Arsip | action RSS feed for this section

STRATAGEM (19)

18 Nov

“Hey Lee Donghae, kau tau tidak kalau Yoona dari kelas sebelah itu suka sama kamu loh,”ucap anak-anak cowok saat aku melewati mereka.

“Ah, kau beruntung sekali. Gadis paling cantik diangkatan kita! Hey, kalau kau sudah dapat keperawanannya jangan lupa share pada kami ya, dengan begitu kami akan memaafkanmu. Hahahahaha!” salah seorang dari mereka merangkulku diikuti tawa yang lainnya.

“Oy, kau mau melewatkan yang satu ini lagi?”tanya Kyuhyun saat kami berjalan kearah ruang klub. Aku malas sekali membahas hal ini.

“Ck. Aku tidak mengerti denganmu, kau begitu populernya tapi tidak ada satu pun gadis berhasil menarik hatimu,”

“Entahlah, aku merasakan hatiku sudah terikat pada seseorang,”ucapku.

“Eh? Kau ngigau lagi ya? Ck, dasar. Mana ada manusia di dunia ini yang stuck pada cinta masa kecilnya yang bahkan wajah dan namanya saja sudah lupa,”ucap Kyuhyun terheran-heran.

“Oy Kyuhyun! Donghae! Ayo cepat kesini!”dari kejauhan Sungmin hyung sudah melambai-lambaikan tangannya pada kami. Kyuhyun segera berlari kearah senior yang sudah seperti kakak kandungnya sendiri itu.

Aku berhenti dan mengeluarkan sesuatu dari sakuku. Sebuah kelereng kristal yang sudah kukantongi sejak dulu. Bagiku benda ini adalah satu-satunya penghubungku dengan cinta masa kecil yang sudah kulupakan wajah dan namanya.

stratagem

STRATAGEM 18: STORY OF FOUR GEMS

Baca lebih lanjut

STRATAGEM (15)

6 Jan


Lucifer,tolonglah aku….
Pinjamkanlah aku kekuatanmu….
Aku akan membalasnya dengan darah iblis perempuan.

CHAPTER 15: SEMUA BERKUMPUL DI MUNICH!

Baca lebih lanjut

STRATAGEM (14)

15 Des

151-sungmin-8sml
Cairan kental merah yang memusingkan…
Bau kuat yang memabukkan…
Samar…
Samar sekali…
Siapa disana?!
“Darahnya mengalir dengan indah…ya kan?”

CHAPTER 14: BAU DARAH
Baca lebih lanjut

STRATAGEM (13)

15 Des

img-thing
CAST: STRATAGEM

“Ri!…Ri!!!!”
“Ri…..!!!!!!”

“Bukankah ini tontonan yang menarik?”

CHAPTER 13 : Rasa Takut
Baca lebih lanjut

STRATAGEM (11)

27 Jun
ECBD94EB94943_copy

Like faded film, the certain today
will eventually grow hazy.

In a fleeting time and light,
I laughed triflingly.
At the bottom of entwined memories
For the sake of finding someone,
I believe  even now.
“Why…does my heart hurt?”
In the corners of my heart, I embrace unease.
Although I’m afraid of living,
my meaningless questioning continues.
In the middle of lost memories,
I seek to save someone.
Your voice
takes ahold of me
Because even if it’s small, even if it can’t be heard
I’m scooping it out, for your sake.
When we meet again, in distant days
Even now, a brilliant light is lit
On nights when I’ll probably lose something
I’ll always  return
to the place that only I know of.

CHAPTER 11 : Girl From Theater an der Wien

 CAST : STRATAGEM

Baca lebih lanjut

STRATAGEM (10)

4 Mei

i5d29y9h9e104vp8wo2

CAST : STRATAGEM

Pria itu duduk dibalik kursinya yang besar dibawah remang-remang cahaya ruangan berbau debu tersebut. Memainkan pendulum yang terletak diatas mejanya dengan ujung jarinya.

Trak!

Perhatiannya teralihkan pada beberapa kertas yang terjatuh dari mejanya. Dia menatap beberapa kertas tersebut,kebanyakan berisi tulisan namun ada dua kertas yang menarik perhatiannya. Dia mengambil kedua kertas yang menampilkan print sebuah foto.

“Akhirnya mereka bertemu juga…,”gumam pria berkumis putih itu. Senyum riang yang tidak bisa ia hentikan bercampur dengan unsur mengerikan seakan memperlihatkan niat busuknya. Dia lalu meremas kedua kertas tersebut.

CHAPTER 10 : The Dissapearance Of Lee Donghae

  Baca lebih lanjut

STRATAGEM (9)

24 Jan

agb2

CAST: STRATAGEM

“Donghae,bisakah kau membantu menyelesaikan jurnal ini?”

“Ah,baiklah Pak. Yang mana yang bisa kukerjakan?”

“Dari bagian ini…tentang kasus di sebuah panti asuhan di Jerman,”

Prek!!!

“Donghae?”tanya sang dosen kaget melihat Donghae tiba-tiba menjatuhkan kertas-kertas yang akan dijilid.

“Donghae?”dosen itu mencoba menyadarkan Donghae yang terlihat shock.

“Lee Donghae?”tegur dosen itu lagi.

“Ah…ya Pak?”tanya Donghae kembali ke ekspresi wajah yang tenang. Seolah tidak terjadi apa pun,dia lalu menyuruh dosennya itu kembali focus mengerjakan jurnalnya.

“Oppa…aku takut…,”

Sambil membantu dosen itu mengerjakan jurnalnya,sekilas masa lalu yang membuat dadanya sesak terbesit dipikirannya. Hanya satu kata yang dia ingat…”Oppa…aku takut…,”

 

CHAPTER 9 : PENANTIAN DONGHAE

  Baca lebih lanjut