalam lamunannya tersadar dan menatap hyung-hyungnya itu ternyata sudah siap mau berdoa bersama sebelum perform.

“Ah ne, maaf hyung,”Sehun mulai bergabung dengan hyungdeulnya. EXO mulai berdoa dan selesai berdoa mereka meneriaki yel-yel mereka “Ha dul set! WE ARE ONE! Hwaiting!!!” Mereka lalu berjalan ke backstage dan bersiap tampil.

Sulli yang sudah selesai didandani merasa lapar lalu keluar ruang tunggu f(x). Dia mengambil juice dan sepotong cake untuk mengganjal perutnya. Merasa tidak enak makan di koridor, dia lalu menuju ke backstage dan menghampiri oppa-oppa dari Super Junior yang sibuk menonton sesuatu. Sulli mendekat dan ternyata mereka menonton EXO sedang perform. Disana ada Sehun yang terlihat sangat hot dan keren dimata yeoja mana pun yang melihatnya tidak terkecuali Sulli.

“Euh si alien Pluto itu memang keren ya,”gumam Sulli.

“Eh? Apa Ssul?”tiba-tiba Eunhyuk bertanya pada Sulli membuat Sulli kaget.

*Sulli POV*

OH MY GOD! Apa yang baru keluar dari mulutku?!!! Aku memuji si alien pelangi itu?!!!

“Siapa alien Pluto tersebut?”goda Kyuhyun. Oke, dia sekarang pasti merasa aku naksir satu diantara member EXO. Menyebalkan! Kenapa mulut ini berbicara semaunya huh?!

“Ani oppa, aku Cuma mengatakan EXO keren kok. Semuanya! Ya, semuanya!”ucapku. Aku lalu berlari meninggalkan tempat itu menghindari pertanyaan lebih lanjut.

Jinri bodoh Jinri bodoh!!! Sehun sudah tidak sekeren dulu Jinri! Ingat itu! Sehun tidak seperti dulu yang sangat mempesona dan memikat yang rasanya selalu ingin aku peluk-peluk dan tidak ingin kulepas lagi! Dia sudah berbeda. Dia berubah jadi alien Planet Pluto yang jelek dan dingin! Lihat, apa yang menarik dari namja berusia 20 tahun yang kepalanya dicat warna-warni itu huh? Aneh sekali!

Aku terduduk lemas. Pikiranku sekarang jauh menatap ke masa lalu. Dimana aku saat itu bersama Sehun diam-diam bertemu di backstage konser SM Town dan beristirahat bersama. Disana Sehun memuji penampilanku dan aku juga memuji dia yang terlihat sangat keren dan hot. Terkadang aku ngambek karena cemburu melihat penampilan mesranya dengan BoA eonnie. Dia malah balas ngambek dan mengulas lagi penampilanku dengan Kangta oppa. Sekarang sudah tidak begitu. Boro-boro Jjin! Melihat Sehun saja sudah enek. Huft!

“Apa sih yang kupikirkan? Masa lalu itu gak penting,”aku lalu beranjak saat Victoria eonnie bilang kami harus ke backstage.

*Sehun POV*

Aku mengelap keringatku dengan handuk putih yang sudah 3 tahun aku pakai ini. Handuk ini bahkan sudah ada sebelum aku debut dan ini adalah handuk penyemangat. Ah iya, ini kan dari Jin,eh Sulli. Dulu dia yang memberikan ini padaku sebelum aku debut dan mengatakan aku harus semangat agar bisa satu panggung dengannya. Ah, apa sih yang kupikirkan? Sudah saatnya aku menyimpan handuk ini dan tidak menggunakannya lagi? Toh masih banyak handuk pemberian fans yang bisa kugunakan.

“Yahhh~ hyung lihat! Krystal keren sekali huh!”Suho menepuk pundak Luhan hyung dengan penuh semangat. Luhan hyung hanya tersenyum karena tingkah Suho hyung yang lagi lovey dovey itu dengan Krystal.

“Bagiku Sulli tetap favoritku. Dia sangat cute,”ujar Luhan hyung. Lagi-lagi perasaan tidak enak itu! Sejak dulu sejak aku tau Luhan hyung sangat ngefans dengan Sulli, aku merasa kesal dan takut. Tapi bersyukur Luhan hyung takut mendekati Sulli secara personal. Bagus hyung, ya, benar! Sulli itu milikku!

“Apa yang kupikirkan?!”aku sontak menutup mulutku sendiri. Aku kaget dan melirik ke kanan kiriku. Beruntung hyungdeul tidak mendengarnya mungkin karena musik Rum Pum Pum Pum ini terlalu besar jadi suaraku tidak terdengar. Aku lalu menatap layar yang menampilkan penampilan dari sunbae kami itu.

Cantik. Itu yang selalu terlintas dipikirkanku setiap melihat Krystal.

Manis. Itu yang kupikirkan pada senyum Luna nuuna yang memang manis itu.

Keren hyung! Itu yang selalu kuutarakan pada Amber hyung.

Gila! GODDESS! Itu yang selalu aku teriakkan dalam hati setiap kali melihat Victoria nuuna.

Bibir seksi itu selalu aku cium dengan kasar dan jarang sekali dengan lembut. Hidung mancung yang mungil itu selalu kukecup dengan lembut, pipi putih seperti bakpau itu selalu menjadi korban gigitanku yang geregetan melihatnya, rambut yang sekarang pendek itu selalu kubelai dan rasanya begitu lembut dan membuat ketagihan, leher jenjangnya selalu kubalut dengan lenganku, matanya yang seperti lengkungan bulan sabit itu adalah faktor aku selalu ingin bertemu, tubuh tinggi itu selalu dengan hangatnya kupeluk dan suaranya yang imut itu selalu memanjakan telingaku. Ah Jinri…*mencelos*kau selalu menang dari semuanya. Ups!!! Lagi-lagi aku terpaksa menepuk jidatku. Kenapa aku selalu memikirkan seperti apa yang kupikirkan dulu huh?! Aku tau Sulli cantik, manis, cute, seksi dan segalanya pokoknya paket lengkap! Tapi dia itu hanya yeoja menyebalkan dan labil yang sudah memutuskanku sekendak jidat!

Aku mulai melayangkan pikiranku pada masa lalu. Saat aku masih bisa dengan bebasnya merangkul visual f(x) itu, saat aku dapat terus menggenggam tangannya yang hangat, saat aku bisa mencubit kecil hidung mungilnya itu, saat aku dengan geregetannya menggigit penuh pipi Jinri setiap kami bergelut. Lalu saat aku masih bisa mendengar suara imutnya yang memanggilku “Sehun-a”.

*Author POV*

Sulli baru turun dari tangga panggung yang cukup tinggi itu ketika tiba-tiba langkahnya tidak stabil dan dia terpeleset jatuh. Semua orang terkejut dan langsung berlari ke arah suara gaduh tersebut, tidak terkecuali Sehun. Mata Sehun membulat lebar saat melihat tubuh Sulli sudah terkapar lemas di lantai. Bagaimana bisa?!

“Sulli-ah!!!!”teriak Victoria panik. Setitik manik matanya terlihat disudut mata indahnya karena sangat kaget melihat Sulli. Beberapa kru sibuk menolong mengangkat tubuh Sulli.

“Jinri!!!!”semua orang menoleh saat tanpa disadari Sehun sudah menghampiri Sulli dan mengangkat tubuhnya dengan panik. Sehun tanpa mempedulikan sekitarnya langsung mengusap rambut Sulli yang meringis kesakitan.

“Jinri bertahanlah! Sebentar lagi tim medis datang!”Sehun menggenggam tangan Sulli yang tidak menyadarinya. Sulli hanya meringis kesakitan karena baik kaki, kepala dan seluruh badannya terasa sakit. Belum lagi dia masih sangat shock. Sehun hanya bisa memeluk Sulli untuk menenangkannya hingga tim medis datang.

“Sehun tenanglah, Sulli akan baik-baik saja,”tiba-tiba Sehun tersadar saat Luhan menepuk pundaknya. Sehun kaget karena dia tidak menyadari tindakannya. Beruntung semua anggota SM Town lebih merasa khawatir pada Sulli dibanding heran melihat kepanikannya tadi. Luhan berbeda, dia yang paling dekat dengan Sehun dan tau bahwa Sehun sangat panik. Sehun menunduk dan terdiam merenungi sikapnya tadi. Lalu konser SM Town berlanjut dengan keabsenan Sulli yang katanya sudah dibawa ke UGD. Selama konser berlangsung, Sehun terlihat banyak diam dan tidak begitu ceria.

***

“Kau yakin tidak mau menemuinya?”tanya Luhan saat Sehun membaringkan tubuhnya di kasur yang empuk. Sehun tidak menjawab dan tetap menutup matanya. Disatu sisi dia berpikir, siapa dia bagi Sulli saat ini dan apa pentingnya? Disisi lain dia berpikir betapa nyaman menempel di kasur itu setelah lelah seharian. Namun disisi yang lain juga dia tidak bisa berhenti memikirkan Sulli.

“Bagaimana pun juga kau itu pernah menjadi orang yang paling dekat dengan Sulli. Wajar jika kau masih khawatir dengannya. Lebih baik kau sms dia sekarang tanya bagaimana keadaannya,”ucap Luhan lagi.

“Hyung aku sudah tidak ada hubungan lagi dengan Sulli dan bukan Oh Sehun namanya kalau masih stuck dengan mantan,”balas Sehun sambil membalikkan badannya dengan malas.

***

“Yo Ambro!”sapa Kris saat bertemu Amber di gedung SM.

“Yo bro!”Amber berpelukan dengan Kris.

“Annyeonghaseyo oppa,”sapa Krystal malu-malu pada Suho. Suho membalas tak kalah malu-malunya dari Krystal.

“Kyungsoo-ah! Kita latihan nyanyi lagi yuk!”ajak Luna pada Kyungsoo yang sangat akrab dengannya karena sama-sama memiliki suara yang bagus.

“Eh, mana Sulli? Apa dia masih sakit?”tanya Chanyeol saat tidak mendapati Sulli.

“Sulli masih sakit oppa,”jawab Krystal pada Chanyeol. Sehun memasang telinganya dalam diamnya.

“Ya…sepertinya akan lama dia tidak latihan karena kakinya harus digips,”ucap Victoria.

“Jinjja?! Apa tidak apa-apa dia sendirian di dorm? Dia pasti sulit melakukan apa pun,”kata Luhan cemas.

“Ani~ ada Jonghyun disana,”ujar Victoria.

“Jonghyun siapa?”tanya Sehun tiba-tiba. Semuanya menatap Sehun dengan heran namun Sehun focus pada rasa penasarannya.

“Jonghyun CN Blue Sehun. Kau tidak tertarik menemani Jinri-mu? Yang ada bisa-bisa dia direbut Jonghyun,”balas Amber.

“Mwoya hyung…aku hanya bertanya. Terserah Sulli mau dengan siapa, kami tidak ada hubungan lagi,”Sehun memasang headsetnya mencoba sok cool. Padahal dalam hati dia merasa tidak tenang dan rasanya ruangan itu berubah menjadi begitu gerah walau pun AC menunjukkan angka 16 derajat.

***

C…L…B…K….

Sehun tanpa sadar menuliskan tulisan itu di kertasnya dengan iseng.

“Mwo?! Kau clbk dengan siapa Sehun?! Mantanmu kan Cuma Sulli! Hahahaha!”tawa Chanyeol yang tiba-tiba sudah ada di belakang Sehun.

“…,”Sehun tidak menjawab. Melihat ekspresi Sehun yang makin dingin, Chanyeol jadi prihatin. Dia lalu duduk disamping Sehun dan menggambar sesuatu.

“Sehun-ah kau tau? Kau bukan CLBK namanya kalau masih cinta dengan Sulli. Kalian baru putus loh, coba kau pikir lagi. Kau masih belum rela atau memang kau masih mencintainya?”tanya Chanyeol. Sehun tertegun dan ekspresinya berubah. Sehun langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat dan mencoret huruf yang dia tulis.

“Aku ini namja berprinsip hyung! Untuk apa galau seperti jomblo ngenes Cuma gara-gara kehilangan satu yeoja?! Move on itu terlalu mudah bagiku! Sudah ya aku ada janji dengan Naeun!”Sehun lalu meninggalkan Chanyeol yang terheran-heran sendirian.

*Sehun POV*

Mana Naeun? Sejak tadi aku tidak melihat tanda-tanda kehidupannya di kafe ini. Apa dia tidak jadi datang kesini?

“Oppa!!”tiba-tiba seorang yeoja yang kukenal memanggilku dari sudut kafe. Ah ternyata disana.

“Yo Naeun,”aku mengambil tempat duduk dihadapan Naeun. Naeun tersenyum padaku dan aku membalasnya seadanya.

“Oppa kau tidak menyamar?”tanya Naeun. Oppa? Kami kan seumuran. Ah masa bodoh.

“Ani, kenapa harus bersembunyi?”tanyaku.

“Ya kan kita berdua bisa jadi sorotan…,”jawab Naeun ragu.

“Tidak apa. Aku tidak perlu bersembunyi karena menemui anggota A Pink kan? Apalagi Naeun,”aku mulai menggombal-gombal. Yes! Ternyata ilmu gombalku masih berfungsi setelah 3 tahun yang lalu sibuk menggombali si yeoja aneh itu.

Blush!

Aku menyunggingkan senyum melihat satu lagi yeoja yang terjatuh padaku. Son Naeun, tidak sulit ternyata. Apalagi setelah aku tau dari Taemin hyung kalo Naeun sering menanyaiku. Dia manis dan innocent, kalau dipikir-pikir boleh juga.

“Kau mau pesan apa? Kau boleh pesan apa pun, aku yang traktir,”ucapku sambil membaca buku menu.

“Aku pesan fruit salad dan greentea yoghurt saja Oppa,”jawab Naeun polos.

“Euh? Kau diet ya?”tanyaku heran. Kalau yeoja bernama Choi Jinri itu sudah pasti membuatku bangkrut. Dari French fries lah, nasi goreng lengkap dengan steak-nya lah, belum lagi sup jagung, chocolate lava, crème brulee, minumnya jus lalu ice cream kemudian air mineral ditambah pudding yang bisa dia pesan sampai 5 biji. Benar-benar monster rakus dan membuat kantong kering saja! Terbuat dari karet ya perut kecilnya itu? Kupikir semua perempuan seperti itu tapi ternyata tidak. Atau hanya yeoja aneh itu saja yang begitu? Apalagi kalau makan dia kayak mesin penghancur. Lahap dan cepat! Benar-benar lucu anak itu.

“Aku cepat menggemuk, jadi aku harus menjaga berat badanku. Hehehe. Untung appetite-ku rendah,”ucap Naeun sambil menggelung rambutnya dengan jari telunjuknya.

Yeoja aneh itu, Choi Jinri, dia juga tipe gadis yang cepat gemuk walau tidak secepat itu juga sih. Lihat saja dulu awal-awal debut dia kayak bayi gempal. Tapi tiap aku ejek dia malah tidak peduli dan berkata kalau dia tetap cantik walau gemuk. Aku setuju sih, malah lebih menggemaskan jika dia berisi bukan? Apalagi memeluknya, euh, sungguh empuk! Ah, apa sih yang kupikirkan?! Sudahlah memikirkan gadis menyebalkan itu Sehun! Dia sudah tidak menarik lagi! Saatnya move on!

*Author POV*

Dan begitu lah terus sepanjang Sehun ngedate dengan Naeun. Mulai dari cara Naeun yang memainkan rambutnya, membuat Sehun membandingkan lagi dengan Sulli yang menurut dia mau dibotakin juga Sehun tetap merasa Sulli menawan. Lalu membanding-bandingkan senyum Sulli yang tidak bisa dikalahkan yeoja mana pun bahkan Naeun, satu-satunya idol perempuan yang dia ajak kencan selain Sulli. Sampai membandingkan cara tertawanya yang menurutnya Naeun terlalu jaim sementara kalau Sulli, dia sudah tertawa lebar sambil mangap-mangap, untung saja lalat tidak masuk ke mulutnya, tapi Sehun tetap suka. Ya, Sehun itu sok-sokan bilang bisa move on dan sudah tidak memikirkan Sulli lagi. Padahal pada dasarnya dia itu tidak sadar dengan selalu membanding-bandingkan cewek lain dengan Sulli, artinya dia masih stuck alias belum bisa move on dari gadis itu.

“Oppa, terimakasih atas hari ini. Aku senang sekali,”ucap Naeun. Sehun tersenyum lembut pada Naeun.

“Ne Naeun, kau hati-hati ya pulangnya,”kata Sehun di taman itu. Naeun mengangguk lalu tanpa disangka-sangka dia mencium pipi Sehun dengan secepat kilat. Membuat Sehun kaget.

“Naeun?”tanya Sehun kaget.

“Aku dari dulu menyukaimu Oppa…aku senang hari ini bagaikan mimpi bisa kencan denganmu. Nanti hubungi aku lagi ya,”ucap Naeun malu-malu. Dia menatap Sehun ragu. Sehun mencoba menilik maksud perkataan Naeun dan perasaan yang dia rasakan. Cukup ragu, namun ternyata Naeun nekat lagi, kali ini dia mengecup ringan ke bibir Sehun. Sehun akhirnya tersadar.

“Na..!”

Belum sempat Sehun meneruskan ucapannya, Naeun sudah berlari meninggalkan Sehun. Sehun tertegun sambil memegang bibirnya. Selama ini hanya Sulli yang pernah menyentuh bibir itu dan dia sangat shock karena ada yeoja lain yang menciumnya. Dan apa yang Sehun kita rasakan? Ya, flat….

***

Pagi itu datang juga pada Sulli. Seorang Choi Jinri yang tidak pernah menyangka dalam satu baris kalimat saja hatinya bisa remuk seketika. Sulli yang bersusah payah menyeret kakinya yang masih digips mencoba meraih iPad yang sedari pagi dijauhkan oleh Krystal. Sulli sampai bertengkar dengan Krystal karena yeoja itu menyembunyikan ponsel dan iPad darinya. Apa sih yang Krystal pikirkan batin Sulli.

Dheg!!!!

iPad tidak berdosa yang sudah dimiliki Sulli selama 2 tahun itu pun terjun bebas ke lantai menimbulkan suara yang kencang. Victoria dan Luna yang ada di dorm keluar kamar dan mendapati Sulli terduduk jatuh dengan tatapan kosong.

“Sulli-ah!!”Victoria yang selalu ingin melindungi Sulli menghampiri Sulli dengan panic dan mencoba mengangkat tubuh Sulli. Sementara Luna mengambil iPad yang layarnya retak itu. Luna melihat apa penyebab Sulli seperti itu.

[BREAKING] EXO Maknae Sehun and A Pink’s Naeun Caught Dating and Kissing At Park!

Itulah penyebab Krystal menjauhkan Sulli dari gadgetnya. Krystal tidak ingin Sulli melihat berita itu. Namun gadis keras kepala itu melawannya dan akhirnya sekarang dia terduduk dalam kehancuran.

*Sulli POV*

Kenapa hatiku sakit sekali? Seolah ada ribuan pisau mengiris tajam dan menusuknya. Padahal aku yang memutuskan Sehun karena aku kesal dan muak dengan sikap cueknya. Padahal aku yakin aku bisa move on dan aku senang dengan kehadiran Jonghyun oppa! Padahal aku sudah masa bodoh sama alien jelek itu!!!

“Sulli, gwenchananyo sayang?”tanya Vic umma panic. Aku menoleh dan akhirnya sadar bahwa ini adalah kenyataan. Hatiku pilu. Apa aku masih mencintai Sehun atau aku hanya belum rela jika dia sudah menemukan pendampingku?

“Ne umma, gwenchana,”jawabku pelan. Aku harus tegar. Seorang Choi Jinri tidak boleh lemah oleh seorang cowok! Masih banyak ikan di laut!!

 

*Author POV*

Sejak saat itu Sulli dan Sehun tidak pernah bertemu lagi. Bahkan seolah takdir mengikuti keinginan hati Sulli, dia tidak ada jadwal yang sama dengan Sehun di tempat yang sama. Sementara Sehun sendiri sebenarnya sedang disuruh refleksi akibat kecerobohannya oleh Soo Man. Setelah kejadian itu Naeun sendiri mengaku bahwa dia dan Sehun sedang dekat yang diartikan oleh semua rakyat Korea bahwa Naeun adalah kekasih Sehun. Sementara Sehun yang berusaha sekuat tenaga mengatakan bahwa dia tidak punya hubungan apa-apa dengan Naeun bahkan cinta pun tidak itu tidak didengar SM yang keduluan oleh agency A Pink.

“Yah Oh Sehun! Apa kau mau SM diserang lagi huh?! Mengeluarkan statement dari kita bahwa kau dan Naeun hanya teman begitu?! Yang ada kita akan dibenci satu Korea karena mencari-cari alasan! Sudahlah semua sudah terlanjur. Itulah akibatnya jika kau ceroboh!”itu kata manager hyungnya.

Akhirnya sekarang sudah sangat terkenal dan serasa official bahwa Sehun dan Naeun adalah idol couple.

Sulli? Dia memang sangat terpukul setelah kejadian itu apalagi setelah artikel dari agency Naeun dan balasan SM keluar. Tanpa ingin tau lebih jauh dari Sehun sendiri, Sulli memilih diam. Dia tau Sehun sudah menemukan penggantinya dan dia tidak berhak lagi untuk mencampuri urusan Sehun. Walau Sulli sekarang termakan keangkuhannya sendiri…tidak bisa move on.

*3 bulan kemudian*

Sulli melangkah malas di koridor yang penuh sesak oleh idol-idol dari group lain. Banyak yang menyapa Sulli karena Sulli adalah sunbae namun Sulli hanya membalasnya singkat. Sulli tidak tau bahwa dia berpapasan dengan A Pink sampai dia tidak sengaja menabrak Naeun.

“Ah! Mian,”ucap Sulli.

“Ah, gwenchana gwenchana. Eh? Sulli sunbae?”tanya Naeun kaget. Dia tersenyum begitu ramah. Sulli hanya menatap datar pada Naeun, hanya ada senyum sedikit tersungging di bibirnya.

“Ne…maaf Naeun aku tidak melihat,”ucap Sulli dengan dada yang sesak. Sesak melihat bahwa dihadapannya ini adalah kekasih dari mantan pacarnya, Sehun.

“Tidak apa-apa. Ah sunbae, tau Sehun dimana?”tanya Naeun.

Apa-apaan anak ini! Malah menanyai Sehun padaku! Batin Sulli kesal.

“Tidak tau Naeun. Ah, aku permisi dulu ya sepertinya Victoria eonnie sudah melambaikan tangannya padaku. Bye!”Sulli berbohong lalu cepat-cepat melangkahkan kakinya menjauhi Naeun.

“Cih, aku tau bibir cewek itu lebih tipis dariku pantas saja si bodoh dari planet Pluto itu langsung menciumnya setelah pacaran. Padahal dulu denganku saja setelah 8 bulan baru berani ciuman!”gerutu Sulli.

“Apa? Bibir siapa huh?! Kau mengapa ngomel-ngomel tidak jelas?!”

Sulli tertegun mendengar suara menyebalkan yang sangat dia kenal. Sulli tidak mau menoleh. Dia benci Sehun! Dia ingin melupakan Sehun namun pria itu terus menekannya.

“Yah Choi Jinri!”teriak Sehun.

“Apa kau?! Mengapa masih memanggil nama asliku?! Kita tidak punya hubungan khusus!”ketus Sulli.

“Aku memanggil nama kepanjanganmu nona 8 bulan!”balas Sehun tak kalah ketus.

“Bodoh! Dasar bodoh! Jangan sebut aku seperti itu! Kau tidak tau kau sudah membuatku susah?!”bentak Sulli.

“Mwo?! Apa maksudmu? Yak! Suka-suka aku dong! Dasar yeoja menyebalkan! Yeoja 3 tahun 4 bulan 15 hari 8 jam 35 menit 1 detik!”ucap Sehun dengan sangat lancar. Sulli membelalakkan matanya. Bagaimana bisa Sehun mengingat sedetail itu?

“Jangan panggil aku yeoja 8 bulan atau 3 tahun!!!!”Sulli hampir memekik frustasi. Itu sangat menyakitkan baginya.

“Ya, aku tau. Aku Cuma yeoja 8 bulan dan yeoja 3 tahun 4 bulan 15 hari 8 jam 35 menit 1 detikmu. Tidak sebanding dengan yeoja kurang dari 1 bulan dan yeoja yang mungkin akan bersamamu selamanya. Puas? Kurang puas lagi? Sekalian tambah namaku menjadi yeoja 1 tahun masa pendekatanmu!”Sulli menghentakkan kakinya hendak meninggalkan Sehun namun Sehun menarik tangan Sulli. Tanpa sempat protes, Sehun sudah menarik Sulli pergi dari tempat yang cukup ramai dilalui orang itu. Mereka pergi ke atap gedung.

“Apa yang kau lakukan huh?! Kenapa kau membawaku kesini?! LEPASKAN!!!”bentak Sulli sambil menghempaskan tangan Sehun. Sehun menatap Sulli dengan tatapan yang dingin namun sedikit pilu.

“Kenapa kita tidak bisa akur Sulli?”tanya Sehun pelan.

“Aku tidak sudi,”Sulli memalingkan wajahnya.

“Sulli, aku tau kita tidak punya hubungan apa-apa lagi. Tapi apa dengan itu kita harus bertengkar terus? Apa kita tidak bisa menjadi teman baik?”tanya Sehun.

“Tidak,”suara Sulli terdengar parau. Dia merasa sakit hati melihat kenyataan. Dia tidak akan pernah akur dengan Sehun dan menjadi teman baiknya jika mereka bukan sepasang kekasih. Itu terlalu menyakitkan bagi Sulli. Mengingat itu Sulli tidak mampu lagi membendung airmatanya. Membuat Sehun kaget.

“Sulli waegeurae?”tanya Sehun sambil menarik tangan Sulli. Sulli menghempaskannya.

“Yak Jinri-ah!”

“Jangan panggil aku Jinri!!!!”pekik Sulli. Hatinya makin sakit.

“Jangan panggil aku Jinri lagi! Jangan berharap akur denganku! Jangan harap jadi temanku! Kau sudah punya penggantiku untuk apa kau berharap seperti itu padaku?!!!”isak Sulli. Sehun tertegun mendengarnya.

“Kau bodoh ya?”tanya Sehun mencoba tenang. Dia menatap Sulli dengan lirih. Sulli yang masih sibuk menghapus airmatanya.

“Kau yang memutuskanku Jinri. Kau yang bilang sudah tidak tahan denganku. Apa aku berhak menahanmu jika itu alasanmu? Aku yang harusnya merasa disakiti disini kenapa kau malah yang menangis?! Aku yang harusnya menangis!”ungkap Sehun.

“Aku juga tidak pernah menggantimu dengan siapa pun Jinri. Tidak bisa! Aku mencoba tapi gagal! Aku yang lebih menderita disini!”Sehun menarik kedua tangan Sulli agar gadis itu menatapnya.

“Jangan beralasan Sehun. Jelas-jelas kau dan Naeun….kau…huks…,”sedu Sulli. Sehun memeluk Sulli dengan lembut.

“Aku dan Naeun tidak ada hubungan apa-apa semuanya kesalahpahaman. Biarkan publik yang berkhayal, aku tidak ingin berkhayal. Aku ingin meraih kebahagiaanku yang sebenarnya. Jinri-ah, jangan lari lagi dari sisiku,”lirih Sehun.

“Kau jangan cuekin aku lagi,”isak Sulli.

“Aku janji. Karena itu tetaplah menjadi yeojachinguku lagi,”ucap Sehun. Sulli mengangguk sambil mengatur nafasnya setelah menangis tersedu-sedu. Sehun mengangkat wajah Sulli dan memperhatikannya.

“Aku memang tidak pernah berubah Jinri,”tawa Sehun dengan ringan. Sulli menatap Sehun dengan heran.

“Sejak 4 tahun yang lalu ternyata yang pertama dan satu-satunya yang bisa membuatku sesenang ini hanya kamu, Chagiya,”Sehun tersenyum lembut. Setitik airmata lagi menetes melalui pipi mulus Sulli.

“Dan yang bisa membuat jantungku berdebar saat mencium yeoja hanya denganmu juga,”Sehun lalu mengecup ringan bibir Sulli. Sulli tersenyum setelah itu, Sehun pun tersenyum dan mencium Sulli lagi. Kali ini lebih dalam dan lama berikut mengalir segala rasa rindu diantara keduanya.

“Gomawo alien dari planet Pluto yang sangat kusayangi,”

FIN

4 Tanggapan to “Move On”

  1. swagjinri 4 November 2014 pada 4:29 AM #

    Aaaaaaa… hunlli lucuuu… sweet bgt deh… mudah2x real sulli jodoh ama sehun.. xD
    banyakin ff hunlli lgi thorr…
    Terus ff yg should i leave him nya dilanjut dong… xD request saya itu/? Kekeke…

    • cagalli14 14 November 2014 pada 10:03 AM #

      ff hunlli bakal banyak di soorinchoram99.wordpress.com sepertinya say ..disana aku juga bakal publish banyak ff hunlli, ada yang sudah aku publish disini tp aku republish dan ada yang baru yang belum pernah dipublish. makasih ya udah baca ffnya🙂
      should i leave him mungkin gak akan kulanjutin karena aku sendiri gak tau endingnya gimana hehehe. tapi mungkin kalau sempat dan ff2 lain udah rampung aku bakal bikin extra story🙂

  2. berliyana 4 November 2014 pada 7:42 AM #

    kya !!!!
    Gila abizz si sehun ..
    Msa pipi sulli digigit ?😮
    lu kira ntuh bakpao ?

  3. ritazazmitahandayani 4 November 2014 pada 9:53 AM #

    haha,,,,itu film krystal sama kai kh mbak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: