Tag Archives: Ryeowook

New Moon

15 Okt

Following by Coagulation FF

NEW MOON

Author : missGYU

Jantungku serasa berhenti detik itu juga. Gelas teh yang kupegang untuk kuberikan pada appa terjatuh memecahkan kesunyian di ruang dapur.

Jinjja?! Otthoke?!! Othhoke?!!

”Mei,gwenchanayo?”appa & eomma masuk ke dapur saat mendengar gelas yang pecah.

Aku hanya diam terpaku,masih menatap layar kaca & mengumpulkan sisa kesadaranku akan kenyataan yang baru saja aku dapat.

Eomma memelukku langsung saat melihat arah tatapanku. Sebuah berita bahwa Cho Kyuhyun,idola kesayangan anak semata wayangnya sekaligus kakak sekaligus cinta pertamanya meninggal ditempat saat kecelakaan.

Baca lebih lanjut

Iklan

MIRROR Part 5

16 Sep

Genre: horror
By : missGYU

Ting Tong!
Sungmin dengan tubuh yang masih limbung berjalan ke arah pintu depan. Matahari sudah muncul ke permukaan. Malam yang penuh teror telah lewat,para yeoja tidur di kamar Songhee-Eunhee sementara namja tidur di kamar Hyeri-Rigi.
”Nuguseyo?”tanya Sungmin saat bel berbunyi sekali lagi. Dia yang bangun lebih awal membuka pintu.
“Siwonnie?!”mata Sungmin membuka total saat melihat sahabatnya datang. Mereka berpelukan. Mendengar bel & teriakan Sungmin,Hyeri langsung turun & berlari ke luar.
”Siwon-ah!”Hyeri berlari ke pelukan Siwon. Siwon menyambut yeojanya itu dengan pelukan yang hangat,dia lalu mencium kepala Hyeri & mengacak-acak rambutnya. Namun Hyeri tidak lama terlihat senang,dia mulai cemas & marah.
”Babo! Kenapa kamu tetap datang?!”tanya Hyeri kesal sambil meninju kecil dada bidang Siwon (author mimisan -.,-).
”Sudahlah jagiya,aku sangat mencemaskanmu & teman-temanmu,”kata Siwon membujuk Hyeri.
”Aku lebih mencemaskan keselamatanmu. Bagiku keselamatamu itu lebih penting,aku tidak peduli dengan diriku sendiri asal…!”
”Sssttt…cukup. kita sudah janji kan apa pun yang terjadi akan kita hadapi bersama? Masalahmu adalah masalahku,arraso?”Siwon meletakkan telunjuknya ke bibir Hyeri. Hyeri terdiam,dia akhirnya menyerah & mengajak Siwon masuk.
”Hyung!”Kibum yang paling akrab dengan Siwon berlari ke arahnya,mereka berpelukan.
”Kau dari NY sejak kapan? Kok pagi-pagi sudah nongol?”tanya Eeteuk.
“Waktu Hyeri telepon aku,aku langsung beli tiket & terbang ke sini hyung,aku mencemaskan kalian…,”jawab Siwon,dia lalu mendekati Donghae & Kyuhyun yang duduk lemas di ranjang.
“Tenanglah. Kita harus percaya Tuhan menjaga mereka saat ini,”kata Siwon pada ke-2 sahabatnya itu. Kyuhyun hanya mengusap dahinya & menghela nafas panjang.
“Aku semalaman tidak bisa tidur,”kata Donghae dengan lemasnya. Siwon merangkul Donghae.
”Kau pasti lapar. Yuk makan dulu,”Hyeri mengajak Siwon ke dapur. Di dapur Minyoung & Wookie sudah masak untuk sarapan mereka.
”Donghae,ayo makan,”ajak Siwon. Donghae tidak menggubris ajakan Siwon.
”Oppa,ayolah…mau mencari Hyunmei harus berisi energy dulu. Kyuhyun oppa juga,ayok,”kata Celina.
”Hmm…,”Siwon memperhatikan Celina.
”Kau pasti Celina,yang diceritakan Hyeri,”kata Siwon pada Celina.
”Ne,Celina imnida oppa,”Celina membungkuk dihadapan Siwon.
“Dia pacarku loh!”pamer Leeteuk.
“Ya! Oppa ini apaan sih,sudah sana makan,”kata Celina.
”Kalian makan saja,aku mau meneruskan pencarian,”kata Kyu tiba-tiba,dia beranjak & meninggalkan ruangan itu.
”Kyu!”
”Kau jangan gegabah dulu Kyu,”Heechul menarik tangan Kyuhyun. Kyuhyun menghempaskannya,dia menatap Heechul dengan datar.
”Kyu,kau makan dulu. Baru kita cari sama-sama,”Siwon mencoba menengahi.
”Aku tidak bisa tenang! Hyunmei & Eunhyuk juga sudah menghilang! Berapa lagi yang mau hilang?! Siapa lagi?!”bentak Kyuhyun.
”Kyu! Kita tau kau stress,kita juga begitu! Kita putus asa,tapi kita harus tetap tenang. Yang kita hadapi ini setan,mereka cepat menguasai kita kalau kita tidak kuat!”teriak Heechul mulai emosi karena Kyuhyun mulai labil.
”Aku kuat hyung! Kata siapa aku tidak kuat?! Sejak awal aku tidak mengeluh sama sekali!”Kyu tidak mau kalah,nadanya mulai meninggi.
”Siapa yang mengeluh hah?! Kita disini melindungi cewek-cewek kita! Tidak ada yang mengeluh! Jangan asal kamu!”kata Heechul kesal.
”YA KALIAN SEMUA!”
Semua terdiam mendengar teriakan Songhee yang membahana tanpa memakai toa masjid sekalipun. Yang jelas tidak ada yang berani jika Songhee sudah ngomel,yang bisa menyaingi debatannya Cuma Key,teman sekelasnya di SMA dulu.
”Cho Kyuhyun! Kalau kau mau mencari duluan,silakan. Tapi ingat,disini kita menjunjung kebersamaan. Kau mau mencari sekarang,kami ikut. Kau tidak kasian liat Donghae,Eeteuk oppa,Kibum,Dee sama yang lainnya?!”tanya Songhee tegas. Kyuhyun terdiam,dia melihat semuanya masih terlihat lemas,Kyuhyun akhirnya menyerah.
”Kyu,sudahlah ayo makan dulu…aku menemukan sesuatu yang menarik,”Kibum merangkul Kyuhyun ke dapur. Kyuhyun yang masih agak emosi tidak menanggapinya betul.
”Bum,”Dee menarik Kibum. Dia menatap Kibum dengan penuh tanda tanya,Kibum hanya tersenyum manis pada Dee,”Yuk makan,”Kibum mengacak-acak rambut Dee,Dee tersenyum lega,dia merasa nyaman walau mereka saat ini berada di sarang macan.

*eunhyuk*
Eunhyuk terbangun dari pingsannya. Dia merasa seseorang menarik tangannya & membuatnya terjatuh. Eunhyuk memperhatikan sekitarnya. Dia berada di sebuah ruangan yang hanya berisi sebuah kursi & sebuah bohlam lampu yang sudah redup. Eunhyuk meringkuk ketakutan.
”Omma,aku dimana…Donghae,Eeteuk hyung,Heechul hyung …,”Eunhyuk menangis ketakutan.
Tap tap tap….
Seseorang berjalan mendekati pintu kamar itu.
”Tuhaaan,”Eunhyuk merapatkan kakinya.
Pintu terbuka,mata Eunhyuk membulat…

*Hyunmei*
’Omma,ini dimana?! Kenapa aku sudah ada disini?!’Hyunmei terus berlari menerobos semak belukar di hutan belantara. Hujan gerimis membuat tanah itu cepat basah,Hyunmei mencoba untuk tidak terpeleset.
“Donghae!!! Oppa!!!”teriak Hyunmei,rambutnya basah,nafasnya tersengal-sengal,tiba-tiba kakinya yang sudah lelah berlari terpeleset.
“Huaaaahhh aku dimanaaaa?!!!”tangis Hyunmei frustasi.
“Hyunmei-ah!”tiba-tiba sebuah suara yang sangat dikenal Hyunmei terdengar entah darimana asalnya.
“Onnie! Onnie dimana?!”tanya Hyunmei membabi-buta.
“Mei,tenanglah. Kau harus melihat sesuatu,mianhe aku tidak bisa menolongmu lebih dari ini,kau akan baik-baik saja selama aku menjagamu,”kata Rigi.
“Onnie dimana?! Onnie ayo pulang! Kyuhyun oppa sangat mencemaskanmu!”teriak Hyunmei menahan rasa sakit dikakinya yang sedikit keseleo.
“Mei,lari!”teriak Rigi.
“Wae?!”tanya Hyunmei. Hyunmei merasa seseorang sedang berlari ke arahnya,Hyunmei tau itu bukan Rigi,dia lalu berusaha berdiri dengan susah payah & berlari menerobos hutan. Seorang pria berbaju hitam mengejar Hyunmei,Hyunmei terus berlari tidak mempedulikan kulitnya yang sobek terkena duri & ranting,dia berlari dengan terpincang-pincang.
“Mwo?!”Hyunmei kaget saat menemukan ujung hutan itu. Dia malah berada di rumah mereka. Hyunmei mengintip di jendela,dia sangat terkejut melihat pemandangan mengerikan di dalam sana. Seorang gadis muda sedang dirajam oleh pria yang mengejarnya tadi. Seorang ibu-ibu hamil memandang dari sudut sembari berpelukan dengan seorang anak gadis.
”Itu…,”Hyunmei tau cewek itu adalah hantu cewek yang mata & mulutnya dijahit,Lee Hyunwa.
”Hmmpphh,”Hyunmei menutup mulutnya sendiri agar dia tidak berteriak melihat gadis itu disileti wajahnya. Setelah puas menyiksa gadis itu,pria itu berjalan ke arah seorang wanita tua bule yang sedang tertidur di atas piano. Pria itu menarik kepala wanita itu,”KYAAAAA!!”Hyunmei pingsan saat melihat kulit wajah wanita itu sudah tidak ada.
***
”Mei,”Rigi memeluk Hyunmei. Sebenarnya Hyunmei sedang tersesat dalam mimpi buruk yang dibuat hantu di rumah itu. Hyunwa sempat menyelamatkan Hyunmei saat arwah jahat menarik Hyunmei masuk ke kegelapan.

*dirumah*
Setelah makan Kibum mengumpulkan mereka semua untuk memulai pencarian.
”Ada sesuatu yang akan kutunjukkan dengan kalian semua,”kata Kibum. Dia lalu berjalan ke sayap kiri rumah & menelusuri lorong. Di ujung,dia meraba dinding samping kanan rumah & dia tersenyum.
”Dinding ini sedikit beda!”kata Hyeri mendekat. Dia lalu meraba dinding itu,bentuknya segi panjang seperti pintu yang disembunyikan.
”Hyeri,awas,”kata Siwon. Hyeri & Kibum minggir sementara Siwon berdiri di depan dinding itu. Dengan satu kali tendangan,dinding itu hancur. Mereka semua terkejut melihat ada sebuah tangga kecil ke bawah!
”Ruang bawah tanah?!”seru mereka kompak.
Siwon memimpin mereka turun dengan senter besar yang dia pegang. Kibum & Kyuhyun mengikuti dari belakang Siwon sementara yang lain masih ragu untuk mengikuti. Eeteuk berhasil menemukan kontak lampu & menghidupkan lampu di ruangan itu.
Pyash!
Sebuah ruangan bawah tanah yang besar. Mata Kyuhyun langsung tertuju pada sebuah tempat tidur bedah yang penuh darah,dia menutup hidungnya karena mencium bau busuk. Minyoung terduduk lemas karena dia tidak tahan bau darah,Wookie menjaga Minyoung tetap di belakangnya. Hyeri memperhatikan lemari kaca yang penuh jeroan manusia,dia hampir muntah & Siwon menari Hyeri menjauh,Hyeri terduduk lemas karena mual.
”Hyung,teruskan saja,aku disini dulu,”kata Siwon pada Eeteuk.
”Ne,”Eeteuk lalu meneruskan mengexplore ruangan itu. Siwon mengusap kedua bahu Hyeri,”Gwenchana? Kau mau keatas saja sama Eunhee dan Celina?”tanya Siwon.
“Gwenchana. Aku Cuma sedikit kaget,”jawab Hyeri.
”Hueeeek,”baru saja menyelesaikan ucapannya,Hyeri sudah muntah,Siwon dengan sigap menampung muntahan Hyeri dengan kaleng yang berada di dekat mereka.
”Ke atas yuk?”ajak Siwon. Hyeri menggeleng.
”Sebentar…aku baik-baik saja,”kata Hyeri.
Ruangan itu mengerikan. Seperti sebuah kamar operasi pribadi,tidak,seperti tempat penyiksaan,ruang kerja seorang penjagal. Kyuhyun makin panik memikirkan nasib Rigi,Donghae sudah menangis putus asa memikirkan pacar & sahabatnya. Kibum mencoba mencari sesuatu yang ganjil lagi,tiba-tiba dia menginjak lantai yang berbunyi nyaring. Kibum dengan cekatan membongkar lantai itu,ada sebuah lubang kunci!
”Mworago?!”tanya yang lainnya mendekat.
”Lubang kunci?”tanya Kyuhyun heran.
”Kunci! Cari kunci! Aku punya feeling bagus!”kata Heechul. Mereka lalu berpencar mencari kunci.
Dee hampir saja lupa akan kunci yang ditemukannya,untung dia terjatuh karena tersandung sesuatu.
Prang! (gatau bunyinya kunci gmn hehe)
”Auuu,”ringis Dee. Kibum berlari sigap mendekati Dee,”Gwenchana?”tanya Kibum.
”Ne,”jawab Dee sembari meraba kantongnya yang terasa aneh.
”Kunci ini!”kata Dee semangat. Dia langsung berlari ke arah lantai yang dibongkar itu,semuanya mendekat.
”Ayo coba!”kata Siwon semangat. Dee memasukkan anak kunci tersebut dan…
”YOSH!!!”seru mereka kegirangan saat pintu kecil itu terbuka. Eeteuk membuka penutupnya. Mereka sangat terkejut melihat isi dari peti yang tertanam itu. Sebuah kerangka manusia tersembunyi di dalamnya!
”Ottoke?”tanya Minyoung kaget.

*Hyunwa & Rigi*
”Mereka menemukannya! Mereka menemukanku!”kata Hyunwa tiba-tiba.
”Jinjja?! Syukurlah! Hyunwa,terimakasih kau sudah membawa Eunhyuk ke sini juga sebelum ahjussimu membunuhnya!”Rigi sangat berterimakasih pada hantu yang tadi sangat dia takuti itu. Hyunwa seperti tersenyum walau mulutnya terjahit.
”Rigi,katakan pada temanmu,tepat jam 12 malam nanti bawa mayatku ke halaman depan,masukkan mataku ke dalam rongga mataku & saat itu aku akan bangkit untuk melawan paman. Percayalah,Cuma aku yang bisa,”kata Hyunwa.
”Ne! Kau harus berjuang untuk kami!”kata Rigi senang.
”Onn?”tiba-tiba Hyunmei terbangun.
“Mei!”Rigi memeluk Hyunmei. Hyunmei sempat mundur karena kaget melihat Hyunwa.
“Gwenchana,dia yang menyelamatkanmu,”kata Rigi.
”Eunhyuk?”tunjuk Hyunmei heran.
”Dia juga. Tenanglah Mei,sebentar lagi kita akan keluar dari sini,”ucap Rigi.

*celina,eunhee & sungmin*
Pzzzzt!
”Onn!”Celina menarik lengan baju Eunhee. Eunhee menoleh,Celina hanya menunjuk ke arah televisi yang hidup lagi tiba-tiba.
”Rigi-ah!”Eunhee mendekat.
”Annyeong,”ucap Rigi dengan senyum lembut.
”Gwenchanayo?!”tanya Sungmin.
”Ne,oppa…Eunhee,Celina…mereka berhasil menemukannya. Nanti malam jam 12 kalian harus membawa mayatnya ke halaman & masukkan bola mata yang ditemukan Celina ke rongga mata kerangka Hyunwa,”ucap Rigi.
”Jinjja?! Syukurlah…semuanya akan berakhir?”tanya Celina.
”Semoga,”kata Rigi.
”Rigi-ah! Eunhyuk,Hyunmei…,”
”Gwenchana…mereka bersamaku,”kata Rigi memotong ucapan Eunhee.
”Syukurlah,”Eunhee tersenyum lega.
”Sampai ketemu di sana,”ucap Rigi lembut. Pzzzzztttt tv itu mati total!

***
Mereka sangat senang mendengar kabar dari Sungmin,Eunhee & Celina tentang keselamatan ketiga orang lainnya. Donghae sangat lega mengetahui bahwa Mei saat ini bersama Rigi & Eunhyuk. Mereka lalu mempersiapkan pertempuran malam itu.
Leeteuk membawa peti yang berisi kerangka Lee Hyunwa bersama Heechul & Siwon. Songhee dengan beraninya memegang toples berisi mata yang mereka temukan di kamar Celina tempo hari lalu dia meletakkannya dengan parno di rumput halaman belakang.
”Pukul 23.00,”kata Minyoung melihat ke arlojinya.
”Kalian tidak apa-apa?”tanya Siwon pada cewek-cewek karena mereka saat ini sudah diluar,yaaa tidak menutup kemungkinan mereka akan menemui banyak penampakan apalagi malam sebelum kutukan 30 tahun itu.
”Ne,lalu kita harus ngapain?”tanya Hyeri. Mereka sudah selesai mempersiapkan segalanya.
”Kita tunggu?”tanya Leeteuk.
”Sepertinya memang kita harus menunggu. Kita duduk berkumpul saja,”jawab Songhee.
Mereka lalu duduk berdekatan di teras halaman belakang. Menunggu jam 12 malam. Semua arwah mulai berkeliaran,satu per satu dari mereka diteror dengan penampakan hantu-hantu korban penyiksaan di rumah itu.
Minyoung pertama kali,dia langsung sembunyi di punggung Wookie saat matanya tidak sengaja menangkap seorang wanita dengan tubuh setengah menatap mereka dengan tajam di balik gudang.
”Wae?”tanya Wookie.
”Gwenchana,biarkan aku begini …aku tidak enak badan oppa,”jawab Minyoung ngeles. Namun Wookie tau kalau Minyoung melihat penampakan,masalahnya dia juga melihat penampakan di bawah pohon eek,seorang pria muda dengan wajah sebelahnya yang hancur.
”Aish,”Heechul mulai gelisah,suara-suara aneh memekakkan telinganya.
”Mulai berdatangan…,”kata Songhee. Dia lalu menjatuhkan kepalanya ke bahu Heechul. Begitulah dengan yang lainnya,semuanya dapat melihat penampakan malam itu.
”Seginikah penderitaan Rigi selama ini?”batin Kyuhyun yang membayangkan perasaan ceweknya yang memiliki six sense.
”Tuhaaan lindungi kami. Lindungi Hyeri,lindung Rigi dan yang lainnya di sana. Semoga malam ini semuanya berakhir dengan selamat,amin,”Siwon berdoa dalam hati. Hyeri menghela nafas panjang melihat tingkah cowoknya yang dalam keadaan apa pun dan dimana pun itu selalu berdoa,namun dia senang karena dia merasa aman bersama Siwon.
”Jam 23.30…,”gelisah Eeteuk. Dia sudah tidak tahan dengan apa yang dia lihat dan dia dengar. Semuanya saat ini sedang menunduk menutup mata & menutup telinga.
”Jangan lihat apa pun…abaikan saja,”pesan Heechul.
Akhirnya…
Jam 00.00
Ssssshhhhh!
Angin bertiup dengan kencangnya,menusuk ke tulang mereka yang berada di luar menunggu dengan tegangnya.
”…,”mereka semua tegang menunggu apa yang akan terjadi.
Tiba-tiba…
Krrtttkkk krtttkkk!
”Hyung!”Kyuhyun berdiri melihat peti mati itu bergerak-gerak. Semuanya mulai berdiri & merapat.
”Matanya! Matanya!”tiba-tiba suara bergetar dan berat berteriak entah darimana.
”Mata?”tanya Minyoung bingung.
”Matanya! Aku tadi Cuma meletakkan toples itu! Jagiya,masukkan matanya ke dalam rongga mata tengkorak hantu itu!”seru Songhee panik.
”Mwo?! Aku nggak ah,jijik!”tolak Heechul.
”Kau saja,”Heechul menunjuk Siwon.
”Hyung…masa tega?”tanya Siwon dengan tampang memelas.
”Ya! Kalian ini,buruan!”seru Hyeri kesal.
”Ya sudah aku saja!”Sungmin dengan beraninya mendekati peti yang bergerak-gerak itu & mengambil toples. Dahinya mengernyit saat membuka toples itu,”Ewww,”. Pelan-pelan dia menaruh bola mata itu ke rongga tengkorak.
Dan…
Syut!
”Woaaaaa!!”teriak mereka kaget. Sungmin terduduk mundur. Kerangka itu tiba-tiba melayang ke atas,lalu lama kelamaan berubah menjadi seorang gadis.
”Gomawo,”ucap Hyunwa yang sudah menyatu dengan tubuhnya.
”Kau…,”Sungmin kaget melihat kerangka itu sudah berubah menjadi seorang manusia utuh!
”Sekarang,pintu itu bisa dibuka,”Hyunwa masuk ke dalam. Yang lainnya mengikuti dengan ragu. Hyunwa berhenti di depan pintu itu.
”Tendang tembok yang agak menggembung itu,”kata Hyunwa pada yang lainnya. Donghae menendang tembok yang dimaksud.
Brak!
Tembok itu hancur dan ada sebuah kunci terjatuh.
”Kunci ini?”tanya Donghae.
”Ne,buka,”ucap Hyunwa. Donghae lalu membuka pintu itu.
Ssshhhh! Udara dingin menusuk tulang mereka keluar dari dalam pintu itu. Di baliknya hanya berisi sebuah lorong gelap & berbau apek.
”…,”Hyunwa seperti menunggu sesuatu.
Drrrrrtttt!
”Gempa?!”seru Hyeri kaget. Rumah itu bergetar hebat,Eunhee yang masih belum pulih terjatuh,untung Sungmin dengan sigapnya menangkap tubuh Eunhee.
Mereka semua terdiam & melotot melihat apa yang keluar dari dalam sana,Eeteuk menarik Donghae mundur. Sesosok hantu pria berbaju hitam dengan membawa gunting besar yang penuh bercak darah berjalan dengan penuh amarah. Detik berikutnya pandangan mereka semua menjadi gelap.
………………………………………………………….
”Kyuhyun-sshi,Kyuhyun-sshi,”teriak seseorang. Kyuhyun membuka matanya perlahan,kepalanya pusing. Dia seperti bermimpi saat melihat Hyunwa di depannya.
”Yang lain?!”Kyuhyun terduduk melihat yang lain. Semua masih pingsan entah kenapa.
”Semua sudah selesai,”ucap Hyunwa.
”Jinjja?! Kenapa seperti tidak terjadi apa-apa?!”tanya Kyuhyun kaget. Dia melirik ke pintu terlarang itu,tertutup!
”Untuk mengirimnya ke neraka,aku kembali lagi ke masa lalu,”jawab Hyunwa,dia terlihat begitu pedih karena hatinya terluka jika mengingat masa-masa penyiksaan itu.
”Kami sudah tidak apa-apa kan?”tanya Kyuhyun.
”Ne,”jawab Hyunwa.
”Mana Rigi?!”tanya Kyuhyun lagi.
“Aku sepertinya harus kembali lagi ke dalam cermin,aku akan mengirim mereka keluar,”jawab Hyunwa.
“Kenapa tidak dari dulu sih?!”tanya Kyuhyun agak kesal.
“Mianhe,kekuatanku tidak cukup sebelum jiwaku bersatu dengan ragaku,bye,”Hyunwa berjalan ke arah cermin dan menghilang. Berikutnya semua teman-teman Kyuhyun terbangun.
“Hhhh,”Kyuhyun mendesah panjang,dia sangat tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
“Apa yang terjadi?”tanya Hyeri sembari melihat sekeliling.
”Gwencaha…semua sudah selesai,”jawab Kyuhyun sembari tersenyum lembut.
”Jinjja?! Apa yang terjadi?! Mana Rigi dan yang lainnya?!”tanya Songhee.
”Kami disini!”tiba-tiba suara yang sangat dirindukan Donghae terdengar dari arah belakang mereka.
”Mei!”Donghae berlari ke arah Hyunmei dan memeluknya.
”Rigi!”Kyuhyun juga berlari ke arah Rigi yang berdiri di samping Hyunmei.
”Aku kira aku tidak bisa bertemu kamu lagi,darah itu membuatku cemas,”Kyu memeluk Rigi. Rigi tersenyum lembut lalu berkata,”Gara-gara ini,hehe,”dia menunjuk kakinya yang terluka.
”Hyuuung!”Wookie berlari ke arah Eunhyuk.
”Unyukkie,”Donghae juga memeluk sahabatnya itu.
”Syukurlah…terimakasih Tuhan,”Siwon hampir meneteskan airmatanya karena terharu,Hyeri merangkul Siwon dan tersenyum lega.
”Songhee,seharusnya kalian pindah saja dari rumah ini,”saran Dee.
”Memang sudah tidak apa-apa,tapi rumah ini akan membawa kenangan buruk,”ucap Kibum yang selalu satu pemikiran dengan Dee. Dee tersenyum pada Kibum yang dari tadi menggengam tangannya.
”Dan kenangan yang manis,”ucap Minyoung sembari tersenyum pada Wookie.
”Hahahaha! Ya sudah,nanti temani kami nyari rumah baru ya!”tawa Songhee.
“Atau mau serumah dengan kami?”canda Heechul.
“Your wish!”Songhee menjitak kepala Heechul,Heechul meringis kesakitan. Mereka semua tertawa lega,hari itu sudah terlewati. Mimpi buruk mereka telah selesai. Kutukan 30 tahun yang mengancam nyawa mereka telah hilang. Rigi mendekat kearah cermin,dia menatapnya dengan lekat,”Gomawo Lee Hyunwa,”Rigi tersenyum lembut.

FIN

Lalalala hehe,maaf yah lama dan makin gaje. Aih aku ga berbakat buat ff horor. Bingung mikir endingnya. Aku juga ga tepat janji (janji mau publish hari minggu) gara-gara berbagai macam hal akhirnya lambat publishnya. Mianheee kalo ceritanya terkesan terburu-buru (memang terburu-buru sih hehe #plakk). Sebenarnya aku mau buat endingnya lebih bagus,tapi ga tega menghilangkan 1 nyawa…hahaha! makasih udah baca ^^ *bow*

Mirror Part 4

16 Sep

Genre: horror
By : missGYU

*Hyunmei,Donghae,Wookie*
”Dimana kita bisa menemukannya?”Hyunmei membuka ruangan-ruangan yang selama ini jarang dipakai,sebuah perpustakaan kecil.
”Ini punya ahjuma?”tanya Donghae pada Hyunmei,dia takjub melihat rak buku yang tinggi menjulang. Wookie juga ikutan takjub melihat ruangan itu,dia menyusuri setiap rak & buku,dia juga tidak lupa membuka lemari & laci besar namun yang dia temukan Cuma buku & tumpukan kertas lainnya.
”Aku tidak tau. Ini sudah lama sekali,mungkin ini peninggalan orang barat itu. Kami juga jarang ke sini,terakhir kali Cuma untuk membersihkan rumah seperti biasanya,”jawab Hyunmei yang membuntuti Donghae.
Wookie berjalan ke syaf rak berikutnya,saat dia melewati tengah lorong kecil itu tiba-tiba…
BRAK!
”Yesung hyung!!”Wookie melompat ke belakang. Donghae & Hyunmei berlari menyusul Wookie.
”Waeyo Wookie-ah?!”tanya Donghae mendekat. Wookie menghela nafas panjang,dia membungkuk & mengambil sebuah buku yang kira-kira tebalnya lebih dari 5 cm & sangat berdebu.
”Fyuuuh…untung buku ini tidak terjatuh tepat di atas kepalaku,”ucap Wookie pucat.
”Ah kau,kukira Yesung hyungmu kenapa…pake latahin nama Yesung hyung segala -.-,”ucap Donghae. Saat dia menunduk untuk mengecek buku itu bersama Wookie,tiba-tiba mata Donghae menangkap sesosok yang mengerikan di ujung lorong itu. Donghae memblok Hyunmei dengan spontan.
”Wae?”tanya Hyunmei,dia mengintip dari balik bahu Donghae.
”Kyaaaaaaaaaa!”Hyunmei terkejut dengan apa yang dilihatnya. Seorang pria tak bertangan dan tak berkaki sedang menatap mereka dengan tatapan hampa di ujung lorong sana. Wookie juga terkejut,Donghae bersiap membawa lari Hyunmei namun…
Pyash!!!
”Oppa!”Hyunmei berlari ke pelukan Donghae dengan sangat ketakutan. Tiba-tiba lampu mati begitu saja.
”Donghae hyung!”Wookie ikut berlari ke belakang Donghae. Mereka tetap melihat ke depan,ke arah penampakan tadi walau mereka tidak bisa melihat apa-apa. Wookie merasa sesuatu berhembus di sampingnya,bulu kuduknya berdiri.
”Oppa,bawa aku keluar!”isak Hyunmei putus asa. Donghae meremas telapak tangan Hyunmei untuk menenangkannya.
”Ayo,kita melangkah pelan-pelan,”Donghae lalu menarik tangan Hyunmei. Wookie mengikuti di sampingnya.
Mereka memutuskan untuk keluar & mereka sangat menyesal tidak membawa senter. Wookie terus merasa sesuatu meniupi lehernya,Donghae yang memimpin perjalanan terus meraba untuk keluar.
”Hyunmei-ah,jangan melihat kemana-mana,”pesan Donghae. Hyunmei tidak menjawab.
Krieeet…
Tiba-tiba pintu perpustakaan kecil itu terbuka dengan sendirinya. Donghae yang kaget mengencangkan genggamannya.
”Hyung,sakit!”teriak Wookie. Donghae kaget,dia menoleh ke belakang dan saat dia menoleh lampu hidup dengan sendirinya.
”Ryeowook?!”tanya Donghae kaget.
”Hyunmei mana?!”teriak Donghae.

*Hyunmei POV*
’Tuhan,kenapa harus mati lampu? Kenapa aku bisa melihat hantu?! Selama ini yang bisa melihat kan Cuma Rigi onnie,kenapa mereka berani memunculkan diri di depan kami? Apa bahaya semakin dekat?!’
Tiba-tiba seseorang menarik tangannya di kegelapan.
”Op..!”
Hyunmei hilang & tersesat di sebuah hutan!

*Hyeri,Minyoung,Eunhyuk,Dee*
”Ruangan apa ini?”tanya Dee melihat sebuah ruangan yang besar di balik pintu antik di lantai atas.
”Ini ruangan koleksi pemilik rumah yang lama,”jawab Hyeri.
”Kenapa pemilik rumah yang lama tidak membawa pergi barang-barang antik ini?”tanya Eunhyuk sembari memperhatikan guci-guci & patung-patung yang terpajang.
”Aku tidak tau Nyuk,tanya sendiri sama ahjuma,”jawab Hyeri.
Mereka lalu berpencar di ruangan yang cukup luas itu. Tiba-tiba Dee tertarik dengan sebuah guci kecil di atas meja,dia mendekat. Guci itu berwarna merah darah,berukir tak jelas namun dia seperti melihat guci setan yang tak berbentuk,Dee iseng memasukkan tangannya ke dalam dan dia sangat terkejut mendapati sesuatu.
”Kunci?!”gumamnya,dia melihat sebuah kunci antik yang dia temukan di dalam sana,dia tidak sadar bahwa saat tangannya masuk ke dalam guci tadi,ada sebuah tangan yang keriput nyaris mencengkeram lengannya. Dee lalu menyimpan kunci itu di dalam sakunya dan meneruskan pencarian.
Hyeri memperhatikan jendela ke luar. Dia cemas dengan keadaan Songhee dan yang lainnya. Tiba-tiba…
Pyash!!!
“Onnie!”teriak Minyoung. Dia berlari ke arah Hyeri saat lampu tiba-tiba padam.
“Gwenchana,Eunhyukkie,Dee,gwenchanayo?”tanya Hyeri.
“Hyeri!”Eunhyuk berlari dengan senter dari hpnya ke arah Hyeri,Dee berjalan dengan tegas ke arah Hyeri. Mereka semua berkumpul.
”Sepertinya mustahil kita lanjutkan sekarang. Kita keluar saja yuk,”ajak Hyeri.
”Ne,onn ayo!”Minyoung menarik tangan Hyeri. Saat Hyeri melewati sebuah patung seorang pria,matanya menangkap sosok hantu wanita bule yang menakuti Celina dulu. Langkah kakinya terhenti.
”Waeyo?”tanya yang lainnya. Hyeri menunjuk ke arah patung itu.
”Ada apa onn? Kenapa patung itu?”tanya Minyoung.
”Ne,ada apa?”tanya Eunhyuk & Dee berbarengan. Hyeri kaget mereka tidak melihatnya. Hyeri mengucek-ucek matanya,hantu itu tetap berdiri di sana dengan tatapan penuh kebencian. Semua orang tidak dapat melihatnya,Hyeri memutuskan untuk meninggalkan tempat itu secepatnya. Wanita itu melotot pada Hyeri dan mereka sepanjang mereka berjalan.
Minyoung merasakan hawa di ruangan itu tiba-tiba dingin. Matanya menangkap sebuah lukisan yang tak sengaja tersorot lampu hp Eunhyuk,sebuah lukisan seorang wanita tua dengan mata melotot & bergerak mengikuti langkah mereka.
”Kyaaaa!”Minyoung tidak sengaja melompat ke pelukan Eunhyuk.
”Hyaaaa!”Eunhyuk bukannya melindungi malah ikutan ketakutan -.-” walau dia tidak merasakan apa-apa. Minyoung kaget dan saat sadar dia langsung mendorong Eunhyuk & menjauh.
Eunhyuk tidak sadar,ada seorang gadis memperhatikan dia dari kegelapan yang siap untuk mencekiknya jika Eunhyuk mendekat pada kegelapan.
Tiba-tiba…
”Unyuk-ah! Hidupkan lampunya!”seru Hyeri saat lampu hp Eunhyuk mati karena habis batre.
”Unyukkie!”seru Dee.
Pyash! Lampu hidup!
”Lee Hyuk Jae?!”teriak mereka serempak saat mereka hanya menemukan diri mereka bertiga di ruangan itu.

*Kyuhyun & Kibum*
”Rumah ini terlalu mengerikan,”kata Kibum saat mereka melakukan pencarian.
”Ne,aku juga sempat melarang Rigi untuk tinggal di sini,tapi dia kekeuh karena semua sahabatnya ingin tinggal di rumah mewah yang disewa murah ini,”tanggap Kyuhyun. Dia membuka sebuah lemari,namun lemari itu Cuma berisi tumpukan kain,dia lalu membongkarnya,tidak ada mayat di sana.
”Kalau ada mayat pasti bau,”kata Kibum.
”Ne,tapi dimana? Aku penasaran,”kata Kyuhyun capek. Tiba-tiba matanya menangkap sosok Rigi yang sedang berlari ketakutan di lorong kecil dekat sana.
“Rigi!”Kyuhyun kaget & mengejarnya,Kibum pun mengikutinya,”Kyu!”
“Rigi-ah!”langkah Kyuhyun berhenti saat di depan matanya dia melihat pemandangan mengerikan. Rigi dibacok seorang pria berjubah hitam & saat salah satu kaki Rigi ditebas putus oleh pria berjubah itu,Kyuhyun berteriak histeris,”ANDWAEEEEEEE!!!”dan sosok Rigi didepannya itu menghilang begitu saja.
Kyuhyun terduduk lemas,kakinya gemetaran,dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya,keringatnya bercucuran. Kibum memeluk Kyuhyun,”Gwenchana…gwenchana…,”kata Kibum walau dia tidak tau apa yang dilihat Kyuhyun tadi.
“Rigi-ah…kita harus segera menyelamatkannya! Dia harus segera aku temukan sebelum semuanya terlambat!!!”isak Kyuhyun putus asa. Kibum mengusap-usap punggung sahabatnya itu.
”BRENGSEK!”Kyuhyun tiba-tiba berdiri dengan marahnya & menghadap ke atap,dia berteriak kencang,”Kalau berani hadapi aku! Jangan ambil Rigi! Kembalikan dia! Sialan kalian! Aku bersumpah akan mengirim kalian ke neraka!!!”teriak Kyuhyun marah.
”Kyu,sudahlah…mereka tidak akan gentar dengan ancamanmu,”kata Kibum menenangkan Kyuhyun.
”Kibum-ah…Rigi…dia dia…apa dia baik-baik saja?”Kyuhyun terisak lagi di bahu Kibum. Tiba-tiba mata Kibum menangkap sesuatu yang berbeda di dinding. Seperti terkstur yang berbeda diwallpaper dinding itu. Kibum tersenyum misterius.

*Celina*
”Onnie! Oppa!”Celina berlari masuk ke ruang tengah dengan tertatih-tatih. Sungmin yang sedang memeluk Eunhee terkejut melihat Celina. Eunhee melepaskan pelukan Sungmin & mengusap tangan Celina.
”Wae?”tanya mereka berdua.
”Ada suara-suara teriakan yang samar-samar kudengar. Aku takut! Aku takut Onn!”Celina mulai menangis. Eunhee & Sungmin pun ikut panik & cemas. Mereka bertiga lalu memutuskan untuk masuk ke kamar,Sungmin menggendong Eunhee yang masih terluka.
Celina baru sadar,di kamar itu ada sebuah toples hitam yang aneh yang terpajang di dekat jendela. Celina mendekat sementara EunMin sedang duduk di kasur tidak memperhatikannya. Celina membuka toples itu.
”Ahh!!”Celina menghempaskan toples itu. Sepasang bola mata menggelinding di lantai.

*Heechul,Songhee,Leeteuk*
Songhee begitu putus asa karena dia tidak menemukan apa-apa di gudang. Bukannya harapan yang ditemukan,melainkan teror yang mereka hadapi.
”Eeteuk-ah awas!”Heechul tiba-tiba mendorong tubuh Eeteuk sehingga mereka bedua terjatuh dan bruuuk!
Sebuah kotak perkakas hampir saja membunuh Eeteuk yang berada di bawahnya.
”Eeteuk,kau harus hati-hati,”kata Heechul cemas. Dia tidak mau kehilangan sahabatnya itu,dalam hati dia merasa lega sendiri sempat menyelamatkan sahabatnya itu.
”Oppa,hati-hati,”Songhee mulai gelisah karena satu per satu kejadian aneh menimpa mereka malam itu. Songhee lalu menarik tangan Heechul & Leeteuk untuk berdiri. Mereka meneruskan mencari. Heechul merasa ada banyak mata yang memperhatikan dia,dia lalu tidak banyak bergerak,mata yang memperhatikannya itu seolah siap menyerangnya kapan pun dia lengah.
”Chagiya,”Heechul menarik lengan Songhee dengan gelisah.
”Ya,kau ini cowok harus berani. Sana jalan di depan!”perintah Songhee.
”Andwae,Eeteuk saja,biar aku mengawasi Eeteuk lagi kalau ada apa-apa. Hehe,”kata Heechul ngeles.
Songhee hanya mendengus kesal melihat tingkah Heechul yang mulai manja dengannya,namun dia juga memiliki kekhawatiran yang besar. Jam sudah menunjukkan pukul 23.30,Cuma 5 menit lagi namun pencariannya nihil.
”Oppa,sudah hampir jam 23.35,”kata Songhee pada Eeteuk.
”Hmm…sepertinya kita harus kembali,arraso?”tanya Eeteuk.
”Ne,kita pulang saja yuk!”Heechul yang sudah capek karena ketakutan sangat setuju dengan saran Eeteuk. Mereka lalu memutuskan untuk pulang dan melanjutkan pencarian besok.

*di rumah*
Songhee sangat syok melihat suasana teman-temannya saat dia masuk lagi ke dalam rumah itu.
”Wae?”tanya Heechul.
”Eunhyuk menghilang!”isak Minyoung dipelukan Wookie.
”Bukan itu saja…Hyunmei…,”ucap Wookie ragu.
”Mei kenapa?!”tanya Songhee panik.
”Dia hilang,”ucap Donghae dengan nada berat,dia hanya menunduk dari tadi,dia terlihat begitu sedih & syok. Eeteuk mendekat & mengusap bahu Donghae,walau begitu tidak ada yang harus mereka ucapkan saat itu. Mau berkata mereka akan mencarinya,itu tidak mungkin untuk saat ini. lagian mereka menghilang kemana itu tidak jelas.
”BRENGSEK!!!”Songhee menangis frustasi sembari memukul meja. Dia menangis dengan segala rasa putus asa,frustasi,capek,ketakutan dan marah. Semua terdiam dan larut dengan keadaan masing-masing. Heechul pun tidak bisa menenangkan pacarnya sendiri karena dia terlalu lelah & syok kehilangan banyak temannya hari itu.
Tuuut…tuuut…
”Mei,angkat!”Donghae dengan lelahnya terus mencoba menelepon Hyunmei karena tadi cewek oriental itu bawa hp,namun dia tidak tau bahwa hp itu terjatuh saat Hyunmei diseret masuk ke dalam kegelepan.
”Hyeri,aku akan kesana sekarang!”kata Siwon ditelepon.
”Percuma jagiya,sebelum pagi datang,rumah ini tidak akan aman,”kata Hyeri frustasi.
”Hyeri,kau jangan hilang…aku mohon,”Siwon sangat cemas.
”Babo,memang aku mau kemana? Kau tenang saja,arraso?”
”Besok aku langsung kesana!”kata Siwon tegas.
”Jangan…aku yang akan keluar. Kau tenang saja,”Hyeri terus mencoba menyakinkan Siwon semua baik-baik saja dan akan selesai secepat mungkin karena dia tidak mau Siwon ikut terlibat & nantinya celaka.
”Andwae! Aku akan kesana! Kau istirahat saja sekarang. Saranghae,”ucap Siwon. Hyeri menutup telepon dengan lemas,sedikit rasa menyesal telah menelepon & menceritakan semuanya pada Siwon terbesit dihatinya.

TBC

Mirror Part 2

29 Agu

“Rigi-shi,buka pintunya…,”
“Andwae! Siapa kamu?!” rigi berlari di tengah hutan yang lebat & gelap.
“Pintu itu ada di tengah. Buka Rigi-shi! Buka! Bebaskan aku! Selamatkan aku!”
”Siapa kamu?! Aku dimana?! Kembalikan aku ke rumah!”teriak Rigi terus menerobos hutan. Tiba-tiba dia tersandung akar pohon & terjatuh,sayangnya lengannya tertusuk potongan kayu yang tajam.
”Argh!!!”ringis Rigi.
”Rigi-shi! Kutukan 30 tahun itu akan datang! Buka pintunya!”teriak orang itu terus. Rigi hanya meringis,dia melepaskan ranting kayu itu & membalutnya dengan sobekan bajunya. Tiba-tiba dia melihat Kyuhyun memperhatikannya di depan.
”Kyuhyun-ah?! Jagiya tolong aku!”Rigi mengulurkan tangannya. Namun Kyuhyun hanya tersenyum kecut,lalu dia berbalik & meninggalkan Rigi.
”Kyuhyun-ah!”Rigi berusaha bangkit mengejar Kyuhyun,tangan kirinya terus memegang lengan kanannya yang terluka.
”Andwae Kyuhyun-ah! Jangan ke sana!”teriak Rigi. Namun Kyuhyun terus berjalan & masuk ke pasir hisap. Rigi berlari & berusaha menggapai tangan kekasihnya itu.
”Kyu,pegang tanganku!”teriak Rigi cemas,namun Kyuhyun tidak memegangnya,dia terus terhisap ke dalam…
”ANDWAEEEEEEE!”
”Park Rigi,gwencahayo?!”Hyeri yang kaget terbangun & mengambil air putih di meja. Dia memberikannya pada Rigi,Rigi lalu meminumnya. Keringatnya banyak,nafasnya tersengal-sengal.
”Kau mimpi apa Rigi-ah?”tanya Hyeri cemas. Rigi hanya mengatur nafasnya & berbaring lagi,matanya menatap langit-langit.
”Kutukan 30 tahun?”gumam Rigi.
”Mwo?”tanya Hyeri.
”Kutukan 30 tahun?”Rigi tidak mempedulikan pertanyaan Hyeri,dia terus bergumam sendirian. Hyeri menatap jam dinding,pukul 12.26.
Sementara itu di kamar Songhee-Eunhee.
Songhee hampir saja terlambat membuka matanya saat dia melihat Eunhee ingin membuka jendela. Songhee langsung meloncat & memeluk Eunhee,”Kau mau apa?!”seru Songhee panik. Eunhee berusaha melepaskan pelukan Songhee.
”Kim Eun Hee! Kau mau apa?! Jangan buka jendelanya!”Songhee terus berusaha memeluk Eunhee.
”Dia di luar…dia di luar…,”ucap Eunhee.
“Dia siapa? Tidak ada siapa-siapa di luar!”
“Dia di luar! Tidaaaak! Dia di luar! Songhee-ah,dia di luar! Kita harus menangkapnya!”Eunhee mulai berteriak & mengamuk. Songhee berusaha kuat memeluk Eunhee.
Hyeri & Minyoung yang menyadari teriakan dari kamar Songhee terdiam. Rigi sudah tertidur lagi & Hyun Mei masih tertidur lelap. Mereka cemas akan keadaan Songhee & Eunhee,namun mereka tidak bisa melakukan apa-apa,tidak bisa keluar karena sudah jam 12 lewat.
Namun Celina yang terbangun mendengar suara teriakan Eunhee lupa akan aturan yang dikatakan Songhee tadi. Karena dia penasaran & ingin menolong,dia tanpa sadar keluar dari kamar. Saat itulah dia melihat seluruh barang di rumah itu melayang. Dia mengucek-ucek matanya,semua melayang. Celina tambah ketakutan melihat seorang wanita tua bergaya ala barat memainkan piano di ruang tengah. Saat wanita itu sadar Celina melihatnya,wajah wanita itu terlihat marah & kursi,meja kecil serta rak yang melayang di atasnya mendadak menyerang ke arah Celina. Gadis itu pingsan dengan kepala berdarah terbentur kaki kursi.

*esoknya*
”Celina! Celina!”Hyeri yang duluan bangun mendapati Celina sudah terkapar dengan kepala berdarah,hidung berdarah & memar dimana-mana. Semuanya keluar dari kamar mendengar teriakan Hyeri.
”Dia keluar. Dia tidak mengidahkan peringatanku,”kata Songhee kesal.
”kutukan 30 tahun…,”Rigi Cuma menggumami hal itu lagi.
”Kau menggumam itu lagi! Ada apa sebenarnya?!”tanya Hyeri kesal. Rigi menatap Hyeri tajam,”Seseorang,membisikanku kata-kata itu. Seseorang dalam mimpiku,dan aku tau sesuatu yang tidak baik akan muncul,”jawab Rigi. Celina lalu dibawa ke rumah sakit & Eeteuk,Heechul & Donghae juga ikut ke rumah sakit.
”Apa yang terjadi dengan Celina?!”tanya Eeteuk setengah marah setengah panik kepada Songhee. Songhee hanya terdiam. Eeteuk terus memojokkannya,”Jawab Kim Song Hee!”teriak Eeteuk.
”Sudahlah,kau harus tenang,”Heechul mencoba melerai Eeteuk dengan Songhee.
”Andwae! Katakan dulu ada apa?!”teriak Eeteuk. Heechul melepaskan tangan Eeteuk yang mencengkeram erat lengan Songhee.
”Dia pacarku! Kau bisa lembut sedikit dengan pacarku?! Kalau kau kasar kau berhadapan denganku Park Jungsoo!”teriak Heechul mulai kesal. Eeteuk terdiam melihat Heechul marah.
”Mianhe…aku hanya cemas dengan pacarku sendiri. Mianhe,”ucap Eeteuk.
”Hyung,sudahlah. Ayo kita berdoa,semoga Celina tidak apa-apa,”ucap Donghae sembari terus mengusap-usap bahu Hyun Mei yang terlihat sangat panik. Rigi menyender di tembok,entah kenapa mimpi semalam begitu membekas di ingatannya. Hyeri yang melihat hal itu hanya diam,dia tau Rigi memiliki sense yang kuat. Jika dia merasakan sesuatu tidak baik,maka hal buruk benar-benar terjadi.
”Minyoung-ah,kau mau ke kampus?”tanya Hyeri saat ditelepon Minyoung.
”Ne onn,bagaimana Eunhee onnie?”tanya Minyoung.
“Aku akan telepon Sungmin oppa. Kau tunggu saja sebentar ya,”jawab Hyeri.
“Ne onn,cepat ya,aku tidak bisa telat,”kata Minyoung.
Hyeri lalu menelepon Sungmin untuk menemani Eunhee di rumah sementara mereka menunggui Celina. Sungmin dengan sigap pergi ke rumah mereka.
*di rumah*
”Aku pergi ya oppa!”pamit Minyoung. Wookie sudah menunggunya di depan.
”Ne,hati-hati ya,”kata Sungmin sembari menutup pintu rumah. Minyoung lalu masuk ke mobil Wookie & mereka ke kampus bersama. Sungmin masuk ke dalam rumah & menghampiri Eunhee yang duduk diam menatap pintu ruang tengah. Sungmin menghela nafasnya dan mengajak Eunhee bicara,”Eunhee-ah,sudah makan?”tanya Sungmin. Eunhee tidak menjawab.
”Eunhee-ah,kita makan yuk,”ucap Sungmin lagi. Eunhee lalu menatap Sungmin,”Kau tidak seharusnya masuk ke rumah ini Sungmin-ah,”ucap Eunhee pelan.
”Aku tidak punya pilihan lain. Karena kamu ada di dalam rumah ini,aku terpaksa masuk ke rumah ini,”ucap Sungmin lembut,senyum Sungmin yang lembut dapat menghangatkan hati Eunhee sehingga cewek itu sedikit tenang.
”Aku ingin keluar. Tapi aku tidak bisa. Aku harus menangkapnya,”ucap Eunhee.
”Kau akan ku keluarkan. Apa pun alasannya aku akan membawamu pergi,”ucap Sungmin.
”Bukan sekarang, aku harus menangkapnya Sungmin-ah,”ucap Eunhee.
’Apa yang harus kau tangkap Eunhee-ah,semenjak kau terjatuh di depan pintu itu kau menjadi begitu aneh,’batin Sungmin.
”Sungmin-ah,jika aku gagal menangkapnya,kau harus menyimpan ini. ini milik ibuku,”Eunhee melepaskan kalung berliontin berlian merah & menyerahkannya ke tangan Sungmin.
”Maksudmu?!”tanya Sungmin tidak mengerti.
”Jika aku gagal. Aku pasti tidak akan kembali,”jawab Eunhee penuh misteri sembari menatap pintu itu. Sungmin masih tidak mengerti,namun dia menjawab,”Aku yang akan membawamu kembali,”.
”Ani,jika aku tidak kembali,kau harus bahagia bersama Taeri,”ucap Eunhee,dia lalu menatap Sungmin dengan lembut.
”Kau jangan asal bicara Eunhee,sampai detik ini pun aku Cuma mencintai satu wanita! Dan itu akan berlaku untuk selamanya!”kata Sungmin dengan nada tinggi. Eunhee hanya tersenyum pahit.
”Tapi aku tidak bisa,”ucap Eunhee.
”Aku tau kau masih mencintaiku! Kau jangan bohong Eunhee,aku akan membebaskanmu dari ketakutan ini! aku akan melindungimu,aku berjanji!”Sungmin berlutut di hadapan Eunhee,Eunhee hanya menatapnya sendu.
”Hopeless,”gumam Eunhee.
*di rumah sakit*
”Songhee,kata dokter dia sudah siuman!”Heechul menghampiri Songhee yang tertidur di kursi tunggu. Semalaman dia tidak bisa tidur karena mengawasi Eunhee,dia begitu capek.
”Jinjja?! Ayo kita ke sana!”Songhee langsung beranjak & memasuki kamar Celina. Semuanya sudah di dalam sementara Celina terlihat murung.
”Gwenchana Celina?”tanya Songhee lembut. Celina menatap Songhee.
“Bisakah seseorang menceritakan padaku. Ada apa dengan rumah itu?”tanya Celina dingin. Songhee terdiam,dia tidak punya pilihan lain. Dia lalu menatap Hyeri,Hyeri mengangguk & menceritakan semuanya.
“Kami baru menunggu rumah itu selama 3 bulan. Awalnya Rigi yang merasakan ada hawa lain di rumah itu. Satu per satu dari kami akhirnya dapat merasakan keanehan-keanehan di rumah itu & mempercayai Rigi yang sudah memperingati kami. Puncaknya pada saat Rigi keluar kamar di atas jam 12,dia mengalami poltergeist & Eunhee keesokan harinya terjatuh sehingga sempat koma 2 hari,saat kembali dia mengatakan melihat seseorang masuk ke pintu ruang tengah,namun saat dia mau membukanya,Eunhee terjatuh & pingsan. Rigi yang hampir terlambat memperingati kami akhirnya mengatakan bahwa pintu itu berbahaya,di baliknya ada kekuatan yang begitu kuat & berbahaya. Walau pintu itu tidak disegel,tapi kata ahjuma sejak dulu tidak ada orang yang berani membukanya. Rigi pun sangat ketakutan & melarang kami semua. Suatu hari,Rigi melihat sosok yang dilihat Eunhee saat itu di cermin kamar kami,seorang wanita seumuran kita,dia seolah membujuk Rigi untuk mengikuti dirinya. Namun saat Rigi mendekati cermin itu,wajah wanita itu pecah seperti pecahan kaca,wanita itulah,yang mengganggu Eunhee selama ini,”cerita Hyeri panjang lebar.
“Lalu kutukan 30 tahun…,”ucap Rigi.
“Mwo? Apa itu?”tanya mereka.
”Aku tidak tahu…sebuah suara seorang lelaki berbisik padaku semalam di dalam mimpi…,”jawab Rigi sembari terus berpikir.
”Kalian tidak menanyakan ini pada ahjuma?”tanya Celina.
”Ani,kami hanya tau bahwa rumah ini dulu bekas keluarga orang Inggris. Kami tidak tahu apa-apa lagi selain itu,”jawab Songhee.
”Songhee,aku tidak bisa membiarkan Celina begini saja. Aku harus menjaganya!”ujar Eeteuk.
”Aku juga harus menjagamu!”ujar Heechul.
”Ne,aku setuju. Jangan sampai ada korban lagi seperti Celina. Lagian sudah cukup kalian ketakutan seperti ini,kami akan membantu,”Donghae ikut menimpali.
”Tunggu! Kenapa kalian tidak pindah saja?”Tanya Celina bingung.
”Selalu setiap kami berkemas,salah satu diantara kami diteror & terluka,”jawab Hyun Mei.
”Ne,selama ini kami tidak bisa keluar dari rumah itu,”Hyeri mulai frustasi,Rigi memeluknya.
“Tenanglah,kami akan membantu,”kata Eeteuk.

***
Akhirnya Celina pulang ke rumah. Lalu Eeteuk & yang lain memutuskan untuk menginap untuk menjaga mereka.
Hari itu juga mereka memutuskan untuk memecahkan misteri kutukan 30 tahun. Songhee memutuskan untuk memanggil orang pintar & menghipnotis Rigi untuk tidur & bermimpi.
”Kau yakin ini akan baik-baik saja?”tanya Kyuhyun cemas sembari menggenggam tangan Rigi. Rigi membaringkan tubuhnya di kasur & mencoba memejamkan matanya.
”Ne,gwenchana. Semoga Rigi berhasil,”jawab Songhee.
“Kalau terjadi apa-apa dengan Rigi kau harus tanggung jawab,”ancam Kyuhyun. Songhee menatap Kyuhyun tajam,”Rigi adalah sahabatku,dia sudah seperti adik bagiku,jika dia terluka,maka aku juga terluka!”desis Songhee. Kyuhyun hanya menghela nafas sementara Heechul mengusap-usap punggung Songhee.
“Onnie sudahlah,Rigi onnie butuh konsentrasi,”tegur Minyoung. Songhee hanya mendesah & menatap Rigi.
“Tarik nafas dalam-dalam,”kata saraboji. Rigi menarik nafas sesuai instruksi.
”Lepaskan…sekarang masuk ke alam bawah sadarmu,rilekskan pikiran,pikirkan mimpi semalam agar berlanjut,”kata saraboji. Rigi lalu mulai masuk ke alam bawah sadarnya & kembali ke tempat dimana dia berpisah dengan Kyuhyun.
”Andwae Kyuhyun-ah!”
”Rigi-shi,kalau kau tidak membuka pintu itu,satu per satu orang yang kau cintai akan mati…,”kata suara itu lagi.
”Siapa kau?! Kau mau menantangku?! Aku tidak takut & aku tidak akan menuruti keinginanmu!”teriak Rigi marah. Dia lalu berlari lagi menerobos hutan. Makin gelap & banyak binatang-binatang aneh. Tiba-tiba Rigi melihat sosok seorang wanita. Itu wanita yang dia lihat di cermin!
”YA!”Rigi berlari mengejar cewek itu. Tapi walau dia tidak berlari,entah kenapa Rigi tidak bisa menggapainya.
“YA! Siapa kau?! Berhenti!”teriak Rigi. Cewek itu berhenti,lalu menoleh ke belakang. Rigi terkejut saat melihat mulut & kelopak matanya dijahit!
”Sakit…sakit…,”ringis cewek itu menakutkan. Rigi mundur,cewek itu maju mendekati Rigi,lagi-lagi kaki Rigi tersandung akar pohon & terjatuh,cewek itu berlari & mendekati Rigi.
”Kau harus menemukan…tubuhku…jika tidak,dia akan datang…dia akan membuat kalian sepertiku…jika kalian menemukan tubuhku…,”
”KAU HARUS BINASA LEE HYUNWA!”tiba-tiba suara yang dari tadi mengganggu Rigi berteriak.
”Dia! Dia akan datang! Dia akan datang! Cepat temukan!”cewek itu seperti kepanasan,dia lalu musnah dimakan bayangan.
”HAH?!!”Rigi terbangun,dia berkeringatan banyak & nafasnya tersengal-sengal. Daritadi Kyuhyun menggenggam tangannya & semua memanggil Rigi yang terlihat begitu ketakutan. Kyuhyun langsung memeluk Rigi,”Gwenchana,kau sudah kembali. Gwenchana,”ucap Kyuhyun. Rigi lalu melepaskan pelukan Kyuhyun,dia belari keluar. Berlari membuka laci,lemari,pintu,mencari-cari sesuatu di dinding,dia mencari ke seluruh penjuru rumah.
“Rigi-ah,ada apa?!”semua mengikuti Rigi. Rigi terduduk lemas di depan lemari panjang tempat penyimpanan piring-piring antik.
“Cari…cari tubuh!”teriak Rigi.
“Tubuh? Tubuh apa? Tubuh siapa?!”tanya Hyeri.
“Tubuhnya! Tubuh cewek itu Hyeri! Aku disuruh mencari tubuh cewek itu!”jawab Rigi frustasi. Dia lalu bangkit & mencari lagi,membuka lemari penyimpanan alat masak,dia mencoba membuka lantai bahkan dia mencari tempat masuk ke loteng.
“Cukup Rigi!”Kyuhyun memeluk Rigi yang terlihat begitu frustasi. Saraboji mendekat & menenangkan Rigi dengan air mineral yang dipercikkan ke wajahnya.
“Ceritakan…apa yang kau temui?”tanya Saraboji. Rigi hanya menatap ke loteng,pikirannya masih ke sana.
“Rigi-ah,”panggil Songhee.
“Nona Park Rigi,apa kau melihat cewek itu?”tanya saraboji lagi. Semuanya terkejut terutama Hyeri. Perhatian Rigi mulai ke saraboji itu.
“Kau bisa merasakan,tapi kau tidak bisa melihat…di mimpi kau bisa melihatnya,juga di cermin kamarmu,benar kan?”tebak saraboji. Rigi langsung pucat mendengar itu,semua perkataan saraboji benar.
“Dia menyuruhku untuk menemukan tubuhnya di rumah ini…sebelum kutukan 30 tahun 3 hari lagi,”ucap Rigi pelan.
“Mwo?! Di rumah kita ada mayat?!”tanya Hyun Mei kaget. Dia & Minyoung saling bertatapan dengan tampang horor.
”Aku dapat merasakan,ada 2 kekuatan berbeda di lingkungan rumah ini. hati-hati dengan yang satunya,jangan main-main karena ini mengancam nyawa. Rigi-shi,karena di sini kamu yang memiliki kekuatan spiritual yang cukup kuat,tolong bimbing teman-temanmu,”pesan saraboji.
”Bagaimana dia bisa?! Dia saja sudah pucat begini!”protes Kyuhyun.
“Aniyo! Aku bisa…aku pasti bisa,”seru Rigi.
“Sungmin oppa!”tiba-tiba Hyeri berteriak dari atas. Semua orang berlari ke atas & mendapati Hyeri yang terpaku melihat kasur Songhee & Eunhee yang sudah kosong.
”Eunhee?! Dimana dia?!”Songhee menerobos & mencari Eunhee. Dia tadi masih di kamar,namun sekarang tidak ada.
”Eunhee!”Sungmin menerobos pintu kamar mandi,tidak ada siapa-siapa!
”Dimana dia?!”tanya Sungmin panik,dia langsung turun ke bawah dan mencari Eunhee di seluruh penjuru ruangan. Dia mencari gadis itu di dapur,di ruang tamu,di balkon,di taman,bahkan dia memeriksa semua kamar.
“Eunhee!”Sungmin memukul tinjunya ke dinding. Eeteuk & Donghae memenangkannya sementara Songhee,Heechul & saraboji mencarinya. Namun Rigi tetap diam di kamar itu,dia lalu mendekati cermin,”Keluarlah,”ucap Rigi. Kyuhyun menoleh & memperhatikan Rigi.
“Tolong beri aku petunjuk lagi. Dimana Eunhee,”pinta Rigi. Namun cewek itu tidak muncul,Kyuhyun meraih lengan Rigi yang kecil itu,”Jangan minta petunjuk dengan setan. Kau masih punya Tuhan kan?”tanya Kyuhyun dingin,Rigi menatapnya tajam,”Dia memberiku petunjuk Cho Kyuhyun! Aku harus menemukan Eunhee!”desis Rigi,Kyuhyun juga menatap Rigi tajam,”Kau tidak boleh hilang arah Park Rigi!”Kyuhyun mengguncang bahu Rigi.
“Lepaskan aku!”Rigi lalu pergi meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun berteriak kesal,”SIAL!”
Sementara itu saraboji sudah mengumpulkan mereka semua yang tidak dapat menemukan Eunhee. Sungmin sudah pesimis & terlihat begitu kalut. Wookie terus berada di samping Minyoung,Celina masih susah berjalan karena seluruh badannya masih sakit & Eeteuk berada di sampingnya.
”Aku harus pulang. Ingat,jika sesuatu terjadi malam ini,apa pun itu,jangan buka pintu itu. Sangat berbahaya,”pesan saraboji. Semuanya mengangguk,Songhee terlihat melamun memikirkan Eunhee,Heechul lalu meraih kepala Songhee & meletakkannya di dadanya & mengelus-elus kepalanya. Hyeri mencoba menelepon Siwon untuk mencari penenang hatinya. Hyun Mei sudah menangis karena panik di pelukan Donghae. Eunhyuk,yang ikut dengan Donghae tadi mengantar saraboji ke luar. Sementara hari sudah semakin malam.
”Rigi mana?”tanya Kyuhyun yang baru turun dari atas.
”Mwo? Bukannya sama kamu?”tanya Eeteuk.
”Tidak ada,dia tadi keluar,benar kalian tidak melihatnya?”tanya Kyuhyun panik.
”Aish…,”Songhee mulai frustasi. Hyeri lalu menutup sambungan teleponnya dengan Siwon & berlari ke atas,masuk ke kamarnya.
”Andwae!”teriak Hyeri. Dia melihat bercak darah di bawah cermin. Hyeri mendekati cermin itu,cermin yang besar & sangat antik.
”Bercak darah apa ini?!”Tanya Kyuhyun panik & mulai memikirkan hal yang tidak benar.
”Rigi-ah!!!”Hyeri hanya terduduk lemas. Minyoung memeluk onnienya itu,Songhee menendang meja,Sungmin terduduk lemas.
”Aku harus mencari dia!”Kyuhyun beranjak keluar.
”Kau mau kemana?!”tanya Heechul.
”Aku harus mencari Rigi & Eunhee!”jawab Kyuhyun,namun tiba-tiba langkahnya terhenti,”Arghh!!”teriak Kyuhyun kaget. Jantungnya hampir berhenti.
”Gwencahayo?”tanya Kibum yang ternyata datang dengan Dee,mereka adalah teman baik Songhee cs
”Kau mengagetiku saja!”bentak Kyuhyun.
”Santai santai…ada apa?!”tanya Kibum berusaha menenangkan mereka.
”Aish!”Kyuhyun tidak menjawab & meninggalkan mereka.
”Dee,”Hyeri berlari ke pelukan Dee.
”Ada apa?”tanya Dee & Kibum berbarengan.
”Eunhee & Rigi hilang…,”jawab Hyeri ketakutan.

TBC

Tebak apa yang terjadi pada Rigi? Dan kemana Eunhee menghilang? Penasaran? Nantikan Mirror Part.3! hehe J

Author : missGYU

Mirror part 1

28 Agu

Genre : Horror,Friendship,Romance

“Annyeong! Celina imnida! Aku penghuni baru rumah ini,senang bertemu kalian,”sapa seorang cewek yang sedikit berbeda dari penghuni rumah itu.
“Oh kau mahasiswi transferan dari Indonesia ya? Masuk-masuk,Rigi imnida,”seorang gadis yang berambut pendek sebahu mempersilakan Celina masuk.
“Siapa On?”tanya Hyun Mei yang habis sarapan di dapur.
“Ah,yang lain mana? Ayo sambut dulu keponakan tante Yoojin,ini Celina dari Indonesia,”panggil Rigi yang sudah duduk di sofa ruang tengah mereka. Hyun Mei lalu duduk dengan semangat.
“Annyeong! Hyun Mei imnida. Kata Yoojin ahjuma kau baru tingkat 1 juga ya seperti aku sama Minyoung?”tanya Hyun Mei.
“Ne,ah senang sekali bisa ketemu yang seumuran!”jawab Celina.
”Siapa Rigi? Lho? Ini ya anak baru yang dibilang ahjuma?”Hyeri ikutan duduk disofa diikuti oleh Song Hee.
”Annyeong,Celina imnida,”sapa Celina manis.
“Annyeong,Kim Hyeri imnida. Ini Kim Song Hee,dia ketua kita di sini,jadi segala peraturan di rumah ini ada di bawah tangan Songhee,”kata Hyeri. Songhee hanya tersenyum kecil. Rigi menanggapi senyum Songhee dengan sedikit tersenyum kecut.
“Ah,dia tidak turun ya?”tanya Hyeri.
“Tidak,sudah jangan ganggu dulu. Biarkan dia beristirahat,”jawab Songhee.
”Songhee-ah,sebaiknya kita antar Celina ke kamar barunya,”usul Rigi.
”Sini aku bawakan kopernya,”Hyun Mei mengangkut koper Celina. Rigi & Songhee mengikuti mereka.
”Karena di sini aku sudah sekamar dengan Eunhee,Hyeri sekamar dengan Rigi & Minyoung sekamar dengan Mei,jadi kamu terpaksa tidur sendirian ya di sini. Ini kamar yang sering dipakai ahjuma juga jika dia berkunjung ke sini,semoga kau betah,”ujar Songhee sembari membuka kamar yang mewah ala barat itu. Celina terperangah melihat kamar itu. Ranjang besi yang seperti didongeng putri raja,jendela yang besar,kaca yang besar & segala perabotan yang antik.
”Ini kamar mandinya?”tanya Celina senang saat membuka pintu kamar mandi & melihat kamar mandi yang luas dengan bathtub ala putri raja.
”Aku tidak percaya. Apa kamar kalian juga begini?”tanya Celina.
”Ne,kamar kami juga begini kok. Mau lihat-lihat?”tanya Hyun Mei.
”AH tidak apa…aku senang sekali. Aku juga senang bertemu kalian. Mulai hari ini,mohon bantuannya ya,”Celina membungkuk dihadapan mereka.
”Sama-sama,”kata 4 cewek itu.
”Oh iya,kau tidak boleh keluar kamar setelah jam 12 malam ya,lalu tidak boleh masuk ke pintu yang ada di ruang tengah,ini peraturan di rumah ini. jangan tanya alasannya & jangan pernah melanggar,arraso?”tanya Songhee. Celina agak bingung,namun dia mengangguk.
”Kalau ada apa-apa,jangan sungkan pada kami ya,”pesan Hyeri.
”Gomawo on,”ucap Celina. Dia lalu melemparkan dirinya di kasur. Sore yang tenang…
*malamnya*
”Kau dimana Ahn Minyoung?!”teriak Songhee galau.
”Ah,onn,aku agak telat pulang. Mianhe,dosenku menyuruh aku merekap semua nilai,”jawab Minyoung ditelepon.
”Minyoung,kau tau kan saat ini bahaya bagi kita keluar malam. Aku akan telepon Heechul untuk menjemputmu di kampus!”kata Songhee.
”Ah onn,kan ada Wookie tenang saja,”ujar Minyoung.
”Kau pikir Wookie bisa apa? Sudah pokoknya tunggu Heechul,”Songhee menutup telepon & menelepon Heechul,pacarnya.
”Yoboseo jagiya,”jawab Heechul.
”Jagiya,tolong jemput Minyoung di kampus. Dia pulang malam,aku mohon,”pinta Songhee.
”Oh,kenapa malam sekali?”tanya Heechul.
”Sudah jangan banyak tanya. Ayo jemput,aku tunggu ya,bye jagi!”Songhee menutup teleponnya. Dia lalu melihat Eunhee yang sedang berbaring di atas tempat tidurnya.
”Eunhee-ah,”desah Songheee putus asa.
Sementara itu di kamar Rigi & Hyeri.
Rigi merasakan seseorang datang lagi di kamar itu. Rigi buru-buru menutup gorden & menutup cermin dengan kain. Hyeri masuk & melihat Rigi sudah galau,dia lalu memberikan Rigi cokelat hangat yang dibuatnya.
”Gwenchanayo? Rigi-ah,kau tidur saja,arraso?”ucap Hyeri sembari menepuk-nepuk punggung Rigi.
“Gwenchana,aku Cuma takut Celina…,”
“Asal dia menuruti ucapan Songhee,semua baik-baik saja,”potong Hyeri. Dia lalu melihat ke sekitar kamar,Rigi memutuskan untuk tidur lebih awal.
“Yoboseo,”ucap Hyeri.
“Yoboseo jagiya,”ucap Siwon diseberang.
“Kapan kau pulang?”tanya Hyeri.
”Kau merindukanku? Hehe,aku akan pulang 3 hari lagi. Kau sabar ya,aku bawakan oleh-oleh,”jawab Siwon.
”Hhh…kau harus baik-baik saja ya disana,saranghaeyo,”pesan Hyeri.
”Arra arra…kau juga ya,jagiya,naddo saranghaeyo,”balas Siwon.
“Aku capek,aku tidur ya,”kata Hyeri.
“Ne,selamat tidur jagiya…,”ucap Siwon.
”Selamat malam,”Hyeri lalu mematikan teleponnya & memeluk ponselnya,dia memejamkan matanya. Saat dia melakukan itu & mengingat Siwon,semua ketakutan & kegalauannya hilang.
Di ruang keluarga…
”Celina,bagaimana Seoul menurutmu?”tanya Hyun Mei.
“Aku sangat menyukai Seoul dari dulu,”jawab Celina.
“Jinjja? Kau pernah kesini sebelumnya ya?”tanya Hyun Mei.
“Ne,sebenarnya aku ke sini juga karena seorang namja,”jawab Celina malu-malu. Sepertinya dia sudah mulai terbuka & ingin mengakrabkan diri dengan Hyun Mei.
”Mwo? Siapa itu?”tanya Hyun Mei.
”Hmm kau tau anak Kyunghee dari fakultas Public Relation bernama Park Jungsoo?”tanya Celina.
”Eeteuk oppa?! Ne,dia teman baik pacarku. Dia pacarmu? Wah Celina ternyata kau cewek X yang sering digosipkan anak sekampus? Haha! Aku tak menyangka Eeteuk oppa punya pacar dari luar negeri!”seru Hyun Mei bersemangat.
”Ne…hehe,pacarmu? Siapa?”tanya Celina.
”Hehe,kau kenal Lee Donghae?”tanya Hyun Mei.
“Ne,dia pernah menyapaku sekali di skype saat aku sedang on dengan Eeteuk oppa!”jawab Celina bersemangat.
“Dia?! Wahh Hyun Mei kau beruntung sekali dapat namjachingu setampan Donghae oppa!”seru Celina.
“Masih banyak kok yang lebih cakep daripada Donghae oppa. Pacarnya Rigi onnie,Cho Kyuhyun,dia itu sebenernya incaranku saat aku masuk ke Kyunghee,tapi aku mundur deh dia ternyata sudah pacaran sama Rigi onnie,tapi Donghae juga incaranku sejak awal sih,mereka sama-sama tampan! Hehe! Lalu ada Sungmin oppa,kakaknya Kyuhyun oppa,dia itu mantannya Eunhee onnie,tapi sepertinya mereka masih saling menyayangi deh. Buktinya saat Eunhee onnie stress,Sungmin oppa pernah ke sini & menemaninya walau Eunhee onnie tetap aneh…,”
“Oh iya,aku belum melihat Eunhee onnie & Ahn Min Young,dimana mereka?”tanya Celina.
“Hmm,Minyoung sedang di kampus. Kalau Eunhee onnie…dia sejak sebulan yang lalu jadi suka murung,dia seperti orang yang depresi,kami juga tidak tau kenapa. Padahal awalnya dia onnie yang periang seperti yang lainnya,tapi entah apa yang terjadi dia jadi berubah,”jawab Hyun Mei.
“Hmm…,”Celina hanya menggumam.
“Ah,lalu kau mau tau pacar Songhee onnie?”Hyun Mei membangun suasana lagi.
“Ne,siapa?”tanya Celina penasaran.
“Dia Kim Heechul,cowok paling cantik sekampus. Walau cantik Heechul oppa itu gentleman juga loh,Cuma agak aneh saja. Nah yang paling tampan & dia itu ulzzang di kampus kita adalah pacarnya Hyeri onnie,Choi Siwon. Sudah tampan,pintar,ramah,kaya pula,”cerita Hyun Mei.
“Aku tau tentang Heechul oppa,Eeteuk oppa pernah bercerita. Lalu Minyoung sudah punya pacar?”Tanya Celina.
“Baru-baru ini sih dia sudah jadian dengan Wookie oppa,kami disini taken semua kecuali Eunhee onnie,hehe,”jawab Hyun Mei. Tiba-tiba Celina terdiam,matanya tertuju pada sesuatu. Hyun Mei heran melihatnya.
“Ya? Celina-ah,ada apa?”tanya Hyun Mei. Celina masih fokus dengan apa yang dia lihat,Hyun Mei lalu mengguncang tubuh Celina hingga cewek Indo itu pun sadar.
“Ah,mianhe Hyun Mei,lalu tadi kita sampai mana?”tanya Celina.
“Panggil aku Mei saja,arraso? Kau melihat apa?”tanya Mei penasaran.
”Ah,tidak …sepertinya aku sedikit pusing yah karena jetlegging. Aku seperti melihat gelas di dapur itu bergeser kesana-kemari,”jawab Celina sembari menggetok-getok kepalanya sendiri. Mei tiba-tiba menjadi gugup,namun dia berusaha tenang.
”Ah,iya sepertinya kau sakit…,”Mei memperhatikan sekeliling.
”Lebih baik kita tidur…bagaimana?”usul Mei. Baru saja Celina mengangguk,tiba-tiba mereka berteriak saat mendengar suara bel dibunyikan.
”HYAAAAA!”Mei melompat sendiri ke pelukan Celina. Celina malah kaget.
Ting tong!
”Ya! Ada apa sih teriak-teriak? Buka pintu,Minyoung sudah pulang,”Songhee keluar dari kamar & turun ke bawah.
“Ah ne onn!”Mei lalu beranjak ke depan & membukakan pintu rumah mereka.
“Annyeong,”Minyoung masuk dengan lemas. Sepertinya dia kecapean,di belakangnya ada Wookie,Heechul & Hangeng.
“Annyeong oppa,”sapa Mei.
“Annyeong Mei,”sapa mereka. Songhee keluar juga,”Masuk dulu?”ajak Songhee.
”Ah,tidak perlu,ini sudah malam. Besok saja aku jemput ya,”kata Heechul sembari mengusap pipi Songhee. Songhee menatap Heechul dengan lembut,dia tersenyum.
”Ne,kalau telat,sehari tidak boleh telepon,oke?”
”Oke,ya sudah kami duluan ya,”kata Heechul pamitan.
“Oppa! Gomawo! Hati-hati ya!”Minyoung keluar lagi & mengantar Wookie. Wookie hanya mengacak-acak rambut Minyoung.
“Selamat malam Minyoung-ah,”ucap Wookie lalu mereka naik ke mobil lagi & pergi. Songhee yang terakhir kali menutup pintu,menangkap sosok seorang pria berdiri memperhatikan mereka di bawah pohon. Songhee menatap pria itu,dia baru sadar ternyata pria itu tidak memiliki kaki & tangan,Songhee membanting pintu & menguncinya.
“Ayo semua tidur!”Songhee menyuruh Hyun Mei & Celina masuk ke kamar masing-masing. Hyun Mei yang sudah merasakan sesuatu akan datang lalu menuruti Songhee & masuk ke kamar. Saat Celina masuk ke kamarnya,Songhee memperhatikan pintu kamar Celina,sebenarnya dia kasihan menyuruh Celina tidur sendirian,namun jika malam ini dapat dilewati dengan baik,semua akan baik-baik saja pikirnya.

TBC
Buat SJ-Girls,hehe mian ya kalo jelek. Tapi serius deh ini buatnya aku merinding sendiri,lama-lama aku takut bisa jadi psikopat -.-” apa aku cocok jadi evil magnae beneran? Huhu …
Ditunggu komennya! Ayo kita ramaikan blog ini! heehehe ^^v